Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2015

Girl's Talk and Home Made Bread

[Lifestyle: Kuliner] Tukang roti yang biasanya keliling kampung, di hari raya Idul Fitri lalu tidak berjualan. Padahal, kami sekeluarga sudah bosan memakan makanan berat. Pingin nyemil yang bukan gorengan. Akhirnya, aku pun mengajak anak-anak untuk membuat roti.

Roti yang aku buat ini, mudah sekali. Saking mudahnya, ketika membuatnya aku menyelinginya dengan pekerjaan yang menjadi kegemaranku: menonton drama korea. Kebetulan, saat itu aku dan kedua putriku sedang menyelesaikan drama korea Kill Me, Heal Me. 
Aku termasuk orang yang tidak begitu suka menonton film lewat you tube di notebook. Layarnya kecil, padahal nonton drama korea itu harus baca teks. Jika layar notebooknya cuma layar 14 inch, mataku sering perih ketika mengikuti ceritanya. Karena konsentrasi antara membaca teks dan menyaksikan semua adegannya berlangsung. Itu sebabnya, aku termasuk rajin menyambangi tukang penjual CD DVD di pasar Tebet Barat. Dia sampai hafal. Jadi, kadang meski sudah beli berbulan-bulan, tapi jika …

Kangen Pacar

Dulu, ketika baru menikah, ibuku sering senyam-senyum sendiri jika melihat aku dan suamiku duduk-duduk di atas jembatan kecil buatan yang ada di atas kolam kecil berair mancur sederhana di halaman belakang rumahku. Ibu memang memelihara beberapa ikan di kolam kecil itu. Ikan mas dan ikan patin. Semuanya untuk dikonsumsi jika sedang ingin makan ikan. Karena, ayahku senang makan ikan segar olahan. Selain ikan mas dan ikan patin juga ada ikan sapu-sapu. Tapi, ikan sapu-sapu ini tidak untuk dimakan. Dia dimasukkan ke dalam kolam khusus untuk membersihkan lumur dan kotoran yang ada di dalam kolam. Karena, secara instingtif, ikan sapu-sapu memang memakan lumut dan semua yang kecil-kecil yang tidak terpakai yang bisa dimakan.
Ibu bilang, "Ih.... kalian berdua seperti sedang pacaran saja deh."
hehehe. Mungkin, karena setelah semua orang berangkat kerja dan bersekolah, yang di rumah hanya tertinggal aku dan suamiku serta ibu dan ART-nya. Kuliahku mulai senggang kala itu jadi bisa mas…

Resep Zuppa Soup

[Keluarga] Jika sedang datang ke Pesta Resepsi Pernikahan, ada satu makanan yang 10 terakhir ini sering hadir di banyak acara resepsi pernikahan. Dia adalah Zuppa Soup.

Berhubung selama bulan Ramadhan sudah lama tidak mendapat undangan pesta pernikahan (hehehe) ceritanya aku jadi kangen dengan jenis makanan yang satu ini. Jadilah sore ini aku bikin Zuppa Soup di rumah.

Sesungguhnya Sesudah Kesulitan Ada Kemudahan

[Keluarga] Merasa putus asa karena terus menerus mengalami kegagalan?
Merasa diperlakukan tidak adil oleh Allah dalam kehidupan ini?
Jangan dong.
Kalian harus selalu percaya bahwa segala sesuatu itu, terjadi atas kehendak Allah SWT. Dan lebih dari sekedar mempercayai hal itu, adalah, bahwa Allah tidak akan membebani seseorang di luar kemampuan hambaNya tersebut.
Yakin deh dengan hal itu.

20 Tips Meringankan Pekerjaan di Dapur

Aku dikirimi teman berbagai tips untuk meringankan pekerjaan para ibu rumah tangga (atau siapa saja) selama berkecimpungan dengan pekerjaan rumah tangga sehari-hari, khususnya ketika berada di dapur. Apa saja?

Tips Meringankan Pekerjaan di Dapur:
1. Agar TELUR REBUS tidak susah dikupas, jangan lupa celupkan kedalam air es saat telur tersebut baru matang/masi panas

2. Agar CABE tidak meletup-letup ketika digoreng, jangan lupa tusuk ato lukai sedikit cabe tersebut dengan pisau sebelum digoreng

3. Saat mencuci KANGKUNG, arnong/selada air ato genjer serta tanaman air lainnya jangan lupa dibilasan pertama bubuhkan sesendok garam lalu diamkan sejenak agar binatang-binatan kecil yang mungkin hidup dibatang dan daunnya mati .. biasanya yang hobi nongkrong di situ lintah, keong, ulat dan cacing air.. ( brokoli dan kembang kol juga sering ada ulatnya jadi jangan lupa pula gunakan cara ini

4. Agar TAHU awet ketika disimpan, cuci bersih dengan air, kemudian siram dengan air panas, setelah itu lap …

Penting Untuk Mengajarkan pada Anak apa itu Mahrom dan Muhrim

Pernah mendengar ucapan di tayangan komedi seperti ini tidak:

"Nggak usah pegang-pegang. Bukan muhrim."

atau:

"Mana bisa kita pergi duaan. Kan, bukan muhrim."

Nah... jika yang dimaksud dari semua ucapan di atas (dan yang sederajat artinya dengan ucapan di atas) adalah orang yang tidak boleh bersentuhan karena hubungan darah antara mereka maka tentu saja ucapan ini salah.

Yang dimaksud dengan Muhrim itu sebenarnya adalah:
Orang yang sedang melakukan ibadah umroh dan mengenakan pakaian Ihram selama perjalanan hajinya sebelum melaksanakan Tahallul.

Seharusnya, jika ingin mengatakan bahwa si lawan jenis itu tidak boleh melihat aurat kita atau tidak boleh bersentuhan atau tidak boleh dinikahi, maka ucapan yang benar adalah Mahram (dibaca mahrom).

Untuk jelasnya ini aku kutip definisi mereka dari blogpost "salah kaprah dalam memahami muhrim dan mahrom":

Mahram adalah suami seorang wanita dan siapa saja yang diharamkan selamanya menikahi wanita tersebut, baik keh…

Kenapa Rumput Tetangga Terlihat Lebih Hijau Dari Rumput Sendiri?

[Pernikahan] Hal yang menarik dari sebuah kehidupan itu adalah, apa yang dianggap menarik pasti memiliki sifat tidak abadi.

Sebut saja kecantikan. Pasti suatu saat akan berkurang cantiknya.  Bahkan. aku pernah nih. Datang ke suasana berkabung seseorang. Si Suami amat mencintai istrinya. Dia tidak rela jika jasad istrinya yang sudah meninggal itu rusak karena kematian yang dialami istrinya. Maka, jasadnya itu pun diformalinnya.

Riasan Mata MInimalis

Jika sedang menonton drama korea, ada satu hal yang selalu aku perhatikan dari para artis korea yang bening-bening itu, sebut saja Park Shin Hye, Lee Yoo Bi, Shin Se Kyung, Park Bo Young, dan Shin Min Ah, mereka semua tuh punya satu kesamaan menurutku. Yaitu, cantik meski dengan riasan wajah minimalis. Modalnya cuma riasan mata yang tidak banyak alias satu warna dan lipstik saja.



Tapi, Putriku yang nomor dua, yang sudah remaja dan duduk di bangku SMA buru-buru memberi komentar atas kecantikan mereka semua :
"Bu... mereka semua itu pada dasarnya emang udah cantik. Jadi biar dandan minimalis atau tidak dandan sama sekali pun, tetap saja jatuhnya cantik dan enak dilihat."
Argh...
Komentarnya ini sungguh mematahkan semangatku untuk tampil cantik.

Tapi... Jika harus dandan menor, duh.. aku merasa itu bukan aku banget.
Aku nggak bisa dandan lengkap (maksudnya, selain memakai lipstik dan pinsil alis, juga memakai eye liner, eye shadow warna warni, blush on, pemancung hidung, dan se…

Bila Anak Bertanya Soal Menstruasi

Anakmu cewek atau cowok? Anakku alhamdulillah, lengkap. Ada cewek ada juga cowok.Anakmu sering bertanya hal-hal yang tidak penting nggak? Anakku sering. ugh... seringnya tuh sudah sampai taraf asyik-jika-diisengin-jawabnya.Anakmu nerima nggak jika diberi jawaban iseng ketika dia bertanya serius? Anakku nerima. wkwkwkwkw (tapi lantas dijitak oleh suamiku: "anak nanya serius kok jawabnya ngasal!"
Suatu hari, di tengah kemacetan lalu lintas kota Jakarta yang bikin otak malas mikir serius, putri bungsuku bertanya:
Putriku (P): "Kenapa ibu lebih suka pakai pembalut yang tidak ada sayapnya?"

Aku, ibunya (I): "Karena sayap itu kadang  bikin lecet sih. Lagipula... percuma pake sayap juga, nggak bisa bikin kita terbang juga."

Putra Sulungku (PS): "Emangnya ibu pingin terbang?"
(I): "Iya, ibu kangen masa-masa jadi bidadari dulu. Sebelum selendang ibu disembunyiin ayah pas ibu mandi di bawah air terjun."

krik
krik
krik


Jaman aku masih SMP dulu, s…

Makan lebih mudah dengan BAKMI GM DELIVERY

[Lifestyle: Kuliner] : Entah dengan yang lain. Tapi kalau aku, sering ingat anak-anakku jika kami bepergian tidak lengkap. Seperti misalnya jika hanya pergi berdua saja dengan suami misalnya. Atau jika pergi sekeluarga tapi salah satu anak ada yang tidak ikut serta. Rasanya ada yang kurang jika tidak full team.
Terutama jika si sulungku tidak ikut.

Buka Puasa Di Grand Indonesia

Kemarin, hari ahad 6 Juli 2015, aku menghabiskan waktu bersama keluargaku untuk berbuka puasa di luar rumah.
"Mumpung baru gajian dan belum masuk waktu sibuk menyiapkan hari Raya. Lagian, bosan juga dengan menu masakan di rumah yang variasinya tidak banyak."

Dan sepertinya, ada banyak orang yang berpikiran serupa dengan pemikiranku. Terbukti dari padat merayapnya jalan raya. Diisi oleh kendaraan yang akan menuju mall-mall atau rumah makan.

Nah... aku sekeluarga memilih untuk buka di Grand Indonesia. Sekaligus untuk mencari outlet atau booth tempat untuk membayar zakat. Enaknya ke Mall itu, ada booth membayar zakat, tempat makan, tempat jalan-jalan cuci mata dalam satu tempat. Dan tentu saja, ada banyak diskon juga sih.

Di Grand Indonesia, tepat di depan pintu masuk, menjelang waktu berbuka puasa semua pengunjung akan dibagikan gratis cemilan untuk berbuka puasa sebagai berikut:



Karena ini bulan Ramadhan, jadi selain toko-toko yang memasang tanda "SALE" atau "D…

Bikin Kaligrafi China untuk Namamu

Pagi ini iseng aku melihat facebook seorang teman (kita sebut saja namanya Marissa, yang merupakan penulis novel anak yang tahun ini memenangkan penghargaan IKAPI untuk kategori buku anak terbaik). Di sana dia memamerkan hasil kaligrafi china untuk namanya. Ada bunga-bunga cherry di latar belakanga namanya.
Ih.
Asli bikin mupeng.
Lalu ketika aku baca komentar di bawah statusnya, dia menulis bahwa sudah 3 kali dia mencoba menulis namanya selalu muncul gambar bunga. Selain latar belakang gambar bunga cherry juga ada gambar bunga teratai.

Wahh... sebagai perempuan yang suka mengindentikkan diri dengan keindahan bunga (ehem) tentu saja aku jadi mupeng berat (muka pengen).

Jadi... aku langsung dong meng-klik aplikasi di facebook tersebut.

Ini nih aplikasinya:
http://howyouare.com/calligraphy



Caranya gampang sih. Tinggal masukin nama, nanti bakalan muncul hasilnya secara otomatis. Dan yang aku dapatkan adalah:



Hmm... kenapa tidak muncul gambar bunga?

Penasaran dong. Jadi aku coba lagi, dan h…

Review Power Bank Asus ZenPower 10050mAh

Sebentar lagi hari Raya Idul Fitri nih. Siapa yang sudah siap-siap untuk berangkat mudik?
Aku sendiri, sebagai warga Jakarta, belum pernah merasakan gimana serunya mudik. Karena, sejak kecil (mungkin sejak lahir) aku belum pernah merasakan mudik lebaran.

Kedua orang tuaku, adalah perantau yang sudah benar-benar mengakar di kota Jakarta. Ayah dan ibuku termasuk dua sesepuh yang dijadikan tempat untuk datang dan melepas rindu para sanak saudara yang tidak sempat mudik karena berbagai alasan. Mereka datang ke rumah orang tuaku. Makan masakan khas daerah yang dimasak oleh ibuku (opor khas Palembang, tekwan, kerupuk palembang, dan terkadang sambal goreng tempoyak). Lalu, ngobrol kesana kemari dengan bahasa daerah kami, bahasa Sekayu.
Jadi, serasa memindahkan kerinduan kampung halaman di rumahku.

Setelah kedua orang tuaku meninggal dunia, tentu saja kami anak-anaknya sudah menikah. Kebetulan, suamiku sudah tidak punya orang tua lagi. Dan saudara-saudaranya, semua berkumpul di kota Jakarta. …

Pendidikan Karakter: Belajar Gotong Royong

[Parenting] Jika kalian remaja yang besar di era 70an-80an, mungkin masih ingat dengan pelajaran PMP, yaitu pendidikan moral pancasila.
Ini pelajaran kesukaanku dulu ketika masih SD dan SMP. Kenapa? Karena soal ulangan dan ujiannya gampang-gampang banget. Jadi, jika jeblok di pelajaran matematika (maksudnya sudah merasa yakin bahwa nilai matematika bakalan jelek) tidak perlu khawatir tidak naik kelas. Karena, sudah pasti nilai PMP akan mengkantrol nilai jelek matematika.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...