Langsung ke konten utama

Cara Menghapus Akun Twittermu

Pagi ini, seorang teman bertanya padaku cara menghapus akun Twitternya. Siapa tahu ada teman lain yang juga ingin bertanya hal yang sama, maka aku buat saja tutorialnya disini ya.

Yang harus dilakukan pertama kali adalah:

1. Buka akun twittermu (jika lupa password, kasi tahu saja bahwa kamu lupa pass-nya dan beri mereka akun emailmu yang aktif).

2. Coba lihat pojok kanan atas, disana ada pilihan setting.


3. Setelah memilih kolom pengaturan, maka kalian akan tiba di sini:


4. Nah, jika sudah tiba di halaman akun ini, maka tarik cursor kalian ke bawah sehingga akan menemukan tulisan yang samar-samar tertulisnya: non aktifkan akun saya.


5. Klik non aktifkan akun saya tersebut dan... akunmu pun hilang selamanya insya Allah (dengan catatan: dalam kurun waktu 2 minggu kalian tidak membukanya lagi. heheheh.... karena Twitter memberi kesempatan dalam waktu 2 minggu jika saja kalian berubah pikiran dan ingin meng-aktifkan kembali akun yang sudah dihapus tersebut.

Komentar

  1. kyk fb brrti ya mbk,bisa di non aktifkan..makasih mbk infonya ^^

    BalasHapus
  2. aku kadang2 aja buka twitternya mbak tapi belum mau menghapus :)

    BalasHapus
  3. Ternyata caranya sama dengan deactive akun FB ya, Mba. Saya baru tahu. :)

    BalasHapus
  4. iya, mirip facebook emang caranya. makasih ya sudah pada mampir

    BalasHapus

Posting Komentar

karena banyak sekali spam, jadi untuk sementara aku moderasi ya komennya. Makasih

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Postingan populer dari blog ini

30 jenis aneka makanan dan minuman khas Betawi

Setiap tanggal 22 Juni, kota tempatku tinggal, yaitu Jakarta merayakan ulang tahunnya. Usianya kota Jakarta sudah cukup tua, sudah ratusan tahun. Nah, ketika kota Jakarta sedang merayakan ulang tahunnya tersebutlah kami warga kota Jakarta bisa dengan mudah menemukan aneka makanan dan minuman yang menjadi khas kota Jakarta dan diakui sebagai bagian dari budaya kota Jakarta, yaitu budaya kuliner.  Tulisan ini diikutkan pada 8 Minggu Ngeblog bersama Anging Mammiri, minggu kedua  dengan tema: Rasa Lokal.
Berbicara tentang rasa lokal maka itu artinya berbicara tentang budaya setempat. Salah satu budaya yang menjadi ciri khas suatu wilayah adalah makanannya. Berikut ini adalah beberapa makanan dan minuman yang menjadi budaya kuliner khas kota Jakarta yang saya suka (hehe, makanan dan minuman khas kota Jakarta itu banyak tapi yang saya sukai itu terbatas jumlahnya. Jadi, yang saya tulis disini hanya yang saya sukai saja).
1. Kerak Telor.

Bulan Madu yang Tak Terlupakan

Jujur saja, di tahun 1994, yaitu tahun ketika aku memutuskan setuju untuk menikah aku belum pernah sekalipun menginjakkan kaki di kota Solo.
Kota Solo itu seperti apa?
Apakah seperti kota Kendal? hahaha.... ini satu-satunya kota yang berada di wilayah Jawa Tengah yang pernah aku kunjungi dan sependek ingatanku bisa mengingat "bepergian ke wilayah Jawa Tengah".

Dulu, waktu aku masih kecil (pake banget) katanya sih aku pernah diajak jalan-jalan oleh keluarga besarku ke Yogyakarta (ini termasuk wilayah Jawa Tengah kan ya?). Ada foto-foto aku masih kecil dengan  memakai topi super lebar dan tentu saja gayanya centil banget yang sedang beraksi pose-pose di depan Stupa Budha di Candi Borobudur. Tapiiiii... aku sama sekali tidak ingat gimana suasana jalan-jalan kala itu. Jadi, kalau tiba-tiba ada yang ngaku-ngaku bahwa ketika ke Yogyakarta itu antara orang tuaku dan orang tuanya sudah melakukan perjanjian untuk menjodohkan aku dengan dia.. mmm.... pasti aku akan percaya saja. HAHAH…