badge

Rabu, 29 Juli 2015

Girl's Talk and Home Made Bread

[Lifestyle: Kuliner] Tukang roti yang biasanya keliling kampung, di hari raya Idul Fitri lalu tidak berjualan. Padahal, kami sekeluarga sudah bosan memakan makanan berat. Pingin nyemil yang bukan gorengan. Akhirnya, aku pun mengajak anak-anak untuk membuat roti.

Roti yang aku buat ini, mudah sekali. Saking mudahnya, ketika membuatnya aku menyelinginya dengan pekerjaan yang menjadi kegemaranku: menonton drama korea. Kebetulan, saat itu aku dan kedua putriku sedang menyelesaikan drama korea Kill Me, Heal Me. 

Aku termasuk orang yang tidak begitu suka menonton film lewat you tube di notebook. Layarnya kecil, padahal nonton drama korea itu harus baca teks. Jika layar notebooknya cuma layar 14 inch, mataku sering perih ketika mengikuti ceritanya. Karena konsentrasi antara membaca teks dan menyaksikan semua adegannya berlangsung. Itu sebabnya, aku termasuk rajin menyambangi tukang penjual CD DVD di pasar Tebet Barat. Dia sampai hafal. Jadi, kadang meski sudah beli berbulan-bulan, tapi jika ada CD yang rusak di tengah, kita bisa menukarnya. Eh.. kita. Aku mungkin ya. Saking sudah langganannya.

Lama tiap episode Kill Me Heal Me itu sekitar 30-40 menitan. Kisahnya sih tentang seorang lelaki yang kaya raya, penerus kerajaan bisnis terkenal, satu-satunya ahli waris dari semua kekayaan itu, tapi dia punya satu kekurangan: dia menderita gangguan jiwa kepribadian ganda. Seluruhnya, ada 7 kepribadian yang  berbeda yang diidap oleh Ji Sung.

gambar diambil dari tulisan which of ji sung's personalities are you?
Nah. Entah mengapa, aku dan kedua putriku pasti tertawa riuh jika kepribadian Ahn Yo Na muncul. Ini adalah kepribadian sebagai seorang remaja putri usia 17 tahun yang centil, suka dengan lelaki tampan, nekad dan cuek banget. Hahahaha. 

Lalu, awalnya, ikut ngeri ketika kepribadian Se Gi muncul. Se Gi ini kepribadian nekad, pintar berkelahi, setia, melindungi wanita yang dicintainya, rela membunuh demi melindungi gadisnya, sadis, action first - talk later. Tapi, setelah drama berjalan, malah jadi ngerasa justru Se Gi ini malah kepribadian yang asyik. Tidak membosankan, dan ugh.... sedikit charming ke arah macho. 
Full deh aku dan kedua putriku membahas kepribadian-kepribadian di drama ini dan isi obrolan kami tuh girl's talk banget.  Terkadang, obrolan ibu dan anak gadisnya, terkadang obrolan ketika sedang ngumpul dengan sahabat cewek. Kami mengupas mana yang enak dijadiin suami kelak, apa positif dan negatifnya kepribadian-kepribadian itu, dan mana yang enak dijadiin teman dekat. Mana yang sebaiknya dihindari... tentu saja dengan ilustrasi saling cerita pengalaman masing-masing yang pernah bertemu dengan kepribadian yang ada di drama ini di kehidupan nyata.

Seru.
Ramai.
Aku menikmati obrolan tipe Girl's talk ini dengan kedua putriku. Karena, aku diam-diam jadi bisa mengikuti alur pemikiran dan selera mereka. Mencoba mengerti dan jika ada yang terasa "salah" pelan-pelan bisa kuperbaiki. Harapannya sih, semoga kedua putriku kelak tidak pernah salah langkah dalam memilih teman-sahabat-calon suami-suami. Aamiin.

Tapi, sekaligus juga jadi iseng pingin nyemil.
Ngobrol dan ketawa-ketiwi dengan mulut kosong itu ternyata tidak enak. Sekarang aku mengerti, kenapa para gadis jika sedang berkumpul sering meninggalkan banyak kotak bekas bungkus makanan (*ish... tapi kan mereka tubuhnya masih pada langsing. Yang bahaya itu, aku kan sudah ibu-ibu dan tidak langsing lagi... huhuhu... jadi... membuat cemilan sendiri itu sepertinya harus; karena kita bisa mengontrol langsung apa yang kita olah dalam makanan yang akan masuk ke dalam tubuh kita).

Jadilah, kami menyelingi acara nonton bareng ini dengan membuat roti.

Ini resepnya *sudah aku share di instagramku: @adeanit4.
Resep Roti buatan sendiri (krn tukang roti keliling masih pada mudik).BAHAN : -Tepung 3 genggam (gak punya takaran soalnya). -Gula (setuangan..hehehe demi hemat cucian alias malas ngotorin sendok) - fermipan - susu bubuk segenggam - mentega sepertiga sachet yg 250 gram. - air hangat (kira2 aja biar jangan sampai terendam) CARA BUAT: semua bahan diulen sampe kalis alias gak lengket di tangan terus tutup pake handuk kecil yg dah diguyur air panas dikit (*krn kalo banyak susah merasnya. Panas ih). Ungkep selama 4 episode drakor Kill Me Heal Me. Lalu matikan DVD playernya, mulai bentuk adonan. Beri isi suka2. Karena aku cuma punya coklat meises dan keju saja jadi ya cuma itu isi rotiku. Olesi atasnya dengan telur. Panggang selama 1 episode drakor Kill Me Heal Me di dalam Oven 180 derajat celcius. Jadi deh. Rasanya enak deh. #bread #cheese #choco #rotikeju #roticoklat #homemadebread #dramakorea #killmehealme #resep #cheesetagram#chocolatebread #food #foodstagram #foodinstagram
A photo posted by Ade Anita (@adeanit4) on




Selamat Mencoba.

9 komentar:

  1. Umur anaknya brp mak?seru jg ya nonton bareng anak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yg remaja usia 15 mo 16... adiknya usia 9 tahun

      Hapus
  2. wah seru ya kalo udah punya anak gadis :) anak saya masih 4 tahun, jadi ngobrolnya masih seputaran main apa di sekolah, gambar apa, sedih karena jatuh, gitu2 deh.. semoga kelak bisa seseru dirimu ya...

    btw hebat ih, bisa bikin roti sendiri.. saya punyanya oven tangkring aja, gimana tau suhunya udah sekian derajat ya, kalo belum punya alat pengukurnya??

    BalasHapus
    Balasan
    1. Selagi kecil dicicil mak biar hubungannya bisa berkembang kayak sahabat. Jadi tetap asyik ketika dia remaja nanti

      Hapus
  3. Mama Ibam keren ih bisa buat roti, aku bisa gak ya. harus melawan rasa malas dulu kayanya :)

    BalasHapus
  4. bentuk rotinya ada yang love :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Biasa ituuu..kerjaan si anak gadis bikin roti berbentuk love

      Hapus
  5. serunya bisa nonton drama korea bareng

    BalasHapus

karena banyak sekali spam, jadi untuk sementara aku moderasi ya komennya. Makasih

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...