badge

Rabu, 09 Maret 2016

Jika Belum Rezeki

[Lifestyle] "Kejarlah cita-citamu walau dia setinggi langit." Kalian pasti tahu arti pepatah itu. Artinya, meski cita-cita yang kamu miliki saat ini rasanya sesuatu yang tidak mungkin, tidak mengapa. Jangan kecil hati. Karena jika kita terus berusaha dengan segenap kemampuan yang kita miliki, maka insya Allah cita-cita itu akan bisa kita raih.

Tapi, sebentar.

Harus ingat satu hal dulu. Yaitu pepatah yang lain. Yaitu:

"Tak akan lari gunung dikejar."

Arti pepatah itu adalah, sebenarnya segala sesuatu itu di dunia ini sudah ada takdirnya masing-masing. Berusaha penting, tapi ya nggak usah ngoyo juga sih. Karena, jika sesuatu itu memang sudah diperuntukkan untuk kita, maka sesuatu itu akan menunggu kita. Insya Allah akan kita miliki.

Terus? Jadi gimana nih? Usaha apa pasrah?

Ya usaha lah!
Kan kita nggak pernah tahu ada apa yang ada di depan kita. Jika sesuatu itu memang sudah menjadi milik kita, dengan kita berusaha maka sesuatu itu akan semakin cepat datang ke pelukan kita. Jika kita tidak pernah berusaha, maka untuk mendapatkannya mungkin memakan waktu yang lama. Mungkin pas kita udah ubanan, atau sudah membungkuk. Atau jangan-jangan usia tinggal sehari lagi. Lah.... pundung banget kan. Nanggung gitu loh. Jadi, berusaha tetap diperlukan. Nanti, jika setelah berusaha ternyata kita tetap tidak bisa mendapatkan apa-apa, ya sudah. Nggak usah sedih kelamaan. 

Harus ikhlas. 
Tawakkal.
Berpikir positif saja, bahwa sesuatu itu mungkin memang bukan rezeki kita. Rezeki kita ada di tempat lain yang mungkin lebih baik daripada itu. Aamiin.

(Ish, si ade lagi sok bijak. hehehehe... nggak sih. Ini aku ada contoh gimana sesuatu yang semula berhak aku miliki tapi karena dia belum rezeki tetap saja tidak bisa aku miliki.)




Waaaaa.... aku memang kuis.

Yeee.... dapat handphone Meizu M2 Note loh itu aku.
Coba. Gimana nggak girang.
Tapi sayangnya, di bulan Agustus 2015 itu, aku sedang mengalami beberapa penyakit sehingga bolak-balik berobat ke rumah sakit sehingga jarang buka facebook atau twitter.

Baru di bulan Januari 2016, ketika aku iseng melihat pesan dari others karena kebetulan ada seorang pembaca bukuku yang nulis pesan bahwa dia sudah mengirim beberapa pesan tapi tidak aku baca. Aku curiga, jangan-jangan pesan yang dia kirim nyasar ke pesan fron others. Jadi, aku buka dong kategori pesan from others. Dan bertemulah aku dengan email dari panitia dan pemberitahuan dari agen yang menyelenggarakan kuis tersebut.

Jadi, dengan harap-harap cemas aku pun membalas pesannya.


Hasilnya?

Ya sudah hangus hadiahnya.
Jadi, kata panitia karena tidak ada yang mengklaim hadiahnya jadi hadiahnya dikembalikan ke pihak sponsor. 
huhuhu
benar-benar belum rezeki. Atau mungkin memang bukan rezekiku ya.

Ya sudah. Aku tidak berlama-lama sedihnya. Ya mau bagaimana lagi, kalau memang belum rezeki. Aku percaya, bahwa rezekiku yang lebih baik sedang menanti di tempat lain. Entah dimana.
Jadi...tetap semangat dan tetap berusaha. 

19 komentar:

  1. Akhirnya senasib sama purwanto ya mak.

    BalasHapus
  2. Semoga nanti ada pengganti yang lebih baik ya Mba..

    BalasHapus
  3. saya baca, ikut naik turun emosi
    tapi sangat sepakat, rejeki tak kemana
    semoga sehat selalu dan sukses mbak Amin

    BalasHapus
  4. Ga papa nanti rezeki di tempat lain banyak aminn

    BalasHapus
  5. Nyesel itu pasti, tapi kesehatan teuteup nomor satu... SEMANGATTTT :)

    BalasHapus
  6. Namanya juga belum rezeki ya mb Ade...jadi mau diupayakan kayak apapun nggak bisa :D

    BalasHapus
  7. Tenang aja Mak, rejeki ngga kemana kok. Inshaallah diganti yang lebih besar lagi sama Allah yaaaa. aaaaminn

    BalasHapus
  8. Pernah merasakan kayak gitu, awalnya gondok kecewa, namanya jg manusia ya. Tapi, setelah itu ingat2 klo rejeki manusia itu udah diatur sama Allah, akhirnya bisa move on deh hehehe. Semangat ya mbak! :D

    BalasHapus
  9. Wuih kebayang yaa sedih awalnya. Lumayan banget itu HP pulak. Tapi yakin banget ada rejeki lain menanti :)

    BalasHapus
  10. Kalau disesali bikin hati nyesek, mending diikhlasin aja ya mbak, pasti ada gantinya yang lebih lagi :)

    BalasHapus
  11. Saya kok malah gemessss bgt baca postingan ini ya Bun. Lah kok eman men. Tapi mau gimana lagi ya.

    BalasHapus
  12. Nasi yang tinggal masuk mulut bisa batal karena suatu hal.
    Betul rezeki bisa hilang karena berbagai sebab
    Rapopo
    Salam hangat dari Jombang

    BalasHapus
  13. kok nyesek baca ini mbak, tapi pernah sih meskipun bukan tentang menang giveaway. Ya coba kuat - kuatin dan berkali - kali lipar sabar dan lupakan. :)

    BalasHapus
  14. kalau belum rezeki susah ya mak mau digimana - gimanain juga, semoga diganti dengan rezeki yang lebih besar, aamiin

    BalasHapus
  15. Sabar mba...
    insya Allah diganti dengan yang lebih besar dan lebih berkah lagi, insya Allah
    salam kenal mba.

    BalasHapus
  16. Artikelnya menarik, sempat berinstropeksi juga. Akhirnya kita sbg manusia harus senantiasa menerima apapun dari Allah meskipun sudah berusaha. Apapun yang terjadi tetap bersyukur karena akan ad yang indah2 bagi yang bersabar :D

    BalasHapus
  17. Belum rejeki dan harus tetap SEMANGAT!!!!!

    BalasHapus
  18. terima kasih infonya sangat bermanfaat

    BalasHapus

karena banyak sekali spam, jadi untuk sementara aku moderasi ya komennya. Makasih

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...