badge

Jumat, 07 Februari 2014

Understanding love: Through The Years

Rumah tanggaku dengan suamiku sudah lewat dari 20 tahun. Alhamdulillah, meski sudah berbilang tahun yang cukup banyak, hubungan cinta kami masih tetap hangat meski tidak bisa dikata membara (hehehe, emangnya lagi nyalain api unggun).

Perbedaan usiaku dan suami sekitar 7 (tujuh) tahun. Jika ditanya ada kendala nggak dengan perbedaan usia yang cukup jauh itu, sudah pasti ada. Mulai dari selera musik yang berbeda, cara pandang dalam memandang sebuah masalah yang berbeda, bahkan pengetahuan tentang film, politik, gaya hidup, selera sehari-hari juga ada perbedaannya. Tapi alhamdulillah kami bisa mengatasinya. Malahan, aku merasa justru semua perbedaan itu yang membuat seru perkawinan kami.

"Mas.. inget nggak, waktu aku SMP dulu tuh, kan ada lagu ini nih.... (menyebut nama sebuah lagu)... kamu inget gak?"
"De... kita kan dulu gak satu SMP. Lagu itu pas aku kuliah aku ingetnya."

Atau:

"Aduh, anak jaman sekarang. Jaman aku dulu aku tuh gak pernah sampai segitunya."
"Eh.. mas... ssttt (bisik2) pas jaman aku itu sudah mulai terjadi sih mas."

Akhirnya, sama seperti rumus matematika, yaitu bahwa jika A + B = AB.... maka perbedaan aku dan suamiku itu malah membuat kami berdua jadi merasa 'kaya raya' dengan aneka tambahan pengetahuan dan pengalaman. Aku membagi apa yang aku ketahui dan aku alami ke dia, dan dia pun demikian. Akhirnya, ketiga digabung, pengetahuan dan pengalaman kami jadi duo mantap yang luar biasa!

Pernah nih waktu suamiku tugas ke Jepang, dia ceritanya kangen sama aku karena hubungan kami terpaksa hubungan jarak jauh. Nah, dia mengirimiku sebuah lagu dari Kenny Rogers, judulnya Through the Years. Ugh.. asli aku klepek-klepek denger lagu kiriman dia. Subhanallah.... terharu dan GR bangettttttttttttttttttttttttt.


 Songwriters: DORFF, STEPHEN HARTLEY / PANZER, MARTIN
I can't remember when you weren't there
When I didn't care for anyone but you
I swear we've been through everything there is
Can't imagine anything we've missed
Can't imagine anything the two of us can't do
Through the years, you've never let me down
You turned my life around, the sweetest days I've found
I've found with you ... Through the years
I've never been afraid, I've loved the life we've made
And I'm so glad I've stayed, right here with you
Through the years
I can't remember what I used to do
Who I trusted, who I listened to before
I swear you taught me everything I know
Can't imagine needing someone so
But through the years it seems to me
I need you more and more
Through the years, through all the good and bad
I KNOW how much we had, I've always been so glad
To be with you ... Through the years
It's better every day, you've kissed my tears away
As long as it's okay, I'll stay with you
Through the years

Through the years, when everything went wrong
Together we were strong, I know that I belong
Right here with you ... Through the years
I never had a doubt, we'd always work things out
I've learned what life's about, by loving you
Through the years
Through the years, you've never let me down
You've turned my life around, the sweetest days I've found
I've found with you ... Through the years
It's better every day, you've kissed my tears away
As long as it's okay, I'll stay with you
Through the years...

Hal-hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari kami, kami maknai sebagai ungkapan cinta. Pulang ke rumah dengan senyuman, itu adalah cinta. Terpisah di mall, lalu bertemu lagi dengan senyum di wajah, itu adalah cinta. Berebutan sesuatu yang sebenarnya bisa dengan mudah dibeli lagi adalah cinta. Lebih memilih untuk saling bergelung di dalam selimut ketimbang bangun pagi dan melihat matahari terbit, adalah cinta juga. Tidur berdesak-desakan berlima dengan anak-anak yang sudah tidak bisa dikatakan kecil-kecil lagi di atas tempat tidur ukuran 180 x 200  juga adalah cinta. Terpaksa tidur di lantai karena tempat tidur sudah dikuasai oleh anak-anak juga bagian dari cinta. Pokoknya segala sesuatunya selalu dikaitkan sebagai cinta. Dan cinta itu adalah bagian dari Ibadah. Dan Ibadah yang dilakukan dengan ikhlas akan mendapat Rahmat dari Allah.

Jadi... cinta bagi kami adalah: "semua usaha untuk mendapatkan Rahmat dari Allah."

Nah... berikut ini kebetulan aku bikin sedikit corat-coret tips untuk mengerti Cinta (mengerti cinta berdasarkan pengalamanku yang sudah menikah bertahun-tahun: understanding love: through the Years).. btw, semua gambar ini aku bikin sendiri.

1. Jatuh cinta? Jangan lama-lama pacaran, segera lanjutkan hubungan tersebut ke jenjang pernikahan. Karena, cinta itu sama seperti kondisi hati. Dia berbolak balik. Hari ini cinta, besok rindu, lusa kesal, minggu depannya sudah berubah jadi benci. Apa jadinya jika hubungan tersebut hanya sebatas pacaran. Paling banter juga dua tiga bulan sudah putus. Iya kalau ketemu yang baru dan yang lebih oke. Nah.. kalau ketemu yang baru dan ternyata lebih parah gimana? Kalau sudah menikah, cinta yang ada tidak akan berbolak balik terlalu drastis. 


2. Kompak. Pasangan yang saling mencintai itu terlihat dari kekompakan mereka loh. Masih inget gak lagu jaman kecil dulu "Bapak megang tampah... ibu memang sapu.. bapak naik pangkat ibu jadi guruuuu.".. nah, lagu itu sebenarnya menggambarkan bahwa pasangan suami istri yang saling mencintai itu harus saling bekerja sama dan saling membantu satu sama lain. Jika salah satu menghambat yang lain atau tidak mau membantu... hmm... patut diragukan kadar cintanya.


3. Saling Mengerti dan Menerima Apa adanya.

Ini prinsip qana'ah dalam Islam. Yaitu menerima dengan ikhlas kondisi pasangan kita apa adanya tapi bukan berarti lalu pasrah ya. Qana'ah disini tidak hanya pasrah tapi menerima dengan ikhlas tapi sekaligus tetap mendorong agar tidak berputus asa dan pasrah begitu saja. 
Mengapa prinsip Qana'ah penting dalam sebuah rumah tangga? Karena jika tidak qana'ah maka ada banyak sekali peluang untuk melakukan kecurangan dalam kehidupan di dunia ini. Merasa tidak puas lalu mendesak untuk mencari jalan pintas dalam berusaha; main dukun, korupsi. dan sebagainya. Bahaya sekali. 
Atau.... bisa juga nanti pasangan suami istri itu menjadi pasangan yang tidak bersyukur. Selalu merasa tidak pernah puas (lalu menyeret diri ke arah perselingkuhan), tidak dapat bersyukur (jadi selalu merasa kurang terus), dan parahnya lagi: jadi sulit untuk bisa bahagia. 
Tidak bahagia = tidak ada cinta.




4. Tetap Berusaha untuk Setia
Nah.... ini dia, sesuatu yang terdengarnya seperti ringan padahal beratttttttt untuk dilaksanakan. Kenapa berat? Karena, di awal-awal pernikahan, fisik masih sama-sama muda, segar, kencang dan mulus. Tapi, semakin tua, fisik manusia akan semakin mengalami penurunan. Mulai berdatangan penyakit, kulit mulai kendur, mata mulai harus disambung dengan kacamata, rambut mulai menipis, keringat mulai bau macam-macam, dan.... ya sudah biasa aja ngeliat dia-lagi-dia-lagi setiap hari setiap malam. Sementara di luar rumah, yang namanya orang baru itu banyak banget. Apalagi jaman sekarang banyak yang cakep-cakep, agresif-agresif, berani-berani dan seksi-seksi. 

Ada orang baru yang ditemui yang ternyata ngobrolnya terasa lebih nyambung dan lebih enak (ini karena masih baru, jadi variasi bahan obrolan juga lebih banyak. Kalau sama pasangan kita kan karena sudah ngobrol setiap saat jadi variasi bahan obrolan mulai banyak yang mirip-mirip).

Atau bertemu orang baru yang lebih terasa perhatian (padahal sih ya karena kebetulan aja dia mendekati kita karena sesuatu di hatinya. Jadi perhatian itu dilakukan karena pamrih tertentu. hati-hati loh). 

Jadi... tetap berusaha untuk setia. Bahkan meski hidup berjauhan pun harus tetap berusaha untuk setia. 


 5. Tetap Rajin Memelihara Tanaman Cinta Berdua.

Ini tips terakhir. Yaitu, kita dan pasangan kita harus tetap berupaya untuk menyiram, memberi pupuk, dan terus merawat tanaman cinta yang ada di dalam hati masing-masing. 
Ya. Cinta itu serupa dengan tanaman. Bermula dari benih kecil, lalu tumbuh akar yang menguat di dalam hati, dan bertunas dan terus membesar dan merimbun di dalam hati kita. Selama Tanaman Cinta itu terus tumbuh subur maka cinta akan terus terasa indah dan menyejukkan hati. Tapi ketika tanaman cinta itu mulai tidak terawat maka cinta di dalam hati suatu hari nanti pada akhirnya akan layu, kering lalu mati. 

Bagaimana caranya merawat tanaman cinta? Dengan selalu menghidupkan hal-hal kecil agar bisa terasa sesuatu yang luar biasa. Everything and everyday is Falling in Love time. 



Dan... inilah kami (ini foto terbaru kami loh, tahun 2014 ini)


Tuh... itu ceritaku. Ceritamu apa? Ikut sertakan yuk di event GA Understanding love.

12 komentar:

  1. Terima kasih telah mendaftar~ :D
    salam~ :)

    BalasHapus
  2. Cinta bisa beruwujud aneka rupa ya Jeng.
    tak selalu harus dalam nada dan kata "I Love You" saja
    Sikap dan perbuatan bisa mempersonifikasikan cinta
    Semoga berjaya dalam GA
    Salam hangat dari Surabaya

    BalasHapus
  3. suka :-) semoga bahagia selalu, ya, mbak :-)

    BalasHapus
  4. Saya 7,5 tahun pacaran tapi LDR jadi ndak berasa lamanya tapi terasa berat perjuangannya. Tapi alhamdulillah sekarang sudah hampir 6 tahun nikah. :).

    Semoga saya bisa seperti mbak Ade,tetap mesra meskipun pernikahannya sudah 20 tahunan :)

    BalasHapus
  5. co cweeettt...
    semoga langgeng terus, sakinah mawaddah warahmah ya mba :)

    BalasHapus
  6. Semoga langgeng ya mbak ^^

    BalasHapus
  7. Tips menjaga dan merawat cinta yang oke banget Mak.
    Gutlak utk kontesnya :D

    BalasHapus
  8. Romantisnya emak.ade, rumah tangga Fenny belum.seberapa lama :D

    BalasHapus
  9. tipsnya oke mbak, busa jadi petunjuk nih u saya...
    mbak dan suami serasi sekali deh :)

    BalasHapus
  10. subhanallahh
    so sweet banget mbak Ade :D

    BalasHapus

karena banyak sekali spam, jadi untuk sementara aku moderasi ya komennya. Makasih

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...