Langsung ke konten utama

Masak Bersama Anak: Bikin Somay Yuk

[Keluarga] Liburan telah tiba.
Horeeee.
Liburan kali ini diisi apa kegiatan anak-anak? Kalau aku, sepertinya dengan mengajak anak-anakku turun ke dapur.

Anak-anaku senang semua memasak. Cuma mereka tidak suka kegiatan mencuci piring setelah selesai acara memasaknya (emang ada yang suka?)

Nah... setelah pekan lalu kami membuat Pempek A La Ade Anita, maka sekarang aku mau berbagi resep mudah meriah dan minim cucian piring (hehehe). Yaitu: SOMAY. 

SOMAY itu makanan khas dari Bandung. Sebenarnya sih, rasa-rasanya mirip-mirip saja sama Pempek, hanya saja jika PEmpek dimakan dengan kuah cuko maka Somay dimakan dengan kuah bumbu kacang.

Ini resep SOMAY a la Ade Anita:



bahan dasar:
- ikan ternggiri, cincang (minta aja sama abang penjual ikan buat dihalusin, karena kalau ngehalusin sendiri capek dan susah bersihin talenannya nanti.. hehehe).
- sagu cap tani (sebenarnya gak harus cap tani sih.. ini kesannya kayak dagang banget ya. Tapi, masalahnya yang sagunya putih bersih dah halus teksturnya itu ya cuma cap tani ternyata).
- terigu biasa (aku beli di warung yang kiloan, gak pake merek apa-apa).
- merica, garem, minyak goreng 1 sendok makan, bawang putih halus
- wortel 1 batang
- pare (buang tengah-tengahnya alias biji2nya, cuci bersih. Eh.. jangan sampe kebelah dua kalo bisa. Jadi biar bolong tengah ajah)


- kol, daunnya dibersihin satu satu jangan sampe terbelah atau terpotong
- tahu cina (tahu putih biasa juga bisa sih)
- putih telur
- cetakan bolu kukus
- kulit pangsit rebus

Cara membuatnya:
1. Ikan tenggiri yang sudah dihaluskan diblender lagi biar lebih halus, Caranya masukkan ikan cincang ke dalam blender (ingat selalu taruh koran di bawah blender biar amis cipratan ikan nggak kemana-mana), masukkan semangkuk tepung terigu (5 sendok makan) yang dicampur dengan air segelas belimbing (180 cc), lalu blender halus.

2. Jika sudah selesai, maka di dalam mangkuk terpisah, campur tepung sagu, bawan putih halus, garam, merica, dan minyak goreng 1 sendok makan, serta air putih hangat secukupnya aja buat ngelarutin semua campuran ini tapi gak boleh sampai keenceran. Diulen lalu campur dengan adonan ikan yang diblender tadi. Ulen lagi sampai kalis, kalau keenceran kasi sagu... jangan lupa dicolek kurang garem atau nggak. JIka sudah kalis, kasi putih telur (1 butir aja), ulenin lagi. Selesai deh.

3. Ambil pare yang sudah dibolongi lalu isi bolongannya dengan adonan ikan yang sudah kalis itu.
4. Ambil tahu, kasi tempat di tengahnya buat naruh adonan ikan.
5. Ambil cekatan bolu kukus, taruh kulit pangsit rebus di atasnya, lalu taruh adonan somay di atasnya. Di tengah-tengahnya beri wortel (ini sebenarnya akal-akalku aja biar pada makan sayuran).
6. ambil lembaran daun kol yang sudah dikukus sebentar hingga sedikit layu lalu taruh adonan ikan di dalamnya lalu gulung seperti lemper.



Nah.. siap deh somaynya. Tinggal bikin bumbunya.
kacang tanah, diulek halus, kasi garam, bawah putih, gula merah, cabe dikit. Haluskan. JIka sudah selesai beri perasan air jeruk nipis. Selesai deh. Kalau mau dikasi kecap nanti saja pas disiram ke somaynya.

Nah.. SOMAY sudah siap santap.

gembira memasak mengisi liburan

Komentar

  1. Wah, bisa jadi tabungan rencana untuk ngisi liburan nanti. Dibookmark ah. Makasih udah share, Mak :)

    BalasHapus
  2. Harus hati2 melubangi parenya ya, Mba.
    Besok masak apa nih?

    BalasHapus
  3. paling seruuu memamng masak dengan anak-anak ya mbaa...hebooh :D....anak2 suka pare mba? aku doyaaan :D..

    BalasHapus
  4. Numpang lewat ya gan :)

    http://idr-poker.blogspot.com/

    http://beritaolahraga108.blogspot.com/

    http://lihatberitaakurat.blogspot.com/

    http://liatberitabola.blogspot.com/

    http://beritaolahraga1081.blogspot.com/

    http://infobolakakiterbaru.blogspot.com/

    http://beritasportsterpercaya.blogspot.com/

    http://seputarberitabola108.blogspot.com/

    http://beritaterbaruseputarolahraga.blogspot.com/

    http://agen-bola-sbobet-jagad303.blogspot.com/

    BalasHapus
  5. wah, serunya nih..masak somay sama anak tercinta..
    rasanya psti enak.. ^_^
    mbak, aku boleh minta dikit gk?
    soal.e aku gk bisa masak..hihi

    BalasHapus
  6. wah, seru sekali nih masaknya..
    jadi pngn ngicipi somaynya.. ^_^

    BalasHapus
  7. Mantap kayanya, jadi ga sabar pengen bikin :)

    BalasHapus
  8. Siomay enak banget tante,,,, apalagi kalau bumbun kacangnya gurih, makin menambah selera

    BalasHapus
  9. bikin somay sendiri tak hanya seru..tp juga tahu bahan makanan apa saja yg dipakai..jadi terjamin higenisnya..hehe :D

    BalasHapus
  10. Ahhh jadi pingin bikin siomay ujan ujan gini..

    BalasHapus

Posting Komentar

karena banyak sekali spam, jadi untuk sementara aku moderasi ya komennya. Makasih

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Pos populer dari blog ini

30 jenis aneka makanan dan minuman khas Betawi

Setiap tanggal 22 Juni, kota tempatku tinggal, yaitu Jakarta merayakan ulang tahunnya. Usianya kota Jakarta sudah cukup tua, sudah ratusan tahun. Nah, ketika kota Jakarta sedang merayakan ulang tahunnya tersebutlah kami warga kota Jakarta bisa dengan mudah menemukan aneka makanan dan minuman yang menjadi khas kota Jakarta dan diakui sebagai bagian dari budaya kota Jakarta, yaitu budaya kuliner.  Tulisan ini diikutkan pada 8 Minggu Ngeblog bersama Anging Mammiri, minggu kedua  dengan tema: Rasa Lokal.
Berbicara tentang rasa lokal maka itu artinya berbicara tentang budaya setempat. Salah satu budaya yang menjadi ciri khas suatu wilayah adalah makanannya. Berikut ini adalah beberapa makanan dan minuman yang menjadi budaya kuliner khas kota Jakarta yang saya suka (hehe, makanan dan minuman khas kota Jakarta itu banyak tapi yang saya sukai itu terbatas jumlahnya. Jadi, yang saya tulis disini hanya yang saya sukai saja).
1. Kerak Telor.

Bulan Madu yang Tak Terlupakan

Jujur saja, di tahun 1994, yaitu tahun ketika aku memutuskan setuju untuk menikah aku belum pernah sekalipun menginjakkan kaki di kota Solo.
Kota Solo itu seperti apa?
Apakah seperti kota Kendal? hahaha.... ini satu-satunya kota yang berada di wilayah Jawa Tengah yang pernah aku kunjungi dan sependek ingatanku bisa mengingat "bepergian ke wilayah Jawa Tengah".

Dulu, waktu aku masih kecil (pake banget) katanya sih aku pernah diajak jalan-jalan oleh keluarga besarku ke Yogyakarta (ini termasuk wilayah Jawa Tengah kan ya?). Ada foto-foto aku masih kecil dengan  memakai topi super lebar dan tentu saja gayanya centil banget yang sedang beraksi pose-pose di depan Stupa Budha di Candi Borobudur. Tapiiiii... aku sama sekali tidak ingat gimana suasana jalan-jalan kala itu. Jadi, kalau tiba-tiba ada yang ngaku-ngaku bahwa ketika ke Yogyakarta itu antara orang tuaku dan orang tuanya sudah melakukan perjanjian untuk menjodohkan aku dengan dia.. mmm.... pasti aku akan percaya saja. HAHAH…