Langsung ke konten utama

Buka Puasa Martabak

Hari ini kalian buka puasa dengan apa? Keluargaku dengan martabak manis dan martabak asin.

acar untuk martabak asin

cuka untuk martabak asin

martabak asin spesial
Martabak asin itu isinya sebenarnya sama saja: daging cincang, potongan daun bawang, dan telur. Pilihan telurnya ada yang telur bebek ada juga yang telur ayam. Yang enak itu telur bebek.

Penamaan jenis dan harga martabak asin disesuaikan dengan jumlah telur yang digunakan
 Martabak biasa: 2 telur
Martabak spesial: 3 telur
Martabak istimewa: 4 telur
Martabak Luar baisa: 5 telur

Konon, martabak ini adalah makanan khas dari Asean loh. Asalnya sih sepertinya dari India sana yang lalu disesuaikan dengan lidah daerah setempat.

martabak manis
 Sedangkan martabak manis, di Jakarta (aku nggak  tahu di daerah lain) terbagi dua jenis: martabak bangka dan martabak bandung.

Nah. aku pernah iseng bertanya apa bedanya martabak bandung dan martabak bangka.. ternyata perbedaannya adalah.. jreng.. jreng... tergantung yang jual. Jika yang jual orang Bangka maka disebut martabak bangka dan jika yang menjual orang bandung maka disebut martabak Bandung.
Hmm... ngeselin gak sih jawaban mereka? wkwkwkwkkw

Ya sudah. Nggak usah dipikirin terlalu mendalam.
Apa bukaan untuk berpuasa kalian?

Komentar

  1. aku lebih suka martabak telur dibanding martabak manis mbak. tapi kalaupun makan yang manis, aku pasti pilih yang isinya keju...hm yuuummmiiii

    BalasHapus
    Balasan
    1. aku suka keduanya.. cuma.. ya itu.. hiks. fatty banget.. jadi terpaksa harus ngurangi

      Hapus
  2. kalo di bandung sendiri ga ada martabak bandung, adanya cuma martabak dan martabak bangka :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. oo... jangan2 di bangka juga demikian ya.. jadi cuma ada martabak dan martabak bandung aja.. heheheh

      Hapus
  3. enak martabak asiin.. ga eneg kalo makannya abis banyak :D

    jadi kalo yg jual org surabaya, namanya martabak surabaya dong mba? :D

    BalasHapus
  4. Kalau di surabaya martabak manis bilangnya terang bulan
    kalau bilang martabak manis pada bingung :D
    soalnya martabak itu sebutan khusus martbak telor :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah... ini malah info baru... berarti di tiap daerah berubah ya sebutannya

      Hapus
  5. Kalau di Gresik, martabak manis namanya 'terang bulan' :)

    BalasHapus
  6. Ya Allah Ya Allah..siang2 aku terdampar di sini...
    :)

    BalasHapus
  7. Dua2nya di sini ada yang jual. Biasanya beli yang martabak terang bulan kalo lagi pengin cemilan. :D

    BalasHapus

Posting Komentar

karena banyak sekali spam, jadi untuk sementara aku moderasi ya komennya. Makasih

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Postingan populer dari blog ini

30 jenis aneka makanan dan minuman khas Betawi

Setiap tanggal 22 Juni, kota tempatku tinggal, yaitu Jakarta merayakan ulang tahunnya. Usianya kota Jakarta sudah cukup tua, sudah ratusan tahun. Nah, ketika kota Jakarta sedang merayakan ulang tahunnya tersebutlah kami warga kota Jakarta bisa dengan mudah menemukan aneka makanan dan minuman yang menjadi khas kota Jakarta dan diakui sebagai bagian dari budaya kota Jakarta, yaitu budaya kuliner.  Tulisan ini diikutkan pada 8 Minggu Ngeblog bersama Anging Mammiri, minggu kedua  dengan tema: Rasa Lokal.
Berbicara tentang rasa lokal maka itu artinya berbicara tentang budaya setempat. Salah satu budaya yang menjadi ciri khas suatu wilayah adalah makanannya. Berikut ini adalah beberapa makanan dan minuman yang menjadi budaya kuliner khas kota Jakarta yang saya suka (hehe, makanan dan minuman khas kota Jakarta itu banyak tapi yang saya sukai itu terbatas jumlahnya. Jadi, yang saya tulis disini hanya yang saya sukai saja).
1. Kerak Telor.

Bulan Madu yang Tak Terlupakan

Jujur saja, di tahun 1994, yaitu tahun ketika aku memutuskan setuju untuk menikah aku belum pernah sekalipun menginjakkan kaki di kota Solo.
Kota Solo itu seperti apa?
Apakah seperti kota Kendal? hahaha.... ini satu-satunya kota yang berada di wilayah Jawa Tengah yang pernah aku kunjungi dan sependek ingatanku bisa mengingat "bepergian ke wilayah Jawa Tengah".

Dulu, waktu aku masih kecil (pake banget) katanya sih aku pernah diajak jalan-jalan oleh keluarga besarku ke Yogyakarta (ini termasuk wilayah Jawa Tengah kan ya?). Ada foto-foto aku masih kecil dengan  memakai topi super lebar dan tentu saja gayanya centil banget yang sedang beraksi pose-pose di depan Stupa Budha di Candi Borobudur. Tapiiiii... aku sama sekali tidak ingat gimana suasana jalan-jalan kala itu. Jadi, kalau tiba-tiba ada yang ngaku-ngaku bahwa ketika ke Yogyakarta itu antara orang tuaku dan orang tuanya sudah melakukan perjanjian untuk menjodohkan aku dengan dia.. mmm.... pasti aku akan percaya saja. HAHAH…