badge

Minggu, 02 Februari 2014

Road to Srikandi Blogger 2014: Resume Awalku Dulu

(Oh ya, ini masih terkait dengan rangkaian tulisanku dalam ajang Srikandi Blogger 2014. Nah, ini contoh resume yang aku buat ketika mengajukan lamaran untuk ikut serta dalam ajang Srikandi Blogger 2014. Resume sederhana memang jika dibanding dengan para finalis lain. Nah, ada yang ingin menyimaknya? Silahkan.
Nama saya: Ade Anita.



Saya adalah seorang ibu rumah tangga dengan tiga orang anak (usia 19-14-7 tahun). Suami saya seorang dosen di UI. Keseharian saya, selain berkegiatan sebagai seorang ibu rumah tangga juga sebagai seorang penulis dan blogger.
Kegiatan menulis, sudah saya tekuni secara serius sejak tahun 2002, yaitu ketika saya menjadi kontributor tunggal di website www.kafemuslimah.com. Disana, saya mengasuh rubrik uneg-uneg, rubrik muslimah dan media, serta menjadi admin untuk semua rubrik yang ada disana.


(loh? Ini website pribadi atau apa sih? Bukan. Ini bukan website pribadi tapi sebuah website untuk umum yang dibuka untuk semua muslimah tanpa terkecuali, pada semua orang yang ingin belajar dan mengerti serta berdiskusi tentang islam dan keislaman. Ada empat orang pengelolanya, yaitu 1 orang pemilik modal dimana  dialah yang membayar sewa setiap tahunnya, mengelola semua keuangan yang dibutuhkan untuk website ini, dan sebagainya; 1 orang lain seorang admin I.T, yaitu yang bertanggung jawab terhadap bidang I.T; 1 orang lagi seorang admin yang khusus mengurus milis kafemuslimah dan 1 orang lagi tentu saja kontributornya, yang bertugas terhadap update secara rutin website ini. Kebetulan, posisi terakhir ini diamanahkan pada saya. Pengunjung Kafemuslimah cukup banyak, sehingga dulu sering mendapat undangan untuk menghadiri acara yang terkait dengan dunia internet yang bermacam-macam. Hingga akhirnya website ini ditutup selamanya di bulan Juli 2012; di usianya yang ke 10 tahun
Penasaran nggak kenapa website ini ditutup padahal pengunjungnya sudah amat banyak, namanya juga sudah terkenal, dan bahkan dijadikan rujukan oleh banyak orang dan instansi yang ingin mencari referensi ke-Islaman? Semua karena satu hal, yaitu saya, sebagai kontributor tunggal semua tulisan di sana, tidak sanggup lagi bertahan mengasuh rubrik "uneg-uneg". Ada ceritanya.Jadi, rubrik uneg-uneg ini sejak awal memang dibuka untuk menerima semua curhat dari para sahabat muslimah.
Pada orang yang punya kemampuan untuk mengungkapkan isi hati mereka dengan gamblang pada orang lain, maka curhat itu bukan sebuah masalah pelik. Tapi, pada beberapa orang yang lain masalah ini menjadi masalah yang pelik. Nggak semua orang berani bercerita  dan membagi rahasia hatinya pad orang lain secara langsung. Hebatnya, di dunia maya ternyata semua orang bisa menutupi jati diri asli mereka yang sebenarnya. Nah, rubrik uneg-uneg menyediakan tempat untuk kelompok orang-orang tersebut guna curhat sepuas hati tanpa takut diketahui jati dirinya. Dan saya selalu menempatkan diri sebagai sahabat yang mendengar curhat mereka lalu bersama mencarikan solusi jika dalam curhat tersebut ada masalahnya.Ternyata, dalam perkembangannya, karena merasa nyaman dan aman curhat maka mereka memuntahkan semua rahasia hidup mereka yang selama ini terpendam dan kian lama saya yang menampung cerita tersebut ternyata menjadi tidak sanggup lagi menampung rahasia yang kian lama kian berat saja. Rahasia itu kian berat, besar, dan saya mulai merasa pusing dan mual membaca semua curhat tersebut. Isinya dasyat-dasyat dan membuat bulu kuduk saya berdiri dan hati meremang.Seperti seorang muslimah yang diperkosa oleh kakak kandungnya; atau seorang santri yang berbuat zina dengan ustadnya; atau seorang pengidap kelainan seksual yang menangis karena kasihan melihat istrinya luka-luka karena disiksa oleh tangannya sendiri tapi dia sendiri akan kembali melakukannya lagi dan lagi... dan terus berdatangan kasus-kasus aneh... bahkan lebih parah lagi... dan lebih parah lagi... dan... saya pun stress.
Saya  tidak kuat lagi. Semakin bertambah tahun kasusnya semakin parah dan itu cukup untuk membuat saya mengambil kesimpulan bahwa dunia ini semakin berisi orang-orang yang gila. Manusia srigala yang memakai topeng domba. Saya takut.  Padahal, di dunia inilah anak-anak saya akan saya lepaskan kelak. Saya menjadi takut jika saya sukses mendampingi orang lain tapi lalai mendampingi dan melepas anak-anak saya sendiri kelak. Saya kasihan jika anak-anak saya tidak bisa saya dampingin secara utuh dan penuh karena saya sibuk mendampingin dan membantu orang lain. Terlebih di usia mereka yang mulai amat membutuhkan pendampingan seperti sekarang. Akhirnya setelah melakukan soft resign di tahun 2010, saya pun resmi melakukan pengunduran diri dari www.kafemuslimah.com di awal tahun 2012. Dan, setelah bertangis-tangisan, kami pun sepakat bahwa sudah saatnya untuk lebih memperhatikan keluarga dan dekat dengan mereka di rumah (teman-teman selama ini selalu menampung tekanan batin yang saya rasakan ketika menghadapi kasus jadi mereka mengerti apa yang terjadi. Jadi, bulan Juli 2012 pun website www.kafemuslimah.com
).

Setelah lepas dari website Kafemuslimah.com, saya ternyata sudah terlanjur mencintai dunia tulis menulis. Ketika masih aktif mengasuh website kafemuslimah dulu, saya "mewajibkan" diri untuk menulis seminggu 3-5 artikel agar website itu terus terupdate dengan berita-berita aktual.  Setelah tidak lagi aktif di website itu, saya merasa bahwa ada bagian dari diri saya yang kosong dan bagian itu baru akan terasa utuh kembali jika saya menulis. Dan itulah awalnya saya mulai melirik untuk memberdayakan fitur "notes" di facebook (saya baru buka facebook tahun 2009).  Jadi, mulai serius mengelola notes di facebook. Apresiasi pembaca notes saya juga semakin banyak (di soft resign saya tahun 2008 itu, banyak pengunjung setia kafemuslimah yang mencari-cari saya dan lalu menemukan saya di facebook. Itu sebabnya dalam satu tahun saja setelah saya membuat akun facebook,  daftar teman saya terisi penuh kuota 5000 temannya,  sehingga setiap 3 bulan sekali saya harus melakukan bebersihan teman alias meremove mereka yang sekiranya tidak aktif sebagai teman saya atau yang sekiranya mengganggu aktifitas saya di facebook). Hal ini cukup melelahkan, belum lagi jika ada yang inbox karena protes dirinya jika dirinya diremove).  Lalu, sejak ikut group Kelompok Emak2 Blogger, saya jadi tahu bahwa dibandingkan dengan Notes Facebook, ternyata Blog jauh lebih memberi banyak manfaat dan kemudahan. 

Hal ini karena:
1. Cakupan Blog bisa lebih luas ketimbang notes facebook.
2. Blog bisa dikunjungi kapan saja karna ada banyak fitur yang memudahkan semua orang untuk berkunjung ke sana.
3. Blog bisa menjadi ajang kita untuk mengekspresikan diri sekaligus membesarkan nama kita sebagai seorang penulis. Karena biar bagaimanapun seorang penulis memerlukan sebuah Personal Branding tersendiri agar pembaca dan calon pembaca bisa mengingat namanya. 
4. Blog juga bisa membuat kita terhubungkan dengan banyak orang, dan otomatis memberi banyak manfaat insya Allah.
5. Karena sifatnya tidak ada pembatasan jumlah pengunjung atau jumlah teman (atau musuh bahkan hehehe), maka saya tidak perlu melakukan evaluasi pe-remove-an teman seperti di facebook).
6. Saya sendirilah yang menentukan akan mengisi apa blog saya.

Itu sebabnya dalam keseharian, kegiatan saya selain ibu rumah tangga juga menjadi seorang penulis dan blogger. Niat saya memang satu: ingin mendedikasikan kemampuan menulis saya untuk menyebarkan kebaikan dan menegakkan kebenaran, Insya Allah (oh ya, inbox dan email saya masih tetap dibanjiri oleh teman-teman eks pengunjung kafemuslimah yang ingin berkonsultasi atau curhat. Enaknya, sejak awal saya sekarang bisa menjelaskan pada mereka bahwa posisi saya adalah sahabat bukan lagi konselor seperti dulu dan mereka mau menerima itu). Itu sebabnya status facebook saya tidak pernah ditulis dengan kalimat sembarangan atau negatif, karena saya tahu ada yang rutin membacanya. Ini pun, Insya Allah saya jadikan sebagai ajang untuk menyebarkan kebaikan pada banyak orang.

Beberapa prestasi dari Blog yang saya dapatkan setelah serius nge-blog mulai tahun 2012 hingga seterusnya adalah:

- Lomba menulis kisah-kisah seputar Ramadhan, yang diadakan pojok pulsa agustus 2012
- Juara 1 lomba menulis  “Blog Sebagai Media Informasi HIV dan AIDS”, yang diadakan oleh  ODHA juga Berhak Sehat, desember 2012).
-Masuk peringkat ke 4 dalam event 8 minggu Ngeblog
- Juara 2 lomba menulis " Bahaya Miras bagi Generasi Muda", yang diadakan di awal tahun 2013 lalu.

- Dan akhirnya novel saya bisa terbit di bulan September 2013 lalu, berjudul "Yang Tersimpan Di Sudut Hati".
-serta memenangkan kuis-kuis kecil dan lomba-lomba GA lainnya (saya memang gemar ikut aneka lomba menulis)

Dalam menulis, saya tahu kelemahan saya. Kelemahan saya adalah : tidak bisa bikin puisi, selalu kesulitan mencari kata-kata cantik, senang menggunakan kalimat panjang, tidak fokus, sering bercanda sehingga memberi kesan kurang serius, dan khayalannya pendek (mungkin karena terbiasa menulis sesuai dengan kisah nyata). Untuk itu, maka saya banyak membaca buku, menonton film, mengamati berbagai macam hal, dan belajar bikin Flash Fiction.  Dan inilah kelebihan yang saya sadari saya miliki: tidak pernah malu untuk belajar, bertanya dan berguru pada siapa saja (tahun 2012 saya bahkan pernah ikut kursus menggambar di kelas menggambar animasi untuk anak-anak usia 6 s.d 8 tahun. Teman-teman sekelas saya seusia dengan anak bungsu saya; mirip kisah kindergarten Cop, tapi ini nyata dan saya bukan gurunya tapi ikut sebagai murid bongsornya. Mungkin bagi ibu-ibu lain hal ini memalukan tapi tidak bagi saya. Karena hasilnya, saya sekarang bisa menggambar sehingga untuk beberapa tulisan di blog, saya selalu berusaha untuk menggambar visualisasinya sendiri dan itu ternyata seru).

Lalu, setelah belajar itu semua, diapakan yang saya dapat itu? Saya salurkan lagi menjadi sebuah tulisan. Itu sebabnya dalam perkembangannya saya jadi merasa membutuhkan blog dengan berbagai tematik yang berbeda.  Saat ini, saya punya 4 blog tematik, yaitu:

1. Blog Ocehan Ade anita (http://adeanita.com). Ini merupakan Personal Blog,  yang bercerita tentang keseharian saya, baik itu tentang  share pengalaman, maupun menulis opini tentang berbagai macam hal yang saya temui sehari-hari.

2. Blog Catatan Ade Anita (http://catatanadeanita.blogspot.com)  yang berisi tentang review terhadap berbagai macam buku yang saya baca, atau film yang saya tonton, atau spot iklan yang saya lihat, atau karya visual orang lain yang menarik atau tidak menarik menurut saya. Termasuk game-game yang saya suka atau tidak aku suka karena pada dasarnya saya juga seorang ibu-ibu yang hobi main game digital.

3. Blog Mengkhayal itu Asyik (http://fiksinyaadeanita.blogspot.com) yang berisi seluruh khayalan saya saja. Ada yang diikut sertakan dalam event cerpen atau flash fiction, ada juga yang iseng aja nulis. Saya memang seorang perempuan yang hobi belajar mengasah ilmu menulis. Tidak kenal kata terlambat meski saat ini usia saya sudah kepala empat (lahir di tanggal 26 september).

4. Terakhir, adalah blog yang saya buat karena saya gemar dengan Fashion dan sering mengamati perkembangannya. (http://suitforme.blogspot.com).



Demikian sekelumit tentang saya dan keseharian saya.
---love--

Ade anita

9 komentar:

  1. Aku bisa membayangkan situasinya... dan sangat maklum kalau akhirnya Mbak Ade memutuskan untuk berhenti. Rasanya itu memang keputusan terbaik... dan nyatanya begitu beralih ke blog langsung menyabet beberapa prestasi :)

    BalasHapus
  2. banyak banget catatannya :D
    semoga maju ke tahap selanjutnya yah mak ^^

    BalasHapus
  3. semoga lolos ke tahap berikutnya ya mak :)
    template blognya adem yah,,,hihihihi..lucuu

    BalasHapus
  4. Jadi konselor dengan begitu banyak masalah, memang membuat hati meremang ya Mak...tapi hebat deh bisa menjadi sahabat bagi para 'pasien'..yg kayak orang gila membaca pengalaman Mbak Ade aku juga merinding mendadak...

    Btw, sukses ya Mak...smoga melangkah ke tahap selanjutnya..

    BalasHapus
  5. punya prestasi banyak & punya byk pengalaman menulis...salut :)
    sukses untukmu mak :)

    BalasHapus
  6. wah anaknya mbak ade sudah besar ternyata ya

    BalasHapus
  7. Hahahaaa saya juga nggak bisa bikin puisi. Biasa to the point soalnya :))

    BalasHapus
  8. Masya Allah, Bunda. Sungguh perjalanan panjang penuh liku-liku kehidupan. Sulitnya mengambil satu keputusan, pada akhirnya mendapatkan titik terang di jalan yang lain. Saya ingin belajar dari pengalaman Bunda Ade Anita, boleh ya? Makasi. Salam dari Makassar :)

    BalasHapus
  9. Salam kenal mbak...
    Sukses ya mbak di ajang Srikandi Blogger-nya.
    Saya catat 6 manfaat dari blog yg mbak tuliskan disini. Terus terang saya baru menyadari hal itu karena saya hanya bikin blog saja dan mengisinya seperti yg saya lakukan sebelumnya thd buku kecil catatan harian saya.
    Salam persahabatan dari saya di Bekasi.

    BalasHapus

karena banyak sekali spam, jadi untuk sementara aku moderasi ya komennya. Makasih

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...