Kamis, 08 Juni 2017

Harga Kipas Angin Serta Kiat Sebelum Membeli Kipas Angin

[Lifestyle] Berhubung rumahku letaknya di apit oleh rumah tetangga kiri dan kanan yang bertingkat, maka bisa dibilang rumahku kekurangan jendela. Jendela di rumahku hanya ada di bagian depan rumah saja. Yaitu menghadap ke jalanan depan rumah. Selebihnya, aku berharap pergantian udara di dalam rumahku terjadi dari teras di lantai atas rumahku yang bertingkat.

Dilema rumah di daerah perkotaan yang padat seperti kota Jakarta itu adalah kurangnya dinding untuk bisa membuat ventilasi agar sirkulasi di dalam rumah lancar. Itu sebabnya rumah-rumah yang ada di kota padat penghuni seperti kotaku, Jakarta, harus memiliki AC atau minimal kipas angin di dalam rumah. 

Rabu, 07 Juni 2017

Hari Kebersihan Menstruasi 28 Mei

[Parenting] Jaman aku masih kecil dahulu, sepertinya teman-temanku baru mendapat menstruasi ketika kami semua duduk di bangku SMP. Amat jarang yang mendapat menstruasi pertamanya di bangku sekolah dasar (SD). Tapi, sepertinya jaman sekarang sudah terjadi perubahan. Bisa karena faktor makanan, bisa juga karena faktor psikologi anak. Yaitu usia perkembangan yang lebih pesat ketimbang usia perkembangan jaman dahulu.  Entahlah. Tapi yang pasti, sekarang menstruasi pertama pada anak perempuan umumnya dialami ketika mereka duduk di bangku sekolah dasar (SD).

Itu sebabnya, jika jaman dahulu orang tua merasa khawatir  jika mendapati diri kami anak-anaknya mengalami menstruasi pertama di bangku SD.  "Kok cepat banget? Ada apa?" Nah, jaman sekarang kebalikannya. Orang tua mulai khawatir ketika anaknya belum juga mendapat menstruasi ketika mereka sudah duduk di kelas 6 SD. "Kok yang lain sudah pada menstruasi tapi anakku belum? Ada apa? Kenapa telat?"


Mempersiapkan Anak Menuju Usia Remaja

[Parenting] Tahun ini, insya Allah putri bungsuku akan menyelesaikan masa bersekolahnya di Sekolah Dasar. Setelah selama 6 tahun dia menimba ilmu di sekolah dasarnya, sebentar lagi dia insya Allah akan memasuki jenjang sekolah berikutnya, yaitu Sekolah Menengah Pertama.

Gembirakah dia? Insya Allah gembira.
Bersemangatkah dia menyambut jenjang masa yang baru ini? Insya Allah bersemangat.
Yang dia masih suka manyun-manyun merasa keberatan itu ketika diberitahu bahwa meninggalkan bangku sekolah dasar itu artinya dia sebentar lagi akan memasuki usia remaja. Dan suasana kehidupan remaja dengan seragam SMP atau SMA itu berbeda ba
nget dengan suasana kehidupan anak-anak dengan seragam SD.
Disitu dia merasa sedih harus segera mengucapkan selamat tinggal pada masa menjadi anak-anak.


Selasa, 06 Juni 2017

Gaya Jilbab Klasik

[Lifestyle] Setelah memutuskan mengenakan jilbab tidak lama setelah melahirkan anak perempuan, sepertinya model jilbabku sejak dulu tidak berubah deh. Begitu-begitu saja. Jilbab segiempat dilipat segitiga, diberi peniti di ujung dagu, lalu dibiarkan jatuh menutupi seluruh tubuh. Selesai.

Klasik banget kan?
Entah mengapa belum tertarik untuk mendalami model-model a la hijabers yang dulu pernah ngetrend lalu sekarang makin bervariasi itu.

Senin, 05 Juni 2017

Memilih Bacaan Anak : Komik Hasna

[Parenting] Hobi anak itu, kadang mengikuti hobi orang tuanya. Ada kata "kadang" kan dalam kalimatku? Karena memang tidak selalu hobi anak itu mengikui hobi orang tuanya. Tapi, dalam hal ini, karena porsi terbesar orang dewasa yang ada di sisi anak di usia tumbuh kembang mereka (yaitu usia 0 s.d 12 tahun) adalah orang tuanya, maka anak sering menjadikan orang tuanya sebagai referensinya dalam melakukan sesuatu, termasuk menggemari sesuatu, atau bercita-cita meraih sesuatu. 

Hal berbeda tentu saja terjadi ketika posisi orang tua digantikan oleh sosok orang dewasa lain. Baik kehadiran orang dewasa itu dalam bentuk sosok imajiner maupun sosok asli. Dalam kondisi seperti inilah maka apa yang menjadi bacaan seorang anak menjadi begitu penting untuk diperhatikan.

Minggu, 04 Juni 2017

Kutak Katik Lalu Bingung Sendiri

[Lifestyle] Haduhhh... bagaimana diriku ini? Tanpa sengaja aku mengklik sesuatu yang sebenarnya tidak aku kuasai. Lalu sekarang bingung sendiri deh.

Iya. Aku ngutak-ngatik tampilan blogku karena merasa blogku sudah kurang up to date penampilannya dibanding blog orang lain. Lalu aku mulai kutak katik dan hasilnya, sekarang bingung sendir bagaimana cara mengembalikan ke tema semula?

Duh... sudah tahu penyesalan itu selalu datang terlambat.
Sudah tadi gaptek.
Sudah tahu kesempatan berubah itu nggak ada yang berkali-kali kecuali elu emang bunglon.
Kenapa sih nekad ngutak-ngatik blog? (*jitakin kepala sendiri).

Jadi ya.. demikianlah saudara-saudara, cerita mengapa tampilan blogku berubah. Sampai sekarang aku bingung untuk kembali ke  tema blog yang dulu gimana? (makanya setia oi setia jadi orang!).
Ya sudah. Numpang curhat aja deh.

Kamis, 01 Juni 2017

Pancasila dan Butir-Butir Pancasila

[Keluarga] Ayahku, mantan tentara. Jadi, setelah lulus dari IKIP Bandung, beliau masuk wajib militer. Jadilah setelah keluar dari wajib militer beliau diangkat jadi tentara.

Jaman dulu, kata ayah, wajib militer itu ada. Mungkin karena masih ada kejadian agresi militer Belanda dan segala macam peristiwa pemberontakan di dalam negeri meski kita sudah merdeka tahun 1945, sehingga negara kita memang membutuhkan yang namanya pasukan tentara untuk menjaga perdamaian dan keutuhan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia).

Catatan: Agresi Militer Belanda itu terjadi tahun 1947, dan Agresi Militer Belanda 2 terjadi tahun 1948. Tahun 1949, Kartosuwiryo memprokamirkan negara DI/TII sendiri dan mulai melakukan pemberontakan disana-sini. Barulah tahun 1960-an seluruh pemberontakan DI/TII versi Kartosuwiryo ini bisa dipadamkan secara tuntas, salah satunya oleh Divisi SIliwangi. Nah, ayahku sempat tuh ikut dikirim di ekspedisi Divisi Siliwangi ini.

Tidak hanya itu, terjadi juga di Indonesia yang namanya Pemberontakan G30S PKI. Yaitu, ketika Partai Komunis di Indonesia ingin menguasai NKRI dan melakukan makar di tahun 1965. Sebelum peristiwa G30S/PKI ini, Partai Komunis sudah bergerak di sana sini melakukan pemberontakan kecil-kecil dengan cara merekrut anggota agar menerima konsep komunis dan menjalankannya. Puncaknya, setelah merasa kuat, barulah Partai Komunis menjalankan pemberontakan besar dengan membunuh 7 Jenderal yang paling berpengaruh di Pemerintahan Indonesia, yaitu dengan peristiwa G30S/PKI.  Nah, lagi-lagi, ayahku katanya ikut diperbantukan untuk menumpas gerakan pemberontakan dari Partai Komunis ini. Ayah termasuk salah satu orang yang diberi prioritas untuk bisa memiliki bidang tanah hasil rampasan dari lahan yang dikuasai Partai Komunis di Lubang Buaya (Lubang Buaya itu nama daerah di wilayah Jakarta Timur, yaitu lokasi para Jenderal yang dibunuh dibuang di sana).

Jadi jelas ya, mengapa wajib militer itu penting banget buat diberlakukan di Indonesia tempo dulu.

Aku cerita ke putri-putriku tentang kejadian wajib militer di Indonesia yang diberlakukan tahun 50-an ini. Putri-putriku mengajukan tanya karena terpengaruh dengan berita para Oppa (terj: kakak lelaki) di Korea Selatan sana yang harus mengikuti kegiatan wajib militer. Iya. Putri-putriku heran saja, kenapa wajib militer di Korea Selatan tidak membedakan mana yang artis mana yang bukan. Asal dia pria muda, sehat jasmani dan rohani maka terkena wajib militer. Itu sebabnya aku buru-buru cerita pengalaman ayahku dahulu.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...