Senin, 02 April 2018

Tumis Kacang Panjang Wortel Serut

[Parenting] Dear anakku. Siapa tahu ibu lagi lelah atau sakit atau pergi hingga tidak ada yang memasak di rumah, ini ibu beri resep yang super gampang ya. Kamu bisa mencobanya di rumah. Beneran gampang banget. Namanya Tumis Kacang Panjang Wortel Serut.





Sebenarnya nak, semua sayuran itu bisa dibikin jadi masakan yang ibu buat ini. Kacang panjangnya bisa diganti dengan brokoli, sawi, buncis, caisim. Dan wortel bisa diganti dengan lobak atau zuchinni (timun jepang) atau paprika merah.

Kenapa kalau bisa diganti tapi ibu di rumah sering banget bikin dari 2 macam sayuran ini? Karena ibu malas jika harus tiap hari ke pasar, nak. Jadi, pas belanja mingguan ibu pilih sayuran yang bisa ditaruh di kulkas selama beberapa hari ke depan. Dan sayuran yang bisa ditaruh di kulkas selama beberapa hari ke depan itu adalah: kacang panjang, brokoli, buncis, wortel, paprika, lobak, timun jepang. Sayuran lain seperti bayam, kangkung, toge, dan sebagainya tidak tahan jika ditaruh di dalam kulkas lebih dari 2 hari. Mereka akan layu dan tidak enak lagi dimasaknya.

Jadi, yang benar itu adalah: rajinlah datang ke pasar dan membeli sayuran segar.
Tapi, jika waktu kalian sempit atau keburu PEWE (posisi weenak jadi malas bergerak), pilih sayuran-sayuran tersebut di atas saja pas belanja mingguan.

Nah. Sekarang, baru kita mulai cara membuatnya ya.

RESEP TUMIS KACANG PANJANG WORTEL SERUT


Bahan yang dibutuhkan:

- Kacang panjang (potong-potong pendek sependek 3 cm)
- Wortel (jadi, kan kulit wortel itu dibersihkan dengan alat penyerut kulit. Nah, setelah kulitnya menghilang, terus saja menyerut daging wortel itu jadi kita mendapatkan banyak sekali gumpalan serutan daging wortel. Jadi, kalian tidak perlu memotongnya tipis-tipis. Praktis kan?)
- Ayam cincang (beli di supermarket; bilang saja beli 2 sendok cidukan mereka. Itu cukup banyak kok).
- Bawang merah, bawang putih diiris tipis. Sisihkan
- Cabe merah diiris tipis juga.
- garam, gula, merica.
- Siapkan minyak untuk menumis, dan air 1/2 gelas kecil buat campuran tumis nanti.

Cara Membuatnya:

- Nak, kalian suka tumisan yang pedas atau yang tidak pedas? Karena kesukaan cita rasa ini membuat cara menumis menjadi berbeda.

Jika kalian suka pedas, maka pertama-tama, tumis bawang merah hingga harum, lalu masukkan bawang putih. Lalu jika bawang putih sudah layu (terlihat dari warnanya yang jadi membening) masukkan cabe merah. Tumis hingga minyak tumisan berwarna terpengaruh warna merah cabe. Minyak tumisan ini sudah berasa pedas artinya.

Jika kalian tidak suka pedas, maka pertama-tama, tumis bawang merah hingga harum, lalu masukkan bawang putih. Lalu jika bawang putih sudah layu (terlihat dari warnanya yang jadi membening), kita lanjut ke langkah berikutnya.

- Setelah tumisan bumbu harum, masukkan ayam cincang. Awalnya mungkin akan terlihat menggumpal. Tidak mengapa. Aduk saja terus bolak balik hingga warna pucat kemerahan si ayam cincang berubah menjadi warna abu-abu muda. Setelah berubah warna jadi abu-abu muda, masukkan garam, merica dan gula. Lalu beri air setengah cangkir kecil tadi. Aduk hingga si ayam cincang menjadi tercerai berai seperti pasir yang menggumpal.

- Setelah itu masukkan kacang panjang, aduk lagi hingga warna hijau mentah kacang panjang berubah menjadi warna hijau mengkilat tanda terkena panas. Baru masukkan wortel serut. Aduk lagi selama 30 detik. Matikan api jika sudah. Lalu aduk dalam posisi api yang sudah mati. Pemanasan akan terus terjadi kok, nak. Ini kita sedang berusaha agar rasa gurih garam-gula-merica tercampur rata makanya terus mengaduk.

- selesai deh. Hidangkan.
Gampang banget kan?

Nanti jika sedang tidak ada ayam cincang, maka ayam cincangnya bisa diganti dengan telur yang dipecahkan lalu diaduk bolak balik. Jadi deh tumis orak arik.



2 komentar:

  1. Saya save dulu resepnya, kapan-kapan dipraktekkin hehe.

    BalasHapus
  2. Mirip sama yang sering kubuat tapi biasanya pakai telur bukan dagung cincang :D Resep tumis-tumis gini simpel ya mba buat keluarga

    BalasHapus

karena banyak sekali spam, jadi untuk sementara aku moderasi ya komennya. Makasih

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Pengikut