Langsung ke konten utama

Pengumuman Pemenang Giveaway tentang Ikhlas

Sebagai seorang muslim, dalam kehidupan ini, ada satu perkara yang menurut saya amat berat untuk dilakukan. Kenapa berat? Karena, tidak pernah ada patokan yang pasti untuk mengukur keberhasilan dari penerapan perkaran tersebut dalam hidup kita. Dialah perkara "IKHLAS".

Meski demikian, saya pernah bertanya pada seorang ustad, bagaimana untuk mengetahui apakah kita sudah ikhlas atau belum dalam rangka terus mempelajari guna memahami perkara Ikhlas. Jawabannya adalah:  ikhlas itu tidak bisa diukur oleh manusia apakah sudah berhasil diterapkan atau belum. Tapi, bisa dirasakan oleh pelakunya, yaitu pelakunya sudah merasa bahwa rasa pahit dan manis menjadi dua hal yang sama saja rasanya. Tidak ada yang lebih enak, dan tidak ada yang lebih tidak enak. Artinya, untuk mengetahui apakah kita sudah ikhlas atau belum itu, yaitu justru ketika kita melupakan hasil dari perbuatan yang diniatkan untuk dilakukan dengan keikhlasan itu sendiri.

Tuh.
Rumit lagi kan?

Nah... inilah yang mendasari saya menulis novel "LUKISAN HATI". Yaitu, bagaimana caranya menyisipkan pelajaran ikhlas dalam sebuah kisah anak manusia yang amat sederhana. Semua awalnya sih gara-gara tokoh karakter yang saya angkat ceritanya tersebut (yang sosoknya ada di kenyataan), terus-menerus bertanya "apa itu ikhlas? Gimana cara menghadirkannya di dalam hati?".

Dan itu pulalah akhirnya tema dari give away yang saya adakan dalam rangka menyambut kehadiran novel LUKISAN HATI tersebut.

Alhamdulillah, setelah satu bulan diadakan, give away tentang ikhlas ini diikuti oleh  (ini sungguh diluar dugaan saya. Duh, siapalah saya ini, dan ini give away pertama pula. Jadi, senang sekali ketika mengetahui bahwa pesertanya banyak. Terima kasih ya buat semua peserta untuk apresiasinya terhadap give awayku ini).
Saya sengaja tidak membaca semua tulisan yang masuk sebelum waktu penerimaan ditutup. Semua demi untuk menghadirkan rasa objektif terhadap semua tulisan tersebut. Dan ternyata, tulisannya keren-keren euy. Subhanallah... salut untuk semua peserta.  Sayangnya, saya sendiri tidak dapat memenuhi janji untuk memberitahu pemenangnya gara-gara alasan kesehatan yang terganggu. Belum lagi kegiatan pindah rumah dan jaringan internet yang sering menguji kesabaran.  Untuk itu saya mohon maaf sebesar-besarnya.

Oh ya, agar lebih transparan, maka saya mbuat kriteria tulisan seperti apa yang akan saya pilih sebagai pemenang. Yaitu:

1. Ada sisipan pengertian apa itu ikhlas versi tulisan tersebut.
2. Tulisan tersebut original, dan tidak meninggalkan kekhasan si penulis blog (hehehe, saya seorang penikmat keunikan isi blog seseorang loh. Jadi, kalau ada tulisan yang meninggalkan keunikan diri sendiri dan berubah menjadi tulisan yang sama dengan tulisan kebanyakan blog atau bahkan meniru gaya tulisan sebuah media biasa... itu malah mengurangi kenikmatan membaca isi blognya).
3. Tulisan tersebut asyik dibaca dan meninggalkan kesan tersendiri setelah membacanya (khususnya di hati saya tentu saja).
4. Ada pelajaran tentang kehidupan itu sendiri yang didapat oleh pembaca setelah membaca tulisan tersebut (dalam hal ini diwakili oleh saya).
5. Unik. Mungkin saja point 1 s.d 4 tidak ada di tulisan tersebut, tapi tulisan itu unik sekali. Unik karna menceritakan apa itu ikhlas dengan cara yang tidak biasa.
Nah... Ternyata meski sudah dibuat kriteria untuk memudahkan seleksipun, seleksi mencari tulisan yang menjadi pemenang itu bukan hal yang mudah. Semua tulisan bagus-bagus euy. Bahkan, aku sampai membagi tulisan berdasarkan tema yang sama. Lalu membandingkan satu sama lain. Gaya tulisannya, isi yang disampaikan dalam tulisan tersebut, cara menyampaikan pesan tersembunyinya... duh.. duh.. duh... asli galau karena tulisan yang masuk keren-keren.  Walhasil.. molor lagi deh seleksi penentuannya gara-gara bingung nyari tulisan yang benar-benar oke. Maunya sih ditambah pemenangnya.. hehehe.. tapi apa daya, tidak mampu euy. Jadi.. ya sudah. Direnungin dulu.. dipilih.. ..kembali ke kriteria awal.

Dari kriteria tersebut, maka pemenang dari Give Away tentang Ikhlas yang berhak mendapatkan satu buah novel LUKISAN HATI adalah:


1. Haryanto  Wijoyo (http://hariyantowijoyo.blogspot.com/2014/04/ketika-ikhlas-berbicara.html#axzz34tsgffyG)

2. Hastira Sukardi (http://mamahtira.blogspot.com/2014/04/ikhlas-so-what.html)

3. Siti Maryamah http://diarysitimaryamah.blogspot.com/2014/05/belajar-ikhlas-pada-seorang-teman.html

4.Pungky Febriani ( http://arkadievichpramukti.blogspot.com/2014/05/memilikmu-adalah-belajar-ikhlas.html)

5. Winny Widyawati (http://winnywidyawati.wordpress.com/2014/05/21/diantara-tabir-ikhlas-dan-pelita-kesabaran/)

6. Bunda Lily (http://travel19.blogdetik.com/index.php/2014/04/25/ikhlas-itu-perjuangan-seumur-hidup/)

7. Suma Atika (url tulisan : http://semuaccara.blogspot.com/2014/04/ikhlaskan-masa-depan-dan-pilihan.html )

8. Rina Rins   (http://www.lovrinz.com/2014/05/kupu-kupu-biru-terbanglah.html?showComment=1402996927005#c1980437429298637251)

9. Yati Rachmat (http://goodcrab-personal.blogspot.com/2014/04/home-sweet-home.html)

10. rifki (http://jampang.wordpress.com/2014/04/27/sampai-jumpa-di-surga-sayang/)

Dan... Tulisan terbaik yang berhasil merampok hati saya dan berhak mendapatkan bukan hanya novel LUKISAN HATI tapi juga sebuah buku tutorial pemakaian jilbab berserta bros cantik Plus novel YANG TERSIMPAN DI SUDUT HATI adalah:




1. Susi Ernawati (http://blogsusindra.blogspot.com/2014/05/mengasah-keikhlasan-para-korban.html)

2. Rohyati Sofyan (http://rohyatisofjan.blogspot.com/2014/04/mengikhlaskan-itu-adalah-proses-panjang.html)

Dan ada satu penghargaan untuk tulisan yang masuknya paling duluan masuk. Ada pulsa sebesar Rp5000 (lima ribu rupiah) untuknya. Yaitu pada:

1. Dian Nafi. (http://readingwritingsociety.blogspot.com/2014/04/bye-bye-teddy-bear.html)

Selamat ya untuk semua pemenang.

Please inbox facebookku untuk menuliskan alamat kalian guna pengiriman barang (alamat lengkap plus no hp ya)
Oh ya... akhir bulan ini saya insya Allah mau mengadakan lomba resensi novel LUKISAN HATI loh. Ikutan lagi ya teman-teman... (yang mau jadi sponsor untuk lomba resensi novel ini, saya bersedia banget menerima kerja samanya)


Komentar

  1. Selamat kepada para pemenang
    Semoga semakin memacu semangat untuk terus menulis artikel yang menarik dan bermanfaat.
    Selamat kepada shohibul GA, maju terus
    Salam hangat dari Surabaya

    BalasHapus
  2. alhamdulillah, terimakasih ya bu, sudah berkenan memilih tulisan-ku sebagai salah satu pemenang, selamat buat seluruh pemenang, dan seluruh peserta..selamat juga buat sohibul kontes yang sudah menyelenggarakan GA dengan jumlah peserta yang luarbiasa banyaknya....,
    keep happy blogging always..salam dari Makassar :-)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih dah ikutan ya pak.. iya.. baca dan milihnya ampe puyeng

      Hapus
  3. Selamat ya bu yang menang maupun mak Ade...eh kemarin saya ikutan apa enggak sih...?hihi lupa saking banyaknya GA.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mak Ida kelupaan nih..gak ikutan GA ku deh

      Hapus
  4. selamaat ya untuk yang menang

    BalasHapus
  5. Tahniah yang menang..

    NTar kalau Mak Ade ngadain GA lg, IShmah mau ikutan, ah. :D

    BalasHapus
  6. Selamat utk para pemenang. untuk mak Adeanita, sukses terus ya mak :)
    Salam dari Balikpapan

    BalasHapus
  7. Maaf :) cuman numpang komentar :D
    Kunbalnya ditunggu ya :)

    Farhan Blog : http://anggarafd.blogspot.com
    http://pakarcinta.site.bz/

    BalasHapus
  8. Selamat buat semuaaa.. Sukses terus ya Mak Ade Anita! :)

    BalasHapus
  9. Selamat untuk para pemenang. :)

    BalasHapus
  10. Alhamdulillah, masuk juga ... terima kasih ya. Sukses selalu. Selamat juga untuk para pemenang yang lain ...

    BalasHapus
  11. Selamat utk para pemengang, selamat juga utk mba Ade, GA nya telah sukses

    BalasHapus
  12. Alhamdulillah, tidak menyangka. Terima kasih, Mak Ade Anita. Lagi sedih karena sesuatu malah dihibur dengan dapat hadiah. Jadi ingat nasihat Mbak Rebellina Passy kemarin tentang reward bagi kesabaran. Tak menyangka bisa merampok hati seseorang. ;)
    Semoga bukunya bisa menguatkan hatiku pula saat sedang diuji hal lain. Oh ya, pindah rumah memang repot. Tapi semoga betah. Bentar lagi insya Allah saya akan menyusul. Tapi tak tahu apa nanti akan berpengaruh bagi jaringan internet di rumah, soalnya lokasi di bawah bukit dan angin lembah senantiasa deras menerpa sekaligus sepoi menyapa. Plus nun di seberang ada gunung lain berikut lembah-lembah menghampar. Tinggal di kampung sih. Pengen bikin bale-bale di beranda rumah untuk tempat lesehan dan baca-baca.
    Oh ya, selamat untuk teman-teman yang lain. Bisa belajar tentang ikhlas dari banyak versi. :)

    BalasHapus
  13. Selamat ya untuk smeua pemenangnya. Jug abuat mbak ade yang udah baca smeua postingan sampai pusing :)

    BalasHapus
  14. Selamat utk semua pemenang, juga buat shohibul GAnya, sukses maakk hajatannya :)

    BalasHapus
  15. yang paling susah memang ikhlas

    BalasHapus
  16. semoga kita termasuk golongan orang yang sabar, selamat buat pemenang

    BalasHapus
  17. belajar sabar memang sulit, selamat buat pemenang

    BalasHapus
  18. Ikhlas itu ... ekologis.

    BalasHapus
  19. Alhamdulillah.... terima kasih ya mbak, untuk appresiasinya. :)

    BalasHapus
  20. selamat untuk para pemenang :)

    BalasHapus
  21. wahh... yg menang isinya suhu semua nih

    BalasHapus
  22. kapan nih ada quiz begini lg, pengn ikutan euyy

    BalasHapus
  23. selamat yaa buat yang menang, next even harus ikut nih

    BalasHapus
  24. yang begini nih bikin semangat ngblog, selamat ya buat para pemenang

    BalasHapus

Posting Komentar

karena banyak sekali spam, jadi untuk sementara aku moderasi ya komennya. Makasih

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Postingan populer dari blog ini

30 jenis aneka makanan dan minuman khas Betawi

Setiap tanggal 22 Juni, kota tempatku tinggal, yaitu Jakarta merayakan ulang tahunnya. Usianya kota Jakarta sudah cukup tua, sudah ratusan tahun. Nah, ketika kota Jakarta sedang merayakan ulang tahunnya tersebutlah kami warga kota Jakarta bisa dengan mudah menemukan aneka makanan dan minuman yang menjadi khas kota Jakarta dan diakui sebagai bagian dari budaya kota Jakarta, yaitu budaya kuliner.  Tulisan ini diikutkan pada 8 Minggu Ngeblog bersama Anging Mammiri, minggu kedua  dengan tema: Rasa Lokal.
Berbicara tentang rasa lokal maka itu artinya berbicara tentang budaya setempat. Salah satu budaya yang menjadi ciri khas suatu wilayah adalah makanannya. Berikut ini adalah beberapa makanan dan minuman yang menjadi budaya kuliner khas kota Jakarta yang saya suka (hehe, makanan dan minuman khas kota Jakarta itu banyak tapi yang saya sukai itu terbatas jumlahnya. Jadi, yang saya tulis disini hanya yang saya sukai saja).
1. Kerak Telor.

Bulan Madu yang Tak Terlupakan

Jujur saja, di tahun 1994, yaitu tahun ketika aku memutuskan setuju untuk menikah aku belum pernah sekalipun menginjakkan kaki di kota Solo.
Kota Solo itu seperti apa?
Apakah seperti kota Kendal? hahaha.... ini satu-satunya kota yang berada di wilayah Jawa Tengah yang pernah aku kunjungi dan sependek ingatanku bisa mengingat "bepergian ke wilayah Jawa Tengah".

Dulu, waktu aku masih kecil (pake banget) katanya sih aku pernah diajak jalan-jalan oleh keluarga besarku ke Yogyakarta (ini termasuk wilayah Jawa Tengah kan ya?). Ada foto-foto aku masih kecil dengan  memakai topi super lebar dan tentu saja gayanya centil banget yang sedang beraksi pose-pose di depan Stupa Budha di Candi Borobudur. Tapiiiii... aku sama sekali tidak ingat gimana suasana jalan-jalan kala itu. Jadi, kalau tiba-tiba ada yang ngaku-ngaku bahwa ketika ke Yogyakarta itu antara orang tuaku dan orang tuanya sudah melakukan perjanjian untuk menjodohkan aku dengan dia.. mmm.... pasti aku akan percaya saja. HAHAH…