Langsung ke konten utama

Pos

Menampilkan postingan dari Februari, 2015

Nova dan Aku

[Keluarga] Tahun 2000 awal, ceritanya aku kembali ke Indonesia setelah sebelumnya mendampingi suamiku belajar di negeri seberang, Australia. Lima tahun di sana, ternyata ada satu perubahan yang cukup signifikan buatku. Yaitu: aku tidak punya teman.

EJAAN BAHASA INDONESIA YANG BAIK DAN BENAR

Mungkin, bagi banyak orang dewasa yang sehari-hari berbicara, berdehem, bahkan berkata dalam hati dengan menggunakan bahasa Indonesia, maka ejaan bahasa Indonesia itu sering disepelekan.

"Yaelah... itu kan  bahasa yang kita pakai sehari-hari. Ngapain pake dieja segala sih? Ngomong aja langsung."

Ada yang pernah memberi respon komentar seperti itukah ketika ditegur agar menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar?
Jangan pernah menyepelekan penggunaan ejaan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
saya tulis sekali lagi: JANGAN PERNAH.

Usahakanlah, kapanpun, dan dimanapun, pergunakanlah EJAAN BAHASA INDONESIA YANG BAIK DAN BENAR.

Mengapa?
Karena jika tidak nanti terjadi kejadian seperti yang saya temui di tahun 2011 lalu. Tepatnya pada tanggal 30 November 2011. Hal ini saya tulis di status facebook saya:



sepertinya, selain luhut sitompul dan fahri hamzah tentunya, ada juga dua orang di dunia ini yang bisa ngotot-ngototan dan bikin orang ketawa sampe sakit perut.
Mereka adala…

Apa yang dimaksud anak diperlakukan bak seorang raja?

Pada tulisan sebelumnya, saya menulis tentang orang tua terbodoh, yaitu orang tua yang tidak bisa membedakan mana yang harus diajarkan pada balita mereka. Awalnya sayang pada anak dan tidak mau mengecewakan anaknya, tapi malah berakhir si orang tua itulah yang akhirnya diperbudak oleh anaknya (silahkan baca di http://www.adeanita.com/2015/02/orang-tua-terbodoh.html)


Ternyata, dari tulisan saya tersebut, muncul sebuah pertanyaan dari seorang pembaca.

Pembaca tulisan saya itu bertanya, tentang sebuah narasumber ilmu parenting lain yang mengatakan bahwa sebaiknya orang tua memperlakukan balita mereka seperti layaknya seorang raja.



Baik. Untuk penjelasannya, mungkin saya akan kutip dahulu tentang ilmu parenting yang ditanyakan oleh Nur Azizah tersebut.

Di dalam pengetahuan umum, pola pengasuhan anak terbagi 3. Pada usia
0-7 tahun, anak diperlakukan bak seorang
Raja. Kita melayani mereka namun kita harus mengarahkannya menjadi Raja yang Bijak. Pada usia
7-14 tahun, anak diperlakukan seba…

Shio-Shio dalam Kalender China

Pekan lalu, aku dan keluargaku jalan-jalan ke mall Pacific Place yang terletak di wilayah Jakarta Selatan. Disana, ternyata sedang ada event rangkaian acara untuk merayakan Tahun Baru China yang diperkirakan akan diadakan pada tanggal 19 februari 2014, Kamis.


Nah.... selain ornamen di setiap sudut Mall berupa lampion, amplop angpau, bunga-bunga Peonie, dan pita-pita berwarna pink-merah-dan emas, di tengah mall juga ada parade patung-patung yang menggambarkan lambang dari Shio-Shio yang ada di kalender China.


Shio yaitu sebuah simbol binatang dari cina yang mewakili 12 siklus tahunan. Shio ini mewakili konsep siklus waktu, tidak seperti konsep waktu Barat yang diwakili dengan bintang-bintang. Kalendar Bulan Cina dibuat berdasarkan siklus dari bulan, dan dibangun dalam format berbeda dari kalendar Barat yang berbasiskan Matahari. Dalam kalendar Cina, awal tahun dimulai antara akhir Januari dan awal Februari. Cina mengadopsi kalender barat sejak tahun 1911, meskipun kalendar lunar (berbas…

Ketan Serundeng Manis Pedas

Mungkin.... jenis jajanan ini sudah mulai jarang dijumpai di sekitar warung yang menjual sarapan di dekat rumahku. Padahal, waktu aku kecil dahulu, Ketan Serundeng Manis Pedas ini kerap dijumpai di warung-warung yang menjual aneka jajanan untuk sarapan.

Sekarang, yang biasa dijual adalah ketan dengan taburan kelapa putih yang asin gurih. Seorang teman pernah menghadiahiku jenis jajanan ini (bisa dibaca kisahnya di Hadiah Manis  ). Dia bilang, cara buatnya sebenarnya gampang kok. Jadi, aku pun mencari resepnya dan bertemu satu yang tampaknya mudah dilakuin. Ini dia resepnya:

KETAN SERUNDENG MANIS PEDAS




bahan-bahan/bumbu-bumbu:
250 gram beras ketan, direndam 2 jam
75 ml santan dari 1/4 butir kelapa
3/4 sendok teh garam
100 gram kelapa parut kasar

Bahan Serundeng:
150 gram kelapa parut kasar
1 batang serai, diambil putihnya, dimemarkan
1 sendok teh garam
1/2 sendok teh gula pasir
1 sendok makan minyak untuk menumis

Bumbu Halus:
5 butir bawang merah
3 siung bawang putih
1/2 sendok teh ketumbar
5…

Hadiah Manis

[Pernikahan] Terkadang, hal-hal kecil itu bisa menerbitkan rasa sayang. Sekaligus mengeratkan tali silaturahim tentu saja.

Suatu hari, seorang temanku curhat padaku. Dia bercerita bahwa suaminya sakit-sakitan. Padahal dulu, suaminya bekerja di sebuah instansi pemerintahan. Sejak suaminya terkena stroke akibat penyakit gula, akhirnya suaminya dipensiun-dinikan oleh kantornya. Jadilah dia sekarang harus banting tulang mencari tambahan agar asap dapur bisa terus ngebul.

Temanku ini, anaknya empat orang. Cowok semua. Yang sulung, sudah duduk di bangku SMA kelas satu.  Yang bungsu masih SD kelas satu. Dengan kata lain, ke empat anaknya masih belum bisa mandiri. Seluruhnya masih bergantung pada dirinya.

Sejak suaminya dirumahkan, maka temanku ini berjualan makanan ke sekolah. Dia menjual makanan beku seperti sambosa, pastel, risol, es lilin susu, atau juice. Apa saja dia dagangin deh. Tapi, pendapatan yang dia peroleh tidak memungkinkan dia untuk bisa membeli sesuatu yang lebih ke arah &quo…
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...