Langsung ke konten utama

Percantik Rumah dengan Cat Baru?

[Lifestyle] Kata orang, aneka warna cat yang memenuhi dinding rumah kita itu bisa mempengaruhi suasana hati. Seperti warna biru yang bisa mempengaruhi suasana hati hingga menjadi damai dan tenang. Lalu mengantuk. Itu sebabnya banyak kamar tidur yang dipilih menggunakan warna biru.

Atau warna merah yang bisa mempengaruhi semangat dan energi kita untuk terus menyala. Tapi, semangat disini sekaligus bisa menimbulkan rasa lapar. Itu sebabnya banyak rumah makan yang dicat dengan warna nuansa merah. Mungkin agar pengunjung rumah makan tersebut merasa lapar dan akhirnya banyak memesan makanan yang ditawarkan.
Tapi, bagaimana jika cat rumahnya belang-belentong?

Musim hujan seperti ini, dinding rumah sering menjadi cepat sekali lembab. Khususnya dinding yang bersebelahan dengan kamar mandi atau tempat wudhu. Seperti di rumahku nih. Dinding yang letaknya bersebelahan dengan rumahku mulai tampak mengelupas. Jelek sekali dilihatnya.



Tuh. Seperti itu tuh.
Jelek kan terlihatnya.
Itu sebabnya aku ingin sekali mengecat rumahku. Tapi waktunya belum tahu nih kapan. Enaknya sih memang mengecat sendiri ya mengingat sekarang jasa tukang mengecat itu susah sekali dicarinya.

Ada beberapa alasan mengapa sebuah rumah harus dipercantik dengan cat baru.

1. Karena cat lama yang mudah mengelupas itu bukan hanya mengurangi penampilan cantik dinding rumah. Tapi juga mengotori lantai di bawahnya. Cat yang terkelupas itu akan rontok dan berserakan sampah cat terkelupasnya. Ujung cat yang terkelupas ini, kadang bisa berbahaya karena tajam. Kemungkinan untuk masuk ke dalam kulit atau kuku selalu ada.
2. Jika ada anak kecil di rumah, kemungkinan anak kecil ini memungut rontokan cat yang terkelupas lalu memakannya... hmm. Bahaya banget kan?
3. Ya tidak sedap dipandang sih alasannya. Apa lagi?

Aku sempat melihat beberapa teman yang melakukan hal-hal kreatif dengan dinding rumahnya. Ada yang sekalian saja menggambar aneka benua, laut dan burung camar di samping cat dinding yang terkelupas itu.

Atau ada yang menimpa 2 atau lebih warna yang berbeda agar cat lama dan cat baru tidak terlihat terlalu mencolok. Alasannya sih, karena tidak semua orang mengingat dengan baik warna cat yang mereka beli sebelumnya itu warna apa. Jadi, ketika sudah membeli cat ternyata ada sedikit perbedaan warna. hehehe.

Hmm... Baiklah. Kita coba saja nanti mengecat dinding rumah agar bisa kembali cantik lagi. Tunggu ceritaku selanjutnya ya (setelah rumahku selesai dicat). 


Komentar

  1. aku kalau liat cat ngelupas gitu jadi pengenkelupasin semuanya aja sekalian trus ganti yang baru. hehe. tapi liat budget juga, mba ade. klo pas ada dana lebih ya hayuk aja ganti cat, kalau ga kudu nunggu dulu.

    BalasHapus
  2. Ahahahahaha kayanya saya sama kaya Ila, bawaannya kreatif banget ini tangan pengen ngelotokin catnya. Pengen zeeet gitu sekali kelotokin. Astaga...

    Jadi pengen ganti cat

    BalasHapus
  3. katanya nih biar gak gampang terkelupas.... tembok harus di kasih cat kapur dulu... terus.. tembok rumah tidak keati terlalu licin... jadi berpori2 gitu.. biar catnya meresap...

    BalasHapus
  4. Saya juga lagi mikir nih mbak, mau ngecat rumah tapi pengen yang bagus dan ga cepet ngelotook gitu, apa karena lembab juga ya jadi pada ngelotok

    BalasHapus
  5. Wah mba, aku lg mau ngecat rumah nih minggu depan. Hihi... ganti suasana, kan gatel liat dinding catnya bgelupas kaya gitu kaan

    BalasHapus
  6. Tunggu beberapa bulan lagi Mbak. Aku akan perbaharui cat rumah ku

    BalasHapus
  7. pengen juga mba Ade saya ngecat rumah karena rumah sudah penuh coretan anak-anak, tapi actionnya belum juga nih

    BalasHapus
  8. Tenang, lalu mengantuk. :D
    Jadi pingin ganti cat biru buat Kamar. :D

    BalasHapus
  9. Eh dinding rumahku jg ngelupas catnya, kayaknya dulu pas ngecat tukangnya kurang bersih ngamplasnya

    BalasHapus
  10. Mba Ade, ngga kepikiran untuk pakai wallpaper kah? :D

    BalasHapus
  11. tapi pemilihan warna chat yang sesuai dan berkualitas itu sangat penting bagi kebutuhna kan

    BalasHapus

Posting Komentar

karena banyak sekali spam, jadi untuk sementara aku moderasi ya komennya. Makasih

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Pos populer dari blog ini

30 jenis aneka makanan dan minuman khas Betawi

Setiap tanggal 22 Juni, kota tempatku tinggal, yaitu Jakarta merayakan ulang tahunnya. Usianya kota Jakarta sudah cukup tua, sudah ratusan tahun. Nah, ketika kota Jakarta sedang merayakan ulang tahunnya tersebutlah kami warga kota Jakarta bisa dengan mudah menemukan aneka makanan dan minuman yang menjadi khas kota Jakarta dan diakui sebagai bagian dari budaya kota Jakarta, yaitu budaya kuliner.  Tulisan ini diikutkan pada 8 Minggu Ngeblog bersama Anging Mammiri, minggu kedua  dengan tema: Rasa Lokal.
Berbicara tentang rasa lokal maka itu artinya berbicara tentang budaya setempat. Salah satu budaya yang menjadi ciri khas suatu wilayah adalah makanannya. Berikut ini adalah beberapa makanan dan minuman yang menjadi budaya kuliner khas kota Jakarta yang saya suka (hehe, makanan dan minuman khas kota Jakarta itu banyak tapi yang saya sukai itu terbatas jumlahnya. Jadi, yang saya tulis disini hanya yang saya sukai saja).
1. Kerak Telor.

Bulan Madu yang Tak Terlupakan

Jujur saja, di tahun 1994, yaitu tahun ketika aku memutuskan setuju untuk menikah aku belum pernah sekalipun menginjakkan kaki di kota Solo.
Kota Solo itu seperti apa?
Apakah seperti kota Kendal? hahaha.... ini satu-satunya kota yang berada di wilayah Jawa Tengah yang pernah aku kunjungi dan sependek ingatanku bisa mengingat "bepergian ke wilayah Jawa Tengah".

Dulu, waktu aku masih kecil (pake banget) katanya sih aku pernah diajak jalan-jalan oleh keluarga besarku ke Yogyakarta (ini termasuk wilayah Jawa Tengah kan ya?). Ada foto-foto aku masih kecil dengan  memakai topi super lebar dan tentu saja gayanya centil banget yang sedang beraksi pose-pose di depan Stupa Budha di Candi Borobudur. Tapiiiii... aku sama sekali tidak ingat gimana suasana jalan-jalan kala itu. Jadi, kalau tiba-tiba ada yang ngaku-ngaku bahwa ketika ke Yogyakarta itu antara orang tuaku dan orang tuanya sudah melakukan perjanjian untuk menjodohkan aku dengan dia.. mmm.... pasti aku akan percaya saja. HAHAH…