Langsung ke konten utama

Abon Jambrong

Alhamdulillah,  tulisanku yang bertema toko online mendapat apresiasi hadiah berupa Abon Jambrong (baca: Belanja di toko online? Aku banget tuh).
Begitu membaca jenis makanan "abon jambrong" berhubung aku belum pernah tahu seperti apa Abon Jambrong jadi aku bayanginnya Abon yang berbentuk Flosh alias suwir-suwir halus dari ikan jambrong. Aku pernah nyoba abon ikan khas Riau yang berbentuk serbuk mirip serundeng ikan. Rasanya enakkk. Jadi..aku mulai menanti kedatangan hadiahku.
Dan taraaaaa..... hari ini hadiah itu datang.


W

Ternyata dia tidak sama bentuknya dengan abon ikan khas Riau yang berbentuk serundeng juga berbeda dengan abon sapi atau abon ayam yang berbentuk flosh. 

Abon jambrong bentuknya potongan kecil ikan jambrong yang ditumis dengan bumbu enak-enak. Di kemasanannya sih aku baca dia ternyata makanan khas Depok dan Jakarta. 



Nahhh... ini spesifikasi kandungan abon jambrong. 





Rasanyaaa... enakkkkk... bikin mau nambah lagi dan lahi. Apalagi kalo makannya ada lauk tempe dan tahu goreng. Wuihhhh... mantap.

0812 8362 4325
ini nomor telepon penjualnya jika ada yang mau nyoba. Oh ya tidak direkomendasikan buat mereka yang ingin langsing... hahahha.. karena asli bikin lupa diri. Apalagi yang extra pedas.




Komentar

  1. harganya berapaan mak?
    kayaknya enak nih ^^

    BalasHapus
  2. Jadi ngiler liat panganan abonnya. Diluar kota gak melayani kiriman ya?
    Selamat ya atas kesuksesan mengapresiasi toko onlinenya, MAk Ade (y)

    BalasHapus
  3. terima kasih atas informasihnya sangat bermanfaat

    BalasHapus

Posting Komentar

karena banyak sekali spam, jadi untuk sementara aku moderasi ya komennya. Makasih

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Pos populer dari blog ini

30 jenis aneka makanan dan minuman khas Betawi

Setiap tanggal 22 Juni, kota tempatku tinggal, yaitu Jakarta merayakan ulang tahunnya. Usianya kota Jakarta sudah cukup tua, sudah ratusan tahun. Nah, ketika kota Jakarta sedang merayakan ulang tahunnya tersebutlah kami warga kota Jakarta bisa dengan mudah menemukan aneka makanan dan minuman yang menjadi khas kota Jakarta dan diakui sebagai bagian dari budaya kota Jakarta, yaitu budaya kuliner.  Tulisan ini diikutkan pada 8 Minggu Ngeblog bersama Anging Mammiri, minggu kedua  dengan tema: Rasa Lokal.
Berbicara tentang rasa lokal maka itu artinya berbicara tentang budaya setempat. Salah satu budaya yang menjadi ciri khas suatu wilayah adalah makanannya. Berikut ini adalah beberapa makanan dan minuman yang menjadi budaya kuliner khas kota Jakarta yang saya suka (hehe, makanan dan minuman khas kota Jakarta itu banyak tapi yang saya sukai itu terbatas jumlahnya. Jadi, yang saya tulis disini hanya yang saya sukai saja).
1. Kerak Telor.

Bulan Madu yang Tak Terlupakan

Jujur saja, di tahun 1994, yaitu tahun ketika aku memutuskan setuju untuk menikah aku belum pernah sekalipun menginjakkan kaki di kota Solo.
Kota Solo itu seperti apa?
Apakah seperti kota Kendal? hahaha.... ini satu-satunya kota yang berada di wilayah Jawa Tengah yang pernah aku kunjungi dan sependek ingatanku bisa mengingat "bepergian ke wilayah Jawa Tengah".

Dulu, waktu aku masih kecil (pake banget) katanya sih aku pernah diajak jalan-jalan oleh keluarga besarku ke Yogyakarta (ini termasuk wilayah Jawa Tengah kan ya?). Ada foto-foto aku masih kecil dengan  memakai topi super lebar dan tentu saja gayanya centil banget yang sedang beraksi pose-pose di depan Stupa Budha di Candi Borobudur. Tapiiiii... aku sama sekali tidak ingat gimana suasana jalan-jalan kala itu. Jadi, kalau tiba-tiba ada yang ngaku-ngaku bahwa ketika ke Yogyakarta itu antara orang tuaku dan orang tuanya sudah melakukan perjanjian untuk menjodohkan aku dengan dia.. mmm.... pasti aku akan percaya saja. HAHAH…