Langsung ke konten utama

aneka sajadah dan mukenah lucu untuk buah hati anda















































Hmm, entahlah. Dari sisi kreatifitas, seharusnya hal ini harus didukung karena menggiatkan kreatifitas.
Dari sisi niat, juga tidak salah karena diniatkan untuk menggelorakan semangat anak2 pada ibadah.
Dari sisi memandirikan kaum perempuan, juga patut didukung karena nyatanya memang memandirikan kaum perempuan.
Tapi... menempelkan aneka gambar binatang yang notabene makhluk hidup, meski itu hanya berupa kartun pada mukenah dan sajadah, apakah menyalahi aturan Syariat?
Bukankah dahulu Rasulullah 

Syaiful AlimNur Rahma Hanifah and 13 others like this.
Awy' Ameer Qolawun-Full makruh, sebab bisa mengurangi kekhusyu'an... dan yg pasti secara sudut pandang agama hal ini tidak masuk dalam bab Ihsan
Fri Jun 22 2012 01:47:10 GMT+0700 (SE Asia Standard T
Ade Anita Makasih awy.. Semoga hal ini bisa jadi pertimbangan teman2 yang lain.
Fri Jun 22 2012 02:44:50 GMT+0700 (SE Asia Standard T
Awy' Ameer Qolawun-Full sama-sama bu ade :)
Fri Jun 22 2012 04:11:32 GMT+0700 (SE Asia Standard T
Rizal Syahruli ini ngebahas apa yaaa ??? *masih cari2 terjemahan dari kalimat di alinea 1 "seharusnya hal ini ..." hal ini itu apakah gerangan ?
Fri Jun 22 2012 09:48:26 GMT+0700 (SE Asia Standard T
Midia Sari thank you atas status ini,,,sempat sy mau hunting mukenah begituan krn mukenah yg lama sdh terlalu kecil buat anak saya. Kalo begini ceritanya, sy memilih yg biasa saja sesuai syariat walupun dibilang orang lain,,,kalo itu kan wajar buat anak-anak tp...
See more

Fri Jun 22 2012 11:44:15 GMT+0700 (SE Asia Standard T
Faradina Izdhihary Ya Mbak... aku setuju sama Mbak Ade. Aku kalau mbelikan mukena si cantikku cari renda dengan bunga atau tunik kecil-kecil. lagian kalau gambar aplikasi di mukena terlalu bagus apakakah tidak merusak konsentrasi anak? Apakah tidak akan menimbulkan uju
Fri Jun 22 2012 12:38:31 GMT+0700 (SE Asia Standard T
Ade Anita Nah..iya, itulah yang membuat aku ragu dengan keberadaan mukenah dan sejadah bergambar makhluk hidup yang lucu2 itu... Karena merusak konsentrasi orang2 yg sedang shalat yg ada di sekitar si pemakai, si anak jadi ujub, dan ini yang penting... Kita sh
Fri Jun 22 2012 19:38:05 GMT+0700 (SE Asia Standard T
Awy' Ameer Qolawun-Full cari yg polos saja
Sat Jun 23 2012 04:33:36 GMT+0700 (SE Asia Standard T

Bunda Haifa saya juga merasa aneh dengan mukena seperti itu.
Sat Jun 23 2012 04:53:41 GMT+0700 (SE Asia Standard T

Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Postingan populer dari blog ini

30 jenis aneka makanan dan minuman khas Betawi

Setiap tanggal 22 Juni, kota tempatku tinggal, yaitu Jakarta merayakan ulang tahunnya. Usianya kota Jakarta sudah cukup tua, sudah ratusan tahun. Nah, ketika kota Jakarta sedang merayakan ulang tahunnya tersebutlah kami warga kota Jakarta bisa dengan mudah menemukan aneka makanan dan minuman yang menjadi khas kota Jakarta dan diakui sebagai bagian dari budaya kota Jakarta, yaitu budaya kuliner.  Tulisan ini diikutkan pada 8 Minggu Ngeblog bersama Anging Mammiri, minggu kedua  dengan tema: Rasa Lokal.
Berbicara tentang rasa lokal maka itu artinya berbicara tentang budaya setempat. Salah satu budaya yang menjadi ciri khas suatu wilayah adalah makanannya. Berikut ini adalah beberapa makanan dan minuman yang menjadi budaya kuliner khas kota Jakarta yang saya suka (hehe, makanan dan minuman khas kota Jakarta itu banyak tapi yang saya sukai itu terbatas jumlahnya. Jadi, yang saya tulis disini hanya yang saya sukai saja).
1. Kerak Telor.

Bulan Madu yang Tak Terlupakan

Jujur saja, di tahun 1994, yaitu tahun ketika aku memutuskan setuju untuk menikah aku belum pernah sekalipun menginjakkan kaki di kota Solo.
Kota Solo itu seperti apa?
Apakah seperti kota Kendal? hahaha.... ini satu-satunya kota yang berada di wilayah Jawa Tengah yang pernah aku kunjungi dan sependek ingatanku bisa mengingat "bepergian ke wilayah Jawa Tengah".

Dulu, waktu aku masih kecil (pake banget) katanya sih aku pernah diajak jalan-jalan oleh keluarga besarku ke Yogyakarta (ini termasuk wilayah Jawa Tengah kan ya?). Ada foto-foto aku masih kecil dengan  memakai topi super lebar dan tentu saja gayanya centil banget yang sedang beraksi pose-pose di depan Stupa Budha di Candi Borobudur. Tapiiiii... aku sama sekali tidak ingat gimana suasana jalan-jalan kala itu. Jadi, kalau tiba-tiba ada yang ngaku-ngaku bahwa ketika ke Yogyakarta itu antara orang tuaku dan orang tuanya sudah melakukan perjanjian untuk menjodohkan aku dengan dia.. mmm.... pasti aku akan percaya saja. HAHAH…