Langsung ke konten utama

Cara Menggambar di Handphone

[Keluarga] Handphone sekarang rata-rata sudah menggunakan teknologi layar sentuh. Dulu, ketika teknologi layar sentuh ini baru muncul, banyak orang yang mengeluh karena merasa "jempol mereka terlalu besar untuk bisa menyentuh  tombol-tombol virtual yang tersedia di keypad virtual layar sentuh". Tapi, seiring dengan berlalunya waktu, kini orang malah merasa lebih nyaman mengetik di keypad virtual sebuah layar sentuh daripada mengetik di keypad mungil sebuah handphone dengan keypad. Alasannya: "jempolku terlalu besar untuk mengetik di keypad mini. Enakkan pake layar sentuh."



Oh la la.
Jadi maunya apa? hahahah.
Ya sudah, kita tinggalkan saja komen-komen ini.

Sekarang, karena teknologi layar sentuh di gadget, maka aplikasi yang memanfaatkan sentuhan jari jemari mulai banyak bermuncullan. Salah satunya adalah aplikasi untuk menggambar.
Ya. Kita sekarang bisa menggambar di handphone. Bagaimana caranya? Tentu saja dengan menggunakan aplikasi menggambar yang bisa didownload di playstore market android (mungkin di iOS juga ada, tapi karena aku tidak menggunakan Iphone jadi aku tidak tahu).

Aku sendiri, menggunakan handphone dengan merek Samsung Noted 4 Edge. Dan ini beberapa hasil gambar yang pernah aku hasilkan selama menggunakan handphone Samsungku ini.




Aplikasi yang aku rekomendasikan untuk ditanam di handphone kalian adalah:


Kenapa  aplikasi menggambar ini aku rekomendasikan? Karena setelah mencari-cari aplikasi, mencobanya dan mempraktekkan penggunaannya, ternyata aplikasi autodesk sketchbook ini yang paling enak dipakainya dibanding aplikasi menggambar yang lain. Dan yang aku suka dari aplikasi ini adalah, semua hasil gambar kita disimpan di album foto dalam format JPG/PNG. Jadi, bisa langsung kita perlakukan seperti koleksi foto lain jika ingin memodifikasi lebih lanjut.

Seperti ini misalnya:


Hasil foto ini sempat sih aku pamerkan ke keluarga intiku yang memang punya group komunikasi Whats app:

pujian dari suamiku yang khas

Ini beberapa tool yang tersedia di aplikasi Autodesk Sketchbook for Galaxy:




Nah... gimana? Mau belajar gambar? Ayo atuh unduh dulu aplikasi ini. Ini mudah buat yang gaptek dan gak mau ribet seperti aku.


Hasilnya seperti ini, aku share di instagramku: @adeanita4









Dan ini gambar yang lain, mari belajar menggambar di handphone.



Komentar sekaligus kritik dan saran dari suamiku:
"Kenapa gambarnya selalu pakai jilbab sih De?"
"Eh... hehehe.. ada aja."
"Buatlah secara lebih umum, biar informasinya bisa dimanfaatin oleh semua orang secara umum."
"Sstt... mas.. makanya aku selalu menggambar perempuan muslimah yang memakai jilbab, bukan karena biar terlihat islami.. tapi.. karena aku belum bisa gambar rambut. hahaha.. rambut tuh susah lagi mas.. helainya... jatuhnya helai tersebut... duh.. salah-salah gambar, malah jadi kayak  pake wig dan perempuannya terlihat seperti bencong. Aku belum bisa gambar rambut mas."
"Ya sudah.. belajar. Jika tidak bisa jangan terus berlindung di sisi aman terus. Kapan bisanya kalau tidak pernah mencoba?"

hmm... baiklah.

Komentar

  1. Bisa bikin gambar avatar kreasi sendiri ya Mba.. Hmm boleh juga ya aplikasi hapenya memungkinkan kita berkreasi dgn gambar2..

    BalasHapus
  2. Oh... Dibalik gambar wanita berjilbab ternyata tersembunyi kekurangan Mbak Ade yaitu ga bisa gambar rambut :)

    Gambar jadi lebih mudah ya Mbak, bisa langsung simpan di HP, tapi sayang HP saya jadul :)

    BalasHapus
  3. ntar download ah thanks infonya mbk

    BalasHapus
  4. Wih kreatif mbak. Aku juga mau cobain ah :D

    BalasHapus
  5. Oh ini toh rahasia karakter bikinan tante Ade...
    *brb donlot appsnya

    BalasHapus
  6. wkwkwkwkwk....aku kalau gambar rambut kek gambar daun di pohon, heheee. Mbak Ade, belajar terus...semangat terus, aku ngikut ach...

    BalasHapus
  7. tapi hasilnya gak sebagus di photoshop ya mba

    BalasHapus
  8. mau-mau aku bookmark postingan ini ya

    BalasHapus
  9. baru tau ada aplikasi sekeren ini. saaatnya download

    BalasHapus
  10. keren banget lah aplikasinya, langsung download dah

    BalasHapus
  11. keren bangat infonya, sangat bermanfaat

    BalasHapus

Posting Komentar

karena banyak sekali spam, jadi untuk sementara aku moderasi ya komennya. Makasih

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Postingan populer dari blog ini

30 jenis aneka makanan dan minuman khas Betawi

Setiap tanggal 22 Juni, kota tempatku tinggal, yaitu Jakarta merayakan ulang tahunnya. Usianya kota Jakarta sudah cukup tua, sudah ratusan tahun. Nah, ketika kota Jakarta sedang merayakan ulang tahunnya tersebutlah kami warga kota Jakarta bisa dengan mudah menemukan aneka makanan dan minuman yang menjadi khas kota Jakarta dan diakui sebagai bagian dari budaya kota Jakarta, yaitu budaya kuliner.  Tulisan ini diikutkan pada 8 Minggu Ngeblog bersama Anging Mammiri, minggu kedua  dengan tema: Rasa Lokal.
Berbicara tentang rasa lokal maka itu artinya berbicara tentang budaya setempat. Salah satu budaya yang menjadi ciri khas suatu wilayah adalah makanannya. Berikut ini adalah beberapa makanan dan minuman yang menjadi budaya kuliner khas kota Jakarta yang saya suka (hehe, makanan dan minuman khas kota Jakarta itu banyak tapi yang saya sukai itu terbatas jumlahnya. Jadi, yang saya tulis disini hanya yang saya sukai saja).
1. Kerak Telor.

Bulan Madu yang Tak Terlupakan

Jujur saja, di tahun 1994, yaitu tahun ketika aku memutuskan setuju untuk menikah aku belum pernah sekalipun menginjakkan kaki di kota Solo.
Kota Solo itu seperti apa?
Apakah seperti kota Kendal? hahaha.... ini satu-satunya kota yang berada di wilayah Jawa Tengah yang pernah aku kunjungi dan sependek ingatanku bisa mengingat "bepergian ke wilayah Jawa Tengah".

Dulu, waktu aku masih kecil (pake banget) katanya sih aku pernah diajak jalan-jalan oleh keluarga besarku ke Yogyakarta (ini termasuk wilayah Jawa Tengah kan ya?). Ada foto-foto aku masih kecil dengan  memakai topi super lebar dan tentu saja gayanya centil banget yang sedang beraksi pose-pose di depan Stupa Budha di Candi Borobudur. Tapiiiii... aku sama sekali tidak ingat gimana suasana jalan-jalan kala itu. Jadi, kalau tiba-tiba ada yang ngaku-ngaku bahwa ketika ke Yogyakarta itu antara orang tuaku dan orang tuanya sudah melakukan perjanjian untuk menjodohkan aku dengan dia.. mmm.... pasti aku akan percaya saja. HAHAH…