Langsung ke konten utama

Jam Tangan Andalan Untuk Kegiatan Outdoor

[Lifestyle] Semua orang punya kecenderungan atas sesuatu yang berbeda-beda. Dan itulah uniknya seorang anak manusia.

Ada yang lebih suka berdiam di rumah, ada yang tidak betah jika terlalu lama berdiam di rumah.
Ada yang suka menjelajah alam, dan ada yang lebih merasa nyaman jika jalan-jalan di dalam bangunan mall yang bersih-teratur-ber-ac.

Dan karena semua kegiatan tiap-tiap orang berbeda-beda inilah maka barang-barang yang mereka pilih untuk dimiliki pun berbeda-beda.

Itu sebabnya, ada yang punya koleksi sepatu boot, tapi ada juga yang punya koleksi sepatu kets, dan ada lagi yang tidak punya sepatu kets dalam koleksi sepatu yang dibelinya. Tapi sepatu high heelsnya banyak sekali.

Atau, ada yang hobi memakai tas ransel. Tapi, ada juga yang tidak suka memakai model tas ransel dan lebih menyukai model Kelly bag. Ada yang hanya mau membeli model jinjing saja.

Jika ditilik-tilik, kecenderungan seseorang memiliki sesuatu itu dipengaruhi oleh:

1. Kebutuhan dia dalam keseharian.

Aku sendiri, termasuk ibu rumah tangga yang sebenarnya suka memakai tas ransel yang trendy dan imut; tapi jika sedang menjemput anak sekolah sulit jika aku menjemput mereka dengan tas ransel di punggung. Mengapa? Karena tas ransel anakku pasti aku yang akan membawanya karena tas ransel mereka berat sekali. Aku khawatir punggung anakku yang sedang dalam masa pertumbuhan mengalami kelainan jika terus-menerus membawa tas ransel yang berat.

Jadilah aku lebih memilih model tas cangklong kecil jika menjemput dan mengantar anakku ke sekolah.

2. Hobbi dan kebiasaan.


Untuk mereka yang senang dengan kegiatan sosialita, maka biasanya mereka akan memilih barang-barang yang bisa menegaskan status sosial ekonomi mereka. Tapi bagi mereka yang suka bertualang, maka barang yang mereka beli dipilih karena barang tersebut bisa menunjang hobi yang mereka miliki.

Contoh: Seorang perenang. Jika memilih jam tangan, maka dia akan mencari jam tangan yang bisa dipakai di dalam air.


3. Perkembangan Fashion.

Tapi, terkadang membeli barang juga bisa karena pengaruh perkembangan fashion. Butuh tidak butuh, seseorang cenderung membeli sesuatu hanya karena alasan agar tidak mau dipandang rendah oleh orang lain.

Disamping itu, jika tidak mengikuti perkembangan fashion maka justru mereka yang tetap bertahan dengan fashion yang sudah tertinggal jauh (old fashion) malah akan mendapat banyak kesulitan.

Contoh: jam tangannya masih berfungsi dengan baik. Tapi, model tali jam tangannya sudah tidak keluar lagi saat ini. Jadilah ketika tali jamnya putus, jam yang masih berfungsi dengan baik itu tidak bisa lagi digunakan.

4. Kegunaan akan fitur yang disediakan.

Sekarang, jaman sudah begitu canggih. Jika dulu orang harus melepas jam tangannya sebelum melakukan kegiatan yang bersentuhan dengan air, sekarang ada jam tangan yang bahkan bisa dipakai untuk menyelam hingga ke kedalaman laut.

Jaman dulu, orang harus memutar jarum jam untuk menyesuaikan waktu ketika mereka masuk ke suatu tempat yang memiliki zona waktu yang berbeda dengan zona waktu tempat asal. Sekarang, sudah tidak perlu lagi. Karena ada jam yang sudah memiliki 2 atau lebih pilihan waktu yang akan ditampilkan di layar jam tangannya.

Jaman dulu, ada jam yang langsung pecah dan mati total ketika terjatuh. Sekarang, bahkan ada jam tangan yang tetap kuat meski terbentur-bentur dan jatu berkali-kali. Salah satunya jam tangan expediton.

Seperti ini nih bentuknya:
credit foto: mataharimall.com


5. Anggaran yang tersedia.

Yang terakhir ini penting banget. Penting. Bisa saja sih kita menabung dulu untuk bisa membeli sesuatu yang harganya di luar jangkauan kita. Tapi, lebih bijak jika memilih berdasarkan kemampuan saja. Nanti insya Allah jika rezekinya sudah lebih baik, kita bisa membeli yang lebih baik lagi.


Jam Tangan Expedition, Jam Tangan Andalan Untuk Kegiatan Outdoor

Di atas, aku sudah katakan bahwa keputusan membeli sesuatu yang dimiliki oleh tiap-tiap orang itu berbeda-beda.
Nah. Salah satu dari banyak pilihan tersebut terdapat sebuah model yang khas sekali dan sekarang kabarnya sih sedang nge-trend. Termasuk Princess Syahrini bahkan memakainya loh. Yaitu model jam tangan expedition.

Apa itu jam tangan expedition?

Jam tangan ini akan menjadi jam tangan handal untuk menemani petualangan anda mendaki gunung, tracking, reli, bahkan menyelam. Jam tangan Expedition yang dulunya bernama Swiss Expedition ini dirancang dan dikerjakan oleh para ahli profesional dengan kualitas premium (kata premium ini yang membuat banyak orang yang mungkin kesehariannya tidak berhubungan dengan kegiatan sebagai petualang tapi ingin memiliki model jam ini. Ya, kata premium ini membuat status seseorang dianggap tinggi jika sudah bisa memakai jam model ini. Itu sebabnya model jam expedition ini sekarang benar-benar sedang naik daun dan menjadi trend centre di kalangan fashionista). 

Jam tangan Expedition original terbuat dari plat baja dan bahan strap pilihan, yang membuatnya tahan banting dan tahan lama. Selain itu, jam tangan Expedition original sudah melalui tes yang dilakukan oleh penyelam, pembalap, dan pendaki gunung sehingga semua fitur-fiturnya pun bisa dipastikan dapat berfungsi dengan baik. Jadi, jam tangan expedition ini sudah mengusun teknologi terkini sehingga dia tahan air, anti korosif, anti kelupas, dan masih banyak lagi. 

Jadi, nggak ada lagi ceritanya dibawa masuk ke hutan lalu naik gunung eh.. di tengah jalan layar jam tangannya malah berembun karena tidak kuat dengan tekanan udara yang basah dan lembab di atas gunung sana. 

Atau baru dipakai panjat dinding sekali dia rusak karena kebanting jatuh. Duh. Nggak deh.

Itu sebabnya, saranku sih harga yang KW dan Original cuma beda tipis banget, lebih baik beli yang original sih jika membeli jam tangan itu. Karena kan kita bakal memakai dia terus setiap hari. Jadi biar awet memakainya.

Jam tangan Expedition original, sekarang dijual loh di Mataharimall. Harganya masih dalam jangkauan semua karena sudah mendapat diskon spesial semua. Bahkan di mataharimall pembeliannya diberi garansi selama 1 tahun. seperti yang bisa anda lihat di MatahariMall. 


Bagaimana cara merawatnya?

Ya sering dibersihkan yang pasti. Juga jangan taruh di sembarang tempat. 
Gimana? Pingin nggak beli jam tangan expedition? Asyik nih. Dipakai kemana saja nggak gampang rusak. Lagi ngetrend loh sekarang. 

Komentar

  1. model di gambar untuk jam tangan cowo ya mbak, jadi pensaran ada model cewe juga gak. Soalnya tangankukecil hehehe

    BalasHapus
  2. Aku suka jam tangan yang sportif. Kayaknya pas digunakan di berbagai situasi, mba. Hihii

    BalasHapus
  3. Hmm okeh juga nih mbak bisa dijadikan pilihan selanjutnya soalnya jam saya sudah mau rusak nih sepertinya ini bisa ya jadi pengganti jam saya nih.

    BalasHapus
  4. aku sukannya jam tangan model cowok,mungkin karena pergelangan tanganku rada besar ya hehehe...

    BalasHapus
  5. Aku suka jam tangan begini Mak, kemudian punyaku rusak .. Beli lagi yg lebih kecil, karena ... sekarang banyak undangan resmi pake rok. Masak jam tangannya jam cowok :))

    BalasHapus
  6. jam tangan seperti ini cocok banget buat kakak laki - laki saya.

    BalasHapus
  7. Ini kalau yg pakai Ibam pasti tambah ganteeeng. Aaaaaak. . . :D

    Jam tangannya bikin keliatan kekaaar.

    BalasHapus
  8. Cocok buat cowok nih, gagah. Kalo aku suka yang modelnya lebih feminin dikit hehehe

    BalasHapus

Posting Komentar

karena banyak sekali spam, jadi untuk sementara aku moderasi ya komennya. Makasih

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Pos populer dari blog ini

30 jenis aneka makanan dan minuman khas Betawi

Setiap tanggal 22 Juni, kota tempatku tinggal, yaitu Jakarta merayakan ulang tahunnya. Usianya kota Jakarta sudah cukup tua, sudah ratusan tahun. Nah, ketika kota Jakarta sedang merayakan ulang tahunnya tersebutlah kami warga kota Jakarta bisa dengan mudah menemukan aneka makanan dan minuman yang menjadi khas kota Jakarta dan diakui sebagai bagian dari budaya kota Jakarta, yaitu budaya kuliner.  Tulisan ini diikutkan pada 8 Minggu Ngeblog bersama Anging Mammiri, minggu kedua  dengan tema: Rasa Lokal.
Berbicara tentang rasa lokal maka itu artinya berbicara tentang budaya setempat. Salah satu budaya yang menjadi ciri khas suatu wilayah adalah makanannya. Berikut ini adalah beberapa makanan dan minuman yang menjadi budaya kuliner khas kota Jakarta yang saya suka (hehe, makanan dan minuman khas kota Jakarta itu banyak tapi yang saya sukai itu terbatas jumlahnya. Jadi, yang saya tulis disini hanya yang saya sukai saja).
1. Kerak Telor.

Bulan Madu yang Tak Terlupakan

Jujur saja, di tahun 1994, yaitu tahun ketika aku memutuskan setuju untuk menikah aku belum pernah sekalipun menginjakkan kaki di kota Solo.
Kota Solo itu seperti apa?
Apakah seperti kota Kendal? hahaha.... ini satu-satunya kota yang berada di wilayah Jawa Tengah yang pernah aku kunjungi dan sependek ingatanku bisa mengingat "bepergian ke wilayah Jawa Tengah".

Dulu, waktu aku masih kecil (pake banget) katanya sih aku pernah diajak jalan-jalan oleh keluarga besarku ke Yogyakarta (ini termasuk wilayah Jawa Tengah kan ya?). Ada foto-foto aku masih kecil dengan  memakai topi super lebar dan tentu saja gayanya centil banget yang sedang beraksi pose-pose di depan Stupa Budha di Candi Borobudur. Tapiiiii... aku sama sekali tidak ingat gimana suasana jalan-jalan kala itu. Jadi, kalau tiba-tiba ada yang ngaku-ngaku bahwa ketika ke Yogyakarta itu antara orang tuaku dan orang tuanya sudah melakukan perjanjian untuk menjodohkan aku dengan dia.. mmm.... pasti aku akan percaya saja. HAHAH…