Langsung ke konten utama

5 Tips Memilih Kemeja Saat Membeli Agar Tidak Merasa Dikecewakan

[Lifestyle] Mungkin ini masalah selera ya. Tapi, sepertinya suamiku termasuk orang yang tidak begitu suka jika harus memakai kaus oblong tanpa kerah. Dan seleranya ini akhirnya tertular ke semua anggota keluargaku: aku (istrinya) dan kepada anak-anak kami. Itu sebabnya, jika ingin membeli pakaian, biasanya kami jarang pergi ke bagian kaus oblong atau kaus tanpa kerah. Biasanya kami langsung pergi ke bagian kaus dengan kerah atau kemeja sekalian.

Kemeja merupakan busana yang dapat di pakai baik laki - laki maupun wanita. Kemeja dapat dikenakan untuk semua acara, baik formal maupun non-formal. Seseorang yang mengenakan kemeja akan terlihat rapi dan dewasa. Oleh karena itu, banyak sekali pria maupun wanita memiliki kemeja formal maupun flannel untuk sekedar berjaga jaga jika dalam sebuah acara tertentu. Namun adapula beberapa orang yang memang gemar berpakaian rapih, ataupun karena tuntutan pekerjaan. Dalam memilih kemeja juga tidak boleh sembarangan kerena ada hal-hal yang perlu diperhatikan di antaranya sebagai berikut.

Bahkan, bukan cuma untuk acara formal atau non formal dalam arti bertemu dengan orang lain dalam sebuah acara. Kemeja sekarang sudah merambah ke model baju tidur. Perempuan yang memakai kemeja longgar dari bahan sutra sepanjang setengah paha untuk pakaian tidurnya, semakin terlihat seksi. Itu sebabnya gambaran perempuan seksi sering digambarkan sedang mengenakan kemeja sutra putih longgar tanpa bawahan. Bener nggak?

Selain itu, kemeja juga membuat pemakainya terlihat lebih rapi dan "serius" alias tidak main-main.



Eh tapi nih. Sekarang kan jamannya belanja online ya. Meski bertebaran model kemeja dijual oleh banyak online shop tapi tidak semua ternyata bisa membuat pemakainya puas. Maklum, namanya  juga belanja online, jadi semua hanya berdasarkan apa yang terlihat di foto yang ditayangkan oleh website toko online tersebut. Nah... kita ngomongin tips memilih kemeja yuk biar nggak kecewa. 

5 Tips Memilih Kemeja Saat Membeli Agar Tidak Merasa Dikecewakan

1. Bahan Kemeja yang Nyaman

Ketika Anda hendak memilih kemeja hal pertama yang harus diperhatikan adalah persoalan kenyamanan. Semakin nyaman sebuah kemeja semakin besar peluang untuk membeli. Untuk mendapat kemeja yang nyaman, pilihlah kemeja dengan bahan lembut dan mampu menyerap keringat, misalnya katun. Dengan demikian, Andapun tidak akan merasa terganggu ataupun kepanasan dari bahan kemeja.

2. Menyesuaikan dengan Warna Kulit


Penduduk Indonesia memiliki warna kulit yang berbeda-beda, meskipun mayoritas adalah kulit berwarna sawo. Akan tetapi, ada juga yang berwarna putih dan hitam. Sebagai saran, apabila memiliki warna kulit hitam, dapat memilih kemeja-kemaja yang warnanya tidak terlalu terang, sedangkan bagi yang memiliki warna kulit putih dapat memilih kemeja dengan warna-warna soft seperti warna pastel.

3. Sesuai dengan Ukuran Tubuh

Kemeja yang baik dikenakan adalah kemeja yang sesuai dengan ukuran tubuh. Tidak kebesaran atau pun kekecilan. Dengan menyesuaikan ukuran tubuh, kemeja yang dikenakan terlihat pas.

4. Motif yang Sesuai

Motif kemeja perlu diperhatikan agar tidak terkesan norak dan dapat menutupi kelemahan yang dimiliki. Motif kemeja vertikal misalnya dapat dipilih untuk pria yang memiliki tubuh besar. Motif vertikal dapat memberikan kesan lebih kurus dan ramping.

5. Murah, tetapi Kualitas Bagus


Hal terakhir yang perlu diperhatikan ketika saat akan membeli kemeja adalah harga. Lazimnya, ketika membeli kemeja dengan harga mahal, kualitas yang didapatkan juga bagus. Namun, jika ada pilihan harga murah tetapi mendapat kualitas bagus, mengapa tidak? Saat ini sudah banyak, kok, toko-toko online yang jual baju online murah dan bagus. Toko online yang jual baju online murah dan bagus, tentunya di sana dapat memilih kemeja yang berdasarkan selera. Tetapi jangan lupa pertimbangkan budget dan bahan yang digunakan.

Memiliki pakaian yang cocok dan sesuai dengan selera kita, tentu adalah salah satu hal yang penting agar kita lebih percaya diri. Oleh karena itu, ketika kita hendak memilih pakaian,tentu kita harus memilah berbagai toko online yang terpercaya dan juga tentu banyak pilihan seperti blanja.com. Pasalnya dengan memilih di toko online yang lengkap, kitapu tidak perlu repot repot mencari berbagai kebutuhan lainnya.


Komentar

  1. Kalo aku pilih kemeja yang bahannya katun lembut bukan katun yang kusut.. Pake kemeja katun enak dan adem saat dikenakan.. Btw, untuk memilih kemeja katun lembut yang gak kusut kita kudu cermat mengenali tekstur bahan katun..

    BalasHapus
  2. Aku juga sukaaaa bangeet ngelihat cowok pakai kemeja. Tambah ganteeng. :D *lirik suami*

    Selamat Hari Blogger Nasional Ibaaam. *eh

    BalasHapus
  3. kalau dulu suamiku sering dibeliin kemeja buat kekantorcdan sukanya yang pas gtu sama badan hehehe..

    BalasHapus
  4. Kalok aku carik kemeja yang gak gampang kusut, Mbak. Mayan gak perlu digosok. Anak kos. Huahahah :D

    BalasHapus
  5. Iya, kalau pake kemeja kayaknya lebih rapi :)

    BalasHapus
  6. suamiku tidak suka pake kemeja

    BalasHapus
  7. Kejadian semalem nih, cari kemeja buat anakku yang umur 12 dgn badan seadanya. Carinya susaaah bgt. Di area baju anak2, terlalu kekanakan. Di area dewasa, ga ada yg muat. Eh pas nemu, ada baju ukuran XS slim fit yang muat. Ealaaaah harganya booo, di atas 300 rebu *pingsan*

    BalasHapus
  8. Paling setuju poin terakhir wkwk, eh tapi aku kadang males kalau mau beli online, kadang ukurannya suka ngga ngepas, kadang kebesaran, kadang kekecilan, yang palin enak sih dicoba lgsg pas belinya :D

    BalasHapus
  9. paling nyaman tuh, kalau pake kemeja yang bahannya lentur, jadi bisa menyesuaikan dengan badan kita, enak engga kaku, dan aku suka warna abu-abu.

    BalasHapus
  10. Nyaman itu nomor satu buatku mba.. Ada beberapa yang bahannya oke, cuttingnya ngg asyik.. Atau sebaliknya. Paling bahagia kalau ketemu kombinasi yang oke semuanyaaa

    BalasHapus

Posting Komentar

karena banyak sekali spam, jadi untuk sementara aku moderasi ya komennya. Makasih

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Pos populer dari blog ini

30 jenis aneka makanan dan minuman khas Betawi

Setiap tanggal 22 Juni, kota tempatku tinggal, yaitu Jakarta merayakan ulang tahunnya. Usianya kota Jakarta sudah cukup tua, sudah ratusan tahun. Nah, ketika kota Jakarta sedang merayakan ulang tahunnya tersebutlah kami warga kota Jakarta bisa dengan mudah menemukan aneka makanan dan minuman yang menjadi khas kota Jakarta dan diakui sebagai bagian dari budaya kota Jakarta, yaitu budaya kuliner.  Tulisan ini diikutkan pada 8 Minggu Ngeblog bersama Anging Mammiri, minggu kedua  dengan tema: Rasa Lokal.
Berbicara tentang rasa lokal maka itu artinya berbicara tentang budaya setempat. Salah satu budaya yang menjadi ciri khas suatu wilayah adalah makanannya. Berikut ini adalah beberapa makanan dan minuman yang menjadi budaya kuliner khas kota Jakarta yang saya suka (hehe, makanan dan minuman khas kota Jakarta itu banyak tapi yang saya sukai itu terbatas jumlahnya. Jadi, yang saya tulis disini hanya yang saya sukai saja).
1. Kerak Telor.

Bulan Madu yang Tak Terlupakan

Jujur saja, di tahun 1994, yaitu tahun ketika aku memutuskan setuju untuk menikah aku belum pernah sekalipun menginjakkan kaki di kota Solo.
Kota Solo itu seperti apa?
Apakah seperti kota Kendal? hahaha.... ini satu-satunya kota yang berada di wilayah Jawa Tengah yang pernah aku kunjungi dan sependek ingatanku bisa mengingat "bepergian ke wilayah Jawa Tengah".

Dulu, waktu aku masih kecil (pake banget) katanya sih aku pernah diajak jalan-jalan oleh keluarga besarku ke Yogyakarta (ini termasuk wilayah Jawa Tengah kan ya?). Ada foto-foto aku masih kecil dengan  memakai topi super lebar dan tentu saja gayanya centil banget yang sedang beraksi pose-pose di depan Stupa Budha di Candi Borobudur. Tapiiiii... aku sama sekali tidak ingat gimana suasana jalan-jalan kala itu. Jadi, kalau tiba-tiba ada yang ngaku-ngaku bahwa ketika ke Yogyakarta itu antara orang tuaku dan orang tuanya sudah melakukan perjanjian untuk menjodohkan aku dengan dia.. mmm.... pasti aku akan percaya saja. HAHAH…