Langsung ke konten utama

Toilet Organizer

[Keluarga]:

Apa yang harus dibawa jika sedang ingin bepergian bersama anggota keluarga dan kalian harus menginap? Selain pakaian tentu saja. Tentunya adalah, perlengkapan toiletris. Seperti sabun, odol, sikat gigi, shampo. Ini mah penting banget buat keluargaku.
Bukan apa-apa. Karena, kadang tidak semua hotel atau tempat kita menumpang menginap menyediakan perlengkapan toiletris yang sesuai dengan kondisi tubuh kita.

Seperti suamiku misalnya. Kulitnya sedikit sensitif sehingga tidak bisa memakai sabun sembarangan. Atau rambut putriku yang sedikit bermasalah sehingga tidak bisa memakai shampoo yang asal-asalan. Lagipula, ada perlengkapan pribadi yang memang tidak bisa dipakai dengan orang lain.

Seperti sikat gigi, pisau cukur, dan juga sabun batangan.
Eh. Kata sementara orang sih sabun batangan nggak masalah ya. Karena sabun batangan itu kan bahan kimia yang lapisan terluarnya akan luntur jika kena air dan gesekan kulit. 
Cuma... hehehehe. 
Sabun batangan itu kan "kerjanya" menjalar-jalar selalu kian kemari. Umpan yang lezat itulah yang dicari. Ini dia yang terbelakang.
Eh.
Kok malah nyanyi?

Ya gitu deh. Kalian sudah bisa membayangkan kan kemana saja perjalanan si sabun batang ketika sedang "menggerayangi" tubuh seseorang?
Nah.
Itu sebabnya aku sekeluarga sih memilih untuk  membawa sabun sendiri saja deh. Tidak mau memakai sabun bersama dengan orang lain. Apalagi memakai sabun batangan bersama-sama dengan orang lain.

Di rumahku, ada beberapa macam kantong toilet organizer. Ada yang besar, ada yang kecil ada juga yang sedang. Semuanya digunakan untuk berbagai macam kegiatan yang beragam.


Ada yang isinya lengkap sekali. Bentuknya juga otomatis paling besar dibading toilet organizer yang lain. Yang besar ini, dia punya fasilitas bisa digantung di dinding atau di paku atau gantungan yang ada di kamar mandi deh. Jadi punya cantelan gitu. Bahannya juga terbuat dari bahan yang tahan air.

Seperti ini nih bentuknya:


Bisa memuat:
2 macam shampoo, sabun cair, pisau cukur, sabun pencuci muka, deodorant, sikat gigi langsung 5 biji (karena aku sekeluarga ada 5 orang). Itu perlengkapan mandi kami. Untuk obat-obatan juga bisa dimasukkan disini (karena obat-obatan ini tidak boleh dimasukkan ke kabin pesawat): seperti obat merah, minyak angin, minyak kayu putih, pelembab wajah, vitamin E spray. Termasuk yang dimasukkan disini adalah perlengkapan kosmetik sederhana seperti lipstik, pinsil alis dan eye liner.

Nah. Itu yang dimuat di dalam toilet organizer ukuran besar. Toilet organizer ini selalu aku bawa jika kami pergi berlima lengkap ke luar kota selama beberapa hari.

Sedangkan jika hanya bepergian dan menginap semalam saja, baik itu di luar kota maupun sekedar refreshing menginap di hotel dalam kota, aku biasanya cukup membawa toilet organizer ukuran sedang. Isinya tidak selengkap toilet organizer ukuran besar tentu saja.

Seperti ini nih isinya:


Terdiri dari:
Pelembab, 1 macam shampoo, sabun cair, deodorant, sabun pencuci wajah, sikap gigi dan vitamin E Spray. Tambahan kosmetiknya hanya lipstik, pinsil alis dan eye liner saja.

Tidak banyak memang. Dan tidak membawa obat biasanya karena toh besok sudah kembali ke rumah lagi. Itu pertimbanganku tidak membawa barang-barang toiletris lengkap.

Lalu, ada lagi nih, toilet organizer ukuran mini. 
hehehe
Toilet organizer ukuran mini ini aku bawa khusus jika aku sedang berolah raga saja ke Gym.
Aku memang ikut  kelas Pilates seminggu dua kali. Nah, jika kelas sudah selesai biasanya keringat di tubuhku luar biasa berlimpah. Jadi jika tidak mandi di tempat Gym rasanya lengket banget. Itu sebabnya aku selalu mandi dulu di tempat Gym setelah selesai Pilates. Nah, disinilah aku memerlukan adanya toilet organizer.

Bentuknya mini seperti ini nih:


Tuh. Bentuknya ngepas banget kan?
Isinya juga praktis sekali. Hanya shampoo, sabun cair, deodorant, vitamin E Spray, lipstik, pinsil alis dan eye liner. 
Sudah.

Nah. Sekarang aku mau cerita tentang apa itu vitamin E spray.
Ini adalah pengganti pelembab yang cukup bagus untuk kulitku. Bentuknya disemprot gitu. Cukup cepat sih meresapnya dan tidak terlalu lengket di kulit hasilnya. Aku tidak pernah memakai bedak memang karena bedak itu hanya akan menutupi pori-pori kulit wajah kita. Jika tidak rajin dibersihkan kulit wajah malah bisa jerawatan.

Lalu, aku juga selalu memakai wadah sabun cair keluaran Caladine. Kenapa? Karena ini botol sabun cari kecil yang paling tebal teksturnya sehingga tidak mudah penyok dan bisa diisi ulang dengan merek sabun cair apa saja. Dibukanya mudah sehingga anak-anak yang masih kecil bisa membukanya sendiri ketika mereka mandi di kamar mandi. Sedangkan anak-anak yang sering ceroboh ketika menutup tutup botol sabun cair, bisa menutupnya dengan mudah dan rapat. Sehingga kejadian sabun cair tumpah ketika sedang berada di dalam wadah toilet organizer tidak pernah terjadi. 

Kalau kalian, apa saja isi toilet organizernya?

Komentar

  1. Ooh.. Perlengkapan mandi itu nama kerennua toilet organizer. Sering ketinggalam sikat gigi nih hehe..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya ini namanya toilet organizer

      Hapus
  2. Wiiik, lengkap. :D Saya gak pernah bawa ke mana-mana. Emang gak pernah ke mana-mana. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hayuu atuh jalan2...biar gak kurang piknik

      Hapus
  3. Naksir yang lengkap dan besar itu mbak Ade, aku belum punya, ngak nolak dikasih lungsurannya :D

    BalasHapus
  4. aku juga punya banyak mbaaa...tapi yang pake aku ajaa...kalau anak-anak dan Bapaknya suka cueeek nih dengan toilet organizer :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya sama..mereka maunya tau beres aja ya

      Hapus
  5. Aku juga suka pakai wadah yg kecil2. Termasuk sabun cair. Yg pnting isi! :D

    Btw, handuk kecilnya ngga masuk, Mbak?

    BalasHapus
  6. tergantung perginya berapa hari kalau aku mbak, aku juga sama kaya Idah beli wadah kecil-kecil buat diisi cream2

    BalasHapus

Posting Komentar

karena banyak sekali spam, jadi untuk sementara aku moderasi ya komennya. Makasih

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Postingan populer dari blog ini

30 jenis aneka makanan dan minuman khas Betawi

Setiap tanggal 22 Juni, kota tempatku tinggal, yaitu Jakarta merayakan ulang tahunnya. Usianya kota Jakarta sudah cukup tua, sudah ratusan tahun. Nah, ketika kota Jakarta sedang merayakan ulang tahunnya tersebutlah kami warga kota Jakarta bisa dengan mudah menemukan aneka makanan dan minuman yang menjadi khas kota Jakarta dan diakui sebagai bagian dari budaya kota Jakarta, yaitu budaya kuliner.  Tulisan ini diikutkan pada 8 Minggu Ngeblog bersama Anging Mammiri, minggu kedua  dengan tema: Rasa Lokal.
Berbicara tentang rasa lokal maka itu artinya berbicara tentang budaya setempat. Salah satu budaya yang menjadi ciri khas suatu wilayah adalah makanannya. Berikut ini adalah beberapa makanan dan minuman yang menjadi budaya kuliner khas kota Jakarta yang saya suka (hehe, makanan dan minuman khas kota Jakarta itu banyak tapi yang saya sukai itu terbatas jumlahnya. Jadi, yang saya tulis disini hanya yang saya sukai saja).
1. Kerak Telor.

Bulan Madu yang Tak Terlupakan

Jujur saja, di tahun 1994, yaitu tahun ketika aku memutuskan setuju untuk menikah aku belum pernah sekalipun menginjakkan kaki di kota Solo.
Kota Solo itu seperti apa?
Apakah seperti kota Kendal? hahaha.... ini satu-satunya kota yang berada di wilayah Jawa Tengah yang pernah aku kunjungi dan sependek ingatanku bisa mengingat "bepergian ke wilayah Jawa Tengah".

Dulu, waktu aku masih kecil (pake banget) katanya sih aku pernah diajak jalan-jalan oleh keluarga besarku ke Yogyakarta (ini termasuk wilayah Jawa Tengah kan ya?). Ada foto-foto aku masih kecil dengan  memakai topi super lebar dan tentu saja gayanya centil banget yang sedang beraksi pose-pose di depan Stupa Budha di Candi Borobudur. Tapiiiii... aku sama sekali tidak ingat gimana suasana jalan-jalan kala itu. Jadi, kalau tiba-tiba ada yang ngaku-ngaku bahwa ketika ke Yogyakarta itu antara orang tuaku dan orang tuanya sudah melakukan perjanjian untuk menjodohkan aku dengan dia.. mmm.... pasti aku akan percaya saja. HAHAH…