Langsung ke konten utama

Riasan Mata MInimalis

Jika sedang menonton drama korea, ada satu hal yang selalu aku perhatikan dari para artis korea yang bening-bening itu, sebut saja Park Shin Hye, Lee Yoo Bi, Shin Se Kyung, Park Bo Young, dan Shin Min Ah, mereka semua tuh punya satu kesamaan menurutku. Yaitu, cantik meski dengan riasan wajah minimalis. Modalnya cuma riasan mata yang tidak banyak alias satu warna dan lipstik saja.

Liat deh dandanan mereka semua. Minimalis semua kan?


Tapi, Putriku yang nomor dua, yang sudah remaja dan duduk di bangku SMA buru-buru memberi komentar atas kecantikan mereka semua :
"Bu... mereka semua itu pada dasarnya emang udah cantik. Jadi biar dandan minimalis atau tidak dandan sama sekali pun, tetap saja jatuhnya cantik dan enak dilihat."
Argh...
Komentarnya ini sungguh mematahkan semangatku untuk tampil cantik.

Tapi... Jika harus dandan menor, duh.. aku merasa itu bukan aku banget.
Aku nggak bisa dandan lengkap (maksudnya, selain memakai lipstik dan pinsil alis, juga memakai eye liner, eye shadow warna warni, blush on, pemancung hidung, dan sebagainya. Pada dasarnya aku kurang suka dandan lengkap. Jadi tidak bebas lagi buat ngapa-ngapain rasanya (#emangnyamauberbuatapa?)

Aku lebih suka dan nyaman dan karena merasa suka dan nyaman jadi lebih merasa percaya diri jika #dandanminimalis.
Dandan minimalis versiku adalah sedikit make up, alias senatural mungkin.

Jadi, cukup lipstik, dan riasan mata minimalis.

Seperti ini nih (yang sudah aku share di instagramku @adeanit4 :

Dan dengan riasan mata minimalis, aku percaya diri untuk beraktifitas apa saja.

bahkan putri bungsuku pun jadi terlihat cantik hanya dengan riasan mata minimalis yang aku terapkan padanya ketika ada acara perayaan hari Kartini di sekolahnya

Dan mau tahu apa modalku: cuma ini nih:Pinsil Alis, eye liner yang dibubuhkan sepanjang garis mata agak tebal dan lipstik (bahkan aku amat sangat jarang memakai bedak


Gimana? Praktis kan?

Tulisan ini diikutsertakan dalam "REVLON Colorful Affair Challenge"




Komentar

  1. Waaaaah...mbak ade ikut juga. cakeeeeep mbak. Aku belum bisa pakai eyeliner :D

    BalasHapus
  2. Minimalis aja cantikkk :D :D :D

    BalasHapus
  3. salah satu alat makeup yg wajib pake tiap kluar nih.... ga bisa kluar tnpa eyeliner pokoknya ^o^

    BalasHapus
  4. Riasan yang pas bisa membuat wanita akan semakin tampak cantik dan menarik
    Sebaliknya riasan yang asal nempel bisa menjadikan wanita tampak aneh dan mengerikan
    So hati2 dalam berhias
    Salam hangat dari Jombang

    BalasHapus
  5. kalau aku suka yang minimalis tapi tebel.. haha..
    gimana si bahasanyaa :p

    BalasHapus
  6. mama Ade aku diajari dong bikin riasan mata

    BalasHapus
  7. Mbak Ade nggak pake dandan juga sudah cantik. Ini pake eyeliner jadi tambah cemerlang matanya. Aku nggak bisa pake eyeliner tuh, apalagi dandan lengkap, paling bedak sama lipstik aja hihi :)

    BalasHapus
  8. Cakeeep maaak... Keyeeen deeeh..

    BalasHapus

Posting Komentar

karena banyak sekali spam, jadi untuk sementara aku moderasi ya komennya. Makasih

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Pos populer dari blog ini

30 jenis aneka makanan dan minuman khas Betawi

Setiap tanggal 22 Juni, kota tempatku tinggal, yaitu Jakarta merayakan ulang tahunnya. Usianya kota Jakarta sudah cukup tua, sudah ratusan tahun. Nah, ketika kota Jakarta sedang merayakan ulang tahunnya tersebutlah kami warga kota Jakarta bisa dengan mudah menemukan aneka makanan dan minuman yang menjadi khas kota Jakarta dan diakui sebagai bagian dari budaya kota Jakarta, yaitu budaya kuliner.  Tulisan ini diikutkan pada 8 Minggu Ngeblog bersama Anging Mammiri, minggu kedua  dengan tema: Rasa Lokal.
Berbicara tentang rasa lokal maka itu artinya berbicara tentang budaya setempat. Salah satu budaya yang menjadi ciri khas suatu wilayah adalah makanannya. Berikut ini adalah beberapa makanan dan minuman yang menjadi budaya kuliner khas kota Jakarta yang saya suka (hehe, makanan dan minuman khas kota Jakarta itu banyak tapi yang saya sukai itu terbatas jumlahnya. Jadi, yang saya tulis disini hanya yang saya sukai saja).
1. Kerak Telor.

Bulan Madu yang Tak Terlupakan

Jujur saja, di tahun 1994, yaitu tahun ketika aku memutuskan setuju untuk menikah aku belum pernah sekalipun menginjakkan kaki di kota Solo.
Kota Solo itu seperti apa?
Apakah seperti kota Kendal? hahaha.... ini satu-satunya kota yang berada di wilayah Jawa Tengah yang pernah aku kunjungi dan sependek ingatanku bisa mengingat "bepergian ke wilayah Jawa Tengah".

Dulu, waktu aku masih kecil (pake banget) katanya sih aku pernah diajak jalan-jalan oleh keluarga besarku ke Yogyakarta (ini termasuk wilayah Jawa Tengah kan ya?). Ada foto-foto aku masih kecil dengan  memakai topi super lebar dan tentu saja gayanya centil banget yang sedang beraksi pose-pose di depan Stupa Budha di Candi Borobudur. Tapiiiii... aku sama sekali tidak ingat gimana suasana jalan-jalan kala itu. Jadi, kalau tiba-tiba ada yang ngaku-ngaku bahwa ketika ke Yogyakarta itu antara orang tuaku dan orang tuanya sudah melakukan perjanjian untuk menjodohkan aku dengan dia.. mmm.... pasti aku akan percaya saja. HAHAH…