Jika Aku Mendapat Uang 100 Juta

[Lifestyle] Sebuah pertanyaan ditujukan padaku untuk memenuhi challenge dari BPN (Blogger Perempuan Network). Seharusnya, tema untuk #harike16 adalah 10 blog favorit. Tapi, aku bingung memilih. Jadi aku memilih tema alternatif, yaitu apa yang akan aku lakukan dengan uang 100 juta.
Hmm.




Huff.
Berat euy.
Entah mengapa aku merasa saat ini, uang 100 juta itu terlalu sedikit sih. Masih kurang untuk apa yang ingin aku lakukan.

Aku ingin mengubah atap rumah yang ada di sebelah kamarku, didak, lalu dibuat satu ruangan lagi. Yaitu ruangan perluasan dari perpustakaan pribadiku, dan di atasnya dibuat rak jemuran baru. Sementara lantai untuk rak jemuran yang sebelumnya, akan digunakan oleh suamiku untuk tanaman-tanamannya. Dia berencana ingin mencoba untuk menekuni tanam tanaman hidroponik.

Sehubungan dengan rencana ini, aku pun memanggil dong tukang agar bisa memprediksikan berapa banyak biaya yang dibutuhkan untuk keperluan tersebut. Eh... ternyata si tukang memperkirakan butuhnya 100 juta lebih. Mungkin sekitar 150 juta. WAH.

Berarti uang imajiner yang akan aku terima tetap kurang.

Okeh.
Kita ganti ke rencanaku yang lain saja deh.
Lebih tepatnbya sih cita-cita ya.

Sejak dulu, cita-citaku adalah bisa melakukan umroh sekeluarga lengkap. Suami, anak, menantu dan aku sendiri. Tapi, resiko punya anak banyak dan anak itu sudah tidak berada di usia anak-anak lagi adalah, mendapat harga yang full untuk segalanya. Dan jika dihitung-hitung, ternyata uang 100 juta itu kurang banyak.

Aduh. Bagaimana aku ini, kenapa jadi terlihat tidak bersyukur padahal hanya disuruh berimajinasi jika mendapat uang 100 juta?

Tapi sungguh. Aku tidak punya keinginan kecil-kecil memang.
Pingin beli buku, bukuku banyak alhamdulillah hingga bisa menjadi perpustakaan sendiri.
Pingin baju, lemari bajuku penuh padahal yang aku pakai ternyata itu-itu saja.
Pingin makanan, nah, aku kan lagi diet.
Pingin gadget terbaru, hmm.... insya Allah ini mah bisa terpenuhi jika berusaha.

Beli emas batangan? Kalau sudah terlalu banyak, nanti mau disimpan dimana? Jika harus sewa locker khusus lagi, keluar biaya tambahan lagi dong untuk sewanya?
Hahaha. Pusying ya.

Baiklah. Kalau begitu, jika aku mendapat uang 100 juta, insya Allah aku akan tabung saja deh.
Skemanya seperti ini:

25 Juta aku tabung berupa deposito biasa di bank syariah.
10 Juta aku taruh di rekening biasa, yang bisa aku ambil untuk keperluan apa saja suka-suka aku.
15 juta aku tabung berupa beli emas batangan (kecil memang, tapi yang kecil itu mudah dijual sewaktu-waktu malahan).
25 Juta aku taruh di reksadana syariah yang tipe pendapatan tetap
25 Juta aku taruh di reksadana syariah yang tipe campuran

Sudah. Itu saja mungkin yang akan aku lakukan.
Daripada pegang duit, aku lebih menikmati meminta pada suamiku sih. Jika dia tidak punya uang dan mengajak kami untuk berhemat, ya sudah. Kami akan berhemat bersama, dan belajar untuk bersabar. Ini adegan romantis sih menurutku. Menurutmu?

2 komentar

  1. Mba kok sama yah aku fikir memang 100 juta sekarang sedikit krn pas aku bikin usaha Joeragan Ice Cream modal segitu masih kurang ;p

    dan keinginan aku juga pengen umroh bareng keluarga semoga terlaksana aamiin

    BalasHapus
  2. Saya mau mengkhayal dulu kalau dapat 100 juta hehehe

    BalasHapus

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.