badge

Rabu, 29 Juli 2015

Girl's Talk and Home Made Bread

[Lifestyle: Kuliner] Tukang roti yang biasanya keliling kampung, di hari raya Idul Fitri lalu tidak berjualan. Padahal, kami sekeluarga sudah bosan memakan makanan berat. Pingin nyemil yang bukan gorengan. Akhirnya, aku pun mengajak anak-anak untuk membuat roti.

Roti yang aku buat ini, mudah sekali. Saking mudahnya, ketika membuatnya aku menyelinginya dengan pekerjaan yang menjadi kegemaranku: menonton drama korea. Kebetulan, saat itu aku dan kedua putriku sedang menyelesaikan drama korea Kill Me, Heal Me. 

Aku termasuk orang yang tidak begitu suka menonton film lewat you tube di notebook. Layarnya kecil, padahal nonton drama korea itu harus baca teks. Jika layar notebooknya cuma layar 14 inch, mataku sering perih ketika mengikuti ceritanya. Karena konsentrasi antara membaca teks dan menyaksikan semua adegannya berlangsung. Itu sebabnya, aku termasuk rajin menyambangi tukang penjual CD DVD di pasar Tebet Barat. Dia sampai hafal. Jadi, kadang meski sudah beli berbulan-bulan, tapi jika ada CD yang rusak di tengah, kita bisa menukarnya. Eh.. kita. Aku mungkin ya. Saking sudah langganannya.

Lama tiap episode Kill Me Heal Me itu sekitar 30-40 menitan. Kisahnya sih tentang seorang lelaki yang kaya raya, penerus kerajaan bisnis terkenal, satu-satunya ahli waris dari semua kekayaan itu, tapi dia punya satu kekurangan: dia menderita gangguan jiwa kepribadian ganda. Seluruhnya, ada 7 kepribadian yang  berbeda yang diidap oleh Ji Sung.

gambar diambil dari tulisan which of ji sung's personalities are you?
Nah. Entah mengapa, aku dan kedua putriku pasti tertawa riuh jika kepribadian Ahn Yo Na muncul. Ini adalah kepribadian sebagai seorang remaja putri usia 17 tahun yang centil, suka dengan lelaki tampan, nekad dan cuek banget. Hahahaha. 

Lalu, awalnya, ikut ngeri ketika kepribadian Se Gi muncul. Se Gi ini kepribadian nekad, pintar berkelahi, setia, melindungi wanita yang dicintainya, rela membunuh demi melindungi gadisnya, sadis, action first - talk later. Tapi, setelah drama berjalan, malah jadi ngerasa justru Se Gi ini malah kepribadian yang asyik. Tidak membosankan, dan ugh.... sedikit charming ke arah macho. 
Full deh aku dan kedua putriku membahas kepribadian-kepribadian di drama ini dan isi obrolan kami tuh girl's talk banget.  Terkadang, obrolan ibu dan anak gadisnya, terkadang obrolan ketika sedang ngumpul dengan sahabat cewek. Kami mengupas mana yang enak dijadiin suami kelak, apa positif dan negatifnya kepribadian-kepribadian itu, dan mana yang enak dijadiin teman dekat. Mana yang sebaiknya dihindari... tentu saja dengan ilustrasi saling cerita pengalaman masing-masing yang pernah bertemu dengan kepribadian yang ada di drama ini di kehidupan nyata.

Seru.
Ramai.
Aku menikmati obrolan tipe Girl's talk ini dengan kedua putriku. Karena, aku diam-diam jadi bisa mengikuti alur pemikiran dan selera mereka. Mencoba mengerti dan jika ada yang terasa "salah" pelan-pelan bisa kuperbaiki. Harapannya sih, semoga kedua putriku kelak tidak pernah salah langkah dalam memilih teman-sahabat-calon suami-suami. Aamiin.

Tapi, sekaligus juga jadi iseng pingin nyemil.
Ngobrol dan ketawa-ketiwi dengan mulut kosong itu ternyata tidak enak. Sekarang aku mengerti, kenapa para gadis jika sedang berkumpul sering meninggalkan banyak kotak bekas bungkus makanan (*ish... tapi kan mereka tubuhnya masih pada langsing. Yang bahaya itu, aku kan sudah ibu-ibu dan tidak langsing lagi... huhuhu... jadi... membuat cemilan sendiri itu sepertinya harus; karena kita bisa mengontrol langsung apa yang kita olah dalam makanan yang akan masuk ke dalam tubuh kita).

Jadilah, kami menyelingi acara nonton bareng ini dengan membuat roti.

Ini resepnya *sudah aku share di instagramku: @adeanit4.
Resep Roti buatan sendiri (krn tukang roti keliling masih pada mudik).BAHAN : -Tepung 3 genggam (gak punya takaran soalnya). -Gula (setuangan..hehehe demi hemat cucian alias malas ngotorin sendok) - fermipan - susu bubuk segenggam - mentega sepertiga sachet yg 250 gram. - air hangat (kira2 aja biar jangan sampai terendam) CARA BUAT: semua bahan diulen sampe kalis alias gak lengket di tangan terus tutup pake handuk kecil yg dah diguyur air panas dikit (*krn kalo banyak susah merasnya. Panas ih). Ungkep selama 4 episode drakor Kill Me Heal Me. Lalu matikan DVD playernya, mulai bentuk adonan. Beri isi suka2. Karena aku cuma punya coklat meises dan keju saja jadi ya cuma itu isi rotiku. Olesi atasnya dengan telur. Panggang selama 1 episode drakor Kill Me Heal Me di dalam Oven 180 derajat celcius. Jadi deh. Rasanya enak deh. #bread #cheese #choco #rotikeju #roticoklat #homemadebread #dramakorea #killmehealme #resep #cheesetagram#chocolatebread #food #foodstagram #foodinstagram
A photo posted by Ade Anita (@adeanit4) on




Selamat Mencoba.

Selasa, 28 Juli 2015

Kangen Pacar

Dulu, ketika baru menikah, ibuku sering senyam-senyum sendiri jika melihat aku dan suamiku duduk-duduk di atas jembatan kecil buatan yang ada di atas kolam kecil berair mancur sederhana di halaman belakang rumahku. Ibu memang memelihara beberapa ikan di kolam kecil itu. Ikan mas dan ikan patin. Semuanya untuk dikonsumsi jika sedang ingin makan ikan. Karena, ayahku senang makan ikan segar olahan. Selain ikan mas dan ikan patin juga ada ikan sapu-sapu. Tapi, ikan sapu-sapu ini tidak untuk dimakan. Dia dimasukkan ke dalam kolam khusus untuk membersihkan lumur dan kotoran yang ada di dalam kolam. Karena, secara instingtif, ikan sapu-sapu memang memakan lumut dan semua yang kecil-kecil yang tidak terpakai yang bisa dimakan.

Ibu bilang, "Ih.... kalian berdua seperti sedang pacaran saja deh."

hehehe. Mungkin, karena setelah semua orang berangkat kerja dan bersekolah, yang di rumah hanya tertinggal aku dan suamiku serta ibu dan ART-nya. Kuliahku mulai senggang kala itu jadi bisa masuk siang. Sedangkan suamiku karena sedang persiapan untuk berangkat kuliah ke LN jadi sudah mulai diberi kelonggaran untuk tidak perlu datang pagi-pagi mengajar di kampusnya. 

Tuh... berhubung belum punya anak, masih pengantin baru, ya sudah... kami jadi sering duduk ngobrol berdua di bawah pohon rambutan di atas jembatan kecil itu. Sebelah kaki menyibak air kolam. kecipak kecipuk. (ish.... bener juga. Kayak orang pacaran versi tahun 70-an ya ternyata).

adegannya kurang lebih seperti ini deh. Duduk di bawah air terjun, saling pandang. Tentu saja lelakinya tidak berpakaian seperti tarzan ya... hehehhe (apa sih?) (foto punya disney yang diambil dari google)


Aku amat menikmati masa-masa berduaan dempetan seperti itu. Asli.
Apalagi jika suamiku baru mandi. Duh.. wanginya tercium menimbulkan desir. Ahai.

Tapiiiiii...
Itu dulu.
Sekarang mah... aduh, susah banget mau berdampingan berdua-duaan gitu. Karena, seperti kata kebanyakan orang; anak perempuan yang normal bakalan dekat dengan ayahnya. 
Nah....
Aku punya dua anak perempuan jadi, jika pergi kemana-mana pasti deh... suamiku dikuasai oleh dua anak perempuanku itu.

Seperti ini nih....




hehehehehehe.
Gimana aku jadi gak kangen (mantan)- pacar yang dulu sering menemani maiinin air di pinggir kolam buatan coba kalau nggak gitu? Nggak papah deh, biar kata penggambarannya jadul sekalipun. 

(#disituakubersyukurpunyaanaklelakiyangsecaranaluribakalandekatdenganibunya
#enaknyapunyaanaklengkapcewekcowoktuhsepertiinimemang)

Senin, 27 Juli 2015

Resep Zuppa Soup

[Keluarga] Jika sedang datang ke Pesta Resepsi Pernikahan, ada satu makanan yang 10 terakhir ini sering hadir di banyak acara resepsi pernikahan. Dia adalah Zuppa Soup.

Berhubung selama bulan Ramadhan sudah lama tidak mendapat undangan pesta pernikahan (hehehe) ceritanya aku jadi kangen dengan jenis makanan yang satu ini. Jadilah sore ini aku bikin Zuppa Soup di rumah.

Rabu, 15 Juli 2015

Sesungguhnya Sesudah Kesulitan Ada Kemudahan

[Keluarga] Merasa putus asa karena terus menerus mengalami kegagalan?
Merasa diperlakukan tidak adil oleh Allah dalam kehidupan ini?
Jangan dong.
Kalian harus selalu percaya bahwa segala sesuatu itu, terjadi atas kehendak Allah SWT. Dan lebih dari sekedar mempercayai hal itu, adalah, bahwa Allah tidak akan membebani seseorang di luar kemampuan hambaNya tersebut.
Yakin deh dengan hal itu.

20 Tips Meringankan Pekerjaan di Dapur

Aku dikirimi teman berbagai tips untuk meringankan pekerjaan para ibu rumah tangga (atau siapa saja) selama berkecimpungan dengan pekerjaan rumah tangga sehari-hari, khususnya ketika berada di dapur. Apa saja?

Tips Meringankan Pekerjaan di Dapur:
1. Agar TELUR REBUS tidak susah dikupas, jangan lupa celupkan kedalam air es saat telur tersebut baru matang/masi panas

2. Agar CABE tidak meletup-letup ketika digoreng, jangan lupa tusuk ato lukai sedikit cabe tersebut dengan pisau sebelum digoreng

3. Saat mencuci KANGKUNG, arnong/selada air ato genjer serta tanaman air lainnya jangan lupa dibilasan pertama bubuhkan sesendok garam lalu diamkan sejenak agar binatang-binatan kecil yang mungkin hidup dibatang dan daunnya mati .. biasanya yang hobi nongkrong di situ lintah, keong, ulat dan cacing air.. ( brokoli dan kembang kol juga sering ada ulatnya jadi jangan lupa pula gunakan cara ini

4. Agar TAHU awet ketika disimpan, cuci bersih dengan air, kemudian siram dengan air panas, setelah itu lap dengan tisu dapur, simpan di dalam tupperware tutup rapat, kemudian letakkan di dalam kulkas insya allah bisa tahan 1minggu

5. Untuk mengetahui TELUR BUSUK atau tidak bisa gunakan tes apung air, jika mengapung diatas air tandanya telur busuk.

credit foto


6. Ketika akan mengocok TELUR untuk berbagai macam kue, pastikan telur dalam keadaan suhu ruang (bukan dingin karena baru keluar dari kulkas, hal ini bisa membuat adonan tidak ngembang)

7. Jika menyimpan SAYURAN di dalam kulkas, jangan pakai keresek tapi gunakan koran dan majalah bekas, sebab ini bisa mencegah air embun sayuran menggenang yang bisa mengakibatkan sayur cepat busuk.

8. Untuk menetralisir bau dalam kulkas belah KENTANG dan letakkan di rak kulkas, kentang bisa menghilangkan bau tak sedap dalam kulkas

9. Agar IKAN tidak lengket di penggorengan, gunakan wajan yang khusus untuk menggoreng, jangan sekali-kali menggoreng ikan di wajan yang pernah atau sering dipakai untuk menumis, sebab sudah pasti ikan goreng akan lengket dan hancur ketika dibalik, bisa juga olesi sedikit garam ke wajan sebelum dituangi minyak

10. Untuk menghilangkan rasa panas di tangan akibat terlalu lama memegang cabe ato sambel, (kata orang jawa tangan WEDHANGEN) bisa dengan cara cuci bersih tangan dengan sabun sampai 2 atau 3 kali, kemudian lap dan masukkan tangan ke dalam beras, benam dan remas-remas beras sebentar, dijamin rasa panas ditangan akan hilang

11. Agar MATA tidak PEDIH ketika mengiris bawang merah, letakkan wadah berisi garam disamping talenan, cara ini insya Allah ampuh menghindarkan mata agar tidak pedih.

Di dusun saya, Sekayu (Sumatra Selatan), jika kenduri dan harus mengupas banyak sekali bawang merah, maka satu butir bawang merah ditancapkan di ujung pisau. Hal ini dipercaya bisa mengusir rasa perih di mata ketika mengupas bawang.

12. Agar BERAS tidak dikunjungi kutu beras, letakkan sebungkus plastik yang berisi beberapa sendok kopi bubuk, kemudian beri sedikit lubang plastiknya.. kutu beras tidak suka aroma kopi jadi insya Alloh dia tidak akan berani datang ke beras.


13. Jika peralatan masak KUSAM akibat noda dari bumbu yang berwarna seperti kunir, ato panci yang terlalu sering dibuat merebus air jadi kekuningan.. ambil sesendok baking soda beri sedikit air  gosok-gosok ke panci.. diamkan sebentar, lalu bilas.. jika masih ada noda bisa diulang lagi

14. Agar kembang kates, daun kates/pepaya dan pare tidak terlalu PAHIT ketika dimasak, baiknya sebelum ditumis .. rebus sebentar di air rebusan daun jambu biji .. (caranya, rebus air, ambil beberapa lembar daun jambu biji, tunggu hingga mendidih, masukkan daun jambu, tunggu 5 menit, masukkan kembang/daun pepaya/pare) diamkan sebentar matikan api.. baru setelah itu tiriskan dan siap untuk dimasak sesuai selera.. (kalo daun pepayanya untuk kulupan, bisa direbus hingga matang bersama daun jambu)

15. Agar TEMPE tidak mudah busuk, jangan simpan di dekat garam

16. Jika menyimpan DAGING di freezer, pastikan daging tidak keluar masuk freezer berulangkali karena hal ini bisa membuat bakteri berkembang biak, jadi potong-potong dulu dagingnya sesuai dengan perkiraan kebutuhan per tiap kali masak dan simpan di plastik kecil-kecil secara terpisah sehingga ketika akan mengambil, bisa ambil seperlunya saja .

17. Jika anda penggemar kopi, jangan buang ampas kopinya. Tampung ampas kopi sisa minum kopi, jemur lalu taburkan di bawah jendela dan pintu atau di bawah lemari. Ampas kopi bisa mengusir semut.

18. Menyimpan tomat dengan tangkai yang masih utuh akan membuat tomat tidak cepat membusuk. Tangkai yang masih menempel pada buah tomat akan menjaga kelembaban buah tersebut, mencegah udara luar untuk masuk dan melakukan oksidasi. Menyimpan tomat pada suhu kamar juga bisa membuat tomat tidak mudah membusuk.

19. Agar kentang terlihat bersih setelah dikupas.
Sebelum kamu memasaknya, rendamlah potongan-potongan kentang ke dalam air dingin. Ini akan mencegah berubahnya warna kentang menjadi kecoklatan atau keabuan — hal yang biasanya terjadi karena proses pelepasan zat tepung pada kentang.

20. Cara mudah mengupas kentang rebus. Rebus kentang hingga matang, setelah itu angkat dan segera celupkan ke dalam air dingin. Setelah itu, kamu dapat dengan mudah melepaskan kulitnya.

Jumat, 10 Juli 2015

Penting Untuk Mengajarkan pada Anak apa itu Mahrom dan Muhrim

Pernah mendengar ucapan di tayangan komedi seperti ini tidak:

"Nggak usah pegang-pegang. Bukan muhrim."

atau:

"Mana bisa kita pergi duaan. Kan, bukan muhrim."

Nah... jika yang dimaksud dari semua ucapan di atas (dan yang sederajat artinya dengan ucapan di atas) adalah orang yang tidak boleh bersentuhan karena hubungan darah antara mereka maka tentu saja ucapan ini salah.

Yang dimaksud dengan Muhrim itu sebenarnya adalah:
Orang yang sedang melakukan ibadah umroh dan mengenakan pakaian Ihram selama perjalanan hajinya sebelum melaksanakan Tahallul.

Seharusnya, jika ingin mengatakan bahwa si lawan jenis itu tidak boleh melihat aurat kita atau tidak boleh bersentuhan atau tidak boleh dinikahi, maka ucapan yang benar adalah Mahram (dibaca mahrom).

Untuk jelasnya ini aku kutip definisi mereka dari blogpost "salah kaprah dalam memahami muhrim dan mahrom":

Mahram adalah suami seorang wanita dan siapa saja yang diharamkan selamanya menikahi wanita tersebut, baik keharaman itu dikarenakan kekerabatan, persusuan dan pernikahan (seperti ayah mertua.pent) Majmu' Fatawa wa Rasail al-Utsaimin 24/422, Dar al-Wathon wa dar Ats-Tsuroyya


Muhrim: Muhrim (مُحْرِمُ) adalah isim fa'il dari أحْرَمَ -يُحْرِمُ Maknanya adalah Melakukan Ihram, jadi isim failnya artinya orang yang melakukan ihram untuk haji atau umroh.
Sekarang, pernah tidak terpikirkan batasan anak-anak ketika mereka masih kecil-kecil dan bermain bersama-sama dengan sanak saudara yang lain? Apalagi menjelang keberangkatan mudik nih, dimana insya Allah akan menjadi ajang untuk silaturahim dengan keluarga besar.

Jika hanya main bersama, mungkin tidak mengapa. Tapi, bagaimana jika anak-anak mulai saling gulat cewek dan cowok (karena ketika masih kecil permainan apa saja bisa dimainkan), atau malah mandi bersama di sungai atau di bawah pancuran, atau serta merta ganti pakaian di depan orang (karena pertimbangan "ah, saudara ini. Padahal itu saudara jauh sebenarnya cuma akrab banget jadi kayak saudara dekat). 

Hati-hati loh dalam membebaskan anak dalam bergaul dengan orang lain yang lawan jenis. Batasan Mahrom harus selalu diingat. 

Bagi para orang tua, penting untuk memberitahu anak-anak kalian tentang siapa saja para mahrom mereka. Dengan begitu, anak-anak, khususnya anak-anak perempuan kalian, sejak awal tahu sampai mana batasan yang harus mereka jaga ketika bergaul dengan sanak saudara mereka.







credit foto
Semoga informasi ini berguna.

Kamis, 09 Juli 2015

Kenapa Rumput Tetangga Terlihat Lebih Hijau Dari Rumput Sendiri?

[Pernikahan] Hal yang menarik dari sebuah kehidupan itu adalah, apa yang dianggap menarik pasti memiliki sifat tidak abadi.

Sebut saja kecantikan. Pasti suatu saat akan berkurang cantiknya. 
Bahkan. aku pernah nih. Datang ke suasana berkabung seseorang. Si Suami amat mencintai istrinya. Dia tidak rela jika jasad istrinya yang sudah meninggal itu rusak karena kematian yang dialami istrinya. Maka, jasadnya itu pun diformalinnya.

Rabu, 08 Juli 2015

Riasan Mata MInimalis

Jika sedang menonton drama korea, ada satu hal yang selalu aku perhatikan dari para artis korea yang bening-bening itu, sebut saja Park Shin Hye, Lee Yoo Bi, Shin Se Kyung, Park Bo Young, dan Shin Min Ah, mereka semua tuh punya satu kesamaan menurutku. Yaitu, cantik meski dengan riasan wajah minimalis. Modalnya cuma riasan mata yang tidak banyak alias satu warna dan lipstik saja.

Liat deh dandanan mereka semua. Minimalis semua kan?


Tapi, Putriku yang nomor dua, yang sudah remaja dan duduk di bangku SMA buru-buru memberi komentar atas kecantikan mereka semua :
"Bu... mereka semua itu pada dasarnya emang udah cantik. Jadi biar dandan minimalis atau tidak dandan sama sekali pun, tetap saja jatuhnya cantik dan enak dilihat."
Argh...
Komentarnya ini sungguh mematahkan semangatku untuk tampil cantik.

Tapi... Jika harus dandan menor, duh.. aku merasa itu bukan aku banget.
Aku nggak bisa dandan lengkap (maksudnya, selain memakai lipstik dan pinsil alis, juga memakai eye liner, eye shadow warna warni, blush on, pemancung hidung, dan sebagainya. Pada dasarnya aku kurang suka dandan lengkap. Jadi tidak bebas lagi buat ngapa-ngapain rasanya (#emangnyamauberbuatapa?)

Aku lebih suka dan nyaman dan karena merasa suka dan nyaman jadi lebih merasa percaya diri jika #dandanminimalis.
Dandan minimalis versiku adalah sedikit make up, alias senatural mungkin.

Jadi, cukup lipstik, dan riasan mata minimalis.

Seperti ini nih (yang sudah aku share di instagramku @adeanit4 :

Dan dengan riasan mata minimalis, aku percaya diri untuk beraktifitas apa saja.

bahkan putri bungsuku pun jadi terlihat cantik hanya dengan riasan mata minimalis yang aku terapkan padanya ketika ada acara perayaan hari Kartini di sekolahnya

Dan mau tahu apa modalku: cuma ini nih:Pinsil Alis, eye liner yang dibubuhkan sepanjang garis mata agak tebal dan lipstik (bahkan aku amat sangat jarang memakai bedak


Gimana? Praktis kan?

Tulisan ini diikutsertakan dalam "REVLON Colorful Affair Challenge"




Bila Anak Bertanya Soal Menstruasi


  • Anakmu cewek atau cowok? Anakku alhamdulillah, lengkap. Ada cewek ada juga cowok.
  • Anakmu sering bertanya hal-hal yang tidak penting nggak? Anakku sering. ugh... seringnya tuh sudah sampai taraf asyik-jika-diisengin-jawabnya.
  • Anakmu nerima nggak jika diberi jawaban iseng ketika dia bertanya serius? Anakku nerima. wkwkwkwkw (tapi lantas dijitak oleh suamiku: "anak nanya serius kok jawabnya ngasal!"

Suatu hari, di tengah kemacetan lalu lintas kota Jakarta yang bikin otak malas mikir serius, putri bungsuku bertanya:

Putriku (P): "Kenapa ibu lebih suka pakai pembalut yang tidak ada sayapnya?"


Aku, ibunya (I): "Karena sayap itu kadang  bikin lecet sih. Lagipula... percuma pake sayap juga, nggak bisa bikin kita terbang juga."

Putra Sulungku (PS): "Emangnya ibu pingin terbang?"
(I): "Iya, ibu kangen masa-masa jadi bidadari dulu. Sebelum selendang ibu disembunyiin ayah pas ibu mandi di bawah air terjun."

krik
krik
krik

credit foto

Jaman aku masih SMP dulu, sebenarnya ibuku mengajari kami anak-anak perempuannya untuk memakai "duk" jika sedang menstruasi. Yaitu handuk kecil yang dilipat sedemikian rupa sehingga bisa menampung darah menstruasi. Hanya saja, DUK ini cepat sekali penuhnya di hari-hari pertama jadwal menstruasi. Itu sebabnya ke sekolah pun, aku selalu membawa kantong plastik dan handuk kecil pengganti yang bersih.

Ribet memang.
Pengetahuan pertamaku tentang adanya pembalut itu datang ketika aku duduk di bangku kelas 3 SMP (tahun 1985). Yaitu ketika Softex bergerilya ke sekolah-sekolah untuk memperkenalkan produk tampon keluaran mereka. Hanya saja, ibuku (dan seluruh keluarga besarku seperti para uwak dan nenek dan tante) melarang kami menggunakan tampon. Bentuknya itu loh yang bikin mereka semua melarang.

"Sepertinya, tampon itu tidak bagus dipakai oleh para gadis yang belum menikah." 

Itu nasehat mereka. Dan aku menurut dong sebagai anak yang penurut dan tidak kritis untuk masalah seperti ini (hehehe, ini beneran. Aku orangnya penurut karena aku senang dan amat menikmati situasi menjadi "anak-anak". Jadi, hal-hal yang besifat "masalah orang dewasa" aku hindari dan jauhi, termasuk info-info seputar pendidikan seks di usia muda. #bahagiaitusederhana , cukup dengan tidak tahu apa-apa maka kita bisa lebih bahagia kadang-kadang.)

#adaapadengantampon : ya mana aku tahu dan tidak mencari tahu juga sih. Yang aku tahu, itu pembalut yang bentuknya seperti kasa gulung gitu, dengan tali kecil yang bisa ditarik. Cara memakainya dengan cara memasukkannya ke dalam kelamin wanita gitu deh.

 #tamponbukantampan : ini jelas banget. Jadi, jangan sampai salah ketik jika ingin memuji seorang cowok. "Oh wajahmu sungguh tampon sekali." Bisa runyam urusan kalau ini terjadi. #dijamin!

Nah.. karena wajahku yang innocent mungkin kala itu, jadi jika teman-teman ada yang memperoleh sampel tampon gratis, aku mendapat sampel pembalut biasa. Dan inilah perkenalan pertamaku dengan pembalut modern.

Ternyata... lebih enak ya. Lebih tipis, tidak cepat tembus meski sudah penuh dan tidak berat juga sih. Yang lebih surganya lagi, selesai dipakai tinggal buang. Tidak ada kewajiban untuk mencuci dan menjemurnya diam-diam lalu menyeterikanya.

Jadi, sekarang aku pun lancar menjawab pertanyaan putri kecilku:

(P): "Ibu, memangnya semua perempuan pasti mens ya?"(I): "Iya, insya Allah pasti. Eh.. kecuali pada mereka yang tidak normal. Jadi, mens itu justru menandakan bahwa tubuh kita sehat, sempurna. Jika tidak mens justru itu menandakan bahwa ada sesuatu yang terjadi dengan tubuh kita."(P): "Mens itu biar apa sih?"(I): "Kamu tahu kan perempuan itu hamil? Nah.. waktu hamil, darah mens yang harusnya keluar itu membentuk dinding rahim. Jadi, seperti rumah untuk adik bayi dalam perut. Jadi, adik bayi tetap merasa aman, nyaman, nggak kedinginan, nggak kepanasan, nggak keguncang-guncang, pokoknya enak deh. Coba deh.. jika kamu tinggal di luar nggak ada atap, lantai, pintu, jendela, dinding... enak nnggak?"(P): "Nggak."(I): "Nah.. begitu itu rahim ibu. Dia seperti rumah yang enak buat tinggal dan melindungi adik bayi dalam kandungan. Tapi, kalau adik bayinya nggak ada di dalam perut, berarti rumahnya nggak perlu dibangun, ya sudah... material bangunannya dikeluarin lewat mens itu."

Lalu aku menceritakan sejarah bagaimana aku mengenal pembalut untuk mengatasi darah mens yang keluar tersebut.

Oh ya... ini ada video dari dr Oz tentang menstruasi itu.


Selasa, 07 Juli 2015

Makan lebih mudah dengan BAKMI GM DELIVERY

[Lifestyle: Kuliner] : Entah dengan yang lain. Tapi kalau aku, sering ingat anak-anakku jika kami bepergian tidak lengkap. Seperti misalnya jika hanya pergi berdua saja dengan suami misalnya. Atau jika pergi sekeluarga tapi salah satu anak ada yang tidak ikut serta. Rasanya ada yang kurang jika tidak full team.
Terutama jika si sulungku tidak ikut.

Senin, 06 Juli 2015

Buka Puasa Di Grand Indonesia

Kemarin, hari ahad 6 Juli 2015, aku menghabiskan waktu bersama keluargaku untuk berbuka puasa di luar rumah.
"Mumpung baru gajian dan belum masuk waktu sibuk menyiapkan hari Raya. Lagian, bosan juga dengan menu masakan di rumah yang variasinya tidak banyak."

Dan sepertinya, ada banyak orang yang berpikiran serupa dengan pemikiranku. Terbukti dari padat merayapnya jalan raya. Diisi oleh kendaraan yang akan menuju mall-mall atau rumah makan.

Nah... aku sekeluarga memilih untuk buka di Grand Indonesia. Sekaligus untuk mencari outlet atau booth tempat untuk membayar zakat. Enaknya ke Mall itu, ada booth membayar zakat, tempat makan, tempat jalan-jalan cuci mata dalam satu tempat. Dan tentu saja, ada banyak diskon juga sih.

Di Grand Indonesia, tepat di depan pintu masuk, menjelang waktu berbuka puasa semua pengunjung akan dibagikan gratis cemilan untuk berbuka puasa sebagai berikut:

satu teh kotak dan satu kotak dengan 4 slot cemilan. Kotak makanannya ada tulisan 'selamat berbuka puasa" dari Grand Indonesia


Ini yang terlihat ketika tutupnya dibuka; ada 4 butir kurma yang sudah dibalut coklat. 

Karena ini bulan Ramadhan, jadi selain toko-toko yang memasang tanda "SALE" atau "DISKON HARI RAYA", maka penataan di seantero Mall juga ditata dengan suasana layaknya daerah Timur Tengah. Ada replika pohon kurma dan tiang-tiang atau dinding dengan gaya bangunan di Timur Tengah sana. 




Jadi, meski tidak beli-beli, lumayan deh buat cuci mata.
Mushalla ada di 5 tempat yang tersebar.
Cuma... harus antri sih makanan dan shalatnya tetap.. hehehe

Minggu, 05 Juli 2015

Bikin Kaligrafi China untuk Namamu

Pagi ini iseng aku melihat facebook seorang teman (kita sebut saja namanya Marissa, yang merupakan penulis novel anak yang tahun ini memenangkan penghargaan IKAPI untuk kategori buku anak terbaik). Di sana dia memamerkan hasil kaligrafi china untuk namanya. Ada bunga-bunga cherry di latar belakanga namanya.
Ih.
Asli bikin mupeng.
Lalu ketika aku baca komentar di bawah statusnya, dia menulis bahwa sudah 3 kali dia mencoba menulis namanya selalu muncul gambar bunga. Selain latar belakang gambar bunga cherry juga ada gambar bunga teratai.

Wahh... sebagai perempuan yang suka mengindentikkan diri dengan keindahan bunga (ehem) tentu saja aku jadi mupeng berat (muka pengen).

Jadi... aku langsung dong meng-klik aplikasi di facebook tersebut.

Ini nih aplikasinya:
http://howyouare.com/calligraphy



Caranya gampang sih. Tinggal masukin nama, nanti bakalan muncul hasilnya secara otomatis. Dan yang aku dapatkan adalah:



Hmm... kenapa tidak muncul gambar bunga?

Penasaran dong. Jadi aku coba lagi, dan hasilnya adalah:









Hei.. .. aku kan pingin yang latar belakangnya ada gambar bunganya.
BUNGA
B
U
N
G
A
B-U-N-G-A

AKU PINGIN LATAR BELAKANG BUNGAAAAAAAAAAAAAAAAAAA

Ish..
penasaran banget deh aku. Kenapa orang lain bisa tapi pas namaku nggak bisa?
Bukan mengecilkan gambar latar perahu, gunung, nelayan, awan.. tapi. Aku pingin aja latar belakang gambar bunga. Manis banget soalnya menurutku.

Penasaran.
Aku coba terus..
Lalu aku diskusi dengan teman-teman di facebook.



 Okeh.. sebagai usaha terakhir sebelum nutup facebook, aku coba menambahkan nama lain di belakang namaku.
Yaitu nama suamiku.
Hasilnya:


HOREEEEEEEEEEEEEEEE
Akhirnya ada latar belakang gambar bunga di belakang kaligrafi china namaku.
Tapi... itu kan dalam Islam tidak boleh ya menulis nama suami di belakang nama kita.
Kenapa?
Karena, nama kita itu dinasabkan pada nama ayah kandung kita.

Jadi, jika ada nama suami di belakang nama kita, Islam memandangnya menjadi: kita itu anak suami kita. 
Alias: ade anita anaknya isbandi
atau
ade anita anaknya adi

Wahhhh... jadi jatuhnya mahram yang tidak boleh dinikahi dong. Dan kegiatan lainnya menjadi dipertanyakan kehalalannya.

Dalam Islam, yang benar penulisan nama untuk seorang perempuan, baik yang sudah menikah atau yang belum menikah adalah: NAMAMU - BIN - NAMA AYAHMU

Jadi.. kalau namaku tuh menjadi: Ade Anita Zaibi

kecuali jika dirimu lahir terlebih dahulu sebelum pernikahan dengan ayah biologismu maka namamu tertulis: NAMAMU - BINTI - NAMA IBUMU (cuma ya kayak pengumuman saja ya ke semua orang bahwa dirimu itu anak diluar pernikahan jika melakukan hal ini?)

Okeh.
Jadi, aku pun mengubah taktik dalam rangka untuk mendapatkan latar belakang bunga di belakang kaligrafi china namaku. hasilnya:


atau dipanggil: 


YESSSS
HAPPY ENDING

Review Power Bank Asus ZenPower 10050mAh

Sebentar lagi hari Raya Idul Fitri nih. Siapa yang sudah siap-siap untuk berangkat mudik?
Aku sendiri, sebagai warga Jakarta, belum pernah merasakan gimana serunya mudik. Karena, sejak kecil (mungkin sejak lahir) aku belum pernah merasakan mudik lebaran.

Kedua orang tuaku, adalah perantau yang sudah benar-benar mengakar di kota Jakarta. Ayah dan ibuku termasuk dua sesepuh yang dijadikan tempat untuk datang dan melepas rindu para sanak saudara yang tidak sempat mudik karena berbagai alasan. Mereka datang ke rumah orang tuaku. Makan masakan khas daerah yang dimasak oleh ibuku (opor khas Palembang, tekwan, kerupuk palembang, dan terkadang sambal goreng tempoyak). Lalu, ngobrol kesana kemari dengan bahasa daerah kami, bahasa Sekayu.
Jadi, serasa memindahkan kerinduan kampung halaman di rumahku.

Setelah kedua orang tuaku meninggal dunia, tentu saja kami anak-anaknya sudah menikah. Kebetulan, suamiku sudah tidak punya orang tua lagi. Dan saudara-saudaranya, semua berkumpul di kota Jakarta. Jadi.... kembali aku tidak pernah merasakan serunya mudik lebaran.

Dari cerita teman-teman yang merasakan mudik, satu hal yang pasti itu adalah: merasakan serunya terjebak macet di Jalanan. Duduk selama beberapa jam di dalam mobil, pastinya bosan banget deh.
Dahulu, suasana bosan ini bisa diatasi dengan cara minum obat antimabuk sehingga semua tertidur sepanjang perjalanan.

Lalu, jaman berganti menjadi jaman serba digital. Dan mengikuti perkembangan yang terjadi di media sosial, atau bermain game digital, atau membaca berita online, adalah pilihan yang bisa dipilih untuk mengisi waktu selama terjebak macet. Tapi, masalahnya kapasitas batere kan terbatas. Jika gadget terus-menerus menyala maka bisa dipastikan baterenya akan cepat habis. Nah.. untuk itulah diperlukan power bank yang handal.

Aku merekomendasikan sebuah powerbank yang bagus nih: Asus ZenPower 10050mAh.


Kapasitas powerbank ini besar loh, 10050mah. Karena kapasitas yang besar ini, jadi ngecharge hape cepat sekali

Kebetulan, di rumah ada beberapa hape dan semua aku coba untuk mencharge hape tersebut dengan powerbank ini. Hasilnya:
- Samsung Kzoom: terisi penuh 100% dalam waktu 45 menit
- Samsung Galaxy Note1 : terisi penuh 100 % dalam waktu 45 menit
- Samsung Galaxy Note4: terisi penuh 100 % dalam waktu kurang dari 45 menit

Nah... mengisi 3 buah hape itu, cuma memakan kapasitas 2 buah lampu saja. Jadi, masih bisa dipakai untuk mencharge yang ke dua kalinya hape-hape tersebut di atas insya Allah. Alias, 3 buah hape bisa dicharge masing-masing sebanyak 2 (dua) kali.

ini dia, ada 4 indikator lampu yang menandakan seberapa banyak kapastias batere yang bisa ditransfer ke gadget kalian

setelah dipakai untuk mencharge 3 buah hape dengan spesifikasi smarphone yang berbeda-beda, hasilnya, cuma terpakai setengah saja kapasitas keseluruhan.  Lampu indikator yang menyala masih ada dua lagi, yang artinya masih bisa dipakai untuk mencharge sekali lagi sekaligus ketiga smartphone yang aku miliki di rumah


Asyik kan.

Powerbank Asus Zenpower 10050mAh ini, hadir dalam packing seperti berikut:

ada kotak penyimpananya, kartu garansi, kabel koneksi yang pendek kabelnya ukuran compact, buku manual dan tentu saja powerbank Asus Zenpower 10050mAh 

Ketika kotak dibuka segelnya. masih tersedia 1 indikator lampu untuk menandai bahwa powerbank ini berfungsi dan tidak rusak. Jadi, jika kebetulan gadget kalian habis baterenya dan lari ke toko elektronik yang menjual powerbank, jangan ragu untuk membeli power bank Asus ZenPower 10050mAh, karena meski baru tapi dia sudah menyimpan seperempat listrik yang bisa ditransfer saat itu juga. Jadi, tidak perlu mencharge dulu baru bisa dapat power. Begitu beli, bisa langsung dipakai deh powerbanknya.

Nanti, setelah lampu indikator pertama ini habis, barulah kita menchargenya untuk pertama kali.
Ketika pertama kali mencharge powerbank Asus ZenPower10050mAh ini, kalian harus mencharge-nya hingga full seluruh lampu menyala ya. Dan itu memakan waktu sekitar 2-3 jam. Nggak lama kan?

Sedangkan penampilan dari Powerbank ini adalah:
ada satu slot ukuran USB dan mini USB di bagian bawah powerbank ini. Hmm, mungkin ini yang jadi satu-satunya kelemahan dari powerbank ini. Tapi, jika dibandingkan dengan kemampuannya yang bisa cepat mengisi ulang batere sebuah gadget, kelemahan ini jadi tertutupi

ukurannya benar-benar ringkas: hanya setebal tempat kartu kredit

dan ini jika disandingkan dengan hape yang akan dicharge. Tetap saja keduanya mudah digenggam oleh telapak tangan

bodynya full metal loh. Meske full metal tapi dia tidak gampang panas. Jadi, enak ketika digenggam tangan meski sedang dipakai untuk isi ulang batere handphone. Apalagi kabelnya tidak ribet

ini penampakan dari atas. Berisi semua speksifikasi dari powerbank ini



Dan ini penampilan dari atas powerbank Asus Zenpower 10050mAh ketika disandingkan dengan handphone Samsung Galaxy Note 4

Key Specs:cell type:Rechargable Lithium ion cell
input:-DC 5.0V,2.0A
output:-DC 5.1V,2.4A
cell capacity:-3.6V/10050mAh
size:-90.5*59*22mm
weight:-251g+-3
Oh ya.. ada lagi kelebihan dari powerbank Asus Zenpower10050mah ini... yaitu, selain tidak panas sama sekali meski bodynya full metal, dia juga tahan guncangan (jadi kabel power USB-nya nggak gampang kendor), dan akan otomatis mati ketika handpone sudah fully charge. Jadi, kita tidak perlu memencet tombol switch off untuk mematikan mode pengisian.

Tuh... aku sih merekomendasikan deh powerbank ini.

Pendidikan Karakter: Belajar Gotong Royong

[Parenting] Jika kalian remaja yang besar di era 70an-80an, mungkin masih ingat dengan pelajaran PMP, yaitu pendidikan moral pancasila.
Ini pelajaran kesukaanku dulu ketika masih SD dan SMP. Kenapa? Karena soal ulangan dan ujiannya gampang-gampang banget. Jadi, jika jeblok di pelajaran matematika (maksudnya sudah merasa yakin bahwa nilai matematika bakalan jelek) tidak perlu khawatir tidak naik kelas. Karena, sudah pasti nilai PMP akan mengkantrol nilai jelek matematika.

Sabtu, 04 Juli 2015

Memperkenalkan Huruf pada Anak di Usia Dini

Apa yang membedakan manusia dengan hewan dan makhluk hidup lainnya? Salah satunya itu adalah, kemampuan dalam membaca dan menulis.

Dengan membaca dan menulis, manusia berusaha merekam semua kejadian yang dia lihat atau dia rasakan, dan lalu dikomunikasikan pada orang lain semua kejadian tersebut.

Kemampuan membaca dan menulis pada manusia, bahkan sebenarnya sudah dimulai ketika masih jaman purba dahulu. Yaitu dengan memahat simbol-simbol gambar tertentu yang membentuk sebuah cerita di dinding-dinding gua. Manusia purba membaca lewat gambar-gambar yang diurutkan dengan cukup rapi dan runut.

Jaman sekarang, yaitu ketika manusia sudah mengenal simbol yang lebih universal dipergunakan di suatu kelompok atau beberapa kelompok atau bahkan lebih luas lagi cakupannya, maka manusia mulai berkenalan dengan huruf dan angka. Dan, dimulailah kegiatan untuk belajar membaca dan menulis.

Inilah awal seorang manusia diperkenalkan dengan huruf dan anak, sebelum mereka belajar membaca.



Usia berapa idealnya seorang anak diperkenalkan huruf?

Sebenarnya, tidak ada patokan dasar usia ideal anak bisa diperkenalkan huruf, dan berlanjut dengan cara membaca dan cara menulis huruf tersebut. Hanya saja, pengajaran untuk memperkenalkan anak pada berbagai macam simbol awal sebelum dia belajar membaca dan menulis bisa dilakukan di usia yang masih amat dini.
DENGAN CATATAN: HARUS DILAKUKAN DENGAN FUN.

Kebetulan, aku termasuk orang tua yang lebih sering menyarankan agar anak tidak perlu diajarkan membaca dan menulis sejak usia dini.
Mengapa? Karena, orang tua sering memiliki ambisi tertentu pada anak dan akhirnya membuat anak merasa terpaksa ketika diajarkan membaca dan menulis. Akhirnya anak menjadi stress dan tertekan.

HATI-HATI: Anak yang diajarkan membaca dan menulis di usia dini tapi dalam kondisi tidak menyenangkan proses belajarnya, maka hasil yang didapat adalah anak justru tumbuh menjadi sosok anak yang malas membaca dan malas belajar.

Tapi, sekarang ada banyak cara untuk menghadirkan keceriaan pada anak jika memang ingin diperkenalkan pada huruf di usia dini. Salah satunya lewat permainan pengenalan huruf dan angka.

Salah satu permainan pengenalan huruf dan angka itu salah satunya adalah aplikasi belajar menulis huruf di aplikasi petualangan BOCI.




Aplikasi mengenal huruf ini tersedia dalam dua bahasa yaitu bahasa inggris dan bahasa Indonesia. Buatku, yang pingin juga anak belajar bahasa inggris sedikit demi sedikit, tentu saja ini amat membantuku



 Catatan penting:
Sering ada keluhan dari para orang tua tentang anaknya yang masih kecil tapi sudah mulai kecanduan gadget. Jadi, kemana-mana gadgetnya selalu dipegangnya. Nyaris sepanjang hari matanya menatap gadget. Tapi, yang diperhatikan oleh anak hanya permainan saja. Game-game yang sebenarnya kurang memberi manfaat bagai tumbuh kembang anak di usia dini.

Dalam perkembangan anak, seharusnya di usia 2-4 tahun, selain melakukan gerakan motorik (lari-lompat-jongkok-berputar-menari-berjingkat, dll) anak juga harus belajar mengembangkan kemampuan bicara dan berpikirnya. Jika anak dibiarkan bermain game di gadget dalam kondisi diam tanpa bicara, maka kemampuan bicara anak akan mengalami hambatan nanti. Dan jika anak dibiarkan sendirian saja dan tenggelam dengan permainannya maka anak akan tumbuh sebagai sosok yang sulit bersosialisasi dengan orang lain.

Untuk itu, PENTING BAGI ORANG TUA UNTUK TETAP MENDAMPINGI SI KECIL KETIKA MEREKA SEDANG ASYIK DENGAN GADGETNYA.

Caranya, bisa dengan cara bercerita, atau memberi tantangan pada anak untuk menyelesaikan permainan interaktif yang ada di aplikasi di gadget mereka atau membimbing anak untuk mengerjakan sesuatu. Termasuk disini adalah memberikan tanggapan berupa saran, cerita nostalgia masa kecil ayah ibu dulu, atau dongeng yang dihubungkan dengan aplikasi gadget yang sedang dihadapi.
Dalam hal ini, aplikasi Petualangan Boci, menggunakan 3 kendaraan nostalgia yang dipakai untuk anak belajar menulis huruf. Yaitu 3 kendaraan di udara (pesawat terbang), di sungai (perahu) dan di rel kereta api (dengan kereta api).

Pemikirannya sederhana saja mengapa menggunakan tiga kendaraan tersebut, yaitu agar orang tua bisa memanfaatkan ketiga kendaraan tersebut untuk bercerita pada anak tentang 3 alat transportasi yang dulu sering dibuat oleh ayah ibu di masa kecil dulu.

masih ingat dengan ketiga permainan nostalgia ini? gambar diambil dari sini

Nah.. sekarang cara mengajarkannya:


Pertama-tama, tentu saja download dulu aplikasi ini. https://play.google.com/store/apps/details?id=com.rollingglory.bocitracealphabet  aplikasi ini bisa didownload di semua gadget yang menggunakan operating sistem android.

Atau :

Boci Trace Alphabet dari Rolling Glory
Bisa di-download di sini


Untuk lengkapnya, ini langkah-langkahnya:

gambar diskrinsut dari sini
Lalu, kita bisa memulainya deh.
Pilih dulu kendaraan yang mau digunakan lalu mulai dengan langkah selanjutnya.




Ajak anak untuk menyentuhkan jemarinya mengikuti bentuk huruf yang tersedia.



 Dan.. mulai!
 








Catatan tambahan dariku sebagai orang tua yang sudah punya anak dengan variasi usia yang beragam:

Meski sekarang ini sudah jaman digital, tapi mengajarkan anak untuk bisa memegang alat tulis dan mencoret di kertas secara manual tetap perlu. Jadi, untuk hasil yang lebih baik, jika anak sudah mahir mengikuti bentuk huruf di gadget mereka, coba ajak untuk mempraktekkannya di atas kertas secara manual dengan menggunakan alat tulis yang dipegang dengan jari mereka.
Dan untuk bersenang-senang dengan gadget, silahkan download aplikasi ini ya.

Boci Trace Alphabet dari Rolling Glory
Bisa di-download di sini



Be a Writer

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...