Bincang Seks dengan Anak Kecil

[Parenting] Berikut ini adalah obrolan aku dan anak bungsuku ketika dia baru berusia 8 tahun. Lebih lengkapnya, percakapan di bawah ini terjadi tanggal 7 November 2014. Obrolan ini aku tulis di statusku  lalu aku beri judul status facebook itu dengan OBROLAN "DEWASA" DENGAN ANAK "KECIL"


"Bu... kenapa sih perempuan harus mens?" Sambil mengunyah sepiring putu dan kelepon, putri bungsuku yang baru berusia 8 tahun bertanya. Aku sedang berdiri membersihkan meja dan menatap televisi. Kami memang tanpa sengaja memutar acara Kick Andy menyaksikan ibu Ni Wayan Trisnawati, perempuan yang menikah usia 17 tahun dengan tujuan untuk mengatasi masalah kehidupan. Ibu Trisnawati ini ketika hamil mengalami kelainan jantung sehingga dokter melarangnya hamil dan melahirkan. Hmm... sepertinya gara-gara tontonan ini putri bungsuku bertanya. Btw ibu Trisnawati ini adalah contoh profile perempuan tangguh yang sukses dengan kacang diskonya yang sekarang jadi oleh2 khas Bali.

bincang seks dengan anak kecil sambil mengudap putu bambu

"Ya.... karena, perempuan itu berbeda dengan lelaki. Ketika dia sudah dewasa nanti, dia akan menjadi ibu, ibu itu akan melahirkan anak-anaknya. Nahhh... menstruasi itu berguna bagi calon anak-anaknya."

"Iya..tapi kenapa? Darah kan menjijikkan. Ihhh... memangnya, perempuan yang gak mens itu nanti gak bisa punya anak ya bu?"

"Bisa Punya anak atau nggak nanti, tergantung dari banyak hal nak. Tapi, perempuan yang gak mens itu kemungkinan besar sulit punya anak."

"Berarti nanti aku pasti mens ya bu?"

"Insya Allah."

"Terus... kalo dah mens, aku bisa punya anak?"

(Okeh. Sampai sini, aku sempat menyibukkan diri menggosok kaca meja makan sepenuh tenaga agar terlihat sibuk. Bingung euy menjawab pertanyaan bocah 8 tahun ini. Tapi, bagaimana jika dia bertanya pada orang lain dan malah dapat info yang ngaco?.... akhirnya aku pun duduk di sebelahnya dan mulai berkata serius dengan suara lirih. Berharap kritisnya bocah 8 tahun ini berkurang).

"Buat bisa punya anak, ada lagi tahapannya. Tapi... itu nanti aja ibu jelasinnya kalau kamu dah mens. Okeh?"

"Aku kapan mensnya bu?"

"Tenang nak. Masih lama mungkin. Tergantung kondisi tubuh kamu. Nih... perempuan yang sudah mens itu artinya dia sudah siap untuk hamil. Setelah hamil maka dia pun punya anak. Nah... pas hamil itu, di perut kita ada bayi. Itu berat nak. Bayangin kalau kamu bawa botol galon aqua yang ditaruh di depan perut terus digotong pake tangan lalu dibawa kemana-mana. Berat kan? Nahh... perut perempuan itu cuma kulit dan daging aja. Gak kuat dia kalau harus bawa galon aqua yang ada isi airnya. Jadi, harus ada tangan yang bantuin. Tangan itu diwakilin sama tulang pinggul. "


Aku menepuk-nepuk pinggulku dan pinggul putriku.

"Nih... bedanya pinggul ibu sama pinggul kamu. Pinggul kamu kecil banget, tipis lagi. Tapi pinggul ibu besar dan kuat. Nah... pinggul ini yang akan menahan bayi dalam perut. Makanya, perempuan yang dapat mens itu biasanya dimulai dengam badannya yang berubah dulu. Pinggul mereka akan kuat dan membesar. Terus... dada mereka juga mulai tumbuh... gak terepes kayak anak kecil. Setelah keduanya berubah, barulah dia akan dapat mens."

"Berarti aku masih lama ya bu dapat mensnya?"

"Ibu nggak tau nak."

"Semoga aku masih lama deh. Aku masih mau main-main dulu. Repot kalo aku harus nyuci bekas mens kayak yang sering ibu dan mbak xxxxxxx lakukan."

"Iya... mending bantuin ibu bersihin bekas makanan deh di meja ini. Yuk."
Putriku tersenyum manis. Dan segera menyemprotkan cairan pembersih meja di atas kaca.

(*setelah dia kembali tenggelam dengan game androidnya; aku tiba2 tersadar. Kami baru saja melewati sebuah pembicaraan yang amat dewasa. Aku baru saja melakukan bincang seks dengan anak kecil. )

https://m.facebook.com/ocehanadeanita/photos/a.1150749014966916/818891094819378/?type=3


4 komentar

  1. Mbaaakk... Tampilan blog nya berubah yaa... Makin segerr dan manis. Btw anakku juga sedang memasuki masa2 ini. Banyak mikir kalau jawab pertanyaan mereka skrg 🤭

    BalasHapus
  2. Ternyata jadi ibu tantangannya begini ya ?
    ketika ada hal hal yang biasa saja dibicarakan sesama orang dewasa, beda cara penyampaiannya kalau sama anak anak. Inilah yang namanya ilmu parenting, disinilah ilmu parenting di mulai.

    Tidak ada salah benar, memang orang tua pun harus belajar tentang komunikasi pada anak ini.
    Salut sama jawaban mba ade anita ^^

    BalasHapus
  3. Masa-masa bikin deg-degannya ya mungkin ya, dimana nanti harus dijawab yang bisa ditangkep oleh si anak, biar ngga salah-salah :D

    mantep lah, tantangan menjadi orang tua :D

    BalasHapus
  4. Nice post! Sangat salut dengan apa yang telah dilakukan.. Tetap Semangat..

    BalasHapus