badge

Kamis, 13 April 2017

Aloclair, Obat Sariawan Tanpa Rasa Perih

[Lifestyle] Tahun 2017 ini, alhamdulillah ada 2 (dua) orang anakku yang sedang menghadapi Ujian Nasional. Yang besar, insya Allah akan mengikuti ujian nasional kelas 12, sedangkan adiknya akan mengikuti ujian nasional kelas 6.



Jangan ditanya bagaimana kesibukanku mendampingi mereka seperti apa. Bisa dibilang, meski mungkin tidak terlihat panik dan rempong, aku merasa cukup sibuk mendampingi kedua putriku ini. Hmm, alhamdulillah aku termasuk orang tua yang tidak mudah panik dan terlihat rempong sih memang. Biasanya aku berusaha untuk tetap tenang dan berkepala dingin menghadapi berbagai macam hal. Justru karena itulah aku bisa mengatakan bahwa aku sebenarnya merasa cukup sibuk tahun ini. Karena aku mau, meski mereka saat ini sedang berada dalam kondisi di bawah banyak tekanan, tapi mereka tetap bisa menampilkan senyum mereka yang paling manis. Senyum manis itu tidak bisa hadir jika mereka berdua jatuh sakit. Disitulah peranan seorang ibu menjadi begitu berarti dan dibutuhkan.


A post shared by Ade Anita (@adeanita4) on

Waktu putriku yang sekarang duduk di kelas 6, enam tahun yang lalu, putriku ini pernah mengalami penyakit yang unik. Setelah ujian nasional berhasil dilaluinya, bibirnya mengalami sariawan di banyak tempat. Di sudut bibir, di dalam bibir, di pipi sebelah dalam. Bahkan juga ada yang menempel di gusi yang ada di bawah giginya. Akibatnya, putriku ini jadi kesulitan makan.

Bayangkan saja jika punya sariawan di banyak tempat. Begitu luka sariawan itu terkena makanan, langsung rasa tertusuk akan terasa dan itu sakit sekali. Mau makanan itu dioper ke kiri dalam mulut atau ke kanan dalam mulut, tetap saja akan menyentuh luka sariawan. Nyess... langsung menghilangkan selera makan. Pokoknya, untuk beberapa hari selama dia mengalami sariawan itu, senyum sama sekali tidak hadir di wajahnya.

Berat badannya turun drastis, ditambah juga dengan dia mengalami kondisi kurang asupan karena kesulitan makan tersebut. Tapi, waktu itu Ujian Nasional yang sedang dia ikuti belum selesai. Anakku ini menolak ketika ditawari untuk pergi ke dokter.

"Tanggung bu. Aku mau belajar saja, cuma tiga hari kok ujiannya. Nanti saja, setelah selesai ujian aku ke dokter."

Ya sudah. Aku tidak memaksanya. Hanya saja, berusaha menyediakan panganan yang bisa menggantikan makanan padat yang susah dia makan. Seperti membuatkannya bubur lembek, susu, dan melembutkan nasi yang sedang ditanak serta memperbanyak makanan yang berair agar mudah ditelan.

Setelah ujian nasional selesai, aku pun langsung membawanya ke dokter gigi. Kenapa dokter gigi? Karena giginya juga ada yang berlubang di saat yang bersamaan dengan datangnya sariawan. Jadi, putriku tuh keluhannya dua, giginya ngilu karena berlubang dan sariawan.

Aku pikir, sariawan itu kan penyakit yang juga ada bersamaan dengan letak gigi, jadi dokter gigi mungkin tahu apa obat dan cara mengatasinya. Alhamdulillah dokter gigi yang aku datangi memang mengetahuinya.

Apa itu Sariawan?


Dari situs Alodokter, berikut definisi apa itu Sariawan.
Sariawan adalah infeksi pada lapisan mulut yang disebabkan oleh jamur Candida albicans. Sariawan merupakan salah satu permasalahan mulut yang sering dialami oleh banyak orang. Penyakit yang juga disebut candidosis atau candidiasis ini memang tidak menular, namun sangat mengganggu. Sariawan ditandai dengan lesi berwana putih. Kondisi ini bisa menyerang segala usia dan biasanya terjadi ketika sistem kekebalan tubuh menurun, mengonsumsi obat-obatan tertentu, atau memiliki kondisi kesehatan yang khusus.
Untuk kondisi anakku, kata dokter gigi, penyebabnya memang karena jamur. Letaknya yang tersebar di banyak tempat, membuat dokter gigi anakku bertanya-tanya banyak hal pada putriku ini.

Dokter gigi putriku saat itu memang orangnya sudah tua, tapi ramah dan sabar sekali.
"Apa kegiatanmu, nak di sekolah?"
"Ya... belajar dok."
"Nggak main-main dengan teman-temanmu, atau jajan sesuatu? Kan sekarang banyak tuh jajanan di sekolah yang menggoda dan disukai anak-anak."
"Nggak dok. Saya nggak suka jajan. Sekarang lagi nggak main juga, karena baru selesai ujian nasional."
"Oh. Baru selesai ujian nasional ya. Susah nak?"
"Lumayan dok."
"Banyak ya materi yang dipelajarinya?"

Demikian percakapan itu berlangsung cukup lama. Dan karena di saat bersamaan aku membawa juga adiknya yang masih kecil (putri bungsuku yang baru berusia 6 tahun), maka aku pun izin keluar dari ruang praktek karena sepertinya putri bungsuku ini mulai merasa bosan. Daripada dia mengganggu kakaknya yang sedang berobat, lebih baik aku membawanya keluar ruangan.

Tidak lama kemudian, dokter gigi putriku memanggilku.
"Bu, gigi putrinya sudah saya tambal. Sekarang saya mau membicarakan perihal sariawan yang diderita oleh putri ibu. Penyebab sariawan itu sebenarnya adalah jamur yang ada di dalam mulut. Selama ini, jamur itu memang selalu ada di dalam mulut kita tapi jumlahnya amat kecil dan sedikit sekali. Nah, makanya dia berubah jadi luka sariawan karena si jamur ini tadi menghadapi kondisi yang memicu si jamur menjadi kuat dan menimbulkan luka di dalam mulut kita. Pemicu hingga terjadinya luka sariawan itu seperti kebersihan mulut yang tidak terjaga dengan baik, penggunaan obat-obatan tertentu, sistem kekebalan tubuh yang sedang menurun, dan dua lagi yang sepertinya sih tidak ada pada si kakak, yaitu karena merokok atau sedang menjalani pengobatan kemotherapi pada pasien yang menderita kanker."

Aku mendengar dengan seksama penjelasan dokter. Putriku yang baru saja ditambal giginya tampak mengelus-elus pipi dan bibirnya. Dokter gigi lalu melanjutkan penjelasannya.

"Nah, disamping semua faktor yang sudah saya utarakan tadi. Sebenarnya masih ada 1 lagi pemicu lain, yaitu jika tubuh mengalami tekanan atau stress. Tadi saya sudah berbicara tentang banyak hal dengan kakak. Sepertinya sih, pemicu sariawan yang dialami oleh kakak karena dia stress akibat menjalani ujian nasional. Pingin belajar yang giat, pingin menyenangkan hati orang tuanya, pingin dapat SMP yang bagus. Nah, semua rasa kepinginnya itu diam-diam membuat dia mengalami stress sendiri. Akhirnya, sistem kekebalan tubuhnya terpengaruh dan muncullah sariawan. Nah, ini saya buatkan resep obat sariawan, tapi pelan-pelan saja ya bu mengoleskannya. Karena memang ini rasanya agak perih dan sedikit panas. Jadi mungkin tidak nyaman nantinya. Karena itu saya punya saran lain nih untuk kesembuhan. Yaitu, selain menggunakan obat ini, agar sariawannya cepat sembuh, ajak putrinya bersenang-senang saja bu. Kan ujian nasionalnya sudah terlewati. Sekarang saatnya untuk nonton bioskop, jalan-jalan ke mall, makan ice cream, atau apapun yang membuat hati gembira, silahkan lakukan. Nanti sariawannya cepat sembuh deh."

Wah. Langsung deh besok-besoknya aku dan anak-anakku bersenang-senang. Hehehehe... kami nonton film, makan ice cream, makan coklat, jalan-jalan, renang, dan sebagainya. Pokoknya, asli bersenang-senang deh. Eh... ternyata benar sih, sariawan putriku cepat sembuhnya. Meski ketika mengoleskan obat sariawannya dia selalu mengaduh-aduh karena merasa perih dan panas seperti dibakar.

Aloclair, Obat Sariawan Tanpa Rasa Perih


Sekarang, yaitu berbilang tahun setelah aku dan putriku berobat ke dokter gigi untuk mengobati sariawannya, putriku yang dahulu kecil juga mengalami kondisi sariawan. Tapi, kali ini penyebabnya karena dia kurang minum. Yaitu ketika dia belajar  ikut menjalani puasa sunnah di bulan syawal. Iya, memang puasa sunnah ini tidak wajib, melainkan sunnah. Yaitu jika dikerjakan mendapat pahala tapi tidak dikerjakan tidak mengapa. Tapi, mungkin karena seluruh orang di rumah menjalani puasa sunnah tersebut, putri kecilku ini jadi ingin ikutan. Masalahnya, dia sering kurang minum ketika sahur dan berbuka. Akibatnya, muncullah sariawan.

lihat tuh bibir putriku yang sedang sariawan, sampai nyaris bengkak.
Nah, berhubung aku sudah ganti ikut asuransi kesehatannya, jadi otomatis ganti juga dokter rujukannya. Kali ini aku membawa putriku ke dokter gigi yang lain. Dia masih saudara sih. Saudaraku yang dokter gigi ini berkata,

"Eh.. hati-hati loh dengan penggunaan obat sariawan merek Axxxxxx itu. Karena, hasil penelitian yang sudah diseminarkan mengatakan bahwa ternyata merek Axxxxx yang terkenal bisa menyembuhkan sariawan dengan cepat itu ternyata tidak bagus malahan buat kondisi mulut kita. Karena, obat sariawan itu memang menyebabkan rasa sakit berkurang tapi sekaligus dia mematikan saraf bukan hanya di luka sariawan saja tapi juga saraf yang ada di seputar luka sariawan itu."

"Oh, memangnya kenapa jika sarafnya dimatikan? Kan enak jadi nggak ngerasa sakit lagi?"
"Justru itu De. Kita sebagai manusia itu butuh rasa sakit loh. Kenapa? Karena dengan rasa sakit itu, kita jadi waspada jika anggota tubuh kita ada yang sakit. Nah, kondisi menghilangkan rasa sakit dengan cara mematikan saraf itu bukan ide yang baik. Karena nanti jika sedang makan lalu ada tulang, atau ada gigi yang rusak, kita malah nggak tahu. Tiba-tiba kondisi yang dirasa sudah parah saja. Nah, yang bagus itu justru usaha pencegahan. Jika baru sedikit diobati justru bagus. Jangan diobati setelah kondisi parah. Disitu perlunya rasa sakit. Itu sebabnya para dokter sudah mulai banyak yang menyarankan para pasiennya agar tidak lagi menggunakan Axxxxx sebagai obat sariawan."

Sejak obrolan dengan saudaraku yang dokter gigi itu, aku jadi kehilangan obat sariawan sih. Pingin sembuh jelas, tapi nggak mau ah kalau harus mengalami kerusakan syaraf akibat komposisi obat yang terlalu keras. Jadi, kembali deh ke cara tradisional, kumur-kumur air garam. Tapi, pengobatan sariawannya jadi lama sih.

Alhamdulillah sekarang aku tahu bahwa ada obat sariawan baru. Namanya Aloclair plus Gel. Dan kali ini benar-benar senang rasanya karena Aloclair Plus Gel itu nyaman digunakannya. Aloclair plus Gel ini bisa mengatasi rasa sakit pada sariawan selama 6 jam. Jadi, bisa dong senyum-senyum dan makan agar bisa kembali fit dan tidak kurang asupan mentang-mentang sariawan. Asli nyaman dipakainya



hehehee, berhubung ada banyak obat di kotak obat rumahku, jadi aku tulis sendiri saja keterangan bahwa Aloclair plus gel itu adalah obat sariawan. Agar anak-anak bisa menggunakannya.

Yang enak dari ALoclair Plus Gel itu, karena bentuknya yang gel bening dan ketika dicocol di bibir atau di atas luka sariawan, sama sekali tidak terasa perih seperti terbakar. Biasa saja rasanya. Harapanku sih, karena tidak ada rasa perih seperti terbakar itu maka tidak ada efek yang menyebabkan rusaknya saraf lain yang masih diperlukan oleh tubuh kita.

gelnya cair dan bening. Aloclair tidak bereaksi dengan obat lain jadi bisa digunakan bersamaan dengan pemakaian obat lain yang harus dikonsumsi oleh penderita sariawan. 

Oh ya, Aloclair Plus Gel ini, rasanya sedikit manis dan aman jika tertelan. Jadi, aman digunakan pada dewasa maupun anak-anak. Dia juga tidak mengandung alkohol, malah mengandung aloe vera yang berguna untuk mengatasi masalah panas dalam tubuh.  Berikut ini, komposisi dan indikasi yang tertera di petunjuk manual yang disertakan dalam kotak obatnya.

siap jalan-jalan, makan ice cream dan bersenang-senang jika sariawan sudah sembuh. Asyik. 



Komposisi

Aqua, polyvinylpyrrolidone (PVP), maltodextrin, propylene glycol, PEG-40 hydrogenated castor oil, xanthan gum, potassium sorbate, sodium benzoate, aroma, disodium edetate, benzalkonium chloride, sodium hyaluronate, saccharin sodium, glycyrrhetinic acid, ekstrak aloe vera.

Indikasi

Aloclair meredakan rasa nyeri yang disebabkan oleh iritasi pada mulut, seperti:
1. Sariawan (stomatis aphthosa)
2. Luka karena trauma (lesi traumatik) yang disebabkan oleh kawat gigi dan gigi tiruan yang tidak sesuai.

Kontraindikasi

Pasien yang hipersensitif terhadap obat ini.

Petunjuk penggunaan

1. Teteskan 1 atau 2 tetes Aloclair pada sariawan atau luka pada mukosa rongga mulut.
2. Diamkan beberapa menit (jangan disentuh dengan lidah, jangan makan atau minum dulu).
3. Dapat digunakan 3-4 kali sehari atau sesuai kebutuhan.

Gimana? Sudah cukup jelas kan? Jadi,  jika ingin senyum hadir di wajah orang yang kita sayangi, obati deh sariawannya dengan Aloclair plus gel ini. Seperti aku yang rela bersibuk-sibuk ria, menepis aneka tawaran pekerjaan yang sekiranya bisa membuatku sibuk, demi agar kedua anakku bisa melalui ujian nasional mereka tahun ini dan berhasil dengan baik dan sukses. Insya Allah. Doakan saja ya. Can't smile without you deh pokoknya.

Can't Smile without You, Aloclair

30 komentar:

  1. enak kalau ngga perih ya mba ade..soalnya sariawan itu ngeselin bangeeet

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya enak ..jadi nyaman makenya

      Hapus
    2. iya enak ..jadi nyaman makenya

      Hapus
  2. obat sariawan yg gak perih saat diolesin ke sariawannya? waah bisa dicoba nih :)

    BalasHapus
  3. Anakku kalo ujian juga biasanya jadi sakit, entah demam atau apalah. Padahal udah makan teratur dan konsumsi vitamin utk daya tahan tubuh. Apalagi kalo sariawan , jadi kasihan lihatnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya bener..kasian jadi susah makan kalo kena sariawan

      Hapus
    2. iya bener..kasian jadi susah makan kalo kena sariawan

      Hapus
  4. Wahh ini boleh laahh buat Noofa.. Dia lagi sariawan.. Keriiing bed bibirnya

    BalasHapus
  5. Wah boleh juga nih, nggak perih ya. Mau cari ah di apotik.

    BalasHapus
  6. Wah perlu dicoba ya, aku pernah sariawan rasanya ehem ehem... Mau makan kok enggak ada rasa

    BalasHapus
  7. Sariawan tuh tersiksaaa banget. Pernah ngalamin sariawan yg lamaa banget sembuhnya. Kayaknya harus sedia ini nih d rumah buat jaga2

    BalasHapus
  8. Sariawan mmg serba salah ya, diobatin pasti berasa perih bgt. Enak kalo ada obat kayak alockair gini. Hihi

    BalasHapus
  9. Aku kalau sariawan ta biarin padahal ada obatnya ya. Mau nyariah buat simpanan di kotak obat

    BalasHapus
  10. Mau nyoba juga deh. Sering banget sariawan. :(

    BalasHapus
  11. Harus dicoba nih,g perih soalnya

    BalasHapus
  12. Anakku juga sering sariawan. Boleh deh dicoba.

    BalasHapus
  13. Rekomendasi obat sariawan yg bagus, nih. Dan bner banget, kalau lg sariawan susah senyum, apalagi senyum. Fufufufu

    BalasHapus
  14. anakku juga suka sariawan kalo lg stress hihi, adaaa aja keluhannya klo pas besoknya ada ujian.. eh sama nih kemarin anakku cobain Aloclair, dia seneng krn gak perih, kalo pake merk sebelah dia pasti nangis hihi

    BalasHapus
  15. duuh..sariawan itu menyiksa. sebagai penggemar pedas tuh berat bgt karena klo lg sariawan mkn yg pedes perihnya bukan kepalang

    BalasHapus
  16. boleh dicobain juga nih, soalnya ada sodara yang sering banget sariawan

    BalasHapus
  17. Dulu taunya penyebab sariawan itu karena kurang vitamin C, ternyata banyak penyebabnya ya mbak. Baru tau juga kalau stres bisa bikin sariawan sampai separah itu. Udah stres, tambah sariawan pula, pasti jadi makin stres, duh

    BalasHapus
  18. Sariawan bikin anak nggak doyan makan Mbak. Makasih nih sharingnya. Inget dulu pernah anakku sariawan semulut huhuhu, kasihan banget.

    BalasHapus
  19. Wuih, enaknya Mbak, kalo nggak pedih. Soalnya aku pernah pengalaman make obat sariawan, pedihnyaaaa kayak dicocol jus cabe. Setelah itu aku trauma nggak mau make obat sariawan lagi. Jadi, kalau sariawan ya ditahan aja sembuh sendiri. Cuma jadinya lama sat set sat set nahan sakit.

    BalasHapus
  20. boleh dicoba ya teh Sering banget sariawan. :D

    BalasHapus
  21. Baru tahu nih Mbak, klo salah satu penyebab sariawan jg krna stress ataupun tekanan. Baru tahu jg nih ada obat sariawan yg anti pedis, pengen coba jg ah kapan2, secara saya yg masih berbehel ini masih lumayan sering sariawan. Moga disini ada dijual ya, huhuh

    BalasHapus
  22. Di daerah Yogyakarta udah ada belum ya? Saya termasuk yang mudah sariawan. Jadi boleh saya coba ini.

    BalasHapus
  23. tapi tidak semua kota ada mie jenis ini mbak, susah nyarinya..

    BalasHapus
  24. Suka kasihan juga kalau anak lagi sariawan. Biasanya kalau lagi Ramadhan suka rawan sariawan, nih. Nyetok Aloclair boleh juga kayaknya :)

    BalasHapus

karena banyak sekali spam, jadi untuk sementara aku moderasi ya komennya. Makasih