Jumat, 30 Mei 2014

Belajar Memahami Puisi Sejak Kecil

[Parenting] Hmm... judulnya terlalu provokatif ya? hehehe...
Aku sedang merapikan fil-file yang ada di memory notebookku agar tidak cepat penuh ceritanya. Jadi, foto-foto yang tidak terlalu "perlu untuk disimpan" terpaksa aku hapus-hapusin. Juga berbagai macam catatan yang aku kebetulan simpan. Umumnya, catatan orang lain seperti draft novel yang orang lain minta aku untuk jadi first reader atau memberikan endorsment, karena novel mereka sudah pada terbit tentu saja draft-draft itu harus dihapus.

Kamis, 29 Mei 2014

Chapcha Tersulit dan Teribet

[Lifestyle] Pernah bertemu Chaptcha yang ribet gak? Aku sering dan itu asli mengesalkan. Bukan apa-apa sih, tapi mungkin karena aku sering kesulitan untuk memindahkan deretan huruf-huruf aneh tersebut ke dalam kolom kosong. Bisa jadi, bagi orang lain hal ini mudah saja, tapi bagiku sulit sekali. Karena aku mengetik berdasarkan "ingatan akan semua simbol kata yang sudah tercerap dalam memori otakku". Sedangkan chaptcha itu benar-benar sebuah deret kata asing yang rumit buatku (hmm.. mungkin ini ada hubungannya karena aku punya kesulitan untuk orientasi arah kiri kanan; jadi jika bertemu sebuah huruf yang baru dan berbau asing, perlu waktu untuk bisa memindahkannya dalam ketikan; dan waktu itu loh... sulitttt).

Jumat, 23 Mei 2014

Kisah Cinta Memilukan: Legenda Platipus

 Gambar diambil dari http://www.disneymovieslist.com/blog/1439/disneys-phineas-and-ferb-the-movie-will-be-coming-to-a-theater-near-you
[Pernikahan] Ada yang pernah nonton film kartun Phinneas and Ferb di Disney Channel? Putri bungsuku termasuk salah seorang penontonnya. Nah, salah satu tokoh dalam cerita di film kartun itu adalah si Platipus yang bernama Perry.
ini dia Perry si platipus. Gambar diambil dari http://www.dragoart.com/tuts/2149/1/1/how-to-draw-perry-the-platypus-from-phineas-and-ferb.htm, ada cara menggambarnya juga step by stepnya. 



Siang ini, ketika aku dan putriku duduk berdampingin di meja makan kami karena kami berdua punya tugas mengetik yang sama-sama dikejar tenggat waktu (hehehehe; putriku punya tugas dari sekolah untuk merangkum 3 pelajaran dalam 1 buah makalah; jadi aku ajarikan dia memakai word dan dia pun mengetiknya di notebook; sedangkan aku sendiri sedang menyelesaikan penulisan novel) acara film Phinneas and Ferb menemani kami berdua. Sesekali mengetik sambil sesekali melirik televisi yang kebetulan ada di hadapan. Memang tidak efektif tapi ternyata ini membuat kami berdua jadi punya banyak obrolan berdua.


Salah satunya ya ngebahas tentang hewan Platipus.



"Bu.. Platipus itu sebenarnya apa sih? Dia mamalia, tapi kenapa bertelur?"
"Dia mamalia dan bertelur emang. Namanya ovovivar."
"Mamalia itu artinya apa?"
"Artinya dia hewan menyusui."
"Oh, berarti mamalia itu artinya bukan hewan yang melahirkan?"
"Bukan.. ya karena ada platipus itu. Jadi definisi mamalia hewan melahirkan gak bisa dipakai. Yang bisa dipakai mamalia itu hewan menyusui."
"Yes... berarti aku bener waktu ulangan terakhir. Temanku soalnya nulisnya melahirkan tapi aku nulisnya menyusui."
"Eh.. sebenarnya ada legendanya tuh tentang Platipus."
"Legenda itu apa?"
"Legenda itu cerita asal mula sesuatu. Ini cerita rakyat.. jadi belum tentu benar tapi karena cerita itu muncul dah lama banget jadi semua orang tau tentang cerita itu. Kayak misalnya legenda Tangkupan Perahu yang nyeritain bahwa kawah Tangkupan Perahu itu asalnya dari perahunya Sangkuriang yang ditendang dan akhirnya jadi kawah; atau legenda bahwa lintah yang ada di danau Situbagendit itu asalnya dari orang yang pelit dan jahatnya miinta ampun terus pas mati akhirnya berubah jadi lintah dan menghuni danau Situ Bagendit."
"O... terus... legenda Platipus apa?"
"Legenda Platipus itu sedih nah...Gini ceritanya...."

ini dia wujud hewan Platipus

Suatu hari, ada seekor berang-berang muda yang sedang berenang di sebuah sungai di pedalaman Australia. Cuaca sedang panas terik. Banyak hewan-hewan di hutan yang merasa kepanasan kala itu, termasuk juga seekor bebek. Ketika itulah berang-berang muda bertemu dengan bebek yang sedang berenang-renang di atas permukaan sungai. Awalnya, sebenarnya berang-berang muda tidak terlalu peduli karena dari bawah permukaan air, yang dilihatnya hanyalah sebuah sirip yang tampak berenang-renang di bawah permukaan air. Karena penasaran siapa pemilik sirip lucu itu, berang-berang muda pun muncul ke permukaan air dan dia terkesima... ternyata pemilik sirip lincah itu adalah seekor bebek yang sangat cantik. Si berang-berang langsung jatuh cinta pada si bebek di pandangan pertama.Nah.. bebeknya juga ternyata suka juga sama berang-berang. Karena di mata si bebek, berang-berang tuh terlihat amat berbeda dibanding bebek-bebek jantan yang pernah dia liat. Dan berang-berang juga jago banget berenangnya. Dia bisa menyelam dan memberikan bebek hadiah ikan-ikan segar. Wahh... bebek akhirnya nerima cinta si berang-berang. Akhirnya mereka berdua pun berpasangan.Tapi... meski mereka berdua saling mencintai, keluarga dari kedua belah pihak menentang keras kisah cinta mereka. Kenapa? karena mereka berdua tuh beda banget.
"Bebek... sadar deh, kamu tuh gak mungkin menjadikan berang-berang sebagai suamimu. Dia beda banget dengan jenis kita. Dia hewan air. Jika diteruskan kamu bakalan susah bertemu dengan suamimu karena dia beda hidupnya ma kamu."
 "Tapi aku cinta banget sama berang-berang bu. Cinta banget."
Itu tuh nasehat dari keluarganya si bebek. Sedangkan si berang-berang sama juga. Dia juga ditentang ama keluarga besarnya.
"Berang-berang.. mikir deh. Kamu tuh gak mungkin bisa jadi suaminya si bebek, secantik apapun si bebek tetep.. bebek tuh beda banget sama kamu. Dia hewan darat. Mikir dong mikir. Meski cinta itu buta, tapi kamu jangan buta."
Begitu tegurannya keluarganya berang-berang. Tapi tetap saja baik berang-berang maupun bebek gak mau dengar. Mereka tetap merasa bahwa mereka sudah tidak bisa lagi dipisahkan karena sudah benar-benar saling cinta. Akhirnya mereka pun nekad.
"Sudah bebek, kita kabur saja yuk berdua. Kita tinggalkan keluarga kita, kita hidup berdua saja. Kamu cinta aku kan? Aku juga cinta banget sama kamu."
Akhirnya mereka berdua nekad. Mereka nikah diam-diam. Lalu, bebek pun hamil. Eh.. tapi... pas hamil itu ternyata bayinya beda ma bayi anak bebek lainnya. Yang ini bentuknya lebih besar. Karena perpaduan antara berang-berang sama bebek. Jadi, akhirnya si bebek kesakitan selama hamil. Dan makin sedih karna dia hidup menyendiri. Karena waktu dia nekad melarikan diri untuk bisa nikah sama berang-berang, keluarga besar mereka berdua akhirnya memutuskan untuk "PUTUS HUBUNGAN KELUARGA". Akhirnya, hamilnya makin lama makin besar dan bebek makin sakit-sakitan. Suaminya berang-berang juga gak bisa nemenin lama-lama... karnea berang-berang itu hewan air jadi kalau kelamaan ada di darat si berang-berang bakalan sakit-sakitan juga. Jadilah mereka berdua sama-sama menderita. Hingga akhirnya... pas waktunya melahirkan, si bebek meninggal dunia. Perutnya terbelah karena telurnya terlalu besar.
Akhirnya, si ayah, yaitu berang-berang terpaksa mengerami telur besarnya seorang diri di pinggir sungai. Begitu telurnya menetas... ternyata bentuk bayinya aneh banget. Yaitu separuh bebek juga separuh berang-berang. Kaget banget si ayah. Begitu kaget sampai akhirnya dia kena serangan jantung. Meninggal deh.
Jadilah si bayi, yaitu Platipus hidup seorang diri. Jika lapar, dia akan turun ke sungai selama maksimal 2 menit untuk nyari ikan. Karena dia gak bisa napas di dalam air. Tapi, kalau kelamaan di atas darat, dia juga suka ngerasa kekeringan. Jadi dia tetep harus turun ke air juga. Nah... terus, karena dewanya orang Aborijin kasian liat si Platipus hidup sendirian, akhirnya dia pun nyiptain seekor lagi hewan platipus buat jadi pasangannya. Nah.. akhirnya si platipus punya teman dan akhirnya bisa berkembang biak seperti sekarang.Selesai ceritanya.


"Kasihan si Platipus."
"Iya, emang kasian. Makanya, nanti nih kalau kamu sudah mulai besar dan jatuh cinta sama seseorang, jangan ngotot-ngototan sendiri. Harus dengerin apa nasehat orang tuamu biar gak menderita. Itu kan terjadi hal yang menyedihkan seperti itu karena baik bebek maupun berang-berang sama-sama ngotot dan gak mau dengar nasehat orang tuanya."

heheehehe.. yang terakhir ini pesan sponsorku buat anakku.

Ini  fakta tentang Platipus:
1. Platypus ditemukan pertama kali oleh Ilmuwan asal Inggris, Goerge Shaw, pada tahun 1799. Ia memperkirakan hewan ini ada sejak jaman dinosaurus. Nama platypus itu sendiri berasal dari bahasa Yunani dan Latin yang artinya kaki rata.

2. Hewan ini sangat unik karena ia satu-satunya mamalia yang bertelur dan menyusui anaknya, atau dalam istilah biologi disebut ovovivipar dan memiliki bisa layaknya ular, mempunyai mulut seperti bebek dan mempunyai bulu seperti berang-berang.

3. Platypus merupakan hewan mamalia yang bertelur(umumnya mamalia melahirkan). Temperatur tubuh platipus kira-kira 32oC. Temperatur ini lebih rendah dari kebanyakan Mammalia (sekitar 38oC). Selain itu bentuk Platypus juga sangat unik dengan fisik yang menyerupai gabungan dari berang-berang dan bebek.

4. Platypus merupakan hewan semi-akuatik (hidup di air dan di darat) yang pandai menyelam dan membuat sarang di sungai seperti halnya berang-berang. Namun, saat berada di darat Platypus akan berjalan lebih lambat dan sulit. Hewan ini lebih aktif di malam hari. Platypus dapat menyelam selama sekitar 2 menit dan setelah itu harus mencari oksigen ke permukaan. Saat menyelam mata dan telinga Platypus akan tertutup rapat dan mereka hanya menggunakan paruh sebagai sensor. Cacing, larva serangga, dan binatang kecil adalah makanan bagi Platypus.

5. Hewan ini memang terlihat tenang dan tidak berbahaya, namunPlatypus jantan mempunyai senjata rahasia yang berbisa pada bagian kakinya. Racun seekor Platypus dapat membunuh setidaknya seekor anjing. Biasanya racun ini digunakan untuk melawan musuh atau saat bertarung antar pejantan dalam memperebutkan betina pada musim kawin.

6. Umumnya, Platypus betina baru dapat bertelur saat mencapai usia 4 tahun. Masa kehamilan sang betina sekitar 21 hari dan setelahnya ia akan mengeluarkan sekitar 2-3 buah telur yang kemudian dierami (periode inkubasi) selama kurang lebih 10 hari. Bayi-bayi Platypus siap keluar dari sarang setelah 3-4 bulan dari masa penetasan. Platypus dapat hidup hingga 20 tahun.








sumber:
- semua foto dan keterangan dari berbagai website di google.com
- legenda aku denger waktu aku tinggal di sydney, diceritakan oleh seorang tetangga yang orang aborigin

Kamis, 22 Mei 2014

Rok Mini Seksi di Eskalator

Beberapa hari yang lalu aku sekeluarga jalan-jalan ke mall. Sambil ngobrol dan bercanda-canda, kami akhirnya memutuskan untuk mencari cemilan di Food Court yang kebetulan ada di lantai atas. Maka kamipun segera naik ke atas eskalator. Jauh di depan kami, ada sepasang muda mudi yang sedang bergandengan tangan. Sepertinya sih mereka cuma pacaran saja, belum menikah. Yang cowoknya cukup ganteng dan berpenampilan rapi. Yang ceweknya lumayan cantik juga dan pakaiannya matching dengan sepatu dan tas tangan yang dicangklok di pundaknya. Model pakaian two pieces dengan atasan kemeja model pelaut dan rok mini megar.

Semula, aku tidak memperhatikan mereka berdua. Ya... kenal juga nggak.
Tapi, aku langsung jadi merhatiin karena ketika eskalator naik, ternyata rok mini seksi itu mulai bertingkah di atas eskalator.

Kalian tahu kan, apa yang terjadi ketika sebuah bendera merah putih dinaikkan ke atas tiang? Warna putih yang semula tidak terlalu dominan karena pandangan kita langsung terbesut oleh si merah yang berada di atasnya, setelah berada di atas tiang, si warna putih langsung terlihat menonjol.

Nah...
Demikian juga dengan si rok mini.
Semakin tinggi tangga eskalator yang dinaiki oleh si pemilik rok mini seksi itu, maka isi yang ada di dalam rok mini itu pun semakin terlihat.
Waduh.
mau cerita ke suamiku... hmm... oh.. tidaaakkk... nanti suamiku dapat rejeki mendadak lagi (hahaahha).
Tapi gak cerita... gimana?
Akhirnnya aku memutuskan untuk diam saja.
Aku pikir, toh eskalator ini juga akan berakhir.
Tapiiiii.. ternyata ketika eskalator berakhir, si pemilik rok mini seksi itu naik ke eskalator yang menuju ke atas selanjutnya dan itu artinya... karena bentuk eskalatornya silang antara yang naik dan turun maka.... aku saja yang berada di eskalator di samping (sama-sama menuju ke atas tapi beda jalur) bisa melihat "penerawangan" dari samping, maka.. bisa dipastikan... itu perempuan sudah "berbagi pemandangan" ke segala arah.

Waduh..
Jadi gak perlu lagi ada yang pura-pura kejatuhan pulpen lalu minta itu perempuan mengambilnya (hehehe, kan kalo ngambil pulpen di lantai perempuan itu pasti akan membungkuk untuk memungut pulpen.. hahahaha)...

Saranku nih buat cewek-cewek yang memiliki paha yang mulus dan seksi: jangan deh pakai rok mini megar kalau bakalan naik tangga atau eskalator.

Dan buat cewek-cewek yang kebetulan tidak memiliki paha yang mulus dan seksi: HEI! Jangan senang dulu. Diobatin kek, Ikut senam kek. Diet kek. Kasi lotion, bedak.. luluran!
Jangan cepat merasa puas karena sudah ditakdirkan jelek dan tidak seksi. Nahh.. nanti kalau kalian sudah jadi mulus dan seksi.. baca saranku di atas ya.

Tapi akan lebih baik jika tidak usah memakai rok mini.
Peace.

untuk alasan "tidak membuka aib orang lain" maka sengaja aku tidak moto itu pemilik rok mini. Tapi aku gambar saja ya... yaaa.... anggap aja seperti ini adegannya.


Rabu, 21 Mei 2014

Daftar Peserta Give Away Pertamaku

[Lifestyle] Berikut adalah nama-nama peserta yang ikut GIVE AWAY-ku. Namamu ada di sinikah? Beritahu aku jika terlewati. Tapi jika namamu belum ada karena belum ikut GA-ku, ayo dong ikutttt... datelinenya tanggal 21 Mei 2014 kok. Masih sempat...
yuk.. yuk... Jika menang, dapat hadiah LUKISAN HATI, novel terbaruku (sstt, bulan juni aku mau ngadain lomba resensi novel Lukisan Hati dengan hadiah yang lebih cetar membahana loh).

Listrik Prabayar VS Listrik Pascabayar

Alhamdulillah, aku sudah tinggal di rumah baru sekarang. Memang masih rumah kontrakan sih, karena yang lama insya Allah mau direnovasi. Tapi tetap judulnya: home sweet home.

Suka dukanya tinggal di rumah yang sekarang tuh banyak. Nah, ini salah satunya. Yaitu, aku baru ngerasain make yang namanya listrik prabayar. Nama lainnya PLN Pintar.
Loh? kenapa Pintar? Emangnya ada yang bloon apa?
hehehe... udah gak usah dipikirin.
Listrik Prabayar PLN itu bentuknya seperti ini nih:

ini yang masih dibungkus belum dipasang (gambar diambil dari sini)


ini yang sudah terpasang (gambar diambil dari sini)
Awalnya, waktu seminggu sebelum pindahan, aku udah isi listriknya dengan pulsa sebanyak Rp100.000.  Lalu, mulailah adegan pindah rumah dilakukan. Mulai dari mindahin AC dan semua perabotan elektronik yang menggunakan listrik, termasuk microwave. Hasilnya, pas pagi-pagi, hari minggu pula, ini meteran listrik berbunyi nyaring. 
Awalnya, karena belum hafal, aku terbangun sih. Cuma dalam hati hanya bisa bilang, 

"Ih, itu siapa sih? Masang alarm tapi dirinya sendiri gak kebangun!" ... dengan gaya ngedumel dan kembali tidur lagi. 
Sepuluh menit kemudian, kembali terbangun dengan hati agak kesal.
"DUH! TERLALU BANGET SIH ITU TETANGGA! KALAU EMANG DIRINYA KEBO YA GAK USAH PASANG ALARM KENAPA? GANGGU TIDUR ORANG AJA!"

lalu aku kembali mencoba untuk menutup mata. Tapi, mana bisa merem lagi kalau hati sudah dongkol setengah mati. 
Kesal.
Suara "bibbb.. biiibb.. bibbb" yang terdengar itu asli mengganggu banget. Dan, karena kesal, jadi aku mulai pasang telinga. Siap-siap untuk mengira-ngira kira-kira rumah tetangga yang mana yang TIDURNYA-KEBO-BANGET-SAMPE-SAMPE-MASANG-ALARM-TAPI-DICUEKIN.
hmm...
kayaknya tetangga depan rumah.
eh...
bukan.
pasang telinga baik-baik.
kayaknya tetangga samping rumah.
pasang telinga bener-bener.
Yup. Tetangga samping rumah. Suaranya jelas dari samping rumah. Tepatnya, dari samping agak depan rumah.
Tapi? Ngapain dia tidur di samping depan rumah? Itu kan garasi? Emangnya lagi berantem ama istrinya sampe-sampe diusir dan lalu bawa bantal doang dan tidur di garasi rumahnya sendiri?
Ih... kasian.
Eh..
Sebentar.
Tetangga samping rumah kan isinya anak-anak muda yang masih pada jomblo?
Lagian... 
ups..
jangan-jangan?
Telinga mulai dipasang benar-benar tegap.
Olala....!!!
Itu suara teriakan dari Listrik Prabayar!
Wah!

Akhirnya pagi-pagi aku dan suami langsung bangun dan mulai berjalan berdua (tidak bergandengan tangan karena buru-buru) ke Alfamart. Kata adikku yang rumahnya pake listrik prabayar, token listrik buat bayar listrik prabayar itu bisa dibeli di alfamart. Sayangnya ternyata sudah satu bulan ini Alfamart tidak menjual token listrik prabayar lagi. 
"Sudah satu bulan ini susah bu soalnya. Jadi kita dah gak jual lagi."
Ya sudah akhirnya aku dan suami pergi ke Indomart. Tapi idem dito. Disana juga kejadiannya sama, sudah satu bulan mereka mengalami kesulitan jadi gak jual token listri prabayar lagi.

Lalu pergi ke ATM Mandiri. Olala... disana gak bisa.
Barulah di ATM BNI bisa dibeli token listrik prabayarnya.

Dari pengalaman ini, jika harus dibandingkan mana yang lebih enak, listrik prabayar atau listrik pascabayar:

1. Listrik prabayar : bisa habis kapan aja dan suaranya tuh asli annoying banget.
Listrik pascabayar: dia unlimited.. tapi kalau kelebihan beban ya jebret aja sendiri. 

2. Listrik prabayar: bisa dibayar di atm.
eh.. listrik pascabayar juga sih. 

3. Listrik prabayar: ketahuan banget kalau belon bayar. Karena suara teriakan bib-bibnya itu bisa terdengar hingga ke tetangga kiri kanan. Suaranya tuh mirip suara sen mobil truk yang mau mundur. Berisik dan annoying.
Listrik pascabayar: kalau belon bayar bakalan dapat surat peringatan dulu dua kali sebelum akhirnya diputus. Jadi, tetangga insya Allah gak tau kalau kalian lupa bayar.

4. Bentuk penampakannya sih lebih canggih listrik prabayar ketimbang listrik prabayar. Soalnya ada tombol-tombol angka-angka gitu. 

ini yang model listrik prabayar (gambar diambil dari sini)
ini yang model listrik pascabayar (gambar diambil dari sini)
Nah.. terus siapa pemenangnya?
Kalau aku sih.. kok ya merasa lebih nyaman dengan listrik pascabayar ya?
Kalau kamu?

Selasa, 20 Mei 2014

Rekam Jejak Bangsa dalam Museum Nasional


[Parenting] Dua anak saya, yaitu yang pertama dan yang kedua, dahulu sekolah di Sekolah Dasar Negeri. Sebagai seorang ibu, saya selalu mendampingi anak-anak saya ketika sekolah berencana untuk melakukan perjalanan Study Tour ke luar sekolah. Tempat yang selalu dikunjungi oleh anak-anak saya ketika mereka bersekolah itu adalah mengunjungi Museum.

Sabtu, 10 Mei 2014

Main Karet YUk

Jaman digital seperti sekarang, membuat banyak anak-anak yang terpaku di depan layar tablet gadget mereka di rumah. Jemari tangan mereka amat terampil berpindah-pindah dari satu gambar ke gambar lainnya ketika bermain dengan gadget layar sentuh mereka. Tidak terkecuali anak-anakku.

Anak-anakku termasuk generasi digital. Sejak kecil mereka sudah mengenal banyak game-game digital yang tersaji di gadget. Sebut saja game melawan para zombie, atau berkebun, atau mengelola restoran, atau mengerjakan tugas-tugas salon dan sebagainya. Mereka amat familiar dengan layar sentuh. Tidak tergagap oleh tekonologi sama sekali.

Baikkah itu? Entahlah.
Tapi pagi ini, anak bungsuku bertanya padaku tentang cara membuat gelang karet yang dironce hingga panjang menyerupai tali.

"Ibu ingat nggak dulu ibu pernah nunjukin ke aku cara bikinnya? Nah.. itu bikinnya gimana sih bu? Terus buat apa talinya?"

Langsung saja aku meninggalkan pekerjaanku mengetik dan mengambil gerombolan gelang karet yang aku gantungkan di lemari untuk membungkus makanan. Meski dia amat terampil di layar sentuh, tapi untuk kegiatan motorik tradisional, anakku ini ternyata amat gagap permaian tradisional. Jadilah aku mengajarinya cara meronce karet gelang. Kegiatan ini bagus juga untuk mengajarinya gerakan motorik sederhana dan melatih konsentrasi melihat benda yang kecil.


Setelah menjadi panjang, untuk apa karetnya?

"Ini untuk main karet, Nak."
"Seperti apa?"

Astaga. Baru aku sadar bahwa ini jaman digital. hahahaha. Jadilah aku minta anak sulungku untuk memegang sisi lain dari karet dan dia aku ajari melompat tali karet tersebut. Tubuhnya kaku sekali. Beberapa kali terjatuh tapi wajahnya berbinar gembira luar biasa.
Subhanallah.
Senang melihatnya.
Rupanya sesekali menjauhi tablet dan gadget lalu beralih ke kegiatan motorik yang disuduhkan oleh permainan tradisional itu lebih membuat tubuh seorang anak bergerak. Berkembang.
Melompat.
Berlari.
Berusaha.
Jatuh tapi mencoba untuk bangkit.
Sakit tapi segera menghapusnya dengan tawa dan semangat.




hehehehe... seru juga.

Selasa, 06 Mei 2014

Pakaian Nasional, Senjata dan Rumah Adat Propinsi di Indonesia

Ternyata putri bungsuku kemarin seharusnya mengumpulkan tugas PKN (Pendidikan Kewarganegaraan). Tapi karena dia tidak mengumpulkan maka malam ini aku bersama dia ngubek-ngubek mbah Google mencarinya. Yaitu harus membuat kliping yang berisi pakaian adat, senjata dan rumah adat semua propinsi di Indonesia.

Nih.. siapa tahu ada yang senasib denganku. hehehe. 
Urutan gambar semua pakaian adat/rumah adat/senjata tradisional di bawah ini, tidak diurut berdasarkan rangking prestasi (ya iya lah!!)






































nara sumber:



LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...