Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2017

Belajar Lagi tentang Ilmu nge-Blog

[Lifestyle] Belajar itu, adalah proses yang berlangsung sepanjang usia.
Belum tahu? Cari tahu dengan belajar.
Sudah tahu? Belajar lagi agar menjadi pakar. Karena ilmu selalu berkembang menyesuaikan dengan perubahan jaman.
Pernah tahu? Belajar lagi agar ingat kembali dan menguasai kembali.

Tuh. Jadi nggak ada alasan untuk tidak belajar. Dan baru saja aku selesai jalan-jalan ke blog teman, lalu belajar lagi tentang ilmu nge-blog. Aku nggak pernah bosan untuk belajar  bagaimana cara agar bisa tetap bertahan sebagai blogger, sekaligus belajar agar bisa menjadi blogger yang bermanfaat.

Serabi Solo

[Pernikahan] Waktu masih kecil, sepertinya aku termasuk orang Palembang yang tidak begitu suka ikan deh. Tahu sendiri kan, Sungai Musi itu adalah Sungai yang terpanjang di Pulau Sumatra. Dia membelah 3 propinsi dan disebut juga dengan julukan batang hari sembilan. Dan kota Palembang adalah kota yang berada di tepi Sungai Musi. Begitu juga dengan dusun asal kedua orang tuaku, juga terdapat di tepi sungai Musi. Akibatnya, menu makanan dengan bahan olahan ikan nyaris menguasai berbagai macam menu makanan di Sumatra Selatan. Lalu, aku tidak begitu suka ikan.

Huff. Apa kabarnya coba? Tapi demikianlah yang terjadi. Kan, rasa suka itu tidak bisa dipaksakan ya? Hanya saja, rasa tidak sukaku itu bukan berarti benar-benar anti banget sama yang namanya ikan sih. Aku tetap penggemar Pempek dan Tekwan dan Model dan Celimpungan dan kerupuk Palembang. Semua itu kan menggunakan bahan dasar ikan. Aku kurang suka makanan yang masih dalam bentuk ikan. mau digoreng kek, disayur, dipepes, dibakar. Kurang …

Hadiah Ulang Tahun Istimewa

[Keluarga] Sebenarnya, kami bukan termasuk keluarga yang merayakan hari ulang tahun. Hari ulang tahun itu ya... biasa saja. Tapi, tetap sih disyukuri. Karena di hari itu, senang saja alhamdulillah masih diberi kesempatan dan banyak sekali kenikmatan dan rezeki untuk bisa bersama dengan orang-orang tersayang.

Tahun ini aku dapat apa? mmm. Aku dapat kartu ucapan dari Menantu baruku berupa sketsa gambar yang dia buat sendiri.



Dukungan Orang Tua Atas Cita-cita Anak

[Parenting] Cita-cita anak-anak ketika masih kecil itu lucu-lucu deh jika kita mendengarkannya. Kakakku, ketika masih kecil dahulu bercita-cita ingin jadi dukun. D-u-k-u-n.  Iya. Benar. Dukun.  Kenapa bisa bercita-cita sebagai dukun? Karena, dulu rumahku ada di pertengahan kampung. Dokter masih jarang. Jadi, jika ada yang sakit-sakit sedikit, biasanya seringnya sih manggil dukun pijat saja. Diurut sana diurut sini, sakit berkurang. Ada juga dukun patah tulang, yaitu orang yang punya keahlian mengobati keseleo atau patah tulang. Tanpa operasi tanpa obat. Hanya dipijat saja. Atau dukun beranak, yaitu orang yang membantu persalinan. Atau dukun jamu, yaitu orang yang punya keahlian meracik aneka macam ramuan hingga menjadi jamu. Jamu ini seperti obat, bias mengobati aneka macam keluhan penyakit. 
Tahun 70-an yang namanya dokter itu memang masih jarang. Jika pun ada, biasanya mereka praktik di rumah sakit atau klinik. Jarang yang sudah membuka praktek di rumah. Jika pun ada ya mahal sih. Jadil…

Bukan Sepatu Cinderella

[Pernikahan] Cuaca cerah hari itu. Matahari bersinar dengan penuh percaya diri karena tidak ada satupun awan yang berusaha untuk menghalangi pekerjaannya. Langit pun tampak biru cerah.

Aku suka warna biru yang dimiliki oleh langit yang cerah. Dan aku juga suka warna terang putih sebagai penanda terang dan bersih yang dimiliki oleh cuaca yang bersinar. Tapi, bukan itu alasan aku mengenakan sepatu baruku yang berwarna putih dan kaus kaki berwarna biru.

hehehe. Suami dan anak-anakku selalu berkata bahwa aku tidak pandai memadu-padankan pakaian dan aksesoris.
"Kadang ayah nggak terbayang jika saja ibu tidak ada yang menegur dari cara berpakaiannya. Jika ibu dibiarkan bebas sebebas-bebasnya dalam memilih pakaian, sepertinya bakalan hippies banget."
Itu komentar suamiku di depanku dan anak-anak ketika kami sedang makan siang bersama di sebuah rumah makan. Aku hanya tersenyum. Tidak bisa menolak kebenaran itu. Dan sepertinya, anak-anakku juga sepakat sih dengan apa yang dikatakan o…

Obat Tidur Paling Mujarab

[Pernikahan] Bertemu suami dulu, ada kisahnya tidak kalian? Kalau aku, sepertinya sih banyak. Sebagian sudah pernah aku tulis di blog ini, dan bahkan sudah dibukukan tulisannya.

ini salah satunya: When I Met My Husband

Iya, suamiku ini dulu memang dosenku di FISIP UI. Setelah masa perkenalan yang ajaib dengan suamiku (jika belum tahu kenapa ajaib, baca tulisan When I Met My Husband ya), aku dan suamiku menjalani hubungan tidak langsung sebagai sepasang pria dan wanita dewasa yang saling jatuh cinta. Tapi, kami menjalani hubungan persahabatan terlebih dahulu. Jika ada kesulitan, aku curhat ke dia. Jika tidak ada kendala apa-apa, kami berbagi tawa dan diskusi tentang banyak hal (yang kebetulan banyak berbedanya sebenarnya karena kami punya perbedaan karakter; tapi karena berbeda itu maka diskusinya seru). Lalu, persahabatan ini menjadi kian erat hingga akhirnya, menjadi lekat satu sama lain. Dan mulailah merasa bahwa kami sebenarnya pasangan yang saling melengkapi satu sama lain. Beg…

Aku Sudah Jadi Ibu Mertua

[Keluarga] Alhamdulillah, pada tanggal 17 Agustus 2017 lalu, aku menikahkan putra sulungku. Acara akad dan resepsi berlangsung sukses dan meriah di hari Kamis itu. Tentang hal ini, nanti aku ceritakan lagi ya. Sekalian minta maaf, makanya sudah lama tidak update blog, ya karena aku cukup sibuk menghadapi rencana pernikahan dan penyelenggaraan pernikahan anakku ini.



Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...