Langsung ke konten utama

Wisata Kuliner di Makassar dengan Traveloka

[Keluarga] Sejak mengetahui betapa banyak kandungan gizi dan manfaat dari daging ikan, keluargaku mulai sering melakukan wisata kuliner ke tempat-tempat yang menyediakan makanan dengan bahan dasar dari ikan. Dan sepertinya, kuliner yang paling banyak berbahan dasar ikan itu adalah kuliner dari wilayah Sulawesi sana. Khususnya, dari wilayah Makassar.

Mulai dari ikan bakar, hingga soup ikan atau ikan goreng. Cuma 3 jenis masakan, tapi pilihan ikan yang disediakan oleh rumah makan yang menyediakan kuliner Makassar itu, banyak sekali jenis ikan yang bisa dipilihnya. Terkadang, ikan-ikan itu dijajar di depan rumah makan sehingga kita bisa memilih mau ikan yang mana. Besar-besar dan dagingnya tebal karena memang ikan dari laut.



Kebetulan, suamiku beberapa waktu yang lalu melakukan perjalanan dinas ke wilayah Makassar.


Seperti biasa, setelah tiba di Makassar, suamiku menceritakan tentang Makassar. Disertai dengan mengirim foto-foto seputar kunjungan kerjanya tersebut di kota Makassar.


A post shared by Ade Anita (@adeanita4) on


Keluargaku memang amat menggemari yang namanya perjalanan wisata kuliner. Jadi, jalan-jalan lalu mencoba untuk mencoba panganan khas dari wilayah yang kami kunjungi.
Selama kuliner tersebut Halal dan Thoyyiban maka biasanya keluargaku langsung dengan penuh semangat menyerbunya. Bahkan meski rasanya "sedikit aneh" sekalipun; tapi tetap saja tidak gentar untuk mencobanya.

Tahu nggak, gara-gara tidak gentar mencoba kuliner dalam setiap perjalanan wisata kuliner ini, kami tuh pernah sampai kena diare selama 2 hari serumah-rumah. Gara-garanya sih mencoba masakan Manado yang  doyan pedas. Duh, masakan khas dari Sulawesi ini memang terkenal gemar membubuhkan cabe di setiap masakannya. Bahkan waktu kami mencoba kuliner ini pertama kali, bumbu cabenya saja yang kami sisihkan, terkumpul semangkuk penuh. Jadi jika mau dibuat masakan baru bisa dapat variasi 2 menu masakan baru deh dari cabe yang tidak kami pakai tersebut.

Meski sama-sama masakan dari Sulawesi, kuliner dari Makassar tidak seperti kuliner dari Manado. Masakan dari Makassar tidak pedas. Ya, ada sih pilihan jika mau pedas tapi tidak terlalu berfoya-foya dengan cabe deh. Masakan dari Makassar, kaya dengan rempah-rempah. Mereka berani sekali memasukkan aneka rempah dalam olahan kulinernya hingga kuah Soup pun menjadi amat pekat dan kental (disebut Coto).

Kuliner lain dari Makassar yang juga terkenal adalah kuliner dengan bahan dasar dari Ikan. Dan suamiku adalah penggemar kuliner dari Ikan. Jadi, suamiku rajin sekali mengirimkan foto-foto makanan dari ikan ketika dia berkunjung ke Makassar tersebut.

Sajian Ikan Kaneke Bakar di salah satu warung makan kota Makassar.  Olesan bumbu kecap dan bawang merahnya terasa manis wangi. Sajian ikan bakar ini juga dilengkapi dengan lima jenis sambal yang disediakan di piring-piring kecil. . Ada sambal teri dan cabai hijau yang tak pedas serta sambal cobek dan sambal rica-rica yang lumayan membakar. Tersedia pula sambal matah yang pedas segar serta sambal mangga yang disajikan bersama tomat, mangga, dan mentimun. Di Jakarta menu seperti ini cuma ada di rumah makan yang khusus menyediakan menu makanan makassar. Di Makassar, warung kecil pun menyediakan set menu lengkap seperti ini di mana saja. Cuma ada yang juru masaknya menghasilkan cita rasa yang enak ada yang biasa aja. Biasanya, ramai pengunjung itu ciri khas bahwa rasanya mungkin enak (*mungkin ya, karena jaman sekarang selalu ada team buzzer. Jadi better coba sendiri. Minimal jika pun tidak enak tertipunya ramai-ramai). #kulineradeanita #kulinerkhasmakassar #sulawesi #makassar #indonesia #food #foodadeanita #foodie #foodies #cariangin
A post shared by ade anita (@kuliner_adeanita) on



Wah. Suamiku langsung jatuh cinta dengan kuliner dari Makassar yang dicoba langsung di Makassarnya.

"Ikan-ikannya besar-besar dan segar-segar sekali. Karena diambil langsung dari perairan Makassar yang belum setercemar seperti lepas pantai Ancol, Jakarta. Hehehe. Sejak selalu muncul bahwa pantai Ancol tercemar oleh polusi perairan hingga kerang-kerangnya sering mengandung merkuri yang tinggi. ikan-ikannya sulit dicari dan jika ditemukan maka bisa dipastikan sudah tercemar, suamiku memang jadi tidak berminat untuk wisata kuliner dari perairan Jakarta. Terutama kerangnya sih. Karena kerang menduduki mata rantai paling bawah dari mata rantai hewan laut, dimana kerang mengambil makanan dari plankton yang ada di kerang-kerang bibir pantai, dalam hal ini teluk Jakarta yang sudah tercemar berat.

Berbeda dengan Laut Makassar yang merupakan laut dalam dan belum tercemar. Suamiku bilang, daging ikan segar Makassar itu terasa manis dan juicy karena dimasak dalam kondisi segar (bukan dari freezer sebagaimana rumah makan ikan di Jakarta). Akhirnya, suamiku pun mengajak kami untuk berlibur ke Makassar juga.



Kebetulan, untuk keberangkatannya ke Makassar ini, suamiku menggunakan paket wisata Traveloka. Jadi, untuk rencana melakukan perjalanan wisata kuliner sekeluarga kali ini pun, kami ingin menggunakan Paket Tiket hotel Traveloka kembali.

Baca juga tulisan liburanku yang lain: 8 Destinasi Wisata di Singapura yang Cocok untuk Liburan Sekeluarga

Mengapa menggunakan Traveloka?

1. Harganya cukup kompetitif dibanding dengan menggunakan travel aplikasi di tempat lain. Bahkan kita bisa memilih aneka maskapai yang kita inginkan.

 


2. Praktis dan tidak ribet. Karena, traveloka menyediakan layanan bukan hanya pembelian tiket pesawat saja, tapi juga melayani pembelian tiket pesawat dan sekaligus booking hotel dalam satu  kali langkah pemesanan. Jadi ada yang namanya paket wisata Traveloka. Pesan tiket pesawat lalu booking hotelnya. Beres kan. Di travel lain, setelah kita memesan tiket pesawat, kita masih harus cari-cari hotel dulu. Itu pun belum tentu dapat langsung sih; karena harus nunggu konfirmasi dulu apakah kamar hotel yang diinginkan masih tersedia.

Lihat eh, jadi harga yang tertera itu sudah include harga tiket pesawat dan kamar hotel

3. Banyak diskon yang ditawarkan.


Ini contohnya. Diskon untuk tiket pesawat

Atau ini nih, diskon untuk pemesanan tiket pesawat dan kamar hotel


4. Kita juga punya kesempatan untuk mengumpulkan poin dari jejak rekam pemesanan yang sudah pernah kita lakukan sebelumnya, dimana jika poin ini sudah terkumpul cukup banyak bisa ditukar dengan berbagai macam hadiah, termasuk hadiah kupon diskon pembelian tiket pesawat atau kupon diskon pemesanan booking hotel.

Langsung dong, aku membuka-buka aplikasi Traveloka yang kini bisa didownload di handphone kalian (apapun O.S nya tinggal menyesuaikan). Setelah aplikasi Traveloka terbuka, aku mulai mencoba untuk memperkirakan berapa kira-kira pengeluaran yang harus dikeluarkan jika ingin berlibur sekeluarga.

Kebetulan, keluargaku terdiri dari 4 orang dewasa (karena anak lebih dari 12 tahun dinyatakan sebagai dewasa) dan 1 orang anak. Anakku kan 3 orang, 2 sudah remaja dan dewasa muda, 1 masih anak-anak.

Ini nih, yang membuatku selalu menyarankan pada teman-teman: jika mau berlibur mumpung anak masih pada kecil-kecil saja. Karena tiket buat mereka ya tiket dengan harga anak-anak. Jika sudah lewat 12 tahun, tiketnya berubah jadi tiket orang dewasa deh. Hehehe


Untuk alasan kepraktisan, aku langsung memilih opsi untuk membeli tiket sekaligus booking hotel dalam sekali langkah pemesanan.

Suamiku sih merekomendasikan hotel Santika Makassar seperti tempat dia menginap dalam perjalanan kunjungan kerja di Makassarnya kali ini. Hotel ini memiliki pemandangan (view) yang menghadap ke laut. Jadi, jika ingin jalan-jalan ke pantai dekat sekali.


kamar ukuran family 2 anak di hotel Santika Makassar

Pemandangan tidak jauh dari hotel Santika Makassar
Tapi, berhubung anakku ada 3 dan yang 2 sudah lewat usia remaja (18 dan 23 tahun) jadi, sepertinya kami harus memesan 2 kamar sih. Satu yang single room, 1 lagi yang family room. Dan sepertinya, hotel Santika tidak tersedia kala itu. Tapi nggak usah khawatir, karena ada pilihan hotel lain sih.



Untuk pemesanan booking kamar hotel ini, tentu saja langsung saja di aplikasi traveloka 1 langkah: memesan langsung tiket pesawat dan booking hotel. Jelas ini lebih hemat biaya dan hemat waktu juga sih. Cukup stay di satu tempat bisa dapat 2 pekerjaan sekaligus. Yang surprisednya lagi nih, ketika akan membayar ternyata harga booking hotel + tiket ini masih dapat diskon lagi dong. Jadi, pas bayar itu harganya jauh lebih murah deh daripada harus memesan tiket pesawat sendiri dan booking hotel sendiri yang artinya kena harga double gitu.

"Eh.. berarti kalau pindah hotel jadi nggak dapat pemandangan laut yang indah lagi dong?"
"Santai deh. Semua hotel di Makassar sepertinya memang dirancang untuk dekat laut deh. Jadi tetap saja dapat pemandangan yang indah dari kamar hotelnya."

landmark kota Makassar: Perahu Phinisi


Tuh. Gampang banget kan. Praktis lagi. Siap deh berlibur.
Ayo ah kita melakukan wisata kuliner di Makassar dengan Traveloka.

Komentar

  1. Wah, mau banget. :D Di sana katanya yang enak kuliner lautnya ya?

    BalasHapus
  2. Jadi kangen sama Makassar. :D

    BalasHapus
  3. Hidup dekat laut itu enak,banyak macam ikan,segar,murah pula hehe....
    aku beberapa kali pesan tiket pesawat pake traveloka,gampang,murah,tinggal pilih aja,prosesnya cepet banget. Pas awal2 kaget,akhirnya ketagihan hehe

    BalasHapus
  4. Mauuuuuu bangeeeettt ke sana. Maaaauuuuuu. Semoga. Aamiin.

    BalasHapus
  5. Saya juga salah satu penggemar ikan. Mungkin karena dari pesisir kali ya bun 😂😂😂

    BalasHapus
  6. Kalau ke Makassar emang wajib deh berburu aneka kuliner yang ditawarkan, mba. Rasanya lezat dan khas banget.
    Aku suka sekali Coto Makassar mba :)

    BalasHapus
  7. memang praktis sekali pakai traveloka.. ga perlu ribet-ribet

    BalasHapus
  8. udah lamaaa ngga ke Makassar mba..jadi kangen deeh

    BalasHapus

Posting Komentar

karena banyak sekali spam, jadi untuk sementara aku moderasi ya komennya. Makasih

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Postingan populer dari blog ini

30 jenis aneka makanan dan minuman khas Betawi

Setiap tanggal 22 Juni, kota tempatku tinggal, yaitu Jakarta merayakan ulang tahunnya. Usianya kota Jakarta sudah cukup tua, sudah ratusan tahun. Nah, ketika kota Jakarta sedang merayakan ulang tahunnya tersebutlah kami warga kota Jakarta bisa dengan mudah menemukan aneka makanan dan minuman yang menjadi khas kota Jakarta dan diakui sebagai bagian dari budaya kota Jakarta, yaitu budaya kuliner.  Tulisan ini diikutkan pada 8 Minggu Ngeblog bersama Anging Mammiri, minggu kedua  dengan tema: Rasa Lokal.
Berbicara tentang rasa lokal maka itu artinya berbicara tentang budaya setempat. Salah satu budaya yang menjadi ciri khas suatu wilayah adalah makanannya. Berikut ini adalah beberapa makanan dan minuman yang menjadi budaya kuliner khas kota Jakarta yang saya suka (hehe, makanan dan minuman khas kota Jakarta itu banyak tapi yang saya sukai itu terbatas jumlahnya. Jadi, yang saya tulis disini hanya yang saya sukai saja).
1. Kerak Telor.

Bulan Madu yang Tak Terlupakan

Jujur saja, di tahun 1994, yaitu tahun ketika aku memutuskan setuju untuk menikah aku belum pernah sekalipun menginjakkan kaki di kota Solo.
Kota Solo itu seperti apa?
Apakah seperti kota Kendal? hahaha.... ini satu-satunya kota yang berada di wilayah Jawa Tengah yang pernah aku kunjungi dan sependek ingatanku bisa mengingat "bepergian ke wilayah Jawa Tengah".

Dulu, waktu aku masih kecil (pake banget) katanya sih aku pernah diajak jalan-jalan oleh keluarga besarku ke Yogyakarta (ini termasuk wilayah Jawa Tengah kan ya?). Ada foto-foto aku masih kecil dengan  memakai topi super lebar dan tentu saja gayanya centil banget yang sedang beraksi pose-pose di depan Stupa Budha di Candi Borobudur. Tapiiiii... aku sama sekali tidak ingat gimana suasana jalan-jalan kala itu. Jadi, kalau tiba-tiba ada yang ngaku-ngaku bahwa ketika ke Yogyakarta itu antara orang tuaku dan orang tuanya sudah melakukan perjanjian untuk menjodohkan aku dengan dia.. mmm.... pasti aku akan percaya saja. HAHAH…