badge

Jumat, 19 Mei 2017

Bolu Batik dari Bengkulu

[Lifestyle] Kreatifitas itu tidak ada batas. Selama sebuah hasil olah kreatif dari pelaku kreatifitas bisa diterima di masyarakat, maka segala upaya untuk mengeksplorasi kreatifitas itu bisa dilakukan oleh siapa saja. Termasuk oleh penjual kue.

Masih ingat nggak tahun 2015 aku pernah menulis tentang kreatifitas pada sebuah bolu? Yaitu bagaimana aku terkagum-kagum pada sebuah bolu gulung yang dihias dengan motif batik?

Bisa baca disini: Batik ada di Kue Bolu  
Nah. Rupanya, motif batik ini tidak menjadi monopoli pulau Jawas aja loh. Ya, karena motif batik itu milik bangsa Indonesia yang sudah diakui oleh dunia. Jadi, di setiap wilayah di Indonesia, dikenal motif batik. Termasuk di Bengkulu.

Minggu, 14 Mei 2017

Masak Bersama Anak: Buat Dumpling

[Keluarga] Ada yang suka makanan Chinese Food? Sepertinya keluargaku termasuk yang menyukainya. Eh... ralat. Lebih tepatnya, karena aku tidak pandai memasak makanan Indonesia tapi bisanya masak beberapa makanan Chinese Food, jadilah keluarga terbiasa dihidangkan makanan olahan a la Chinese Food.

Chinese food itu umumnya tidak ribet sih. Itu yang utama. Alasan kedua, karena untuk mengolahnya tidak memerlukan banyak peralatan memasak yang harus kotor jadi cucian piring kotornya tidak banyak. Hehehe. Kemarin, aku dan putriku membuat dumpling loh.

Jumat, 12 Mei 2017

8 Destinasi Wisata Seru di Singapura Yang Cocok Buat Keluarga

[Lifestyle] Di kawasan Asia Tenggara, satu-satunya negara maju yang ada di wilayah ini adalah Singapura. Dengan pendapatan yang tinggi, maka Singapura nyaris memiliki semua yang dimiliki oleh negara-negara maju seperti di kawasan Eropa atau Amerika sana. Hanya saja, Singapura punya plusnya, yaitu masih menyisakan kekhasan budaya Timur Melayu dan China. Disini ini nih enaknya berlibur ke Singapura. Karena di satu sisi kita bisa merasakan berbagai teknologi maju tapi di sisi lain kita masih mendapatkan sisi Melayu dan Chinanya. Seperti bidet di toilet umum (jika di kawasan Eropa, Amerika atau Australia, toiletnya full hanya tissue saja). Juga masih bisa mendapatkan masjid-masjid untuk numpang shalat. Dan yang pasti banyak pilihan makanan halalnya.

Nah. Sebentar lagi liburan nih. Sudah merencanakan mau berlibur kemana? Mungkin, berlibur ke Singapura bisa jadi alternatif pilihan. Berikut ini, 8 Destinasi wisata seru di Singapura yang cocok buat keluarga.

Selasa, 09 Mei 2017

Mengenal Fungsi dan Sistem Kerja Penyedot Debu Otomatis

[Lifestyle] Dulu, sebelum menikah, yang namanya kegiatan membersihkan rumah itu adalah ngelap-ngelap perabotan rumah, menyapu dan lanjut mengepel lantai. Sesekali, mungkin setahun sekali, bisa juga menyikat lantai lanjut menyemirnya agar lantai licin dan mengkilap. Itu sebabnya peralatan bersih-bersih melulu meliputi sapu, elap, dan kain pel. Dan yang namanya mengepel lantai itu, identik dengan lutut yang hitam dan pantat yang egol-egol. Sampai-sampai banyak sekali adegan lucu-lucuan yang menirukan gerakan mengepel lantai yang ditiru oleh para aktor. Hingga muncul protes dari kaum hawa yang merasa pekerjaan mereka dilecehkan.

Lalu, zaman berubah. Semua orang tentu saja memikirkan bagaimana caranya agar kegiatan bersih-bersih rumah bisa lebih "memanusiakan" perempuan yang memang umumnya merupakan pelaku utama kegiatan tersebut di rumah tangga. Hingga diperkenalkanlah kain pel bergagang. Lalu berkembang menjadi alat pel bergagang yang bisa diperas tanpa harus mengotori telapak tangan kita. Menurutku ini penemuan yang asli menggembirakan bagiku. hehehe. Dulu, setelah menikah mengepel rumah itu tugasku soalnya.

Sabtu, 29 April 2017

Cerita Awal Mengapa Aku Hijrah (1)

[Parenting] Ini tulisan bagian pertama. Nanti baca lanjutan ceritanya di bagian berikutnya juga ya. 

Hijrah itu, artinya berpindah. Bisa berpindah tempat bisa juga berpindah perilaku atau keyakinan. Untuk lebih jelasnya mungkin bisa melihat boks berikut ini ya.

Untuk lebih jelasnya, Hijrah yang dimaksud disini adalah, berpindah dari sesuatu yang kurang baik ke sesuatu yang dirasakan lebih baik lagi. Tentu saja niatnya adalah mendapatkan hal yang dirasakan olehnya lebih baik bagi dirinya.

Kamis, 20 April 2017

Arirang, Mie Korea Halal

[Lifestyle]

Kapan ya aku mulai suka dengan hal-hal berbau Korea? Sepertinya bermula ketika aku bermukim di Kuala Lumpur, Malaysia di tahun 2004. Waktu itu, tv lokal Malaysia memutar sebuah serial drama korea berjudul "Love in Paris" atau judul lainnya "Paris Love Story" . Diperankan oleh Park Shin Yang sebagai Han Ki Joo, Kim Jung Eun sebagai Kang Tae Young, dan Lee Dong Geon sebagai Yoon Soo Hyuk. 

credit foto: http://berylspace.blogspot.co.id


Setelah serial ini tamat, mulai deh aku ketagihan untuk menonton drama korea lainnya. Nggak taunya, sampai dengan detik ini sudah entah berapa puluh deh drama korea yang aku tonton. Kalau kata orang, aku sepertinya sudah mengalami situasi "adiksi" nih. Ketagihan. Dan ketagihan ini aku tularkan pada anggota keluargaku juga (awalnya sih biar bisa punya teman ngobrol tentang Korea).

Tidak hanya berhenti mengikuti serial dramanya saja (atau perkembangan musik Korea pada Putriku). Sejak tv berbayar menayangkan channel siaran korea, tanpa terasa aku dan putri-putriku mulai menggemari hal-hal berbau Korea. Cara mereka berdandan, mulai kami ikuti. Terutama karena kami merasa jika antara kami dan orang Korea itu punya 2 kemiripan: mata yang sama-sama mungil dan kulit yang berwarna terang. 

Lalu, tidak berhenti sampai disitu saja bahkan. Kami mulai penasaran dengan berbagai macam makanan Korea yang sering kami tonton. Terutama ketika drama dan acara makan-makan di sana, memperlihatkan kegemaran orang-orang Korea mengkonsumsi Mie. Paling lucu (dan suka) deh kalau udah lihat mereka masak mie, terus nadahin mie yang mau dimakan pakai tutup panci. Jadi itu mie nggak dipindahin ke mangkok terlebih dahulu alias dikonsumsi langsung dari pancinya.

tahu kan ini drakor apa? Ini tuh Boys Before Flowers yang disukai oleh banyak orang beberapa kurun waktu yang lalu.

Hingga akhirnya, mungkin sudah sekitar 2 tahun ini (atau lebih) berbagai Mie Korea mulai menyerbu pasar Indonesia. Wah. Kebetulan banget kan? Jadi, rasa penasaran selama menyaksikan suguhan orang Korea makan mie di nyaris semua drama korea itu, bisa tertuntaskan. Pingin juga nyobain Mie  a la Korea.
Sayangnya... nyaris semua Mie Korea yang masuk ke Indonesia itu tidak semuanya berlabel halal (jangankan label halal MUI, label halal dari negara asalnya saja tidak tercantum).

Label Halal itu Wajib


Negara Korea itu mirip dengan negara tetangganya, Jepang dan China. Disana, yang aku baca, jika kita tidak hati-hati ketika memilih makanannya bisa-bisa kita terjerumus mengkonsumsi makanan yang haram. Entah mereka menggunakan bahan baku dari babi, atau ada saja bahan baku kecil-kecil yang dicampur dengan alkohol atau bahan lain yang sifatnya haram bagi Ummat Islam (seperti darah, organ atau bagian dari binatang yang disembelih tidak menyebut nama Allah, dll). Itu sebabnya, meski logo halal itu kecil mungil, tapi sering bungkus mie yang berasal dari Korea (atau Jepang atau China) kami bolak-balik untuk meyakinkan bahwa terdapat logo halal di bungkusnya.

Dulu, saking telitinya memeriksa kehalalan produk, kami jadi tahu bahwa Merek Mie Korea yang sama, tapi jika diimport dari negara yang berbeda maka meski di negara yang satu sudah diberi label halal, mie yang sama tapi diimport dari negara yang berbeda belum tentu halal juga. 
Jadi jangan lihat pada mereknya saja untuk memastikan mie korea itu halal atau tidak. Tapi lihat apakah logo halal tertera di kemasannya.


Setiap tahun, karena mengkonsumsi Mie Korea sudah menjadi kegemaran kami sekeluarga (iya, suamiku sejak aku perkenalkan dengan Mie Korea yang halal jadi ketagihan. Makanya jangan heran jika stock mie di rumahku semuanya adalah mie korea, sudah tidak ada lagi mie Indonesianya. Alasannya sih, karena kandungan MSG-nya jauh lebih sedikit dibanding mie Indonesia yang kandungan MSG dan rasa gurih asin nya mendominasi banget) maka ketika Festifal Makanan Korea diselenggarakan setiap sekali setahun kami selalu berusaha untuk menghadirinya. Disana, kami bisa belanja produk makanan Korea Halal yang banyak. Sayangnya, acara ini hanya diadakan setahun sekali saja.



Ada beberapa Mie Korea juga dipajang di festifal Makanan Korea setahun sekali di Jakarta ini, tapi yang halal bisa dihitung dengan jari. Lagipula, ya ampun, masa iya belanjanya setahun sekali? Itu sebabnya ketika sekarang muncul Mie Korea Halal, ARIRANG, aku sekeluarga senang sekali. Alhamdulillah.




Arirang, Mie Korea Halal


Mie Instan Arirang itu, diproduksi langsung di Indonesia dengan bahan baku campuran dari import dan lokal yang semuanya sudah melalui pemilihan untuk menjaga cita rasa otentiknya, dan telah melalui dan lolos uji syarat kehalalan MUI dan tercatat di BPOM. Dengan adanya logo halal dari MUI ini, insya Allah menghilangkan keraguan dalam diri kita ummat Muslim ketika akan mengkonsumsi Mie Instan Korea tapi yang halal. Halal itu the way of life, bagian terpenting dan utama ketika kita akan mengkonsumsi makanan.

3 Varian Rasa mie Arirang

Ada 3 varian rasa yang dihadirkan oleh Mie instan Korea Arirang. Tentu saja, Mie Korea halal ini dibuat dengan menyesuaikan dengan cita rasa Korea yang disesuaikan dengan lidah Indonesia. Jadi, rasanya lebih mantap deh pokoknya. Aku sekeluarga sudah mencobanya loh. Rasanya.... enak!

1. Arirang Extra Hot Fried Noodle (Arirang Hot Hot)

Mie Instan Korea Arirang rasa Arirang hot-hot adalah varian rasa yang dikenal dengan Korean Fire Noodles (Buldalk Bokkeummyeon) . ARIRANG HOT-HOT adalah produk utama Mi Instan Korea ARIRANG.

Rasanya pedas memang. Asli pedas. Orang Korea memang suka makanan pedas di sananya. Kadang, aku kalau lihat tayangan acara makan mereka, suka heran sendiri dengan kebiasaan makan pedas orang Korea. Sudah memasukkan bumbu olahan cabe halus yang dipermentasi, masih juga ditambah dengan rajangan tipis cabai, lalu diberi lagi cabe bubuk. Hingga warnanya benar-benar merah.

Gara-gara sering lihat orang-orang Korea begitu menikmati makanan super pedas, aku dan keluarga kadang-kadang tergoda  untuk mencobanya.  Dan WUAAAAHHH.... Kepedasan.  Tapi asyik dan nagih.  Sama seperti ketika aku mencoba pedasnya Mie Instan Korea Arirang ini, bikin ketagihan. Bikin penasaran. Pedas tapi enak.

mie instan Arirang Hot Hot yang super pedas



Aku di rumah makan bersama anakku yang remaja putri. Dia awalnya megap-megap tapi, tidak mau berhenti mengudap mie instan korea yang satu ini. Jadi, kami menyendok lagi, menyendok lagi meski merasa kepedasan.

TIPS Menikmati ARIRANG HOT HOT:

Makanlah dengan menggunakan telur (bisa digoreng atau direbus, tapi karena aku penggemar putih telur jadi aku lebih suka telur rebus agar bisa makan lebih banyak telurnya tanpa takut kolesterol) dan tambahan serpihan rumput laut panggang. Korea banget deh rasanya ketika dikudap dengan 2 lauk ini.

Jangan buru-buru minum. Karena nanti malah kembuung. Kunyah saja perlahan, dinikmati perlahan. Kalau sudah tidak tahan, ambil rumput laut panggang krispi. Atau potongan telur rebus. Jika tidak tahan pedas, baru deh minum. Minum susu putih bisa menghilangkan pedas dengan segera. Tapi, jika tidak suka susu, minum air hangat juga bisa sih (boleh teh boleh air putih).

DI You Tube ini, aku membuat tayangan bagaimana aku dan anakku membuat mie instan Arirang dan menantang diri kami sendiri untuk menghabiskannya. Hahaha.. seruuuu.



Mie Arirang Hot Hot ini, adalah mie goreng. Cara membuatnya, jadi setelah air matang, masukkan mie ke dalam air mendidih. Tunggu hingga mie mengembang sempurna, angkat, tiriskan. Lalu campur dengan semua bumbu yang sudah dituang di dalam piring. Aduk rata. Dijamin bikin ketagihan.
(aku menayangkan vlog ketika aku menikmati Mie Arirang Hot Hot di Instagramku (@adeanita4) dan salah satu teman yang melihat vlog tersebut bertanya, mana yang lebih pedas, mie arirang hot hot atau mie pedas Samyang,  ini jawabanku: lebih pedas dan challenge Arirang Hot Hot. Rasanya beda, Mie Arirang Hot Hot lebih enak dan  pedasnya bikin penasaran gitu. Ini beneran. Jadi, ketika kita menyuapnya, kita megap-megap kepedasan tapi malah jadi pingin lagi, pingin lagi.
Kalau dibandingin gitu sih, aku lebih suka Mie Arirang Hot Hot ketimbang merek Samyang (FYI: aku makan mie Samyang lancar jaya biasa saja, malah harus menambahkan cabe bubuk dan sambal lagi.. hehehehe. Gawat deh, aku ketularan kebiasaan makan pedas orang Korea sepertinya. Sekarang, bikin bakwan alias bala-bala pun, aku tambahan irisan tipis cabai merah di dalam adonan bala-bala alias bakwanku).

2. Arirang Tasty Chicken Fried Noodle


Sama seperti Mie instan Korea Arirang Hot Hot, mie instan Arirang Tasty Chicken ini juga mie goreng, tapi rasa Ayam dan tingkat pedasnya biasa saja. Putri bungsuku yang menyukai ini. Karena rasanya memang tidak pedas juga mie nya tidak cepat mengembang di piring. Hehehe... Putriku ini memang makannya lama, karena sering sambil membaca buku. Nah, mie korea goreng instan Arirang ini cocok banget buat dia.



Putriku sih sudah memesan padaku: "Kapan-kapan, bawain aku bekal ke sekolah mie yang rasa ini ya bu."

Hmm, baiklah.



3. Arirang Rasa Kuah Sup Sum Sum (Arirang Noodle Soup Bone Marrow)


Nah, ini nih. Yang ini kesukaan suamiku nih.
Suamiku itu, penggemar Mie Instan Korea loh. Dia paling rajin menilik apakah persediaan mie instan Korea di rumahku masih ada atau sudah habis. Jika sudah habis, suamiku ini rela pergi ke Supermarket yang memang menyediakan mie instan Korea halal.

Dengan penuh kesadaran, ketika menunggu saat istimewa "boleh" makan mie instan. dia membeli perlengkapan untuk menambah cita rasa mengudap mie instan Korea yang kuah. Seperti membeli baso urat yang lalu ditaruh di dalam frezer, serta menyimpan bawang goreng dan kerupuk sendiri di rumah. Lalu, ketika melirik kalender dan merasa bahwa sudah tiba saatnya untuk "jatah makan mie instan", dia akan mengajukan permintaan pada kami, "buatkan aku mie instan dong".

Aturan dasar memasak Mie Instan di rumahku:

Di rumahku, kami memang menerapkan aturan makan mie. Yaitu, tidak boleh setiap hari. Jadi, cuma boleh makan mie instan setiap 10 hari sekali saja. Minimal seminggu sekali deh. Aturan kedua, air untuk merebus mie tidak boleh jadi satu dengan air merebus kuah. Jadi, jika memasak Mie, Maka pertama rebus dulu air di panci. Setelah mendidih, masukkan mie dan masak hingga mie mengembang. Angkat. Air di panci dibuang. Lalu, jerang kembali air baru di dalam panci. Air rebusan baru ini yang bisa dipakai untuk mencampur bumbu mie kuah. 
Kemarin, ketika aku perlihatkan bahwa aku punya Mie Korea baru merek Arirang, wajahnya langsung sumringah bahagia.
"Baru ya, De?"
"Iya mas. Merek Baru."
"Halal?"
"Halal mas."
"Belinya dimana?"
"Sekarang sudah bisa dicari di supermarket kelas A seperti foodhall, Lotte, Hero, eh... tapi bisa juga beli langsung di gerai online mereka sih. Di bukalapak juga ada gerai olshopnya. Arirang cluenya."

(jika kalian ingin membelinya, bisa juga di akun media sosial Mie Instan Arirang sih. Yaitu di:
Instagram: @ariranghot
Twitter: @ariranghot

Atau bisa juga mencarinya dengan mengetik hashtag: #miepedasarirang #miekorea #koreannoodles #miekoreahalal )

Sst... lagi ada promo nih jika kalian membeli banyak, karena ada hadiah langsungnya. Seperti ini nih:





Lalu, mulai deh pas kebetulan banget jatah dia makan mie instan datang. Suami pulang dari masjid selesai shalat maghrib, langsung membeli baso urat, sawi, dan bawang goreng.
"Tolong tambahkan di mie kuahku ya."
Lalu dia menunggu dengan wajah gembira. Hahahaha.







Daebak.
Ayolah kita makan mie instan korea sambil nonton drama korea terbaru. Kalian, sedang menonton drama korea apa? hehehe. 

Kamis, 13 April 2017

Aloclair, Obat Sariawan Tanpa Rasa Perih

[Lifestyle] Tahun 2017 ini, alhamdulillah ada 2 (dua) orang anakku yang sedang menghadapi Ujian Nasional. Yang besar, insya Allah akan mengikuti ujian nasional kelas 12, sedangkan adiknya akan mengikuti ujian nasional kelas 6.



Jangan ditanya bagaimana kesibukanku mendampingi mereka seperti apa. Bisa dibilang, meski mungkin tidak terlihat panik dan rempong, aku merasa cukup sibuk mendampingi kedua putriku ini. Hmm, alhamdulillah aku termasuk orang tua yang tidak mudah panik dan terlihat rempong sih memang. Biasanya aku berusaha untuk tetap tenang dan berkepala dingin menghadapi berbagai macam hal. Justru karena itulah aku bisa mengatakan bahwa aku sebenarnya merasa cukup sibuk tahun ini. Karena aku mau, meski mereka saat ini sedang berada dalam kondisi di bawah banyak tekanan, tapi mereka tetap bisa menampilkan senyum mereka yang paling manis. Senyum manis itu tidak bisa hadir jika mereka berdua jatuh sakit. Disitulah peranan seorang ibu menjadi begitu berarti dan dibutuhkan.