Langsung ke konten utama

My Year's In Review Video Facebook 2016

[Catatan Akhir Tahun]Facebook, setiap tahun menyajikan aneka variasi sekedar untuk membuat pemakai Facebook mengenang kembali apa saja sepanjang tahun 2016 yang tercatat cukup memperoleh banyak apresiasi baik dari pemakai facebook (yaitu kita sendiri) maupun dari pantauan aplikasi facebook (berdasarkan catatan mesin facebook).

Nah, tahun 2016 ini, aku memperoleh review video yang dibuat facebook dengan membuat kolase video tentang foto-foto yang pernah aku tayangkan di facebookku.

Ini dia, My Year's in Review Video Facebook 2016

 




Lebih Lengkapnya, begini keterangannya:

1.Ternyata, sepanjang tahun 2016 ini, aku sudah menyetujui untuk menerima pertemanan sekaligus mengajukan permintaan untuk bisa berteman dengan orang lain sehingga di sepanjang tahun 2016 ini temanku bertambah sebanyak 251 orang.

Alhamdulillah.
Dan ini beberapa di antara mereka:


2.Di sepanjang tahun 2016 ini pula, aku sudah pernah mencatat bahwa ada 56 tempat yang aku tandai pernah aku datangi.
Hehehehe.
Sebenarnya, ketika aku mencatat keberadaanku di suatu tempat, itu sudah amat aku pikirkan dan rencanakan.

Jujur saja, sebenarnya tidak bagus menandai keberadaan kita secara langsung.
Misalnya, kita ada di MONAS, lalu langsung kita beritahu keberadaan kita tersebut di akun media sosial kita di detik itu juga. Sehingga orang-orang menjadi tahu bahwa saat itu kita sedang berada di MONAS.

Nah, aku jarang melakukan hal ini. Biasanya, keberadaanku di suatu tempat dan aku tandai dan beritahu di akun media sosialku itu adalah sebuah pemberitahuan "basi" karena aku amat jarang memberitahu secara langsung di saat itu juga. Jadi, bisa dibilang keberadaanku di suatu tempat adalah "siaran tunda".

Kelemahannya dari Penandaan tempat secara Siaran Tunda adalah, GPS kita kesulitan mencari tempat atau lokasinya. Hahahaha. Tapi hal itu bisa diatasi dengan cara, buat dulu status dengan penanda lokasi menggunakan GPS tracker lalu setelah itu, sembunyikan dulu statusnya menjadi privacy alias only me yang bisa melihatnya. Besok baru diubah jadi PUBLIK.


3.Ternyata eh ternyata, sepanjang tahun 2016 ini aku sudah membubuhkan tanda LIKE di status orang lain sebanyak 2924 kali.  Artinya ada 2924 status orang lain yang aku like. Banyak juga ternyata.



Komentar

  1. Wah, mendetail sekali ya petunjuk dari fitur video ini. Pernah dapat notifikasi facebook soal video ini tapi aku abaikan, soalnya pikirku hanya sekedar untuk mengetahui pertemanan dengan siapa aja. Eh ternyata bisa mengetahui banyak hal. Mendadak mau liat juga, ah. Makasih infonya, kak. :D

    BalasHapus
  2. Wah,ternyata isi review facebook kaya gitu ya..aku nggak klik,tapi jadi penasaran sama review fb ku

    BalasHapus
  3. Wah ada fitur ini ya mba? ngecek facebook sekarang juga ah :)

    BalasHapus
  4. Wah aku malah nggak perhatian dengan hal-hal seperti ini di Facebook. Jadi pengin liat juga :D

    BalasHapus
  5. Eh iya ya bisa jadi postingan blog. Ini kan jejak bersejarah juga dikasih video di Facebook itu. Tapi kalo mau bikin sekarang, kayaknya sudah basi :)

    BalasHapus
  6. Aku juga pernah dapet yang kek gini tapi diabaikan hahaha..lalu baca ini penasaran lagi jiahhh galau

    BalasHapus

Posting Komentar

karena banyak sekali spam, jadi untuk sementara aku moderasi ya komennya. Makasih

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Postingan populer dari blog ini

30 jenis aneka makanan dan minuman khas Betawi

Setiap tanggal 22 Juni, kota tempatku tinggal, yaitu Jakarta merayakan ulang tahunnya. Usianya kota Jakarta sudah cukup tua, sudah ratusan tahun. Nah, ketika kota Jakarta sedang merayakan ulang tahunnya tersebutlah kami warga kota Jakarta bisa dengan mudah menemukan aneka makanan dan minuman yang menjadi khas kota Jakarta dan diakui sebagai bagian dari budaya kota Jakarta, yaitu budaya kuliner.  Tulisan ini diikutkan pada 8 Minggu Ngeblog bersama Anging Mammiri, minggu kedua  dengan tema: Rasa Lokal.
Berbicara tentang rasa lokal maka itu artinya berbicara tentang budaya setempat. Salah satu budaya yang menjadi ciri khas suatu wilayah adalah makanannya. Berikut ini adalah beberapa makanan dan minuman yang menjadi budaya kuliner khas kota Jakarta yang saya suka (hehe, makanan dan minuman khas kota Jakarta itu banyak tapi yang saya sukai itu terbatas jumlahnya. Jadi, yang saya tulis disini hanya yang saya sukai saja).
1. Kerak Telor.

Bulan Madu yang Tak Terlupakan

Jujur saja, di tahun 1994, yaitu tahun ketika aku memutuskan setuju untuk menikah aku belum pernah sekalipun menginjakkan kaki di kota Solo.
Kota Solo itu seperti apa?
Apakah seperti kota Kendal? hahaha.... ini satu-satunya kota yang berada di wilayah Jawa Tengah yang pernah aku kunjungi dan sependek ingatanku bisa mengingat "bepergian ke wilayah Jawa Tengah".

Dulu, waktu aku masih kecil (pake banget) katanya sih aku pernah diajak jalan-jalan oleh keluarga besarku ke Yogyakarta (ini termasuk wilayah Jawa Tengah kan ya?). Ada foto-foto aku masih kecil dengan  memakai topi super lebar dan tentu saja gayanya centil banget yang sedang beraksi pose-pose di depan Stupa Budha di Candi Borobudur. Tapiiiii... aku sama sekali tidak ingat gimana suasana jalan-jalan kala itu. Jadi, kalau tiba-tiba ada yang ngaku-ngaku bahwa ketika ke Yogyakarta itu antara orang tuaku dan orang tuanya sudah melakukan perjanjian untuk menjodohkan aku dengan dia.. mmm.... pasti aku akan percaya saja. HAHAH…