badge

Rabu, 18 Februari 2015

Cinta itu Sederhana

Seorang teman bertanya padaku, mengapa aku bisa terlihat selalu romantis bersama suami.
Hmm...
Aku bingung mau jawab apa.
Apa iya aku dan suami seperti itu?
Sebenarnya, aku tidak tahu romantis yang temanku maksud itu apa. Hanya saja, dalam kehidupan rumah tanggaku, kami menjalankan sebuah hubungan yang amat sederhana.
Sederhana dalam arti, tidak menuntut sesuatu yang sulit untuk didapat dan berusaha (keras) untuk mensyukuri apa yang diperoleh.
Bahkan meski yang diperoleh itu adalah hal-hal yang amat sederhana.
Bukankah cinta memang selalu tumbuh dari hal-hal yang bersifat sederhana?

Seperti yang aku tulis di status facebookku tahun 2012 silam berikut ini:



22 komentar:

  1. Jangankan sebungkus sate, mak.. Lhaa wong aku dibeliin cilokk 2000 peraakk ajaa aku dah terharuuuu

    BalasHapus
  2. So sweet umi,,,,

    wahh,, jadi ngiri... (edisi jomblo) heheh

    salam kenal mi

    BalasHapus
  3. Balasan
    1. soosweet banget kak ini emang hehe salam kenal ^^
      Docomox

      Hapus
  4. Cie, so sweetnya mbak :")
    Semoga hanya ajal yang memisahkan ya mbak :")

    BalasHapus
  5. Balasan
    1. sama sama saya juga ikut terimakash nih :)

      Hapus
  6. Mbak perhatian-perhatian kecil yang seperti itu ya yang kadang membuat hubungan antara suami istri semakin harmonis. Perempuan kerap meleleh hatinya dengan perhatian kecil yang sebenarnya berdampak manfaat yang besar.

    BalasHapus
  7. terima kasih artikelnya sangat bermanfaat

    BalasHapus
  8. Romantisnya, Mak.
    Semua suami sebenarnya punya sisi romantis masing-masing. Hanya saja, takarannya kadang berbeda. Dan berbeda pula kita menyikapinya harusnya :)

    BalasHapus
  9. terima kasih infonya sangat menarik thanks

    BalasHapus
  10. terima kasih infonya sangat bermanfaat

    BalasHapus

karena banyak sekali spam, jadi untuk sementara aku moderasi ya komennya. Makasih

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...