Entri yang Diunggulkan

10 Merk Matras Yoga yang Wajib Yogis Ketahui

Minggu, 22 April 2018

Buah Tangan Untuk Cinta & Kebersamaan

[Keluarga] Tahun 2004, adalah kali pertama aku menemani suamiku bermukim di Malaysia. Tepatnya di wilayah Kuala Lumpur. Suamiku sedang melakukan penelitian disana. Anakku baru 2 orang kala itu. Dan mereka sempat menjalani kehidupan home schooling sehubungan dengan kepindahan kami di Kuala Lumpur ini.
Satu hal yang membuat kami menyukai tinggal di Kuala Lumpur kala itu karena, kita tidak perlu khawatir lagi mencari makanan dan minuman. Malaysia adalah negara yang menerapkan syariat Islam di negaranya. Sehingga banyak aturan dan segala sesuatu yang berlaku di negaranya didasarkan pada syariat Islam. Termasuk penerapan halal dan haram. Bukan hanya cap halal saja yang dibuat pada banyak barang. Bahkan, Malaysia juga dengan tegas menerapkan cap haram pada beberapa barang yang memang haram. Dan ketegasan ini membuat konsumen muslim menjadi lebih tenang.

Itu sebabnya, ketika tiba saatnya harus pulang ke Indonesia lagi, aku dan suamipun mulai sibuk memilih buah tangan untuk keluarga di Jakarta. Khususnya, buah tangan untuk ayahku. Dan inilah untuk pertama kalinya aku mengetahui sebuah brand biskuit made in Malaysia: Julie's.

kurang lebih, seperti inilah buah tangan yang aku bawa dari Malaysia ketika kembali ke Indonesia dulu. Buah tangan untuk ayahku, saudaraku, temanku, serta gurunya anak-anak di sekolah. Kalengnya lucu, unik, jadi "berasa" bahwa ini buah tangan istimewa.

Buah Tangan Ketika Sedang Bersama


Setelah kembali tinggal di Jakarta, Ayahku, hampir setiap pagi datang ke rumahku. Jarak rumah kaki memamg hanya 300 meter saja. Ayah datang ke rumahku untuk membaca koran.

Tahun 2005 kala itu, anakku masih kecil. Sehingga ketika ayah datang, aku hanya seorang diri di rumah. Suami sudah berangkat kerja, dan anak-anak sudah berangkat sekolah. Ayah membaca koran dan aku wara-wiri membereskan rumah. Setelah selesai membereskan rumah, barulah kami duduk ngobrol berdua. Ayah sudah selesai melahap berita di koran, sedangkan aku sudah selesai dengan urusan rumahku. Kami sama-sama santai. Biasanya, kami berdiskusi tentang berita yang sedang hangat diberitakan di koran atau tentang film silat yang sedang tayang di televisi. Atau koleksi dvd serial mandarin yang aku miliki.

Sejak kecil, aku dan ayah memang dekat. Jaman aku kecil dahulu, ketika stasiun televisi hanya ada TVRI saja, di rumah hanya aku dan ayah yang menunggu acara Dunia Dalam Berita. Bagi kami acara ini penting karena bisa menjadi bahan pembicaraan dan diskusi kami. Aku senang berdiskusi dengan ayah, meski kami tidak selalu sepakat pada banyak hal. Tapi keberagaman pendapat ini yang bikin diskusi jadi seru. Mungkin karena masing-masing mencoba untuk mengerti pola pikir yang lain lalu mencari celah kesepakatan yang mungkin bisa digali. Itu sebabnya meski kadang bertentangan, tapi diskusi kami tidak sampai meninggalkan luka hati.

Sambil berdiskusi, biasanya ayah akan mengudap cemilan. Ayahku kurang suka kudapan jenis keripik atau kerupuk. Ayah lebih suka kudapan jenis kue basah atau roti atau biskuit. Biskuit yang dipadangkan dengan secangkir teh susu. Secangkir teh, bagi lidah ayahku akan terasa lebih lezat jika ditambahkan susu di dalamnya. Nah. Disinilah aku mulai memperkenalkan ayah pada biskuit Julie's yang aku bawa sebagai oleh-oleh dari Malaysia. Selain untuk oleh-oleh, aku memang menyimpan kaleng biskuit Julie's untuk cemilan keseharian.



Tahukah kalian bahwa Biskuit Julie's dibuat sejak tahun 1981 di Malaysia oleh Perfect Food Manufacturing (M) Sdn Bhd dan kini telah tersebar hingga ke 70 negara di seluruh dunia. Itu sebabnya ketika itu, membawa buah tangan berupa Biskuit Julie's adalah buah tangan yang amat pas. 


Pertimbangan kami memilih Julie's Biscuit sebagai buah tangan:

1. Kehalalannya.
Julie's sudah mengantungi sertifikat halal di Malaysia sana. Dan sekarang, ketika biskuit Julie's mulai masuk ke Indonesia, biskuit ini juga sudah mengantungi sertifikat halal dari MUI.



2. Harganya yang amat terjangkau.
3. Wadahnya yang bentuknya ekonomis tapi enak dilihat. Jadi jika disusun dalam koper, dia tidak memenuhi koper. Dan ketika ditenteng sebagai oleh-oleh, dia terlihat tidak murahan. Pun ketika dihidangkan di atas meja sebagai teman teh atau sirup atau kopi, biskuit Julie's tetap menawan dan tampil cantik.
4. Kemasan tiap biskuitnya praktis dan rapat. Jadi biskuit di dalam kemasan tidak cepat lempam.

Karena alasan dan pertimbangan di atas inilah maka biskuit Julie's juga menjadi salah satu oleh-oleh pilihan untuk teman, keluarga, gurunya anak-anak di sekolah, atau rekan kerja suami di kantornya, dulu dan kini.





Julie’s Peanut Butter Sandwich  sebagai Buah Tangan dan Bekal Yang Pas 


Sekarang, biskuit Julie's sudah merambah masuk ke Indonesia alhamdulillah. Di Indonesia, Julie's Biscuit didistribusikan oleh PT DIMA Indonesia. Sayangnya, ayahku sudah meninggal dunia di tahun 2009. Jika tidak, mungkin dia ikut senang dengan perkembangan ini. Tapi, aku tetap membeli biskuit ini. Karena, anakku selalu membawa bekal ke sekolah TK-nya dulu (*anak bungsuku lahir di tahun 2006). Nah, biskuit Julie's ini menjadi salah satu variasi makanan yang ada di dalam kotak makannya. Untuk anak TK, biskuit memang bisa jadi pilihan kudapan yang bisa diisi di kotak makannya. Bahkan, hingga anakku SD, selain membawa bekal nasi dan lauk pauk, ada hari-hari tertentu dimana dia juga harus membawa cemilan tambahan. Seperti ketika di hari itu ada ekskul yang harus diikuti. Apalagi sekarang ada varian baru dari biskuit Julie's, yaitu Julie’s Peanut Butter Sandwich. Dan kebiasaan membawa bekal biskuit ini terus berlangsung hingga sekarang. Bukan hanya anakku saja, bahkan Julie’s Peanut Butter Sandwich bisa jadi bekal untukku jika akan pergi berolah-raga atau datang ke pengajian (kajian muslimah). 


cemilan ringan, gurih dan enak yang rendah kalori



Mengapa biskuit Julie's bisa jadi pilihan untuk mengisi kotak makan ke sekolah dan berkegiatan lain?

1. Kemasannya mudah disobek oleh anak-anak sekalipun. Jadi meski kemasannya rapat tapi ujungnya memiliki gerigi yang memudahkan untuk disobek. Jadi tidak perlu menggunakan gunting, atau bantuan gigi (hehehe). Cukup disobek bagian bergeriginya.



2. Dalam 1 kemasan, terdapat jumlah biskuit yang cukup untuk menghilangkan rasa lapar dan lelah karena berkegiatan. Rasanya gurih dan rendah kalori. Per-2 keping biskuit, hanya mengandung 90kkal.


gurih dan rendah kalori, per 2 keping hanbya mengandung 90 kkal


3. Kemasannya mungil jadi mudah disimpan atau diselipkan di dalam kotak makan anak atau di dalam kantung tasnya.





Julie’s Peanut Butter Sandwich bahkan nikmat untuk dijadikan cemilan ketika sedang kumpul bercengkerama bersama keluarga di rumah.


duh maaf fotonya nggak karuan. Hehehe. Karena ini foto ketika kami semua sedang santai melingkar ngobrol. Jadi, tidak mengenakan hijab. Lalu terpikir untuk mengabadikan moment ini; jadi ya... begitulah. Ada yang sigap meraih jilbab, ada yang malas meraih jilbab jadi hanya menutupi sekedarnya saja. Tidak mengapa; yang penting happy

Hehehehe. Keluarga kecilku hobi tuh sama yang namanya duduk melingkar lalu ngobrol sesuatu yang nggak penting. Mungkin, karena usia tiap-tiap anggota keluarga berbeda-beda ya, maka isi kepala yang kami miliki juga berbeda. Ditambah katakter yang berbeda-beda. Lengkap deh untuk menciptakan kegaduhan ketika sedang berkumpul bersama. Si kakak menggoda adiknya, si adik mencoba menampilkan sisi bahwa dia bukan anak kecil, si ayah menggoda anaknya, si ibu menggoda ayah (*eh).

Pokoknya ramai deh. Tapi seru. Dan yang pasti banyak tawanya sih. Pokoknya, "jangan ada jaim-jaiman di antara kita". Kadang, kami menyelipkan nyanyian untuk dinyanyikan bersama diiringi gitar. Nah... di tengah lingkaran inilah, bertumpuk aneka kudapan ringan. Salah satunya, ada Julie’s Peanut Butter Sandwich .

Biskuit mungil yang mudah digenggam dan tidak akan membuat kita tersedak meski kita sedang mengikuti perbincangan yang seru.

Manis-gurihnya juga tidak mendominasi sehingga ketika dipadankan dengan aneka macam minuman, Julie’s Peanut Butter Sandwich tidak merusak rasa minumannya. Tapi benar-benar menjadi teman minum yang asyik.





Jadi, nggak salah kan kalau aku bilang Julie’s Peanut Butter Sandwich ini teman yang mengiringi sebuah kebersamaan? Buah tangan untuk kebersamaan.





Nah.... tahu nggak, sekarang Biskuit Julie's Peanut Butter Sandwich sedang mengadakan lomba loh. Yaitu lomba foto berhadiah microwave, alat masak, voucher belanja senilai total jutaan Rupiah dalam artikel lomba blog yang infonya ada di http://bit.ly/BuahTanganPenuhCintaDariJulies . Jika kalian ingin lomba ini, jangan lupa untuk like halaman facebook Julies Indonesia (https://www.facebook.com/JuliesIndonesia/atau Instagram biskuit Julie's ya yaitu  @julies.ind
Ayo pada ikutan. 

2 komentar:

  1. BIskuit Julie's ini memang kesukaan aku dan keluarga mba. Pas kemarin keluar kota juga bawa biskuit ini :)

    BalasHapus
  2. Pertama kali coba biskuit selai mentega kacang ini aku dan suami langsung suka dan ketagihan. Enak banget, banget, banget.

    BalasHapus

karena banyak sekali spam, jadi untuk sementara aku moderasi ya komennya. Makasih

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...