Langsung ke konten utama

HAPPY MOTHERS DAY 22 DESEMBER 2012

[Catatan Akhir Tahun] Salah satu acara reality show televisi luar yang saya sukai adalah "The Apprentice", tapi dibandingkan yang dibawakan oleh Donald Trump yg versi USA, saya lebih suka yang dibawakan oleh Sir Alan Sugar, yang versi BBC channel (inggris). Perjuangan para pekerja muda untuk menjadi seorang pekerja  sekaligus manajer yang handal itu amat menarik untuk disimak. Mereka harus bersaing dengan sesama pesaing untuk menjdi yang terbaik. Pada akhir kompetisi, yang menariknya adalah, pemenangnya, (yaitu mereka yang akan diberi gelar manajer terbaik) ternyata bukanlah seseorang yang mampu menghasilkan uang terbanyak untuk kemajuan perusahaan. Juga bukan orang yang berhasil menjual product terbanyak hingga menghasilkan laba terbanyak bagi perusahaan.



Seperti yang dikatakan oleh Sir Alan Sugar (sang tycon bisnis, yang punya perusahaan tempat para peserta  magang dan berkompetisi):

"Manajer terbaik adalah, mereka yang mampu memunculkan potensi terpendam anak buahnya, hingga masing2 individu bisa mempersembahkan yg terbaik bagi perusahaan. Manajer terbaik adalah, mereka yang mampu menggali  secara maksimal kemampuan anak buahnya hingga masing2 individu bisa bersinergi untuk  meraih  pencapaian tertinggi dalam prestasinya dan imbasnya; tentu pada kemajuan perusahaan itu sendiri."

Saat itulah saya bangga menjadi menjadi seorang ibu rumah tangga. Karena sesungguhnya, seorang ibu adalah manajer sejati yang ditunjuk langsung oleh Tuhan untuk mengembangkan anak-anaknya.
Sebagai seorang manajer rumah tangga , tugas seorang ibulah untuk menggali kemampuan terpendam tiap2 anak dan mengembangkannya agar insya Allah bisa memberikan kontribusi bagi keluarga, masyarakat, negara dan agamanya.
SELAMAT HARI IBU 22 DESEMBER 2012

Komentar

  1. That's right Mbak Ade, duh bangganya yah menjadi seorang Ibu.

    Selamat Hari Ibu ^_^

    BalasHapus

Posting Komentar

karena banyak sekali spam, jadi untuk sementara aku moderasi ya komennya. Makasih

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Postingan populer dari blog ini

30 jenis aneka makanan dan minuman khas Betawi

Setiap tanggal 22 Juni, kota tempatku tinggal, yaitu Jakarta merayakan ulang tahunnya. Usianya kota Jakarta sudah cukup tua, sudah ratusan tahun. Nah, ketika kota Jakarta sedang merayakan ulang tahunnya tersebutlah kami warga kota Jakarta bisa dengan mudah menemukan aneka makanan dan minuman yang menjadi khas kota Jakarta dan diakui sebagai bagian dari budaya kota Jakarta, yaitu budaya kuliner.  Tulisan ini diikutkan pada 8 Minggu Ngeblog bersama Anging Mammiri, minggu kedua  dengan tema: Rasa Lokal.
Berbicara tentang rasa lokal maka itu artinya berbicara tentang budaya setempat. Salah satu budaya yang menjadi ciri khas suatu wilayah adalah makanannya. Berikut ini adalah beberapa makanan dan minuman yang menjadi budaya kuliner khas kota Jakarta yang saya suka (hehe, makanan dan minuman khas kota Jakarta itu banyak tapi yang saya sukai itu terbatas jumlahnya. Jadi, yang saya tulis disini hanya yang saya sukai saja).
1. Kerak Telor.

Bulan Madu yang Tak Terlupakan

Jujur saja, di tahun 1994, yaitu tahun ketika aku memutuskan setuju untuk menikah aku belum pernah sekalipun menginjakkan kaki di kota Solo.
Kota Solo itu seperti apa?
Apakah seperti kota Kendal? hahaha.... ini satu-satunya kota yang berada di wilayah Jawa Tengah yang pernah aku kunjungi dan sependek ingatanku bisa mengingat "bepergian ke wilayah Jawa Tengah".

Dulu, waktu aku masih kecil (pake banget) katanya sih aku pernah diajak jalan-jalan oleh keluarga besarku ke Yogyakarta (ini termasuk wilayah Jawa Tengah kan ya?). Ada foto-foto aku masih kecil dengan  memakai topi super lebar dan tentu saja gayanya centil banget yang sedang beraksi pose-pose di depan Stupa Budha di Candi Borobudur. Tapiiiii... aku sama sekali tidak ingat gimana suasana jalan-jalan kala itu. Jadi, kalau tiba-tiba ada yang ngaku-ngaku bahwa ketika ke Yogyakarta itu antara orang tuaku dan orang tuanya sudah melakukan perjanjian untuk menjodohkan aku dengan dia.. mmm.... pasti aku akan percaya saja. HAHAH…