Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2014

[Wordless Wednesday]: Pemakaman

Apa yang menarik dari sebuah pemakaman?
Tidak ada.
Selain sebuah pelajaran, bahwa itulah akhir dari sebuah kehidupan yang dilalui oleh manusia.
Semua yang hidup, pasti akan mati.














Semua foto-foto ini adalah ketika pemakaman almarhumah kakak iparku, Isbandiati.

Tujuh Rizki Terbesar

Hari ini aku periksa kondisi mataku. Bulan lalu ceritanya mataku dicek karena aku sering merasa seperti ada tirai yang menggantung di hadapanku jika sedang memandang sesuatu.  Mengganggu.  Terlebih karena aku sedang menghadapi tugas penyelesaian beberapa tulisan. Kata dokter mata sih katanya ada pendarahan kecil di dalam syaraf bola mata dan ada tanda2 katarak dini.
TAKUT?  Masa iya aku gak takut dengan fakta yang dikatakan oleh dokter.  Duh... boong kalo aku gak takut.  Bisa melihat itu adalah segalanya. Tapiiiiii...............
.. aku tetap optimis.
Semangat.
Dan juga ceria seperti biasa.
Dan tentu saja memakai obat yang diberikan dokter dengam teratur. Lepas dari 1 bulan, yaitu hari ini aku kontrol ulang lagi. Kali ini aku ingin sebuah second opinion. Jadi pindah dokter. Alhamdulillah pendarahanya sudah bersih. Hanya saja... dokter mendapati bahwa syaraf mataku sedikit terganggu karena penyakit anemia yang aku derita. Namanya anemia retino....apa gitu. Jadi yang diobati itu ten…

ABG ngambek

Sudah dua bulan terakhir ini, pekerjaan yang selalu aku lakukan jika ada waktu senggang adalah "mengkarduskan perabotan di rumah". hehe.. ini dalam rangka rencana mau pindah rumah karena rumah yang aku tempati sekarang ingin direnovasi.

Jadi, jangan heran jika ada yang datang ke rumah, maka akan menemukan lemari-lemari yang kosong melompong tak terisi tapi di sudut lain ada tumpukan kardus yang tinggi-tinggi dan b esar-besar. Sebagian sudah diangkut ke rumah kontrakan sih sekarang.

Pekan lalu, giliran kamar menjahit yang aku benahi. Mesin jahit dan semua buku-buku tentang menjahit aku masukkan ke dalam kardus. Lalu aku beri tulisan peringatan di atasnya agar kardus itu tidak ditumpuk dengan kardus buku yang berat-berat. Ugh.. bisa-bisa mesin jahitku rusak jika ditumpuk dengan buku.

Agar tidak ditumpuk, maka aku pun membuat sebuah tanda spesial di kardus itu. Yaitu, kardus mesin jahitnya aku beri tali rafia. Lalu diberi juga tulisan dengan pulpen. Tapi... ugh.. putriku yang s…

Obat Gratis Untuk Para Penderita TBC

[Lifestyle] Ada banyak hal yang gratis di dunia ini. Dan aku yakin, semua orang pasti menyukai segala sesuatu yang bersifat gratis.
Udara yang jumlahnya tidak terhingga.
Pemandangan langit yang indah bak lukisan indah dan menawan.
Juga kesehatan yang dijaga dan diperhatikan.

Wayang Princess

Salah satu tempat shalat jumat yang nyaman (krn ada ac, karpetnya empuk, suasananya tenang) dan perempuan yang ikut serta bisa punya tempat menunggu yang enak juga adalah di Plaza Indonesia, jakarta lantai 6. Jadi sementara para lelaki shalat Jumat para perempuan bisa cuci mata di etalase toko (*hahhaha gaya hidup hedon banget yaks?... biarin) Nah.. ketika sedang jalan2 itu aku dan putriku bertemu dengan stand boneka. Dan mereka ternyata menjual figurine Princess Sofia sekeluarga.
Wahhh..
Putriku yang merupakan penggemar Princess Sofia langsung riang ketika kutawari untuk membelinya.
Sekejap kemudian, dia sudah memainkan salah satu scene film Sofia The First. "Aku hafal semua adegan film itu bu." Gayanya mirip sekali dengan gaya dalang. Mungkin, cerita yang dia mainkan dengan figurine tersebut bisa dikatakan sebagai wayang modern. Senang saja melihatnya.

[Wordless Wednesday]: Fall to Sleep

Maybe, she's too tired. 8 hours in school From 6.30 am to 03.00 pm No need air conditioning on board just wind and fresh air and she's fall to sleep




Pesan Pengunjung di Wall Facebook

Dua hari yang lalu, tanpa sengaja aku membaca berita bahwa temannya temanku meninggal dunia.
Innalillahi wa innailaihi rajiun.
Mendengar berita duka tersebut, segera aku meluncur ke wall facebook milik temanku itu untuk mengucapkan ucapan ikut berduka cita. Setelah menulis ucapan ikut berduka cita, iseng, aku ingin mengetahui seperti apa temannya yang meninggal dunia tersebut. Jadi, aku klik nama temannya temanku tersebut. Aku pun terbawa ke wall almarhumah. Dan termenung disana. Lama sekali.

Wall-nya, sudah disetting hanya bisa ditelusuri oleh teman saja foto-fotonya. Itu sebabnya aku tidak bisa melihat seperti apa temannya temanku itu. Tapi, seluruh postingan yang ada di wallnya terbuka untuk umum. Jadi aku bisa leluasa membaca apa saja yang ada di wall alhmarhumah. Ternyata... isinya adalah kumpulan ucapan dan ucapan.

Mulai dari ketika dia berulang tahun, lalu menikah, lalu berulang tahun lagi, lalu melahirkan dan punya anak, lalu berulang tahun lagi, dan akhirnya... ucapan ikut be…

[wordless wednesday]: Today is Election Day in Indonesia

Yeeeeaaahhh.... Today is Election Day.







Where is everybody?
They are going to election day.
And me too.... yeeeaaaah...


[wordless Wednesday]: Me and Her in Srikandi Blogger 2014 Event

On Srikandi Blogger event 2014, March 9, 2014, I met some friend that I never met before unless in Social Media. Happy, alhamdulillah. This nice event was handle with KEB (kumpulan Emak Blogger)







Tentang Rindu

Tidak perlu sebuah rasa cinta yang begitu besar untuk menghadirkan rasa rindu. Cukup beberapa kali pertemuan, dimana mata bertemu dengan mata dan seulas senyum saling dipertukarkan, maka rindu bisa menjelma dalam dada ketika perjumpaan tidak terwujud.

Tidak perlu juga sebuah rasa sayang. Karena sesungguhnya, ketika kita membenci seseorang dan menginginkannya untuk pergi dari hadapan kita karena kehadirannya setiap hari yang terus saja menyusahkan diri kita; suatu hari ketika dia tidak datang mengganggu, sebuah rasa kehilangan tumbuh mungil di dalam hati.

Rindu hadir karena pertemuan yang tercipta.
Menguar asa, menghasut hati hingga pikiran enggan berpaling.
Jika tidak diperlukan sebuah rasa cinta yang begitu besar untuk menghadirkan rasa rindu;
pun tidak diperlukan rasa sayang karena benci pun bisa mementikkan rindu,
lalu bagaimana dengan mereka yang memiliki rasa cinta yang amat besar dan dalam?
Lalu seperti apa orang yang sama sekali tidak memiliki rasa benci dalam hatinya?
Rasa rin…

Tanda-Tanda Anak Yang Dibully (part 2): Gosipkah?

Kalian termasuk orang yang percaya pada gosip yang mampir di telingakah? Kebetulan, aku termasuk orang yang tidak langsung percaya.
Jadi, jika ada yang datang padaku membawa sebuah berita yang aku sama sekali tidak tahu, reaksi pertamaku biasanya adalah diam dulu. Dalam hati sih alarm "kepo" ku mulai menyala. hahaha. Tapi, aku berusaha untuk jaim biasanya. Jadi, berita itu aku terima utuh dulu, tapi aku belum bereaksi. Paling mencoba untuk menjadi pendengar yang baik. Setelah itu duduk diam tidak sabar menunggu suami pulang dari kantor. Nah, malamnya baru deh heboh di depan suamiku.
"Mas.. mas... masa nih... " hahahaha, ini dialog awal sebuah gosip banget ya biasanya. Tapi ya begitulah. Mulutku ember jika sudah di depan suami. Nyaris semua rahasia yang aku ketahui, suamiku mengetahuinya. Setelah aku cerita panjang lebar, barulah akhirnya kami berdiskusi. hasil diskusinya gimana? Nah... itu yang unik. Karena hasilnya belum tentu juga aku sepakat dengan suamiku. hah…
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...