badge

Selasa, 13 Oktober 2015

Peduli Kanker 2: Periksa Payudara Sendiri

[Lifestyle: Kesehatan]: Seorang teman yang menjadi survivor kanker bercerita padaku bahwa dia bersyukur bahwa semua biaya pengobatan kanker yang harus dijalaninya, seluruhnya ditanggulahi oleh BPJS. Hanya saja, memang dia harus memiliki rasa sabar yang amat luas.

Mengapa? Karena antrian pasien yang juga ingin memanfaatkan keringanan dari pembiayaan oleh BPJS itu seperti ular. Panjang, meliuk dan bergerak perlahan.

Bayangkan, untuk memperoleh jadwal bertemu dengan dokter saja, dia daftar hari ini. Untuk pengambilan nomornya, dia harus antri sebelum pukul 06.00 pagi di rumah sakit milik pemerintah. Nanti, dari sana dia bukan berarti dia serta merta bisa bertemu dokter. 
Belum.
Dia baru mendapat nomor untuk bisa mendaftar saja (mengisi keperluan administratif). Setelah mengisi formulir pendaftaran (yang biasanya berwarna merah muda dan kuning), maka formulir itu dibawa ke loket BPJS yang ada di rumah sakit tersebut. Nanti formulir itu akan mendapat stempel persetujuan bahwa pasien itu pengobatannya akan ditanggung oleh BPJS.
Nah... baru deh, bawa lagi formulirnya ke meja pendaftaran untuk mendapat giliran kapan bisa bertemu dokter di rumah sakit tersebut. 
Jadi, memang belum tentu pagi sebelum jam enam ambil nomor lalu siangnya bisa konsultasi dengan dokter. Ada rumah sakit, yang karena peminat yang berobatnya banyak sekali, sementara tenaga medis dan alat yang digunakannya cuma sedikit, maka kita mendapat antrian untuk bulan depannya.
Ugh.

Selama duduk di antrian, siap-siap tidak kebagian tempat duduk. Dan siap-siap jika ternyata harus bolak-balik pergi ke tempat foto copy yang biasanya berada jauh dari tempat pendaftaran (jadi kalau tidak bergegas semua adegan mengantri ini harus diulang lagi keesokan harinya).

Untuk itu, bagi yang ingin berobat dengan menggunakan kartu BPJS, ini tips dariku:
  • Perhatikan selalu begitu sampai di rumah sakit, dimana letak mesin fotocopy. Karena kita pasti akan memerlukan layanan fotocopy.
  • Bawa kelengkapan surat yang lengkap (kartu bpjs yang sudah difotocopy, surat rujukan dari Puskesmas atau dokter keluarga yang sudah difotocopy, dan juga KK serta KTP. Semua kalau bisa sih sudah ada fotocopiannya buat jaga-jaga. Karena, yang antri di foto copyan rumah sakit itu bukan cuma kamar mandi dan meja pendaftaran tapi juga layanan foto copy).
  • Bawa bekal dari rumah berupa minuman, dan makanan kecil. Memang sih ada kantin rumah sakit, tapi kalau dikit-dikit ke kantin, terus nanti pas dipanggil kita nggak ada, nama kita ditaruh lagi di bagian bawah. Duh.. antri lagi deh.
  • Bawa buku, atau game buat mengisi waktu menunggu.

Pertanyaannya, cukup pantas nggak sih kita mengantri sekian lama tersebut?

Jawabannya: pantas banget. 
Karena pengobatan untuk penderita kanker itu memang sebelas dua belas dengan membeli mobil baru. Biayanya bisa puluhan bahkan ratusan juta rupiah.

Itu sebabnya lebih baik mengulum rasa sabar deh daripada buru-buru baper (=bawa perasaan) terus ngambek nggak mau lagi berobat dengan memakai kartu BPJS. Sabar ya cantik. Semua yang memerlukan rasa sabar yang teramat luas biasanya akan berbuah amat manis In Sya Allah.
Yang penting kita harus terus semangat dan optimis.

Nah. Karena mengobati itu akan selalu mahal dan penuh pengorbanan, maka ada baiknya kita semua yang sehat-sehat ini nih, cobalah untuk melakukan: SADARI, yaitu Periksa Payudara Sendiri.

Kapan Waktu yang tepat untuk melakukan SADARI (periksa payudara sendiri)?

Waktu terbaik untuk melakukan SADARI adalah hari ke 7 hingga hari ke 10 siklus haid, dihitung dari hari pertama haid.

Jadi, begitu mens hari Pertama, langsung catat tanggalnya. Misalnya tanggal 1.
Nah, nanti di tanggal 7,8,9,10, cari waktu untuk melakukan SADARI.

Kenapa yang terbaik di tanggal itu? Memangnya ada hitungan Primbonanya?
Hehehe... nggak. Ini bukan masalah perhitungan primbonnya sih. Tapi, di hari-hari itu, kondisi payudara biasanya dalam kondisi lemas (lembek). Sehingga kita bisa melihat jika terjadi perubahan atau sesuatu di sana).

Kalau lewat hari-hari itu, takutnya kondisi rahim mulai beranjak subur atau mulai ada persiapan untuk ovulasi, jadi payudara mulai berisi kembali untuk akhirnya mencapat bentuk yang sempurna (untuk ukuran si orang itu sendiri ya, bukan ukuran seorang Julia Peres). Nah, jika payudara sudah mulai membulat, sudah sulit untuk dilihat apakah ada perubahan atau tidak. Dan ketika diraba pun mulai sulit dideteksi apakah ada benjolan atau tidak karena nanti tersaru-saru dengan otot kelenjar payudara yang mulai menegang kembali.

Bagaimana cara melakukan Periksa Payudara Sendiri?

  1. Buka baju dan penutup dada lalu berdiri di depan cermin. Perhatikan, apakah bentuk payudara kiri dan kanan anda sama atau ada yang  besar sebelah.
  2. Periksa puting payudara. Apakah melesak ke dalam dan tenggelam atau tidak
  3. Periksa daerah kulit payudara. Apakah berwarna kehitaman dan keriput atau mulus biasa.
  4. Periksa apakah ada bagian yang seperti lesung pipit alias melesak ke dalam dan membentuk cekungan.
  5. Periksa apakah ada luka yang sudah lebih dari 6 bulan di daerah payudara tersebut dan tidak sembuh-sembuh. Lalu....  
  6. Tidur telentang dalam kondisi tidak memakai atasan atau penutup dada. 
  7.  Tidur telentangnya tanpa mengenakan bantal sama sekali.
  8.  Lalu, letakkan sebelah tangan di bawah kepala dimana sikunya membentuk sudut 90 derajat.
  9. Tangan yang bebas yang satunya lagi, gunakan tiga jari yang direkatkan (jari telunjuk, tengah dan manis) mulai melakukan perabaan di daerah seputar payudara hingga ke sekitar ketiak. Gerakannya seperti seakan-akan ujung ketiga jari tersebut merayap seperti caterpilar alias ulat keket. Jari telunjuk maju 1 cm, jari tengah menyusul untuk selalu dekat dengan jari telunjuk dan begitu juga dengan jari manis.
  10. Mulai daerah perabaan dari daerah seputar puting dan terus melebar berputar mengitari payudara dimana lengan yang dekat dengan payudara yang diraba itu sedang terlipat di bawah kepala.
Untuk jelasnya, ini ada videonya.


Selamanya: Mencegah lebih baik daripada mengobati.

----------------
tulisan ini diikut sertakan dalam Kampanye #finishthefight #gopink #breastcancerawareness







32 komentar:

  1. Oh baru tahu informasi akurat bagaimana mendeteksi penyakit breast cancer ini ya :)

    BalasHapus
  2. aku hampir gak pernah ngecek payudara :D
    mungkin bisa diperiksa kapan2

    BalasHapus
  3. kadang sih kalau sedang boboan, yuk ach semakin peduli

    BalasHapus
  4. BPJS sangat membantu bagi para penderita kanker ya mbak Ade, karena biaya yang dibutuhkan oleh para penderita kanker sangat banyak dan dengan adanya BPJS penderita akan jauh lebih ringan.

    BalasHapus
  5. Komplit ulasannya karena berpengalaman
    Semoga tipnya bermanfaat
    Semoga berjaya dalam GA
    Salam hangat dari Jombang

    BalasHapus
  6. Saya juga harus waspada nih mak...
    Semoga ga terjadi apa-apa...

    BalasHapus
  7. Makasih infonya, Teh Ade. Saya jadi mau periksa payudara sendiri juga :)

    BalasHapus
  8. oo, baru tahu aku, mba. kudu dipraktekin buat cek nih.

    BalasHapus
  9. Makasih infonya, sangat bermanfaat....

    BalasHapus
  10. Terimakasih banget mba infonya, sangat bermanfaat sekali :)

    BalasHapus
  11. assalamualaikum" mba tautanya bagus dan mengedukasi ?

    Silahkan di order sis Obat herbal untuk mengatasi kanker payudara dan mengobati kanker http://goo.gl/ueNypU

    BalasHapus
  12. Info yang sangat bermanfaat sekali ini mak

    BalasHapus
  13. sangat bermanfaat sekali nih infonya

    BalasHapus
  14. wujud kepedulian blogger terhadap dunia kesehatan ya...secara saat ini belum ditemukan obat kanker... sejutu.. mencegah lebih baik daripada mengobati

    BalasHapus
  15. Waaah, stelah mens cek SADARInya ya, Buu. Aku baru tahu. Informatif bgttt . . .

    BalasHapus
  16. setelah baca postingan ini, aku jadi aware nih. Thanks mak Ade, infonya bermanfaat buat aku. :)

    BalasHapus
  17. Jauhkanlah dari penyakit kanker ini

    BalasHapus
  18. Info yang sangat bermanfaat sekali mba :)

    BalasHapus
  19. SADARI penting sekali dilakukan sejak dini ya. Betul, mencegah lebih baik daripada mengobati

    BalasHapus
  20. Silahkan kunjungi web kami yg menyediakan beberapa tips tentang kesehatan

    BalasHapus
  21. kanker sangat berbahaya bagi kita, maka dari itu sadar dari dini dengan cek up ke dokter

    BalasHapus
  22. Sederhana tapi bisa menyelamatkan jiwa :).. makasiiih ya mba Adeee..


    Thanks for joining my GA #finishthefight #gopink #breastcancerawareness ...really appreciate it :)

    BalasHapus
  23. Oh,,, jadi gitu yah, proses pengobatan dengan BPJS, memerlukan kesabaran yang ekstra hanya akan konsultasi ke dokter saja seperti itu. Iya, mendingan di foto kopi dulu saja surat2 yang di rasa di perlukan, untuk memotong waktu. Baik mba, terima kasih informasinya karena ini sangat berharga bagi kami.

    BalasHapus

karena banyak sekali spam, jadi untuk sementara aku moderasi ya komennya. Makasih

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...