Langsung ke konten utama

Ragam Manfaat Penting Dari Aktivitas Mewarnai

[Parenting] : Keseharian anak erat dengan yang namanya mengembangkan imajinasi. Dan imajinasi akan sempurna ketika anak sudah mulai mengenal warna. Jadi, jangan abaikan kegiatan mewarnai yang dilakukan oleh anak-anak.

4 Manfaat Penting dari Aktivitas Mewarnai

Di antara sekian banyak aktivitas belajar, mewarnai adalah salah satu yang paling mengasyikkan. Bermain-main dengan warna-warni memang sangat menyenangkan. Bahkan tak hanya menyenangkan, ada ragam manfaat penting yang bisa diperoleh dari aktivitas mewarnai lho.

Apa saja manfaatnya?

Menurut informasi yang dilansir dari situs Healthy Child, setidaknya ada 4 manfaat penting dari aktivitas mewarnai :

Melatih Kordinasi Gerak Tangan dan Mata

Saat mewarnai, kordinasi gerak tangan dan mata akan terlatih. Mata akan fokus melihat hasil goresan tangan yang sudah dibuat. Latihan kordinasi gerak tangan dan mata ini tentu penting bagi anak-anak. Sehingga nantinya pekerjaan yang membutuhkan kordinasi gerak tangan dan mata tidak terasa sulit.

Fokus Pada Hal-hal Detail


Pada awalnya mungkin anak-anak belum terlalu memahami fokus saat mewarnai. Namun seiring dengan bertambahnya usia dan kemampuan, latihan untuk fokus pada hal-hal detail bisa diperoleh melalui kegiatan mewarnai.




Meningkatkan Kemampuan untuk Membuat Perencanaan

Daun itu warnanya hijau, sementara pagar rumah sebaiknya berwarna cokelat atau hitam. Perencanaan kecil yang dilakukan sebelum mewarnai secara tak langsung melatih anak-anak untuk membuat perencanaan. Kemampuan anak dalam membuat perencanaan yang baik tentu tak lepas dari peran orangtua dan guru sebagai sosok pembimbing.

Kesabaran Pun Kian Terasah


Kemampuan melatih kesabaran rupanya bisa diasah sejak kecil melalui aktivitas mewarnai. Kesabaran akan membuat gambar yang dihasilkan menjadi lebih rapi. Anak-anak akan mempelajari hal ini bila sudah terbiasa mewarnai. Jika sang anak masih belum bisa mewarnai secara sabar dan rapi, orangtua atau guru pun bisa memberikan contoh yang baik supaya nantinya si anak bisa menwarnai secara lebih sabar di lain waktu.
Bukan cuma aktivitas mewarnai saja yang penting dan mengasyikkan. Karena mempelajari asal mula spektrum warna dan penguraiannya juga tak kalah menarik lho. Nantinya ilmu mengenai spektrum warna dan seluk beluknya akan berguna sejak tingkat pendidikan dasar hingga perguruan tinggi. Sebab banyak sekali jurusan kuliah yang membutuhkan pemahaman mendalam tentang warna, misalnya jurusan Desain Komunikasi Visual, Desain interior, dan Optik.

Kini tak perlu bingung mencari informasi tentang asal usul spektrum warna, penguraian, serta implementasi warna. Karena seminar yang diprakarsai oleh Gess Indonesia akan memuatnya sebagai salah satu materi yang menarik. Gess Indonesia (Global Educational Supplies and Solutions Indonesia) adalah organisasi bidang pendidikan yang sudah lebih dulu berdiri di Meksiko dan Dubai. Kehadiran Gess Indonesia diharapkan dapat pengambilan keputusan dan kemajuan kualitas pendidikan di tanah air.

Cara mendaftar seminarnya juga mudah kok. Lakukan saja pendaftaran via online di 

http://bit.ly/1WfsBNU

jadi.... jika ingin ikut seminar ini silahkan klik ya Http://bit.ly/1WfsBNU

Selain materi seminar tentang spektrum warna, masih banyak tema seminar menarik seputar dunia pendidikan di Indonesia. Jangan sampai ketinggalan acaranya, ya!


Komentar

  1. Wahhh baru tau kalo manfaatnya mewarnai segitu penting. Orang tua malah lebih suka anaknya les english daripada mewarnai.. pdhl ternyata bagus ya.. nice share mba

    BalasHapus
  2. iya banyak manfaat dari mewarnai tapi les english juga bagus sih

    BalasHapus
  3. fokus pd hal2 detail itu bener banget...

    BalasHapus
  4. memilih warna sih biasanya yang paling susah itu :D

    BalasHapus
  5. Gue sering gagal dalam pemilihan warna....
    gambar yang awalnnya bagus, jika gue kasih sentuhan terakhir dengan warna...
    maka akan jadi abstrak....

    BalasHapus

Posting Komentar

karena banyak sekali spam, jadi untuk sementara aku moderasi ya komennya. Makasih

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Postingan populer dari blog ini

30 jenis aneka makanan dan minuman khas Betawi

Setiap tanggal 22 Juni, kota tempatku tinggal, yaitu Jakarta merayakan ulang tahunnya. Usianya kota Jakarta sudah cukup tua, sudah ratusan tahun. Nah, ketika kota Jakarta sedang merayakan ulang tahunnya tersebutlah kami warga kota Jakarta bisa dengan mudah menemukan aneka makanan dan minuman yang menjadi khas kota Jakarta dan diakui sebagai bagian dari budaya kota Jakarta, yaitu budaya kuliner.  Tulisan ini diikutkan pada 8 Minggu Ngeblog bersama Anging Mammiri, minggu kedua  dengan tema: Rasa Lokal.
Berbicara tentang rasa lokal maka itu artinya berbicara tentang budaya setempat. Salah satu budaya yang menjadi ciri khas suatu wilayah adalah makanannya. Berikut ini adalah beberapa makanan dan minuman yang menjadi budaya kuliner khas kota Jakarta yang saya suka (hehe, makanan dan minuman khas kota Jakarta itu banyak tapi yang saya sukai itu terbatas jumlahnya. Jadi, yang saya tulis disini hanya yang saya sukai saja).
1. Kerak Telor.

Bulan Madu yang Tak Terlupakan

Jujur saja, di tahun 1994, yaitu tahun ketika aku memutuskan setuju untuk menikah aku belum pernah sekalipun menginjakkan kaki di kota Solo.
Kota Solo itu seperti apa?
Apakah seperti kota Kendal? hahaha.... ini satu-satunya kota yang berada di wilayah Jawa Tengah yang pernah aku kunjungi dan sependek ingatanku bisa mengingat "bepergian ke wilayah Jawa Tengah".

Dulu, waktu aku masih kecil (pake banget) katanya sih aku pernah diajak jalan-jalan oleh keluarga besarku ke Yogyakarta (ini termasuk wilayah Jawa Tengah kan ya?). Ada foto-foto aku masih kecil dengan  memakai topi super lebar dan tentu saja gayanya centil banget yang sedang beraksi pose-pose di depan Stupa Budha di Candi Borobudur. Tapiiiii... aku sama sekali tidak ingat gimana suasana jalan-jalan kala itu. Jadi, kalau tiba-tiba ada yang ngaku-ngaku bahwa ketika ke Yogyakarta itu antara orang tuaku dan orang tuanya sudah melakukan perjanjian untuk menjodohkan aku dengan dia.. mmm.... pasti aku akan percaya saja. HAHAH…