badge

Rabu, 11 Mei 2016

Masak Bersama Anak: Bikin Puding Roti Panggang

[Keluarga] 3 Pekan lagi, insya Allah putri bungsuku akan menempuh ulangan akhir semester. Pekan depan, anak-anak kelas 6 SD sudah mulai menempuh ujian akhir sekolah. Akibatnya putriku diminta untuk belajar di rumah selama kakak kelasnya di kelas 6 menempuh ujian.

"Dik, belajar di rumah loh itu sekolah nulisnya. Bukan liburan."
"Iya... makanya bu, kita bikin puding roti yuk."

Tidak nyambung memang apa yang aku minta dan yang dia sarankan sebagai tanggapan atas permintaanku. Jadilah selepas maghrib, putriku mulai bersibuk ria di meja makan. Dia bersemangat sekali untuk membuat Puding Roti Panggang.



Kebetulan, seorang teman blogger yang menjadi anggota dari group para emak yang mau dipanggil embak karena alasan kekinian yang kental seperti aspal, punya hobi memasak. Apa lagi jika bukan group Embak Ceria. Ah... syukurlah masih tersisa anggota group Embak Ceria yang jiwa keperempuanannya masih bercokol kuat. hahahahaha.... (padahal sekarang dunia cheff dikuasai oleh para lelaki ya?). Nama Embak Ceria yang hobi masak itu adalah Lianny Hendrawati dengan blog yang sama dengan namanya Lianny Hendrawati: Indahnya berbagi cerita.

Jika ingin menemukan aneka macam resep bisa mampir ke blognya deh. Dan resep-resep yang dia bagikan di blognya ini, semuanya gampang-gampang. Jadi acara Masak Bersama Anak bisa kita lakukan.

Masak bersama anak kali ini aku dan Hawna akan membuat Puding Roti Panggang.

Ini resepnya (resep asli Puding Roti Panggang punyanya Lianny bisa dilihat disini: Puding Roti Sederhana).

Masak Bersama Anak: Bikin Puding Roti Panggang


Bahan Yang dibutuhkan:



- Roti Tawar (boleh yang dikupas boleh juga yang tidak dikupas.. suka-suka saja, tergantung selera).
- Telur 3 butir
- Gula pasir
- Mentega
- Meises
- Susu (di resep aslinya pakai susu kental manis cair, tapi karena ini untuk anak aku memakai susu yang dia minum sehari-hari saja; biar sekalian agar makanannya mengandung susu yang dia konsumsi sehari-hari).
- loyang tahan panas
- gelas ukuran


Cara Membuatnya:

1. Buat segelas air sebanyak 300 CC dalam gelas ukuran (kalau nggak punya gelas ukuran, gunakan saja mug yang ukuran medium. Jika dipenuhi air, biasanya ukurannya 300 cc tuh. Patokannya nih, 1 aqua gelas itu banyaknya 200 cc. Jadi, jika punya gelas yang kecil berarti 1 plus 1/2 gelas air).
Beri susu bubuk, aduk rata, sisihkan. Jika kurang manis bisa beri gula.

2. Olesi loyang tahan panas dengan mentega seluruh permukaannya. Sisihkan.
3. Sobek-sobek lembaran roti tawar, tampung dalam mangkuk ukuran cukup besar. Kira-kira 6 - 8 lembar roti deh). Sisihkan.
4. Kocok telur (yang 3 butir itu), lalu beri mentega 1 sdm, campur dengan susu yang 300 cc itu, panaskan dengan api kecil hingga mentega yang mengapung di atasnya mencair dan larut.
5. Tuang ke dalam loyang tahan panas, beri potongan sobekan roti tawar, tekan agar sobekan roti tawar itu tenggelam semua. Lalu tutupi atasnya dengan potongan lembaran roti yang masih utuh. Tenggelamkan tapi masih ngambang dikit.
5. Taburi atasnya dengan meises.


6. Panggang dengan api 180*  hingga berwarna kecoklatan.
7. Setelah matang, biarkan sejenak agar bagian dalamnya mengeras.
8. Siap disantap.

 Tuh.. gampang banget kan ini buatnya.
Makanya bikin puding roti panggang ini bisa dilakukan ketika memasak bersama anak. Anakku sih semangat bikinnya.

Lain kali nyari resep yang sederhana dan mudah lagi deh di blognya Lianny.

18 komentar:

  1. Asiiik kebetulan ada roti udah 2 hari ga kemakan hihihi .. *meluncur ke dapur*

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, aku baca di blognya dyah prameswari dia ngasih saran kalo bikin olahan roti tawar, kalo bisa emang jangan roti fresh.. tapi tunggu roti usia 2 hari gitu emang

      Hapus
  2. Paling suka dengan roti tawar, bisa dikreasikan macam-macam ya hihi.
    Kapan-kapan nyoba bikin choco lava cake kukus mbak Ade, gampang juga, tinggal campur-campur dan kukus cuma 7 menitan :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. nah... itu dia.. aku juga pingin nyoba yang cake kukus lavanya

      Hapus
  3. Telur+susunya gak kurang banyak, mbak Ade? Kalau aku biasanya campuran telur dan susu sampai merendam roti :) Tapi ini juga pasti maknyus lah...menggoda bgt fotonya

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya anne... nggak bisa banyak2 make telur dan susu karena di rumahku suka muncul alerginya yang alergi susu dan telur... jadi selalu nyari resep yang minim telur dan susu

      Hapus
  4. Wah...ini camilan sehat nih.. Dibuat dari bahan yang sehat dan fresh dari dapur sendiri..

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, sengaja banget ini dari bahan pilihan

      Hapus
  5. Pengen nyoba juga aaaaaahhh :D

    BalasHapus
  6. wah mudah ya, masalahnya aku gak ada anak2 ya, mau makan sama siapa ya... enaknya yang masih dengan anak2 loh mbak, nikmati

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya... aku menikmati banget ini masih punya anak yang belum besar jadi masih bisa diajak seseruan di rumah

      Hapus
  7. Nanti aku mau main ke rumah mbak ade disuguhi puding roti ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. xixixix.... belum kesampaian nih main ke rumahku

      Hapus
  8. Saya juga sering masak (bikin kue) sama anak-anak. Pastinya resep yg mudah seperti ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya benerrr... selalu nyari resep yang mudah dan kalo bisa murah juga karena kalo bahannya mahal2 terus dibuat percobaan dan gagal.. hehehehe... sayang

      Hapus
  9. Aku juga udah bikin puding roti ala mba Liany, sekarang blog nya jadi sumber inspirasiku, mba

    BalasHapus
  10. wah putri bungsunya rajin banget plus semangat membantu mamanya duet bikin roti

    BalasHapus

karena banyak sekali spam, jadi untuk sementara aku moderasi ya komennya. Makasih

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...