badge

Rabu, 11 September 2013

Tidak Perlu Sempurna, Yang Penting Itu Beruntung

Percaya gak bahwa yang dibutuhkan oleh seseorang untuk memperoleh banyak hal di dunia ini sebenarnya bukanlah segala sesuatu yang bersifat rumit dan complicated?

 Ya.
Itu benar sekali.

Saya akan langsung mencoret hal-hal berikut jika ditanyakan hal-hal apa yang dibutuhkan untuk memperoleh banyak hal di dunia ini:

1. IQ yang tinggi (ah. Ini hal yang pertama kali akan saya coret)
2. Duit yang banyak (hmm... dilema. Duit itu penting, tapi ini juga kadang gak bantu sih)
3. Emas yang bertimbun (waaahh... ini sepertinya hanya ampuh jika kita ingin buka toko emas)
4. Mobil mewah yang berjajar di garasinya (hehehe, emangnya dealer mobil)
5. Rumah yang banyak (oke. Ini penting. Karena rumah itu investasi jangka panjang. Tapi, ini tidak selalu memudahkan kita untuk mendapatkan sesuatu di dunia ini.)
6. Koneksi yang banyak (ada banyak hal yang menjadi mudah berkat silaturahmi kita yang amat baik dengan banyak orang. Tapi, terkadang ini tidak bisa selalu membantu setiap saat kok. Percayalah)
7. Kedudukan yang powerfull (waaah.. no komen sebenarnya. Karena ini pengaruh banget tapi... eh.. tetap sih gak selalu bisa membuat segala sesuatunya menjadi mudah untuk kita peroleh.)
8. Keturunan yang baik (wahh.. ini sepertinya akan amat sangat berguna untuk hal-hal lain)
9. Pendidikan yang tinggi (hmm, ini penting tapi sama seperti poin-poin di atas, tidak selalu bisa mendatangkan keberuntungan.
10. Kecantikan atau ketampanan tingkat tinggi (hahaha... bahkan ada orang yang akhirnya memperoleh kesialan loh gara-gara memiliki kecantikan atau ketampanan).

Jadi.. apa dong sesuatu yang bisa membawa kita memperoleh banyak hal di dunia ini? Jawabannya KEBERUNTUNGAN.

Ya. Benar. Keberuntungan. Seperti yang saya alami beberapa bulan lalu di pertemuan orang tua murid anak saya di sekolah.

Waktu itu aku datang terlambat di pertemuan itu. Dan hanya tersisa beberapa bangku di bagian belakang ruangan. Gegas aku menuju ke bangku yang ada di dua deret dari belakang. Dan duduk sendirian karena semua orang tua murid yang lain sudah duduk bergerombol di depan. "salah sendiri kenapa datang terlambat?"... hehehe.

Seorang pria dari sponsor utama di acara pertemuan ini sedang berbicara di depan. Dia tersenyum melihatku. Senyum selamat datang jadi aku pun membalas senyumannnya dengan ramah. Lalu mencoba untuk menyimak presentasi di depan. Rupanya tentangn betapa pentngya air bagi kehidupan manusia. Wah. Aku jadi ingat tulisanku yang tentang air di blog. Jadi, alhamdulillah aku bisa dengan cepat dan mudah mengikuti presentasi yang sudah berlangsung beberapa saat itu. Beberapa pertanyaan dari pria yang berpresentasi di depan yang terkait dengan air dan kehidupan manusia bisa  kujawab meski kutahu itu semua pertanyaan basa-basi saja agar ibu-ibu tidak berbicara sendiri atau mengantuk. Lalu, tiba di ujung presentasi.  Setelah menepuk tangannya dengannya penuh semangat, pria presentasi itu mulai masuk ke acara berikutnya.

"Ya.. ibu-ibu kita sekarang masuk ke sesi tanya jawab. Tapi kali ini pertanyaannya hanya dari saya saja dan ada hadiah yang akan ibu bawa pulang jika ibu-ibu bisa menjawab pertanyaan saya."

Serta merta aku jadi ikut bersemangat. Dan mulai memperhatikan pria di depan menyalakan OHP yang langsung memperlihatkan hingga terlihat gambar sekumpulan binatang, aneka jenis binatang.

"Pertanyaan pertama. Kita tahu bahwa binatang yang terbesar dan terberat saat ini adalah Gajah.." (pria itu memperlihatkan gambar perbandingan gajah dan sebuah kendaraan)

gambar dari sini
Nah, pertanyaannya, bagaimana cara memasukkan seekor gajah ke dalam kulkas."

What?? Aku langsung bengong. Ini kan teka teki garing yang sering dilontarkan anak-anakku di rumah. hahahaha.. spontan aku angkat tangan dan menjawabnya dengan riang gembira.

"Buka pintu kulkasnya dan masukkan gajahnya."
Lalu aku pun dapata hadiah. Waaahhh.. alhamdulillah. Berutung banget. Sementara ibu-ibu lain pada tertawa. Aku tidak keberatan ditertawakan karena menjawab pertanyaan remeh temeh ini. Yang penting aku dapat hadiah.

"Pertanyaan kedua.. ada Seekor jerapah yang ternyata harus dimasukkan di dalam kulkas juga. Padahal di dalam kulkas sudah ada gajah. Lalu, bagaimana cara memasukkan jerapah ini?"

Aku langsung melompat berdiri sambil tunjuk tangan. Pria di depan hanya tertawa dan memutuskan untuk memberikan kesempatan orang lain yang menjawabnya. Huh.

"Pertanyaan ketiga... Di hutan, sedang berlangsung seremoni pengangkatan Raja Hutan. Nah, jika kalian ini, ibu-ibu semua, yang sudah berpakaian rapi dan cantik-cantik diharuskan melakukan liputan acara. Pasti ibu-ibu akan berangkat kan. Masalahnya adalah, satu-satunya jembatan untuk ke lokasi rusak. Padahal jembatan itu melewati sebuah sungai yang lebar dan dihuni oleh buaya-buaya pemangsa yang ganas-ganas. Moncongnya besar dan rahangnya kuat. Ibu-ibu tahu, sebuah penelitian mengatakan bahwa gigitan buaya itu bisa menghancurkan  sebuah lemari kayu dari jati sekali gigit. Nah, kebayang saja kan tubuh ibu-ibu, jika tidak sekeras lemari jati. Jadi... bagaimana cara ibu untuk melewati sungai yang tidak ada perahunya sama sekali itu?"

Suara-suara bergumam. Tapi, aku langsung angkat tangan sendirian. hahaha... Putra sulungku pernah menanyakan teka teki ini ketika kami terjebak macet dulu. Aku hafal jawabannya. Sementara pria di depan terus mencari kemungkinan peserta lain yang bisa menjawab pertanyaannya. Tanganku terus di atas. Beberapa ibu memberikan jawaban dan aku tahu jawabannya salah. Jadi.. sepertinya pria di depan tidak ada plihan selain menunjukku.

"Oke.. ibu ini, ibu Ade lagi. Apa jawabannya."
"Berenang." (menjawab sambil tersenyum riang)
"Tidak takut dengan buaya?"
"Tidak. kan buayanya pada datang ke acara seremoni pengangkatan Raja Hutan."

Dan aku kembali memenangkan hadiah.
Waaahh..
Lalu beberapa pertanyaan lain dan aku menjadi penjawab tunggal. Melaju tanpa saingan karena sebuah rutinitas yang sering aku lakukan bersama anak-anakku: main teka-teki garing. hahahaha.
Ini baru namanya BERUNTUNG.

Dan ini hadiah yang aku bawa pulang ke rumah hari itu.



horeeee.... alhamdulillah.

14 komentar:

  1. hahaha, pasti ibu2 yang lain itu ngga pernah buka internet. AKu tau teka-teki itu udah dari jaman SMA, dan sering banget kugunakan saat presentasi di kantor buat nyairin suasana. dan bisanya ngga ada yang bisa dijawab, soale pada mikir nya ribet xixixi

    BalasHapus
    Balasan
    1. aku juga bingung kenapa ibu2 pada gak tau jawabannya.

      Hapus
  2. hahahahaha..hebat banget,wuih hadiahnya banyakkkk :D
    salam kenal

    BalasHapus
    Balasan
    1. buanyuak buanget emang... dapat 3 botol besar pocari sweat, kaos, payung, buku, majalah, dompet, tas, notes, pulpen, kipas, mainan, stiker dan beberapa benda yang (sampai sekarang bahkan) belum terpakai

      Hapus
  3. wuiiih.. beneran ini beruntung bgt mbak hehehe...

    BalasHapus
    Balasan
    1. emang rezeki gak lari kemana ya.. lah, aku duduknya di bangku belakang dan datang terlambat gitu

      Hapus
  4. Yaaah itu sih tebak2an jadul maaak, jaman Patrio dulu. Ortu muridnya pd gak suka nonton TV tuh heheheee.... Selamat deh dapat hadiah ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. uembuerrrr.... perasaan aku sih itu ibu2 kebanyakan jaimnya ketimbang mikirnya.. mereka bisa kali tapi malas jawab pertanyaan gampil-gampil gitu..

      Hapus
  5. hihihi.. ga harus punya iq tinggi ya mba utk dapetin hadiah2 itu..

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya bener.. yang penting beruntung

      Hapus
  6. hahaha... hadiahnya diborong :)

    BalasHapus
  7. kenapa ga ada ttg kucinghehehe

    BalasHapus

karena banyak sekali spam, jadi untuk sementara aku moderasi ya komennya. Makasih

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...