Langsung ke konten utama

Khayalanku di Siang Bolong: KEPINGIN


[WARNING.. THIS NOTES COULD BE HARM FOR SOME VIEWER]

[Lifestyle] Susahnya jadi orang yang lagi menjalankan diet itu adalah: ketika sedang ingin memakan makanan kegemarannya tapi makanan tersebut malah berpotensi merusak semua usaha dan kerja keras selama ini.

Selama satu bulan berpuasa di bulan Ramadhan lalu, aku berhasil menurunkan berat badanku sebagai 4 kg.... dasyat ya. Tapi, ketika lebaran tiba, meski lamanya hanya dua hari, berat badanku sudah kembali ke posisi semula,
Uh, cape deh.



Akhirnya, aku pun mulai menjalankan diet lagi. Diet disini maksudnya: makan nggak pake nambah, kalau jajan mencoba bertahan untuk hanya membeli satu jenis makanan saja, serta hanya mampu kedip-kedipan dengan kue-kue yang ada banyak di rumah. Alhasil, aku berhasil menurunkan berat badanku sebanyak 2 kg (kembali).

Hingga tiba-tiba matahari bersinar amat terik selama beberapa hari ini dan tiba-tiba muncul bayangan fatamorgana di tengah jalan berupa... hamparan makanan kesukaanku. Aduh.. glek! Kenapa fatamorgana tidak berbentuk oase air yang tergenang seperti biasanya sih? 

Lalu, mimpi-miimpiku pun dipenuhi dengan makanan-makanan yang menjadi sponsor di sepanjang isi cerita mimpi itu diputar.
Akhirnya, sukses deh, aku jadi kepingin makan makanan dii bawah ini (asli kepiingin. Beruntung aku tidak sedang hamil, jika tidak, jabang bayiku pas lahir nanti mungkin akan ngences air liurnya...hahahaha).

Berikut makanan yang aku inginkan hadir di hadapanku jika saja ada sebuah pengabulan untuk 10 permintaan (hei! biasanya juga tiga, kenapa sekarang jadi 10?.. suka-suka aku dong).

1. Cup Cake. 
Aduuhhhh... slruppp...  sejak suamiku membawa oleh-oleh setengah lusin cup cake dengan aneka rasa, aku langsung merasa bahwa aku sudah.. jatuh cinta dengan kue ini. 


2. Ice cream hagen daz. 
Aku suka ice cream.. aku suka ice cream...  kalian boleh tutup mataku, lalu biarkan aku memilih sendiri  aneka ice cream on the cup produksi hagen daz ini... aku akan memilihnya dengan suka cita dan ikhlas dengan apapun yang aku dapatkan, meski aku memilihnya dalam kondisi mata tertutup!!


3. Kue Apem. ini memang konyol, tapi aku suka kue apem.. kue yang dingin, manisnya jauh, empuk, berasa lagi makan kasur lateks... ooohh, beruntunglah kasur lateks bukan terbuat dari kue apem... bisa habis dalam seminggu aku kunyah..



4. Opera Cake..Siapa yang sedang mengadakan pertunjukan sekarang? Aku tidak peduli, karena opera yang satu ini tidak memerlukan The Fat Lady to sing, or the big guy to scream..  its melt on ypur mouth.. arrrrhhh... benar-benar seksi abis... endang gulindang ketendang..


5. lEMPER AYAM... ini pilihanku kalau lagi laper tapi pingin ngunyah sesuatu yang ringan tapi mengenyangkan.. lemper isi ayam. gurih-gurih gimana gitu



6. ice cream Magnum.... "MOMMY... I WANT AN ICE CREAMMMMMMM.... "



7. Coklat TOblerone... setelah bertualang di dunia coklat, dibanding coklat-coklat yang lain, aku memutuskan inilah coklat yang paling enak... enak.. enak.... enak... 



8. Duduk sambil baca buku dengan sebuah Coklat fountain di sebelah bangku tempaku duduk... (kebayang aja tanganku yang terjuntai nampung coklat yang jatuh bagai air mancur itu.. aduhh.. mantap banget pasti) 



9. Puding caramel.. ini puding yang selalu dibuat ibuku ketika aku belum menikah.. karena sering dibikinin, akhrnya aku jadi suka beneran... dan selalu merindukannya.



10. Pempek Palembang.... pingin pempek palembang deh.. suerrrr



Udah ah.. STOPPPPP..... SEMUA khayalan  INI AMAT MENYAKITKAN HATIKU TERNYATA KETIMBANG BERGUNA. 

Hidup di dunia dimana tubuh langsing adalah dambaan semua orang dan ukuran kecantikan itu ternyata... menyakitkan!!

Komentar

  1. hadeeeuuuuhh itu semua foto makanannya bikin saya kepengen jugaaa...

    BalasHapus

Posting Komentar

karena banyak sekali spam, jadi untuk sementara aku moderasi ya komennya. Makasih

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Postingan populer dari blog ini

30 jenis aneka makanan dan minuman khas Betawi

Setiap tanggal 22 Juni, kota tempatku tinggal, yaitu Jakarta merayakan ulang tahunnya. Usianya kota Jakarta sudah cukup tua, sudah ratusan tahun. Nah, ketika kota Jakarta sedang merayakan ulang tahunnya tersebutlah kami warga kota Jakarta bisa dengan mudah menemukan aneka makanan dan minuman yang menjadi khas kota Jakarta dan diakui sebagai bagian dari budaya kota Jakarta, yaitu budaya kuliner.  Tulisan ini diikutkan pada 8 Minggu Ngeblog bersama Anging Mammiri, minggu kedua  dengan tema: Rasa Lokal.
Berbicara tentang rasa lokal maka itu artinya berbicara tentang budaya setempat. Salah satu budaya yang menjadi ciri khas suatu wilayah adalah makanannya. Berikut ini adalah beberapa makanan dan minuman yang menjadi budaya kuliner khas kota Jakarta yang saya suka (hehe, makanan dan minuman khas kota Jakarta itu banyak tapi yang saya sukai itu terbatas jumlahnya. Jadi, yang saya tulis disini hanya yang saya sukai saja).
1. Kerak Telor.

Bulan Madu yang Tak Terlupakan

Jujur saja, di tahun 1994, yaitu tahun ketika aku memutuskan setuju untuk menikah aku belum pernah sekalipun menginjakkan kaki di kota Solo.
Kota Solo itu seperti apa?
Apakah seperti kota Kendal? hahaha.... ini satu-satunya kota yang berada di wilayah Jawa Tengah yang pernah aku kunjungi dan sependek ingatanku bisa mengingat "bepergian ke wilayah Jawa Tengah".

Dulu, waktu aku masih kecil (pake banget) katanya sih aku pernah diajak jalan-jalan oleh keluarga besarku ke Yogyakarta (ini termasuk wilayah Jawa Tengah kan ya?). Ada foto-foto aku masih kecil dengan  memakai topi super lebar dan tentu saja gayanya centil banget yang sedang beraksi pose-pose di depan Stupa Budha di Candi Borobudur. Tapiiiii... aku sama sekali tidak ingat gimana suasana jalan-jalan kala itu. Jadi, kalau tiba-tiba ada yang ngaku-ngaku bahwa ketika ke Yogyakarta itu antara orang tuaku dan orang tuanya sudah melakukan perjanjian untuk menjodohkan aku dengan dia.. mmm.... pasti aku akan percaya saja. HAHAH…