badge

Rabu, 09 Desember 2015

Lingerie Merah Seksi

[Pernikahan] Dimana-mana yang namanya pasangan menikah itu pasti dong lebih enak ketimbang pasangan yang belum menikah. Itu sebabnya setelah terjadinya sebuah pesta pernikahan; lelucon abadi yang selalu diucapkan oleh orang-orang yang berada di sekeliling pasangan pengantin baru adalah:

"Gimana rasanya setelah menikah? Jika ini ditanya sama mereka, pasti jawaban mereka adalah menyesal. Yaitu menyesal kenapa tidak dari dulu saja menikah. Karena menikah itu rasanya lebih enak dari sekedar legit."


Lelucon itu mungkin sudah ratusan kali aku dengar setiap kali ada pasangan pengantin baru yang benar-benar masih baru muncul di hadapan kami. Herannya adalah: aku selalu terpancing untuk tertawa lepas ketika mendengar lelucon ini.

Bukan merasa lucu pada isi leluconnya. Tapi merasa lucu menyaksikan betapa lelucon usang ini bisa menghadirkan rona merah jambu di wajah pasangan pengantin baru. Malu-malu (*tapi menahan rasa gemas diam-diam), tersipu-sipu (*padahal pasti di dalam hatinya sedang kebat-kebut musik disko).

Kadang, wanita yang masih menjadi pasangan pengantin baru mengirimkan cubitan ke lengan suaminya. Masih dengan gaya malu-malu. Seakan mengirimkan sinyal "bantuin-aku-dong-malu-berat-nih".

Dan suaminya hanya bisa menunduk sambil mengusap lengan dan melirik diam-diam ke arah istrinya mengirimkan sinyal "mau-gimana-lagi?"

Untuk banyak pasangan pengantin lama (*maksudnya pasangan  senior) pemandangan malu-malunya pasangan pengantin baru ini tentu saja hal yang bisa disoraki dan amat menghibur hingga menimbulkan gelak. Mungkin, ini mungkin ya. Para pasangan pengantin senior terkenang masa-masa canggung mereka ketika menjadi pengantin baru dulu.

Atau merasa lega karena ternyata ada juga yang seculun itu reaksinya. Jadi serasa bertemu teman senasip.

Btw, memangnya malu-malu dan canggung itu hanya monopoli pengantin baru saja?
Tidak juga loh. Pasangan senior bisa juga mengalami kondisi malu-malu dan canggung layaknya pengantin baru yang untuk pertama kalinya muncul di hadapan orang banyak. Kebetulan, aku menemukan kondisi seperti ini dan menjadi saksinya.

Kejadiannya beberapa waktu lalu, temanku yang sudah punya anak usia 9 tahun, dan sudah menikah selama 12 tahun, juga menampilkan sikap malu-malu dan canggung bak pengantin baru.
Pipinya merah pertanda malu, kepalanya menunduk dengan senyum simpul yang tak lepas di bibirnya.

Begini awal ceritanya. Kita harus lihat kejadian 7 hari sebelumnya.


"Bawa jualan apa dirimu hari ini?" Temanku ini (*kita sebut saja namanya Anggrek) mendekati (sebut saja) Melati. Melati adalah teman akrabku. Dia berjualan pakaian door to door di kalangan ibu-ibu. Berhubung aku hobbi ngobrol, jadi aku sering mengikuti Melati ketika sedang mengedarkan dagangannya. Salah satunya adalah mampir ke rumah Anggrek.
Dagangan dipaparkan di lantai dan sambil memilih-milih, aku bisa ngobrol dengan mereka.

Nah. Saat itulah Anggrek mengangkat sebuah lingerie warna merah seksi.
lingerie ini dijual di Zalora, 

"Apaan nih?"
"Baju tidur." Wajah Anggrek langsung memerah karena tersipu. Lingerie merah itu terdiri dari sepotong pakaian dengan seutas tali yang akan menggantung di pundak pemakainya. Lalu renda-renda tampak menghiasi bagian dadanya. Selebihnya, bahan tipis menerawang terjuntai hingga pertengahan paha pemakainya.

"Beli ini." Naluri pedagang Melati langsung bereaksi.
"Ah...kapan pakainya? Rumah kontrakan satu kamar gini."
"Pakainya nanti pas anakmu sudah tidur."
"Malu ah."
"Udah, beli aja. Pakai nanti malam coba. Terus lihat gimana nanti."

Akhirnya, setelah proses bujuk rayu a la pedagang dilakukan, lingerie itu pun laku.

Nah... 7 hari kemudian, tepatnya hari ini. Anggreklah yang mendatangi aku dan Melati. Malu-malu dan canggung, berbisik menanyakan sesuatu.

"Eh...anu... ngg... aku akhirnya pas suamiku lagi ngerjain tugas kantor malam-malam di rumah, aku datangi dia sambil mengenakan pakaian tidur yang aku beli dari kalian. Terus.... dia suka. Duhhh.... jadi seruuu."

"Nahh..kan. Asyik kan?"
"Iya... asyik. Suamiku nyuruh aku nanyain kalau ada model lain yang seksi juga. Ada nggak?"

Hahahahaha.
Nggak nyangka ya kekuatan sebuah lingerie seksi itu ternyata. Mampu membuat pasangan pengantin senior kembali seperti pengantin baru lagi.

Ada yang mau merasakan sensasi yang sama dengan Anggrek? Kenapa tidak mencoba untuk memanfaatkan HARBOLNAS?

Apa itu HARBOLNAS?


HARBOLNAS kependekan dari Hari Belanja Onlineshop Nasional. Jatuh di tanggal 12 Desember sehingga mudah diiingat dengan nama 12.12.

Tahu sendiri kan, yang namanya belanja online itu (menurutku) sih asyik. Kita tidak aka terjebak macet, atau terjebak perubahan cuaca yang tidak menentu seperti banjir atau hujan apalagi badai. Cukup duduk nyaman di depan komputer di rumah. Atau leyeh-leyeh sambil memanfaatkan handphone.

Aku sepertinya perempuan yang paling menikmati era belanja online. hahahahaha. Mulai dari pakaian, buku, perlengkapan dapur, sepatu, kosmetik, jaket, makanan, wuaaa... banyak banget jika ditulis satu persatu. Apalagi jika sedang ada program Free Ongkir atau diskon besar-besaran di tanggal-tanggal spesial.

Seperti yang akan berlangsung di ZALORA di tanggal 12.12 nanti. Tinggal klik fashion yang kamu suka. Lalu bayar. Bisa transfer atau C.O.D alias Cash on Delivery (jadi bayar di tempat ketika barang sudah datang di depan pintu rumah kita). Ada 30 hari pengembalian gratis lagi jika ingin menukar barang yang ternyata tidak sesuai dengan pesanan.

Jadi, tunggu apa lagi? Mumpung lagi ada Diskon Besar – Besaran Berbelanja di Hari Belanja Online Nasional 1212 2015.


25 komentar:

  1. lingeri itu memang sesuatu :D

    BalasHapus
  2. Lingerie itu memang membuat pasangan menjadi mwnyala terus .. # upsaa

    BalasHapus
  3. jd terinspirasi...
    boleh dicoba nih..apanya ?
    harbolnasnya lah ya..lingerienya jg boleh.*tersapu sapu malu

    BalasHapus
  4. jadi inget pernah beli lingerie :D

    BalasHapus
  5. Wah lingerie, kalo saya untuk saat ini sepertinya masih belum butuh kali ya,, orang masih jomblo juga :D. Tapi suatu saat kalo udah nikah, pasti bakal minta sama suami buat dibeliin lingerie :D. Ngomong-ngomong yang pink tengah bagus tuh :D
    Makasih udah share :D

    BalasHapus
  6. Iyees Mbak. Ngaruh. Bentuk dan warna beda response jg beda. Hihi. Nyedepin mata suami sendiri gak ada salahnya kan ya. Mudah2an jadi pahala ;)

    BalasHapus
  7. Buahahhah gara-gara lingerie merah ya. Aku udah lama nggak pake lingerie lagi. Paling2 cuma pas awal nikah aja :D :D :D

    BalasHapus
  8. saya belum senior Mak. jadi nanti aja beli Lingerie. bbrp tahun lagi *loh

    BalasHapus
  9. Xixixi, Mbak Ade mah suka banget bikin senyum sendiri. Boleh dicoba nih beli lingerie. :D

    BalasHapus
  10. dulu waktu masih ngantor, saya di divisi underwear. Semua produk underwear termasuk lingerie bertebaran dimana-mana hahaha. Tapi, saya sampe sekarang belum pernah ngerasain pake lingerie :D

    BalasHapus
  11. Aku niiih koleksi lingerie.. seru seru sedap.. bumbu rumah tangga banget biar selalu berasap :D

    (( berasap )))

    BalasHapus
  12. lingeriku udah usang dimakan waktu *cieehh lupa keselip dimana, soalnya awal2 aja dipake, punya anak ke-2 bye-bye lingerie ,, gigigig,,

    BalasHapus
  13. Subhanallah kesasar di sini :D

    BalasHapus
  14. Mau koleksi lingeria dari sekarang ah hahaha

    BalasHapus
  15. Nggak kebayang kalo aku pake lingerie itu...bisa2 bukannya tergoda suamiku malah semapuut...hihi

    BalasHapus
  16. Pengen tapi gak pede pakenya. Ukuran sudah dua kali lipat dari waktu awal-awal menikah dulu :(

    BalasHapus
  17. itu pakaian wajib buatku mba :D.. ga mau tiap malam juga sih, tp koleksi lingerieku lumayan bnyk juga, utk dipakai buat menggoda suami sesekali :D

    BalasHapus

karena banyak sekali spam, jadi untuk sementara aku moderasi ya komennya. Makasih

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...