Jumat, 12 Oktober 2018

Indonesia Knowledge Forum ke 7 tahun 2018

[Lifestyle] Tanpa terasa, hari Selasa, tanggal 9 Oktober 2018, Indonesia Knowledge Forum yang ke 7 diadakan di Ritz Carlton - Pacific Place Ballroom, Jakarta. Untuk diketahui, sejak Indonesia Knowledge Forum (selanjutnya disingkat menjadi IKF) pertama diadakan di tahun 2012 silam, maka otomatis IKF selalu mengambil tema yang berbeda-beda mengikuti perkembangan jaman. Pada gelaran ke 7 kali ini, IKF mengambil tema Fostering Innovation and Creating Value Through Digital Transformation sebagai pembahasan dengan tetap berfokus pada pembahasan Moving Our Nation To Next Level, yang berlandaskan pada semangat utk membangun negeri berdasarkan pengetahuan. IKF memang diharapkan bisa menjadi wadah bagi inspirasi anak bangsa. Gelaran konferensi dan Expo IKF ini sendiri, berlangsung selama 2 hari yaitu tanggal 9 Oktober 2018 dan 10 Oktober 2018.









Setelah kita memasuki Tahun 2000an, maka kita telah mau tidak mau memasuki era milenial baru yang ditandai dengan era digital. Secara perlahan tapi pasti, semua orang siap tidak siap harus siap untuk bertemu dengan digitalisasi segala sesuatu yang terhubung dengan kehidupannya. Digitalisasi ini bukan hanya berbicara tentang handphone saja. Tapi juga berbagai macam perangkat lain, mulai dari benda-benda yang ada di dapur hingga perlengkapan untuk dibawa tidur. Mulai dari kebutuhan mendasar seperti makan hingga kebutuhan mewah. Bahkan, karena perkembangan digital ini maka apa yang beberapa puluh tahun lalu mungkin dianggap sebagai barang mewah, sekarang dianggap barang yang wajib dimiliki oleh semua orang. Handphone misalnya.

Presiden Direktur BCA, Jahja Setiatmadja, dimana dalam hal ini BCA Learning Service merupakan penyelenggara event akbar IKF ini, mengatakan bahwa "Pesta Akbar Pengetahuan terbesar, IKF VII -2018 ini, dirahapkan dalam menjadi "one stop knowledge solution" bagi setiap organisasi yang membutuhkan pengetahuan untuk diterapkan dalam organisasinya.

"Inisiasi gelaran IKF VII ini merupakan salah satu implementasi inisiatif kami dlaam memfasilitasi pertukaran ide, inovasi, dan kreativitas agar pelaku usaha mampu berkembang di tengah masifnya teknologi belakangan ini Gelaran ini juga adlah upaya kami melalui BCA Learning Service untuk memberikan nilai tambah bagi perkembangan kualitas sumber daya manusia melalui pembelajaran yang memadai dari narasumber yang mumpuni di bidangnya." tutur Jahja.


BCA memang sudah banyak menerapkan inovasi transformasi digital dalam banyak kegiatan yang terhubung dengan produk BCA. Hal ini karena disadari bahwa teknologi digital memiliki peranan penting dalma pertumbuhan  ekonomi sebuah negara, termasuk Indonesia. "Oleh sebab itu, perusahaan-perusahaan di Indonesia wajib mampu beradaptasi dengan transformasi digital untuk efisiensi kerja sumber daya manusia sekaligus meningkatkan potensi invoasi guna memenuhi kebutuhan konsumennya yang kian hari semakin masif." Seperti yang dikatakan oleh Pak Jahja lebih lanjut dalam sambutannya.

Lebih lanjut, Pak Jahja mengatakan bahwa sekarang ini, adalah jamannya bisnis Fintech. Fintech itu sendiri merupakan kependekan dari Financial Technologi, yaitu inovasi dalam layanan keuangan. Fintech Indonesia adalah Kolaborasi Ekosistem Teknologi Keuangan dari perusahaan Indonesia untuk masyarakat Indonesia. Dalam bisnis Fintech, maka hal yang dibutuhkan adalah mudah, gampang digunakan, kualitas produk dan kepercayaan.

Saat ini, bisnis Fintech banyak diisi oleh aneka perusahaan startup dan yang marketplace yang berpotensi besar. FinTech Indonesia memiliki banyak jenis, antara lain startup pembayaran, peminjaman (lending), perencanaan keuangan (personal finance), investasi ritel, pembiayaan (crowdfunding), remitansi, riset keuangan.

Mungkin, bisa dilihat dari foto aneka macam showroom yang hadir dan meramaikan expo di gelaran IKF ke 7 - 2018 di bawah ini:











Dalam hal ini, BCA, sebagai salah satu Finteh Indonesia, telah menerapkan berbagai macam produk digital seperti VIRA, yang merupakan layanan chat banking yang bisa digunakan di aplikasi chat line dan kaskus chat. Lalu ada SAKUKU, yang merupakan alat bayar cashless sehingga kita tidak perlu membawa banyak uang fisik di dalam dompet dan bisa melakukan transaksi keuangan cukup dengan menggunakan handphone. Lalu ada ibranch, yang merupakan layanan transaksi keuangan via mesin (jadi tidak perlu antri untuk bertemu teler di bank). Meski demikian, meskipun semua kegiatan sebenarnya bisa dilakukan secara digital, tetap ada satu hal yang tidak bisa digantikan oleh perkembangan digital. Yaitu, delivery of the product, kehadiran benda itu sendiri secara fisik. Nah, dalam hal ini, maka satu hal yang dibutuhkan yaitu konektivitas, keterhubungan. Untuk itulah maka kita butuh yang namanya dukungan pemerintah melalui Departemen Perhubungan.

Di Indonesia, masalah perhubungan tidak hanya menyangkut masalah jalan raya saja loh. Menteri Perhubungan, Bapak Budi Karya S,  yang memberi sambutan secara video online mengatakan bahwa masalah perhubungan meliputi semua infrastuktur mulai dari jalan raya, hingga ke pelabuhan dan bandar udara. Saat ini sistem digital di pelabuhan belum banyak dikelola, jadi Kemenhub banyak mengundang swasta uuntuk mengoptimalkan hal ini.
foto ini diambil lewat tayangan video loh

Selanjutnya keterangan tentang apa yang telah dilakukan oleh Departemen Perhubungan dikemukakan oleh Bapak Djoko Sasono yang menjadi salah satu pembicara selanjutnya di gelaran IKF Expo dan seminar hari pertama ini.


Menurut Pak Djoko Sasono, Penerapan digital informasi dan transformasi telah mengubah perilaku dalam masyarakat. Ada banyak contohnya. Seperti kegiatan orang yang sekarang berkomunikasi via handphone. Atau gaya berbelanja masyarakat yang sekarang banyak memanfaatkan market place via internet. Bahkan termasuk pilihan untuk menggunakan alat transportasipun juga berubah. Teknologi dalam hal ini tetap memiliki sisi positif dan negatifnya. Disatu sisi memudahkan komunikasi karena mendekatkan yang jauh. Di sisi lain, ternyata teknologi juga bisa membuat banyak orang malah jadi susah berkomunikasi kalau nggak bijak.

Yang harus diingat adalah, aplikasi online bertujuan untuk meningkatkan pelayanan dan menjadi faktor penggerak untuk mewujudkan penyelenggaraan transportasi yang efisien. efektif, transparan dan akuntabel.








Demikian laporan pandangan mataku ketika hadir di acara IKF expo dan conference 2018 kemarin.


37 komentar:

  1. Aku 2 tahun pakai BCA hepi2 aja ya. Memang sekarang ini udah pada melek teknologi. Untuk Sakuku tahu tp blm pakai. Di Jepara produknya terbatas sih

    BalasHapus
  2. Wah, ibranch ini yg bunda bsru tau. Lama2 krn praktisnya dan canggihnya pelayanan via digital ini, gak perlu lg bw duit banyak kl bepergian. Aman dan nyaman.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Anak2ku udah pada cashless semua. Cuma ya itu, jadi susah kalo mo jajan di kaki lima..hahhahaa

      Hapus
  3. Wah..sdh ke-7 yah..aku baru tahu..hihi.. TFS y mba..

    BalasHapus
  4. Inovasi digital juga sudah merambah kemana-mana ya termasuk dunia perbankan dan trasnportasi. Harus mau berinovasi supaya gak ketinggalan jaman

    BalasHapus
  5. semua orang kudu luwes, dalam artian harus mau mengikuti perkembangan atau akan jadi orang yang ketinggalan zaman. cukup rugi juga jika tidak mengikuti perkembangan zaman, karena kini teknologi menawarkan banyak kemudahan...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kadang rada tertatih juga sih ngimbangin kemajuan zaman krn asli pesat banget

      Hapus
  6. BCA idolakuuu hahahaa. Dari sekian ibanking, punya BCA yang paling jarang bermasalah, jadi semua transaksi seperti transfer, belanja online, bayar tagihan, paling nyaman pake BCA, teknologinya memang paling top :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buatku, aku fokus sama produk syariah sebenarnya. Dan aku lihat bca syariah makin lama makin banyak termyata

      Hapus
  7. BCA, slh satu bank yg cepet bgd soal inovasi. Dan sepertinya BCA jg akan melibatkn diri dlm dunia perhubungan. Atau jgn2 sdh nih, cm aku yg blm tahu. Dah, BCA emang keren.

    BalasHapus
  8. Aku malah suka banget sama ballroom nya Ritz Carlton.
    Keren yaa..

    Dan hidup di Jakarta era digital gittuu...semuanya dituntut serba cepat, tepat dan akurat.

    BCA.
    Melayani sudah sejak lama.

    BalasHapus
  9. Eh, ada tante Lidya. Salam buat ibuk satu itu ya, Mba XD

    Btw, aku selalu salut dengan inovasi BCA yang selalu bermanfaat bagi nasabah dan masyarakat :)

    BalasHapus
  10. Saya jadi ingat kata Presdir BCA pak Jahja saat membeei sambutan mbak.. kalau mau mengikuti perkembangam teknologi maka kita harus siap bersaing, kalau nggak mau mengikuti siap-siap tenggelam.

    BalasHapus
  11. keren yah kak. aapliksi online memng harus meningkatkan dan memberikan efek yang sangt positif

    BalasHapus
  12. Aku pribadi sangat mengakui bahwa BCA memang selalu dalam barisan terdepan dalam menerapkan inovasi transformasi digital dalam banyak kegiatan, terutama yang terhubung dengan produk BCA.

    Semuanya bermuara kepada bagaimana agar konsumen itu merasa mudah, gampang menggunakan, mendapatkan produk yang berkualitas dan memperoleh kepercayaan.

    Semoga semua layanan kelak akan menerapkan landasan yang sama.

    BalasHapus
  13. Dulu zaman mahasiswa saya demen ikutan acara begini. Selain nambah wawasan (tentu), nambah relasi juga asal nggak malu sapa orang sebelah kanan kiri, termasuk ngejar pembicara untuk bisa diskusi atau sekadar dapat kontaknya.

    BalasHapus
  14. aku juga dulu mikir nya kementerian perhubungan itu cuma ngurusin jalan raya, pelabuhan sama orang parkir sembarangan hehe makasi sharing nya kak

    BalasHapus
  15. Jaman dulu mungkin nggak terpikirkan untuk ada aplikasi online ya. Skarang jadi tergantung banget ama aplikasi online banget dan setuju kalau bisa meningkatkan pelayanan dan menjadi faktor penggerak untuk mewujudkan penyelenggaraan transportasi yang efisien.

    BalasHapus
  16. Makin ke sini makin praktis ya, ada ibranch segala, saya juga nasabah BCA juga jadi semakin dimudahkan, makasih infonya, mba Ade

    BalasHapus
  17. Fintech sekarang berkembang pesat ya mbak..salah satu kemajuan digital juga. Yang syukurnya bermanfaat banget di era teknologi skrg ini.

    BalasHapus
  18. Seru banget bu, perkembangan dunia fintech sekarang bener2 bikin kita gampang buat ngapa2in ya.

    BalasHapus
  19. Aku merasa beruntung dulu pas SMA kok ya kepoooo abis waktu pertama kali kenal internet. Rela nggak jajan demi bisa nongkrong di warnet. Alhamdulillah, aku merasa selangkah lebih maju dengan adanya segala kemudahan yang ada saat ini.

    BalasHapus
  20. Makin tambahnya usia bumi ini demakin maju juga perkembangan yang ada didunianya

    BalasHapus
  21. BCA selalu berinovasi yaa... Selalu terdepan deh jadinya.

    BalasHapus
  22. Omaygat memang ya BCA. Aku sampai sekarang belum punya lho rekening BCA hahahha. tapi aku akui BCA emang bank besar di Indonesia yang paling cepat dan maju dalam ber-inovasi. :)

    BalasHapus
  23. Oke juga nih Mba festivalnya...kapan-kapan mau ikuuutan ah. Tapi selalu jam kerja yaaa

    BalasHapus
  24. Perkembangan teknologi itu mengerikan, sekaligus menyenangkan. Menyenangkannya, apa-apa jadi mudah sekarang.

    Dan BCA, adalah salah satu yang selalu meng-update teknologi sesuai kebutuhan. Dulu waktu kecil saya suka nonton Gebyar BCA. Dulu suka bingung, itu sebenarnya apaaa to? Hehe..

    BalasHapus
  25. Semua sekarang makin mudah ya mba dengan kemajuan teknologi. Mau belanja ataupun pesan alat transportasi sekarang makin simple. BCA nih mengikuti perkembangan teknologi demi kepuasan pelayanannya ya, top banget.

    BalasHapus
  26. Wah.. kalau ngikutin perkembangan teknologi cepat banget ya kak.. hari ini belajar A, besok sudah B,C, D.

    BalasHapus
  27. sekarang ini, saya jarang pegang uang cash, kalo berbelanja seringnya pake kartu debet aja, lebih praktis soalnya :)

    jadi kepikiran mau buka rekening di BCA nih, biar kalo dapat job, feenya gak kepotong biaya admin terus, hehehe :)

    BalasHapus
  28. Sebenarnya enak kalo cashless ga repot bawa2nya tapi kalo belanja di pasar tradisional repot hahahahaha

    BalasHapus
  29. Inovasi BCA ini memang selalu oke. Acaranya keren banget ya mak Ade. Senangnya bisa berkesempatan ikut Indonesia Knowledge Forum.

    BalasHapus
  30. Makin lama makin cashless ya, saya pernah mbatin pengen jajan sesuatu andai bisa pake cashless krn punya saldo tapi ga punya uang bhahahah

    BalasHapus

karena banyak sekali spam, jadi untuk sementara aku moderasi ya komennya. Makasih

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Entri yang Diunggulkan

Kapan & Dimana Doa Insya Allah Terkabul

Pengikut