Langsung ke konten utama

Kidzania, Taman Bermain Anak dan keluarga

[Parenting] Bahwa masa anak-anak itu identik dengan masa untuk bermain sepuasnya, sepertinya kita semua setuju ya. Karena dengan  bermain anak-anak mengeksplore semua imajinasi sekaligus belajar untuk mempraktekkan apa yang dia pelajari dari orang dewasa di sekitarnya selama ini.

Begitu pentingnya proses belajar lewat bermain pada masa anak-anak ini, membuat masa pertumbuhan dan perkembangan anak menjadi optimal. Karena anak akan menemukan secara langsung, bahwa apa yang dia lihat selama ini terlihat menarik belum tentu menarik dalam pelaksanaannya. Dan apa yang selama ini terlihat biasa saja dikerjakannya, ternyata justru membawa keasyikan tersendiri bagi dirinya. 

Ya. Lewat bermainlah anak-anak akan menemukan apa kegemaran dan bakat dia yang sesungguhnya. Passion mungkin istilah kerennya. Dan salah satu tempat lokasi bermain dimana anak-anak bisa mempraktekkan aneka macam peranan lengkap dengan fasilitas yang mendukung peranan tersebut, adalah KIDZANIA. KidZania, adalah taman bermain anak dan keluarga


KIDZANIA JAKARTA

Putri bungsuku dulu, ketika masih kelas 2 SD, bersama dengan teman-temannya berkunjung ke KIDZANIA Jakarta. Senangnya bukan main. Karena, di Kidzania ini putriku bisa melakukan berbagai macam hal. Khususnya mencoba secara langsung kegembiraan dan keseruan aneka profesi yang ada di KIDZANIA.

Mengapa ada banyak profesi yang bisa dicoba di KidZania? KidZania itu apa sih?

KidZania Jakarta adalah sebuah theme park atau ’kota’-nya anak-anak yang mengedepankan unsur pendidikan dan hiburan (edutainment) yang pertama di Asia Tenggara bagi anak-anak usia 2-16 tahun. Dirancang dan dibangun khusus menyerupai replika sebuah kota yang sesungguhnya namun dalam skala anak-anak, lengkap dengan jalan raya, fasilitas kota seperti rumah sakit, supermarket, salon, theater, pabrik-pabrik dan masih banyak lagi. Di kota ini anak-anak bisa memainkan peran atau profesi orang dewasa, seperti menjadi dokter, pilot, polisi, juru masak, ilmuwan dan lebih dari 100 profesi lainnya.

Di Jakarta, KidZania menempati ruang seluas 7,500 m2 berlokasi di Pacific Place Mall lantai 6, Kawasan Niaga Terpadu, Jl. Jend. Sudirman Kav 52-53, Jakarta, dengan kapasitas pengunjung maksimum 1,800 orang dalam 1 shift. Jadi, benar-benar sebuah tempat wisata keluarga yang luas dan lengkap. 

Luas banget memang area bermain KidZania ini. Itu sebabnya, di KidZania, perlu deh jika mampir ke sana memiliki peta KidZania. Pertama, agar kalian tidak tersesat di dalamnya. Kedua, agar kalian bisa mencoba berbagai permainan yang tersedia di dalam KidZania ini.



KidZania yang menempati lantai paling atas dari Mall Pacific Place, Jakarta. Dari tangga eskalator kita sudah bisa melihatnya dengan jelas. Karena bagian depannya berupa kepala pesawat terbang. 

Apa saja permainan Profesi yang bisa dicoba di dalam area KidZania?

Banyak. Kita bisa mencoba menjadi pilot. Atau tukang cat, pembersih kaca gedung bertingkat,  atau dokter, cheff, pemadam kebakaran, petugas pom bensin, pembalap, hakim, polisi, jaksa. Lengkap. Bahkan sampai profesi yang sedang naik saat ini loh juga tersedia, yaitu profesi cheff, Penyiar Radio dan Televisi, dan Tukang Sulap Profesional. 










Dan enaknya di KidZania ini, seluruh area permainan profesi ini dilakukan di dalam ruangan yang ber- ac. Sehingga anak-anak tidak kelelahan karena terbakar terik matahari, juga jauh dari keramaian kendaraan bermotor yang sesungguhnya. Kendaraan bermotor di KidZania adalah kendaraan yang bukan sesungguhnya. Di Jalan raya area KidZania, berputar-putar mobil ukuran mini seperti taksi, bis. dan mobil biasa. Tapi, ukurannya mini, seperti ukuran Bajaj. Kecepatannya juga pelan. Jadi, insya Allah anak-anak aman berlari-lari di dalam area permainan luas KidZania ini. Eh.... tapi ada petugas polisi anak-anak juga sih, yang akan menangkap anak yang tidak tertib. Hehehehe.



Anakku paling senang itu ketika dia ingin mencoba mengemudikan mobil. 
Mobinya bagus-bagus soalnya meski ukurannya mini. Ada yang berbentuk sedan, ada yang berbentuk van. Tapi, ternyata meski mobil itu menganggur di pinggir jalan, tidak bisa dipakai begitu saja. Karena ada syaratnya, yaitu hanya anak-anak yang memiliki SIM saja yang bisa mengemudikan mobil-mobil ini.

SIM? Bukannya itu untuk usia di atas 17 tahun? Tenang. Ini kan kota anak-anak. Jadi, SIM yang dimaksud adalah SIM keluaran KidZania.



Untuk mendapatkan SIM A ini (oh ya, nanti SIM nya bisa dibawa pulang nih), kita harus menuju ke sekolah mengemudi dulu yang ada di dekat Pom Bensin dan arena Balap Mobil. Kita daftarkan diri kita untuk ikut belajar mengemudi dan mendapatkan SIM. Untuk itu, tentu saja ada biayanya. Nah, untuk membayarnya, kita tinggal serahkan Kartu ATM kita pada petugas, bayarnya pakai mata uangnya KidZania lho, yaitu KidZo.



Jadi nih, setelah kita membeli tiket masuk, maka tiap anak akan mendapatkan sejumlah uang KidZania (besarnya 50 KidZos). Uang ini bisa dibelanjakan untuk berbagai macam keperluan di dalam area KidZania. Karena jumlahnya lumayan banyak, maka begitu masuk ke area permainan, hal pertama yang aku lakukan adalah menyarankan anakku agar menyimpan uangnya di dalam bank. Dengan begitu, anakku tinggal mengantongi kartu ATM saja. Hehehe, ini kan jaman anak-anak millenium ya, jadi di kehidupan nyata pun sudah umum yang namanya uang elektronik. Sekarang kan apa-apa pakai kartu, sudah makin sedikit orang yang kemana-mana membawa uang cash (uang fisik) dalam jumlah banyak di kantong mereka. Nah, aku membiasakan anak-anakku ke arah ini ceritanya. Itu sebabnya aku menyarankan dia untuk menyimpan uang-uangan dia di KidZania di bank.

Banknya benaran loh. Ada Tellernya, ada CS nya, dan penabung benaran dapat kartu ATM yang bisa dipakai di Automatic Teller Macchine yang ada di dalam area KidZania atau mencoba sistem "gesek kartu" di kios-kios yang menerima pembayaran kartu.

Akhirnya, setelah mendapat SIM, anakku pun langsung mencoba kendaraan yang ada. Senangnya bukan main. Kapan lagi coba bisa menyetir mobil sendiri dengan SIM pula di usianya yang baru 6 tahun?
  
Hal lain yang juga disukai anakku adalah, ketika dia menjadi chef, pemadam kebakaran dan tukang pembersih kaca gedung bertingkat. Aslinya, putriku ini takut ketinggian. Tapi, dia penasaran. Jadi dia berhasil mengatasi rasa takutnya dan mencoba untuk naik ke atas lift yang membawa tukang pembersih kaca di gedung bertingkat. 

Berhasil tidak takut itu: hebat.
Berhasil menyelesaikan tugas hingga selesai padahal rasa takut di dalam hati masih ada: hebat banget.

Itu sebabnya putriku merasa terkesan dengan pekerjaan membersihkan kaca di gedung bertingkat.

foto pembersih kaca di gedung bertingkat: Alvin dan Pascal. Credit foto: fotonya Lidya Fitrian di  http://www.fitrian.net/2013/11/bekerja-sambil-bermain-di-kidzania.html (karena koleksi fotoku rusak memorynya)

Di KidZania, aku sudah sebutkan kan ya bahwa ada taksi yang berputar-putar di seputar area? Nah. Taksi mini ini bisa kita naiki jika kita merasa lelah. Tapi, bayarnya ya harus dengan KidZos itu, atau gesek kartu debit juga bisa sih.

Terus... gimana jika uang yang cuma sebesar 50 KidZos itu habis karena terpakai untuk membayar taksi, berobat, bikin SIM, dll? Seperti halnya yang terjadi pada orang dewasa yang bertanggung jawab, maka anak-anak juga harus bekerja agar bisa mendapat uang lagi.

Iya. Uang itu harus diperoleh lewat bekerja. Ini sebuah ide permainan peran yang aku sukai nih. Jadi anak-anak belajar, bahwa jika ingin mendapatkan sesuatu mereka tidak bisa hanya dengan cara meminta begitu saja menadahkan tangan dengan mudah. Harus bekerja. Penghasilan yang diperoleh dari bekerja itu kepuasannya luar biasa. Itu yang tertanam dalam benak anak ketika mereka berusaha untuk mendapatkan pekerjaan. 

Antri agar dapat mengisi pekerjaan, lalu mulai bekerja. Setelah bekerja, akan diberi gaji. Nah. Dapat deh uang. Seperti bekerja di bagian dinas Pemadam Kebakaran misalnya.

Anak-anak benar-benar dilatih cara memadamkan api. Mereka diberi perlengkapan seperti petugas pemadam kebakaran, dilatih cara mengendalikan air lewat selang besar yang akan memancarkan air, lalu setelah dianggap "menguasai" mereka pun dikirim ke lokasi kebakaran. Air yang keluar dari selang pemadam kebakaran itu air yang sesungguhnya dan api yang berkobar pun api yang sesungguhnya. Mobil yang dinaiki pun, mobil pemadam kebakaran sungguhan, hanya berbentuk lebih mini saja. Tapi seluruh perlengkapan mobilnya tidak ada yang mainan. Setelah mereka berhasil memadamkan api, mereka pun diberi gaji. Senang kan, sudah lelah bekerja lalu mendapat uang lagi. 

Tanpa terasa, waktu jatah bermain di dalam area KidZania yang diberi waktu selama 7 jam akhirnya habis. Jika waktunya sudah habis, maka seluruh pengunjung diminta untuk keluar dari dalam area permainan. Seluruhnya.

Iya, KidZania memang menerapkan 2 sesi jam bagi  pengunjung. 
Untuk jadwal permainan di hari kerja yaitu senin hingga kamis, semua pengunjung mendapat jatah bermain selama 7 jam. Yaitu pada pukul 09.00 s.d 16.00.

Sedangkan di akhir pekan atau hari libur, jam bermain berkurang menjadi 5 jam, tapi pilihannya ada 2 sesi permainan. Yaitu jika hari Jumat, Sabtu, dan Minggu, maka sesi pertama 09.00 s.d 14.00 dan 15.00 s.d 20.00.

 KidZania Parent Experience 2017

"Dik, seru nggak permainanya tadi?"
"Seruuu bu, seru banget."
"Mana yang lebih seru di antara semua permainan yang kamu coba tadi?"
"Semuanya. Eh.. tapi aku paling suka pas masak, bersihin kaca sama nyetir mobil sih. Ah. Coba ibu juga bisa ikut main sama aku. Jadi ibu bisa ngerti kenapa aku suka dengan yang aku sebutin tadi."

Itu kira-kira apa yang dilontarkan oleh anakku ketika kami sedang dalam antrian ingin keluar dari area permainan karena waktu bermain sudah habis.

Sepertinya, apa yang dilontarkan oleh anakku ini juga terlontar deh dari mulut-mulut anak-anak lain. Dan mungkin karena itulah maka datanglah permintaan para orang tua pada KidZania agar dibuka kesempatan bagi orang tua agar dapat bermain bersama dengan anak-anak mereka. Itu sebabnya akhirnya pihak KidZania mengeluarkan sebuah Press Realease yang berisi: 
Menanggapi banyaknya permintaan orangtua agar bisa ikut bermain di KidZania, KidZania Jakarta kembali mengadakan progam Parent’s Experience sejak April 2017 lalu. Dalam Parent’s Experience, orang tua maupun pendamping dewasa bisa bermain bersama anak - anak di establishment pilihan KidZania. Progam spesial ini bisa diikuti setiap hari Jumat sesi sore, Sabtu dan Minggu sesi pagi dan sore, orang tua cukup membeli harga tiket seharga tiket anak yaitu IDR 150.000 saat weekdays, IDR 200.000 saat weekend dan IDR 250.000 ketika Holiday season.

 Oh ya, untuk keterangan lengkap tentang KidZania, bisa juga sih ditanyakan di akun media KidZania di bawah ini:

o   Facebook : KIDZANIA JAKARTA
o   Twitter : @kidzaniajakarta
o   Instagram : @kidzaniajakarta
o   Website : Jakarta.kidzania.com

Oh ya, satu hal nih yang harus diingat. Jika ingin masuk ke area taman bermain anak dan keluarga ini, kita dilarang membawa makanan dan minuman ya ke dalam. Di dalam ada kok tempat makan dan minum yang menjual makanan dan minuman. Mushalla juga tersedia di dalam. Juga toilet dan ruang membilas. Tapi, jika memang orang tua ingin keluar dari area Taman Bermain ini tidak mengapa. Diizinkan, tapi tidak diperkenankan untuk tukar-menukar gelang dengan pengunjung lain. Kan, ketika sudah membeli tiket semua pengunjung, anak dan orang tua pendamping memperoleh gelang tuh. Nah, gelang ini tidak boleh tukar pemakaian dengan orang lain di luar area taman bermain. 

hal-hal yang dilarang dibawa masuk ke dalam area bermain KidZania


Dah. Asyik nih pas musim liburan ini main ke KidZania. Yuk. Ini nih jadwal bermain yang tersedia di KidZania:

Senin – Kamis : 09.00 – 16.00Jumat, Sabtu, Minggu :

sesi 1 : 09.00 – 14.00
Sesi 2 : 15.00 – 20.00


Komentar

  1. Pengen langsung cobaaa nih mba di Jakarta nanti ;)

    BalasHapus
  2. Udah lamapbanget pengen ke sini tp ga sempet2. Huhuhuhu. Baca postingan ini jadi makin pengen ke sana aja.

    BalasHapus
  3. Dulu pas ke Jakarta Vivi jg kesana mbaa.. Dia suka yg jadi reporter sama chef 😉

    BalasHapus
  4. Pengen banget ajak Salfa kesini. Enta kapan bisa ke Jakarta...

    BalasHapus
  5. Aku sukaaa banget konsepnya Kidzania. Akhir tahun kemarin ke sana seruuu. Mulai dari pagi pas buka (agak telat dikit sih) smpai mau tutup hahaha. Puas2in. Anak2 juga hepi banget.

    BalasHapus
  6. Aku pernah loh ikutan main juga di kidzania mbak, waktu itu di booked semua ga ada pengunjung umum

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nanti buat Event lagi ya bunda Lidya F. Save no saya selaku marketing group Kidzania 081282861116.

      Hapus
  7. wah seru banget yah! sayangnya disini gak ada dan jauh banget kesananya! Taman bermain anak.

    BalasHapus
  8. Wiiih...alat bayarnya udah canggih, ya. Ngga perlu repot ngeluarin uang lagi. Yasmin pasti bakal betah main di Kidzania.

    BalasHapus
  9. Seru banget ya mbak anak2 bisa ngerasain permainan spt kgiatan orang dewasa. Yg mengesankan ketika uang anak habis mereka hrs bekerja dulu, jadi setidaknya anak mengerti betapa tidak mudahnya nyari uang. Saya blm tahu persis lokasi bermainnya ini mbak, saya save ya alamatnya :). Terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aulia No HP 081282861116 marketing group KidZania :)

      Hapus
  10. Nai ngajak ke Kidzania terus tapi sekarang dia udah gak ada temennya. Kalau dulu masih ada Keke. Sekarang Keke udah gede jadi gak mau lagi diajak main ke Kidzania. Untung sekarang Kidzania bisa main sama orang tua, ya. Kayaknya bisa nih kapan-kapan saya main sama Nai ke sana :)

    BalasHapus
  11. Mantap tenan arena Kidzania... Lengkap dan bagus, sangat edukatif... Salam kenal mbak....

    BalasHapus
  12. Dari pertama kali Kidzania buka, ini jadi tempat favorit adik2ku main waktu mereka SD, sekarang adik2ku udah SMP & SMA dan gantian aku pengin ajak anakku yg tahun ini pas 3 tahun buat main di Kidzania

    BalasHapus
  13. surganya bermain anak nih. Anak lanang pasti suka ni mbak... kapan ya bisa ngajakin ke kidzania....

    BalasHapus
  14. Anak-anak suka banget ke Kidzania... memang mengasyikan ya...hehe

    BalasHapus
  15. wah jadi teringat dulu waktu masih kecil saya dan adik saya mencoba segala permainan yang ada disana dan semuanya sangat seru sekali huuhuhuhu

    BalasHapus
  16. Wah seru juga ya mba Ade ada permainan profesi. Sampai umur berapakah anak-anak yang bisa mencoba permainan profesi ini? Seru!

    BalasHapus
  17. Lengkap ya mba arena bermain di Kidzania. Cocok buat ngenalin anak sama berbagai profesi menarik.

    BalasHapus
  18. wah-wah... mengedukasi banget nih buat si kecil... oke deh, kapan-kapan ajakin ke kidzania ajalah... udah bosen ke dufan,... hehe,

    BalasHapus
  19. Mohon maaf ya Mbak kalau komennya gak nyambung, gak dimuatpun gak apa-apa...
    Saya cuma mau menginformasikan keberadaan web site saya, yang siapa tahu info di web tsb sedang diperlukan oleh anggota keluarga, kerabat, ataupun rekan-rekan Mbak yang sedang memiliki masalah kesehatan.
    Insya Allah khasiatnya telah dibuktikan ribuan orang & direkomendasikan para dokter. Dan peluang bisnisnyapun telah dimanfaatkan pula oleh berbagai kalangan, termasuk selebritis.
    Silahkan kunjungi saja websitenya. Terima kasih.
    “Kesehatan selalu tampak berharga setelah kita kehilangannya.” -Jonathan Swift-

    BalasHapus
  20. Dari si bungsu kecil pengen kesini, waktu awal buka dulu. Sampai sekarang belum kesampaian. Dan sekarang udah gak mungkin deh kesini. Ngajakin ponakan aja kali ya, hihii

    BalasHapus
  21. Kebayang Bo et Obi pastiiii super happy kalau ke sini hehehe

    BalasHapus
  22. waaah seru main di KidZania. Faiz dan Fira pernah main di situ. Anak anak jadi belajar pekerjaan

    BalasHapus
  23. Seru banget yaa permainan di Kidzania ini, seandainya Kidzania juga ada di kota kami pasti anak saya akan senang banget diajak main ke sana

    BalasHapus
  24. Nunggu di Pekalongan ada beginian deh

    BalasHapus
  25. Seruunya bisa main apa aja di sana. Anak segitu udah dapat SIM aja, hahaha

    BalasHapus
  26. Dari kapan tauk kalo baca cerita blogger yg abis ke Kidzania, rasanya pingiiin bgt ajak anak2ku kesana. Tp blm kesampaian aja smpe skrg. Huuhu

    BalasHapus
  27. Sekarang bisa main gah orangtuanya? Wah jd ga rugi dong kalo kita masuk harus membayar juga.

    Akhirnya ga cm dpt cape nganterinnya tapi jg bs seneng sambil mengingat masa kecil.

    BalasHapus
  28. Aku kira cuma buat anak2 sampai usia SD aja,ternyata sampai usia 16 tahun ya... pengen ngajakin bubuky kesini,seru tempatnya^^

    BalasHapus
  29. luar biasa yah, anak anak mampu berpikir cerdas dengan profesi yang dipilihnya. Anak anak bisa membayangkan bagaimana profesi itu jika nanti dijalankan. semuanya pasti heppy

    BalasHapus
  30. Pilihan bermainnya banyak sekali ya.. dan mendidik! Apa kira2 yg jadi favorit anak-anak?

    BalasHapus
  31. Asik ya bu tempatnya, aku pengen ajak adik sepupuku ke sini

    BalasHapus

Posting Komentar

karena banyak sekali spam, jadi untuk sementara aku moderasi ya komennya. Makasih

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Postingan populer dari blog ini

30 jenis aneka makanan dan minuman khas Betawi

Setiap tanggal 22 Juni, kota tempatku tinggal, yaitu Jakarta merayakan ulang tahunnya. Usianya kota Jakarta sudah cukup tua, sudah ratusan tahun. Nah, ketika kota Jakarta sedang merayakan ulang tahunnya tersebutlah kami warga kota Jakarta bisa dengan mudah menemukan aneka makanan dan minuman yang menjadi khas kota Jakarta dan diakui sebagai bagian dari budaya kota Jakarta, yaitu budaya kuliner.  Tulisan ini diikutkan pada 8 Minggu Ngeblog bersama Anging Mammiri, minggu kedua  dengan tema: Rasa Lokal.
Berbicara tentang rasa lokal maka itu artinya berbicara tentang budaya setempat. Salah satu budaya yang menjadi ciri khas suatu wilayah adalah makanannya. Berikut ini adalah beberapa makanan dan minuman yang menjadi budaya kuliner khas kota Jakarta yang saya suka (hehe, makanan dan minuman khas kota Jakarta itu banyak tapi yang saya sukai itu terbatas jumlahnya. Jadi, yang saya tulis disini hanya yang saya sukai saja).
1. Kerak Telor.

Bulan Madu yang Tak Terlupakan

Jujur saja, di tahun 1994, yaitu tahun ketika aku memutuskan setuju untuk menikah aku belum pernah sekalipun menginjakkan kaki di kota Solo.
Kota Solo itu seperti apa?
Apakah seperti kota Kendal? hahaha.... ini satu-satunya kota yang berada di wilayah Jawa Tengah yang pernah aku kunjungi dan sependek ingatanku bisa mengingat "bepergian ke wilayah Jawa Tengah".

Dulu, waktu aku masih kecil (pake banget) katanya sih aku pernah diajak jalan-jalan oleh keluarga besarku ke Yogyakarta (ini termasuk wilayah Jawa Tengah kan ya?). Ada foto-foto aku masih kecil dengan  memakai topi super lebar dan tentu saja gayanya centil banget yang sedang beraksi pose-pose di depan Stupa Budha di Candi Borobudur. Tapiiiii... aku sama sekali tidak ingat gimana suasana jalan-jalan kala itu. Jadi, kalau tiba-tiba ada yang ngaku-ngaku bahwa ketika ke Yogyakarta itu antara orang tuaku dan orang tuanya sudah melakukan perjanjian untuk menjodohkan aku dengan dia.. mmm.... pasti aku akan percaya saja. HAHAH…