Langsung ke konten utama

Resep Sosis Balut Mie Kering Goreng

[Lifestyle: Kuliner]: Aku sukses membuat kudapan dari bahan dasar mie. Ini bisa dikatakan salah satu resep andalanku jika pagi-pagi harus membuat bekal makan siang untuk dibawa anak ke sekolah.
Tahu sendiri kan, pagi-pagi gedubrak-gedubruk setelah selesai shalat shubuh. Mulai dari menyiapkan sarapan, cuci piring, lalu mulai menyiapkan bekal untuk makan siang.

Nah.. memasak mie instan dan membekali si kecil ke sekolah dengan Mie Instan? Itu boleh-boleh saja. Tapi, jika terlalu sering bentuknya Mie saja, bosan banget ya. Nah, ini variasi lain dari pengolahan menu berbahan dasar mie instan.



Yaitu, Sosis Balut Mie Kering Goreng:



Bahan dasar:

- Sosis (potong dua, lalu belah empat ujungnya selebar 2 cm. Sebenarnya jika mau dipakai utuh sosisnya juga boleh. Tapi, nanti sulit dimasukkan ke dalam kotak makanan si kecil).
- Mie Instans goreng (seduh, lalu racik hingga menjadi mie goreng siap santap). Dalam hal ini, aku memilih menggunakan Mie Tropicana Slim.

Kenapa memilih Mie Tropicana Slim? Karena Mie Tropicana Slim itu terbukti Mie Tropicana Slim ini merupakan pilihan sehat dan nikmat karena 3x lebih rendah lemak, 2x lebih rendah garam dan kalori.

Disamping itu, Mie Tropicana Slim juga terlihat memiliki kandungan lemak trans yang 0 %, juga memiliki kadar kolesterol yang 0% dan bahkan hanya memiliki kandungan gula sebanyak 2 gr saja.

Jadi, gak usah takut gara-gara makan mie terus nanti jadi gemuk atau jatuh sakit. Karena mie Tropicana slim ini termasuk mie sehat. Nih, lihat saja deh kandungan gizi yang tercantum di belakang bungkus mie nya:



- Terakhir, kita membutuhkan Minyak untuk menggoreng.

Cara membuatnya:

- Sosis yang sudah dibelah ujungnya dililit dengan Mie Tropicana Slim.





- Buat beberapa yang siap untuk digoreng.


- Goreng hingga berwarna kecoklatan.

- Angkat, tiriskan. Siap untuk dikonsumsi.

Tuh. Gampang kan membuatnya?

Bosan makan Mie instan yang begitu-begitu saja? Gak Masalah Dong sekarang. Takut gemuk dan takut sakit karena makan Mie Instan? Gak Masalah juga. Coba resep yang sudah diuji coba di dapurku ini ya.

Komentar

  1. iya makanan simpel ya mba..apalagi pake mie dari tropicana slim tentunya sehat :)

    BalasHapus
  2. Saya sering nih bikin sosis mie kering :D

    BalasHapus

Posting Komentar

karena banyak sekali spam, jadi untuk sementara aku moderasi ya komennya. Makasih

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Postingan populer dari blog ini

30 jenis aneka makanan dan minuman khas Betawi

Setiap tanggal 22 Juni, kota tempatku tinggal, yaitu Jakarta merayakan ulang tahunnya. Usianya kota Jakarta sudah cukup tua, sudah ratusan tahun. Nah, ketika kota Jakarta sedang merayakan ulang tahunnya tersebutlah kami warga kota Jakarta bisa dengan mudah menemukan aneka makanan dan minuman yang menjadi khas kota Jakarta dan diakui sebagai bagian dari budaya kota Jakarta, yaitu budaya kuliner.  Tulisan ini diikutkan pada 8 Minggu Ngeblog bersama Anging Mammiri, minggu kedua  dengan tema: Rasa Lokal.
Berbicara tentang rasa lokal maka itu artinya berbicara tentang budaya setempat. Salah satu budaya yang menjadi ciri khas suatu wilayah adalah makanannya. Berikut ini adalah beberapa makanan dan minuman yang menjadi budaya kuliner khas kota Jakarta yang saya suka (hehe, makanan dan minuman khas kota Jakarta itu banyak tapi yang saya sukai itu terbatas jumlahnya. Jadi, yang saya tulis disini hanya yang saya sukai saja).
1. Kerak Telor.

Bulan Madu yang Tak Terlupakan

Jujur saja, di tahun 1994, yaitu tahun ketika aku memutuskan setuju untuk menikah aku belum pernah sekalipun menginjakkan kaki di kota Solo.
Kota Solo itu seperti apa?
Apakah seperti kota Kendal? hahaha.... ini satu-satunya kota yang berada di wilayah Jawa Tengah yang pernah aku kunjungi dan sependek ingatanku bisa mengingat "bepergian ke wilayah Jawa Tengah".

Dulu, waktu aku masih kecil (pake banget) katanya sih aku pernah diajak jalan-jalan oleh keluarga besarku ke Yogyakarta (ini termasuk wilayah Jawa Tengah kan ya?). Ada foto-foto aku masih kecil dengan  memakai topi super lebar dan tentu saja gayanya centil banget yang sedang beraksi pose-pose di depan Stupa Budha di Candi Borobudur. Tapiiiii... aku sama sekali tidak ingat gimana suasana jalan-jalan kala itu. Jadi, kalau tiba-tiba ada yang ngaku-ngaku bahwa ketika ke Yogyakarta itu antara orang tuaku dan orang tuanya sudah melakukan perjanjian untuk menjodohkan aku dengan dia.. mmm.... pasti aku akan percaya saja. HAHAH…