Langsung ke konten utama

catatan penting tentang apa itu chiclit

Dian Nafi
mb Leyla Hana, mb Eni Martini dan teman2 semua....konsultasi novel hari ini ya..
Apa saja sih tips-tips menulis novel chicklit.
terus mohon referensi yg keren - keren utk genre ini . terimakasih:)
Like · · Follow post · Tuesday at 09:35
Naqiyyah Syam Full, Risma Inoy Ummu Jundi and 2 others like this.

Leyla Imtichanah Chicklit;
1. Usia tokoh antara 20-35 tahun.
2. Wanita lajang, berkarier, punya masalah klasik dlm percintaan, pekerjaan.
3. Tokoh cowok biasanyaa ganteng, mapan, pendidikan tinggi.
4. High class, pergaulan kelas atas, kalo perlu sebutkan merk barang2 branded.
Tuesday at 09:44 via Mobile · Like · 5

Nyi Penengah Dewanti setau Nyi klo Chicklit itu tulisan si Sophie Kinsella, Meg Cabot modelnya tipe2 gitu high class banget. Ohya itu The Devil Wears Prada series by Lauren Weisberger, bosku soalnya sering bc itu wkwkwkaku kdng curi2 bc juga haahha
Tuesday at 10:27 · Like

Sari Yulianti Bedanya sama metropop apa? Duh, masih buta genre nih..
Tuesday at 11:17 via Mobile · Like

Riawani Elyta chicklit kalo baca di syarat2nya gagas lebih fokus ke persahabatan, iya bener serba kelas atas, wanita lajang karier, metropop lebih luas cakupannya, yg penting kisah manusia urban
Tuesday at 11:20 · Like · 1

Leyla Imtichanah sama aja sama metropop, Sari Yulianti. Itu cuman Gramedia aja cari nama lain.
Tuesday at 12:18 · Like

Sari Yulianti Owh.. Sip sip ^^
Tuesday at 12:25 via Mobile · Like

Dian Nafi terimakasih mb Leyla, mb Lyta, Nyi dan Sari:)
Tuesday at 21:55 · Like

Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Pos populer dari blog ini

30 jenis aneka makanan dan minuman khas Betawi

Setiap tanggal 22 Juni, kota tempatku tinggal, yaitu Jakarta merayakan ulang tahunnya. Usianya kota Jakarta sudah cukup tua, sudah ratusan tahun. Nah, ketika kota Jakarta sedang merayakan ulang tahunnya tersebutlah kami warga kota Jakarta bisa dengan mudah menemukan aneka makanan dan minuman yang menjadi khas kota Jakarta dan diakui sebagai bagian dari budaya kota Jakarta, yaitu budaya kuliner.  Tulisan ini diikutkan pada 8 Minggu Ngeblog bersama Anging Mammiri, minggu kedua  dengan tema: Rasa Lokal.
Berbicara tentang rasa lokal maka itu artinya berbicara tentang budaya setempat. Salah satu budaya yang menjadi ciri khas suatu wilayah adalah makanannya. Berikut ini adalah beberapa makanan dan minuman yang menjadi budaya kuliner khas kota Jakarta yang saya suka (hehe, makanan dan minuman khas kota Jakarta itu banyak tapi yang saya sukai itu terbatas jumlahnya. Jadi, yang saya tulis disini hanya yang saya sukai saja).
1. Kerak Telor.

Bulan Madu yang Tak Terlupakan

Jujur saja, di tahun 1994, yaitu tahun ketika aku memutuskan setuju untuk menikah aku belum pernah sekalipun menginjakkan kaki di kota Solo.
Kota Solo itu seperti apa?
Apakah seperti kota Kendal? hahaha.... ini satu-satunya kota yang berada di wilayah Jawa Tengah yang pernah aku kunjungi dan sependek ingatanku bisa mengingat "bepergian ke wilayah Jawa Tengah".

Dulu, waktu aku masih kecil (pake banget) katanya sih aku pernah diajak jalan-jalan oleh keluarga besarku ke Yogyakarta (ini termasuk wilayah Jawa Tengah kan ya?). Ada foto-foto aku masih kecil dengan  memakai topi super lebar dan tentu saja gayanya centil banget yang sedang beraksi pose-pose di depan Stupa Budha di Candi Borobudur. Tapiiiii... aku sama sekali tidak ingat gimana suasana jalan-jalan kala itu. Jadi, kalau tiba-tiba ada yang ngaku-ngaku bahwa ketika ke Yogyakarta itu antara orang tuaku dan orang tuanya sudah melakukan perjanjian untuk menjodohkan aku dengan dia.. mmm.... pasti aku akan percaya saja. HAHAH…