33 Makanan Yang Mengandung Tinggi Kalium

[Lifestyle] Sudah 2 (dua) orang nih, mereka yang aku kenal dirawat di rumah sakit akibat kekurangan kalium. Bisa jadi, jika tidak ada dua orang yang aku ketahui menderita kekurangan kalium ini. mungkin aku tidak tahu seperti apa penyakit kekurangan kalium itu. Dua orang ini adalah, yang satu pamanku sendiri, dan yang satu lagi temanku di arisan ibu-ibu. Penyakit akibat kekurangan kalium ini ternyata tidak bisa dianggap remeh loh. Parah euy. Dan makanan yang disarankan untuk dikonsumsi oleh mereka adalah, Pisang. Yap. Pisang. Karena Pisang adalah si Kuning Kaya Kalium.




Apa yang terjadi jika kita kekurangan Kalium dalam tubuh?


Jadi ya. Awalnya tuh temanku yang menderita kekurangan kalium. Tiba-tiba kami diberitahu bahwa teman ini sakit dan diopname di rumah sakit. Maka, berembuklah ibu-ibu peserta arisan untuk bisa menjenguk beliau. Dengan sopan, kami pun bertanya pada keluarga dimana pasien dirawat, di kamar berapa dan jam berapa bisa membesuknya.

Oleh pihak keluarga, ternyata kami semua dilarang untuk menjenguk pasien. Alasannya, karena jika dijenguk orang, si pasien selalu berusaha untuk berbicara guna menyapa. Padahal. kondisi ototnya tuh kaku banget dan sulit digerakkan.


"Jadi nih, kalau elo-elo pada jenguk, die pasti bakalan berusaha buat nyapa kan ya? Nah, padahal, die tuh asli nggak ada tenaga dan ototnya tuh kaku tapi lemes. Kaku tapi lemes tuh, misalnya dari mingkem nih. Terus pingin ngebuka mulut, nah, susah payah tuh ngebuka mulutnya. Jadi kayak otot rahangnya kaku banget. Tapi kan tetap harus dibuka. Nah, begitu berhasil dibuka... eh... dia ngapleh aja susah dimingkemin lagi. Jadi kebuka terus sampe ilernya pada ngences netes-netes. Nggak ada kekuatan buat dimingkemin sendiri. Terus nanti dibantu buat dimingkemin nih ama keluarga. Tapi pas otomatis dia mau ikutan ngomong, dia berusaha lagi buat mangap. Uhh... itu rame dah kayak orang gagu berusaha buat ngomong tapi susah ngebuka mulutnya.... pas dah berhasil dibuka... susah lagi nutupnya... begitu aja terus. Jadi akhirnya keluarga sepakat, nggak usah ada yang jenguk dulu deh. Karena elo-elo tahu sendiri kan die tuh orangnya emang doyan ngobrol. Celamitan kalo nggak ikut ngobrol pas denger orang pada ngobrol. Jadi biar fokus sembuh dulu aja. Jadi maaf ya bukannya sombong atau ape, cuma ya gitu deh kondisinya sekarang."

Wah.

Sebegitu parah ya.

Sedangkan pamanku lain lagi. Dia merasa ototnya tuh kaku-kaku semua. Begitu kaku sehingga dia merasa lemah sendiri dan tidak punya kekuatna yang cukup untuk menggerakkan otot-ototnya.

"Kayak apa ya... buat mengepal saja susah. Kepal, ngebuka, kepal... susah. Kaku banget tapi terasa ba-al gitu. Om punya asam urat tapi nggak begini-begini amat deh kakunya. Ini tuh lemes banget. Buat gerakin kaki buat jalan saja susah. Bahkan buat nafas saja berat rasanya. "

Itu cerita pamanku yang juga menderita kekurangan kalium.




Lalu aku cari dong informasi sebenarnya apa yang terjadi jika kita kekurangan kalium dalam tubuh. Di website Alodokter.com, aku mendapat keterangan.

Fungsi kalium antara lain menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh dan memastikan fungsi otak, saraf, otot, dan jantung bisa bekerja normal. Kalium juga menstabilkan tekanan darah tinggi sehingga mencegah stroke dan penyakit jantung, sekaligus mencegah pengeroposan tulang dan pembentukan batu ginjal. Kekurangan kalium dapat memicu rasa lelah, depesi, sulit tidur, lemah pada otot, dan gangguan kardiovaskular.

Fungsi Kalium untuk Tubuh


Kalium menjadi mineral yang memiliki peran penting untuk mengirimkan beberapa sinyal ke organ tubuh. Manfaat kalium untuk tubuh antaralain adalah:


  • Kalium membantu mengatur tekanan darah dalam tubuh.
  • Kalium mengatur jumlah air yang normal dalam tubu dan menciptakan keseimbangan pH dalam tubuh.
  • Kalium bekerja bersama magnesium, klorida dan natrium untuk mengatur fungsi detak jantung, sistem kontraksi dan kerja otot tubuh dan menjaga sistem syaraf.


Gejala Kekurangan Kalium


Bila tubuh mengalami kekurangan kalium maka bisa menyebabkan gangguan kesehatan yang lebih serius. Penyakit yang disebabkan kekurangan kalium disebut dengan hipokalemi. Gejala kekurangan kalium adalah sebagai berikut.
  • Tubuh akan sering merasa lelah dan seperti tidak memiliki tenaga.
  • Tubuh biasanya akan menimbulkan reaksi seperti kejang pada otot.
  • Denyut jantung pada penderita hipokalemia tidak teratur
  • Timbul gangguan pencernaan seperti sembeli atau diare.


Resiko Kekurangan Kalium


Kekurangan kalium biasanya banyak terjadi pada orang tua. Hal ini disebabkan karena ginjal orang lanjut usia biasanya banyak mengalami penurunan fungsi. Bahkan beberapa penyakit lain juga bisa menjadi pemicu kekurangan kalium. Berikut ini adalah beberapa resiko penyakit yang bisa terjadi karena kekurangan kalium.
  • Stroke / Penyakit Jantung. Kalium berperan untuk membawa arus listrik dari sel saraf ke semua organ tubuh termasuk jantung. Jika dalam tubuh terdapat kandungan kalium dalam kadar yang terlalu rendah maka bisa menyebabkan detak jantung menjadi tidak teratur. Selain itu otot dalam tubuh juga tidak menerima nutrisi yang baik untuk melakukan kontraksi dan gerakan. Sehingga tubuh lebih rentan terhadap serangan jantung dan stroke.
  • Hipertensi/ tekanan darah tinggi. kalium dan natrium memerankan bagian penting untuk mengatur sistem cairan dalam tubuh. Jika kalium terlalu sedikit maka sistem cairan yang berada dalam sel tubuh akan hancur. Hal inilah yang membuat resiko tekanan darah tinggi semakin serius.
  • Kalium bermanfaat untuk mengatur sistem pH asam dan basa dalam tubuh. Jika pH tubuh terlalu besar maka kalsium dalam tulang akan cepat rusak dan hilang. Bahkan bisa menyebabkan penumpukan kalsium dalam ginjal.


Makanan yang mengandung Kalium apa saja?

Usut punya usut, sepertinya teman dan pamanku ini memang tidak suka pisang. Alasannya beragam.

"Gue nggak suka pisang. Karena, aslinya, jujur gue takut gemuk. Dan pisang itu, salah satu buah yang bisa menambah berat badan sih katanya. Dan bikin gemuk jika dibarengin dengan makanan nasi dan lauk pauk lainnya. Makanya mending gue menghindari pisang deh. Mending gue pilih jeruk lemon deh, sama-sama mengandung vitamin C tapi dia bisa mengerutkan usus jadi nggak bikin gemuk." Itu pengakuan temanku. Sedangkan pengakuan pamanku adalah:

"Kurang suka saya pisang. Cepet kenyang soalnya. Malas ah."

Akhirnya, di rumah sakit, keduanya malah dipaksa makan pisang. Tapi ya memang rada susah sih ya jika pada dasarnya tidak suka. Dipaksa juga makananya setengah hati. Malah jadi kurang berkah deh istilahnya jika makan karena terpaksa. Harus ada alternatif lain mungkin ya, selain pisang.

Sebenarnya, apa saja sih makanan selain pisang yang mengandung kalium? Ada. yaitu:


1. Pisang

Manfaat pisang dari tiap satu buah termasuk kandungan kalium, yaitu sekitar 400 mg. Kandungan karbohidrat sehat di dalamnya juga mampu membuat perut terasa kenyang serta membantu meningkatkan metabolisme. Selain itu, pisang juga merupakan sumber serat, vitamin B6, dan vitamin C. Sebuah studi menunjukkan, pisang sebagai camilan berenergi tinggi yang baik untuk dikonsumsi oleh para atlet setelah berolahraga.





2. Kentang

Hampir seluruh jenis kentang termasuk makanan yang mengandung kalium terbanyak. Satu buah kentang besar bisa memiliki 900 mg kalium. Kentang juga menyediakan nutrisi lain termasuk karbohidrat, vitamin B6, vitamin C, serat, dan zat besi. Meski demikian, perhatikan pula cara penyajian kentang. Memanggang kentang merupakan salah satu cara terbaik untuk mengolah dan hindari menambahkan saus atau keju yang berlebihan.


3. Ubi Jalar

Manfaat ubi Jalar disebut memiliki kandungan kalium yang lebih tinggi dibandingkan pisang. Kandungan kalium dari satu buah ubi Jalar ukuran sedang bisa mencapai hampir 700 mg. Apalagi kalori ubi tergolong lebih rendah, dilengkapi dengan serat, karbohidrat dan beta karoten yang bermanfaat bagi tubuh. Ubi memiliki rasa yang lezat dan dapat diolah sesuai selera.

Ubi jalar mengandung kalium sehingga sangat baik untuk membantu sistem detak jantung, memelihara kesehatan jantung dan menjaga fungsi otot dan syaraf.



4. Tomat

Tomat segar merupakan salah satu sumber kalium. Namun, tomat yang sudah diolah menjadi saus atau pasta mengandung lebih banyak kalium. Pilihan lain yaitu tomat yang sudah dikeringkan, dengan kandungan lebih dari 1800 mg kalium per 55 gram. Tomat jenis ini juga tinggi serat, protein, dan vitamin C yang sangat baik untuk membantu meningkatkan sistem imunitas dan pencernaan.


5. Kacang Merah

Kacang merah merupakan sumber kalium yang tinggi, yaitu sekitar 600 mg dari sekitar 185 gram kacang merah. Kacang jenis ini dapat dimasukkan ke dalam salad atau dihaluskan. Pilihan lain yaitu kacang kedelai atau sering disebut edamame. Selain kaya kandungan kalium, edamame dapat berfungsi sebagai antiperadangan pada tubuh.


6. Alpukat

Manfaat alpukat mengandung kalium lebih dari 900 mg per buah, beserta lemak sehat serta bebas sodium dan kolesterol. Alpukat dapat dicampur dalam beragam jenis makanan, atau dijadikan smoothie bersama dengan pisang, air kelapa, dan yogurt rendah lemak.



7. Ikan

Sebagian besar ikan banyak mengandung kalium, termasuk salmon, tuna, sarden dan ikan laut lainnya. Selain itu, ikan juga kaya asam lemak omega 3 dan vitamin D. Kemudian, pastikan ikan yang dikonsumsi tidak memiliki kandungan merkuri yang tinggi. Ikan dapat dioleh menjadi berbagai jenis sajian, namun hindari menggoreng.


8. Susu

Satu cangkir susu mengandung lebih dari 300 mg kalium, sementara susu bebas lemak bisa mencapai hampir 400 mg kalium. Semakin tinggi lemak dalam susu, maka kandungan kalium semakin rendah. Selain itu, yogurt dapat menjadi alternatif mengonsumsi produk olahan susu yang kaya kalium. Satu cangkir yogurt mengandung 350-500 mg kalium. Manfaat lain yogurt yaitu mengandung probiotik yang baik untuk pencernaan.


9. Kurma

Setiap butir buah kurma memiliki kandungan kalium sebesar 167 miligram. Buah kering yang kaya serat ini mampu mengalahkan kalium pada pisang.


10. Yogurt

226 gram yogurt rendah lemak memiliki kandungan kalium sebesar 531 miligram. Namun, waspadalah saat mengonsumsi yogurt dengan paduan buah di dalamnya. Pastikan buah tersebut tidak kaya gula.


11. Sukun

Sukun termasuk dalam jenis tanaman kluwih yang mengandung serat dalam jumlah tinggi. olahan sukun bisa dibuat menjadi gorengan atau dikukus. Kandungan kalium yang tinggi dalam sukun bermanfaat untuk mengatur sistem kerja jantung dan syaraf.


12. Markisa


Kandungan kalium dalam buah markisa bisa membantu sistem syaraf sehingga bisa menurunkan gejala insomnia dan memberikan efek santai pada syaraf. Bahkan markisa juga bermanfaat untuk mengatasi gangguan pencernaan dan gejala penyakit pada lambung.


13. Jambu Merah

Jambu merah bisa memenuhi sekitar 8% kebutuhan harian kalium orang dewasa. Kalium dalam buah jambu sangat bermanfaat untuk mencegah tubuh dari kekurangan elektrolit. Kalium juga berperan untuk mengatur sistem impuls listrik yang penting untuk mendukung kerja otot dan jantung.


14. Srikaya

Srikaya menganding magnesium dan kalium sehingga sangat baik untuk melindungi jantung dan menjaga sistem kerja otot dalam tubuh.
Kandungan serat dan kalium dalam buah srikaya juga sangat baik untuk menjaga tekanan darah, mengatasi sembelit dan menyeimbangkan kadar air dalam tubuh.


15. Pir

Kandungan kalium dan kalsium dalam buah pir sangat baik untuk mencegah masalah cedera otot, mengatasi masalah irama denyut jantung yang tidak teratur, dan menjaga kadar elektrolit dalam tubuh.


16. Pepaya

Pepaya mengandung kalium yang sangat baik untuk membantu mengatasi masalah jantung, mengatur irama denyut jantung dan mencegah berbagai macam penyakit karena tingginya sodium dalam tubuh.


17. Kiwi

Kandungan kalium dalam buah kiwi sangat baik untuk menjaga sistem syaraf dan memiliki efek yang menenangkan sehingga sangat baik untuk menjaga kualitas tidur.
Kiwi juga mengandung kalium yang sangat bermanfaat untuk mengatur detak jantung dan mengurangi semua resiko penyakit jantung.
Bahkan kandungan kalium dalam buah kiwi juga sangat baik untuk menurunkan tekanan darah dan mencegah darah tinggi.


18. Mangga

Buah mangga mengandung kalium yang bermanfaat untuk mengatasi masalah detak jantung, sistem syaraf dan otot dalam tubuh.
Kandungan kalium dalam buah mangga juga membantu tubuh dalam mengatur persediaan cairan tubuh sehingga tubuh tidak mudah lelah dan lemah.


19. Semangka


Semangka memiliki kandungan kalium yang cukup tinggi sehingga bisa membantu relaksasi sistem jantung dan mencegah serangan stroke.
Kandungan kalium dalam buah semangka sangat baik untuk membantu kesehatan jantung pada wanita yang sudah mengalami masa menopause.
Kandungan air yang cukup tinggi dalam buah semangka sangat baik untuk mencegah dehidrasi dan mengatus sistem persediaan elektrolit dalam tubuh.


20. Rebung

Rebung mengandung tembaga dan kalium yang diperlukan untuk membantu mengatur detak jantung dan menjaga sistem syaraf dan dan melawan efek penumpukan sodium dalam tubuh.


21. Talas

Kandungan kalium dalam talas membantu tubuh dalam mengatur tekanan darah dan membantu menurunkan berat badan.


22. Buah Apricot Kering

 Kandungan Kalium dalam 100g : 1.162mg
Daily Value (DV) : 33%


23. Labu Kuning

Labu kuning juga memiliki kandungan kalium yang bisa memenuhi kebutuhan kalium harian sehingga sangat baik untuk menjaga sistem kerja jantung dan melindungi otot tubuh.
Kandungan warna kuning dalam buah labu sangat efektif untuk mencegah dan mengurangin resiko kanker paru-paru.


24. Seledri

Seledri mengandung kalium dan senyata ptalider yang berperan untuk melebarkan pembuluh darah, menurunkan tekanan darah dan mengurangi tekanan darah. Sehingga seledri sangat baik untuk membantu menjaga kesehatan jantung.


25. Lobak

Lobak mengandung kalium yang berperan untuk menurunkan tekanan darah, mengatur tekanan darah dan mencegah berbagai macam penyakit yang disebabkan karena gangguan jantung.
Lobak mengandung serat yang cukup tinggi sehingga sangat baik untuk semua penderita diabetes yang tidak bisa memproduksi insulin.
Lobak mengandung senyawa khusus yang bisa mengurangi infeksi penyakit karena gangguan bakteri dan kuman seperti flu.



26. Sawi

Sawi mengandung kalium yang sangat tinggi sehingga bisa membantu tubuh dalam mengolah sinyal listrik, membantu sistem pencernaan dan mengatur detak jantung.
Sawi mengandung fosfor sehingga sangat baik untuk membantu menjaga kesehatan dan kepadatan tulang maupun gigi.
Kandungan kalsium dan magnesium dalam sawi juga sangat baik untuk menjaga sistem kerja otot dan syaraf.

27. Edamame

Edamame memiliki kandungan lemak yang sangat rendah dan protein yang sangat tinggi sehingga bisa menjadi sumber asupan tenaga untuk tubuh.
Edamame mengandung serat yang cukup tinggi sehingga sangat baik untuk menjaga sistem pencernaan dan mengatasi berbagai masalah kesehatan pada jantung.
Edamame mengandung kalium dan magnesium yang sangat tinggi sehingga sangat baik untuk menjaga sistem kerja otot dan syaraf, serta membantu menjaga kesehatan tulang dan gigi.


28. Kacang Hitam

Kacang hitam menyediakan protein dalam jumlah yang sangat tinggi sehingga bisa menjadi asupan pengganti protein dari hewan. Kacang hitam sangat baik untuk orang yang sedang diet.
Kacang hitam mengandung zat besi, kalium dan kalsium sehingga kacang hitam sangat baik untuk memelihara kesehatan tubuh, membantu produksi sel darah merah, menjaga kesehatan jantung dan memelihara kepadatan tulang dan gigi.
Kacang hitam juga jenis makanan kaya serat yang sangat baik untuk meningkatkan fungsi pencernaan dan mencegah sembelit.


29. Almond

Kandungan kalium yang sangat tinggi dalam almond bisa bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung, menurunkan kolesterol dan menjaga kesehatan detak jantung.
Berbagai jenis mineral dalam kacang almond seperti magnesium dan tembaga bisa menjadi dukungan yang sangat penting untuk kesehatan tulang dan gigi.
Almond salah satu jenis makanan yang mengandung vitamin E yang cukup tinggi sehingga sangat baik untuk membantu kesehatan reproduksi dan memelihara kesehatan kulit dan rambut.


30. Kacang Mete

Kacang mete adalah makanan yang mengandung kalori, vitamin, mineral dan bahan fitokimia yang berperan untuk mengatasi masalah kanker dan mencegah serangan radikal bebas.
Kandungan asam lemak oleat dalam kacang mete sangat berperan untuk menurunkan kadar kolesterol dan menjaga kesehatan jantung.
Kandungan kalium, magnesium dan zat besi dalam kacang mete sangat berperan untuk menjaga kesehatan jantung, produksi sel darah merah dan mencegah berbagai macam gangguan tulang.


31. Bok Choy

Kandungan kalium yang ditemukan dalam bok choy sangat bermanfaat untuk menjaga sistem komunikasi antar sel tubuh, mendukung sistem kerja otot dan memelihara kesehatan.
Kandungan folat dalam sayuran bok choy juga sangat baik untuk menjaga sistem pembentukan sel darah merah dan membantu sistem DNA untuk menghasilkan sel darah merah.
Kandungan vitamin A dan K dalam sayuran bok choy bermanfaat untuk menjaga sistem perkembangan sel dan memelihara kesehatan mata.


33. Buncis

Buncis mengandung serat sehingga sangat baik untuk membantu sistem pencernaan tubuh, mengatasi masalah sembelit dan mampu menurunkan kadar kolesterol dalam darah.
Isoflavon dalam buncis terbukti bisa mengurangi resiko kanker payudara karena mengandung banyak sterol dan membantu tubuh dalam menurunkan kolesterol.
Buncis juga mengandung vitamin B kompleks yang bermanfaat untuk membantu sistem kerja enzim dalam tubuh dan sistem metabolisme lemak.
Kandungan kalium dalam buncis sangat baik untuk menjaga sistem cairan dalam tubuh dan membantu menjaga sistem kesehatan jantung.


1 komentar

  1. Duh, Bunda ade, ternyata buah dan sayur yang disebutkan di atas sangat kaya manfaat. Saya kurang begitu paham soal kandungan gizinya, cuma tahu makan saja, ha ha.
    Pisang ternyata tak bisa diremehkan. Betapa kekurangan kalium sangat berbahaya bagi tubuh.
    Lain kali saya akan berupaya selalu sedia pisang di rumah, tinggal beli di warung dekat sekolah Palung.

    BalasHapus