badge

Senin, 12 Agustus 2013

30 Jenis Makanan Yang Sering Ditemui Di Hari Raya Iedul Fitri versi Ade Anita

[Lifestyle: Kuliner] : Hari raya Idul Fitri sudah berlalu beberapa hari yang lalu. Saya, dalam hal ini mengucapkan:
Taqabbalallahu Minna Wa Minkum, Mohon Maaf Lahir Dan Batin.

Sekarang, kita sudah memasuki bulan Syawal. Saya juga mengucapkan selamat berpuasa bagi mereka yang sedang menjalankan ibadah puasa sunnah 6 hari di bulan Syawal.
Hmm... sambil ngabuburit nunggu adzan maghrib, kita ngomongin makanan yang kita temui di Lebaran kemarin yuk.


Jika kita menyimak lagu-lagu yang bertemakan ucapan selamat hari raya Iedul Fitri, nyaris semua sepakat bahwa Opor Ayam dan Ketupat adalah makanan khas yang akan ditemui di Hari Raya Iedul Fitri. Padahal sebenarnya tidak juga loh. Ada banyak sekali jenis-jenis makanan yang menjadi ciri khas di Hari nan Fitri tersebut sehingga kita pun lantas menyebutnya sebagai: makanan khas lebaran.

Apa saja makanan tersebut? Ini dia 30 Jenis Makanan yang sering ditemui di Hari Raya Iedul Fitri versi ade anita alias versi yang sering aku temui ketika bersilaturahmi di hari raya Idul Fitri.


1. Ketupat. Rasanya nyaris semua  rumah membuat ketupat di hari raya. Ketupat itu adalah beras yang dikukus dalam takaran tertentu dengan meletakkannya dalam sebuah wadah yang dianyam dari daun kepala yang masih muda.
gambar diambil dari sini


2. Opor Ayam.
Pasangannya Ketupat, tentu saja Opor Ayam. Ini pasangan yang pas memang.
Tahukah kalian bahwa di Palembang, opor ayamnya itu dibuat dengan campuran potongan buah nanas dan bumbu dasarnya dicampur lagi dengan parutan buah nanas yang juicy. Jadi, rasanya tuh gurih asam manis lezaat. Aku punya link resep opor ayam Palembang yang bisa dicoba disini. 


Nah, jika kalian mampir ke rumahku, selain dicampur nanas opornya, ada lagi keistimewaan opor buatanku. Yaitu, aku tidak membuatnya dari kuah santan. Hmm, ini terkait dengan pola hidup sehat yang aku jalani jadi kuah santannya aku ganti dengan susu kedelai. Semua masakan olah santan di rumahku aku ganti santannya dengan susu kedelai. ehem, ehem, santan itu kolesterolnya tinggi euy.

3. Sambal Goreng Hati Kentang
Ini juga pilihanku di hari Raya. Jika sedanga berkunjung ke rumah sanak saudara setelah ketupat dan opor maka aku mencari sambal goreng hati kentang. Bukan apa-apa tapi masakan ini adalah cara paling nikmat mengkonsumsi hati sapi yang sedikit amis. Bumbunya yang kental dan bermacam-macam bisa menghilangkan rasa amis pada Hati Sapinya.
Mengkonsumsi hati sapi itu penting buatku yang punya penyakit anemia dan tekanan darah rendah.

Catatan: usahakan untuk tidak mengkonsumsi telur puyuh banyak-banyak ya. Biasanya telur puyuh diletakkan di tengah-tengah sambal goreng tersebut karena sebuah penelitian memaparkan bahwa dari 100 gram telur puyuh itu kadar potensi kolesterolnya tinggi sekali. Bahkan lebih tinggi dari cumi-cumi, otak sapi dan jeroan. Wah.

gambar diambil dari sini, ada resepnya juga loh di link ini


4. Sayur Godog Pepaya Muda
Untuk pilihan sayurannya, biasanya tersedia juga sayur godog pepaya muda. Pepaya mudanya diparut memanjang seperti batang korek api lalu dimasak seperti gulai.

aku ambil gambar ini dari femina. disana juga ada resep cara bikinnya.

5. Ikan Nila Goreng Bumbu Shechuan
Nah loh, apa ini? Ini adalah jenis ikan goreng bumbu Sechuan yang sering aku temui di hari kedua lebaran. Yaitu ketika berlebaran ke rumah saudara-saudara dari pihak ibunya suamiku di daerah Bogor sana. Menu ini selalu hadir dan rasanya... hmm.. yummy. Ada campuran tauco dan irisan bawang merah dan cabenya juga. Sedap deh.

ini gambar dan link resep cara membuatnya



6. Kerupuk Kemplang
Hehehe, gak usah pake gambar kali ya, sudah pada tahu semua kan bentuk kerupuk kemplang palembang.

7. Tumis Lokio
Apa itu Lokio? Dia masih keluarga bawang, tapi ini umbinya. Ditumis biasa dan menjelma jadi masakan yang sedap.


hahaha ini sisa-sisa tumis lokio kemarin

8. Rendang.
Rendang ini juga termasuk menu wajib ada sepertinya di semua rumah. Alasannya, saya pikir karena rendang ini awet. Dia tahan tidak cepat basi selama beberapa hari (temanku yang orang padang bilang rendang itu bahkan tahan hingga 3 minggu di dalam kulkas dan 3 hari di suhu ruang. Saya sih belum pernah mencobanya karena belum sampai 3 minggu sudah ludes duluan).


Nah, sama seperti masakan bersantan lainnya, khusus rendang di rumahku dimasak tidak dengan santan tapi dengan susu kedelai. Rasanya sih menurutku sama saja.

9. Gulai Nangka
Gulai Nangka ini aku temui di salah satu rumah yang aku kunjungi di rangkaian silaturahmi lebaran.
ini link tempat aku mengambil gambar, ada resepnya juga disana.


10. Malbi Daging Sapi khas Palembang
Bisa jadi jika di Betawi dikenal istilah semur daging, dan di Padang terkenal dengan Rendangnya, maka di Palembang dikenal Malabi. Ini jenis masakan kombinasi olahan semur dan rendang. Dia hitam dan manis layaknya Semur, tapi kering dan kental seperti rendang. Sudah ada yang pernah mencobanya?

ini link tempat aku mengambil gambar dan ada resepnya juga disana.

11. Tekwan
Siapa yang tidak kenal Tekwan? Semua pasti tahu dong karena selain Pempek, ini jenis masakan yang sudah go nasional dari Palembang. Bahkan di buku resep luar negri, Tekwan ini masuk dalam kategori Soup Manca Negara, dengan nama Soup Tekwan.

ini link tempat aku mengambil gambar, Ada resepnya juga disana


12. Pempek

ini link tempat aku mengambil gambar. Ada resep cara membuatnya juga disana

13. Burgo
Burgo itu mungkin mirip dengan kuetiaw, hanya saja kuetiaw-nya dimakan dengan kuah laksa yang terdapat ikan yang dihaluskan. Jadi mirip kuetiaw siram laksa ikan. Rasanya enak loh, gurih dan menyehatkan. Dibanding dengan Pempek dan Tekwan serta Model, Burgo memang belum setenar mereka semua. Tapi ini kerap ditemui di rumah orang Palembang kala lebaran tiba.

kedua gambar ini diambil dari sini 




14. Ayam Goreng
15. Ayam Kodok
Nah loh, jadi ayam atau kodok? Tentu saja ayam, karena kodok masih dipertentangkan halal atau haram dalam Islam. Karena statusnya masih diperdebatkan jadi, tidak mungkin ada masakan kodok di Hari Raya Idul Fitri. Nah, kalau ayam kodok ada. Terutama kita akan menemukan ini ketika acara halal bihalal berlangsung.  Ini merupakan salah satu variasi dari ayam isi.

ini tampilan ayam sebelum dihidangkan. Silahkan klik link ini jika ingin mendapatkan resepnya. 

ini penampilan ayam kodok ketika dihidangkan dan  link variasi resep yang lain dari ayam kodok

16. Kue 8 jam
Yupe, kenapa disebut kue 8 jam karena memang membuatnya memerlukan waktu 8 jam. Lama ya?  tidak heran jika harganya muahual... itu sebabnya kue ini muncul di hari-hari istimewa saja, salah satunya hari raya Idul Fitri
ini link  tempat aku mengambil gambar dan sekaligus mereka menjual kue 8 jam

17. Maksuba
Mirip dengan kue 8 jam, kue Maksuba juga dibuatnya cukup lama karena dibuat selapi demi selapis.

ini link tempat aku mengambil gambar dan mereka juga menjual kue ini. Ini sekaligus toko online langgananku nih jika sedang kangen dengan kuliner khas Palembang
18. Kastengel
Kastengel itu kue kering keju. Sudah pada tahu pastinya.
ini kasengel di toplesku. Setiap lebaran aku selalu memesan langsung 4 toples karena aku doyan banget kastengel.  Dulu pernah bikin sendiri tapi sejak komporku tidak punya panggangan aku membeli jadinya.


19. Kue Putri Salju
Kue Putri Salju adalah kue kering yang dibuat dari kacang mente yang dihaluskan, lalu diselimuti dengan taburan gula halus layaknya salju.

ini juga koleksi pribadiku.. tinggal dikit. Tapi gak papah, karena aku mesen banyak juga jenis kue ini karena ... serumah pada suka kue ini.

20. Kue Jemari Keju
Alias stick keju. Aku gak pernah sukses bikinnya jadi aku beli jadi biasanya.
ini foto dagangan temanku yang dikirim via whats app. 


21. Kue Kacang Mete
Dulu waktu aku kecil, aku suka makan terpisah kue dan kacang metenya. Ada sih toples isi kacang mete sendiri, tapi ibu melarang aku sering mengambilnya karena itu untuk tamu. Jadi, solusinya aku ambil sedikit kacang mete gorengnya, lalu ambil sedikit lagi kue ini. Kuenya dimakan, kacangnya disimpan. Setelah dikumpulin, baru dimakan bersama kacang mete lain..

ini resep dan link untuk gambar di atas

22. Rangginang

23. Setup kolang kaling

24. Buntil
gambar diambil dari sini


25. Singgang ayam
ini ayam panggang sebenarnya, tapi dimasak bersama dengan daun singkong.
gambar diambil dari sini

26. Sambal Goreng Udang
gambar diambil dari sini


27. Gulai Tempoyak
ini link tempat aku ambil gambar di atas. Ada resepnya juga


28. Kue Sagu keju
ini link tempat aku ambil gambar di atas. Ada resep cara bikin kue ini juga disana

29. Sambal Cengek
Ini dia sambal khas Palembang kesukaanku. Rasanya asam, manis dan gurih. Rasa asamnya karena dia menggunakan asam gelugur, gurihnya dari ikan asin atau ebi yang terdapat di sambal ini. Manis dari gula merah yang sekaligus membuat sambal ini terasa amat kental pekat. aku sukaaaa banget sambal ini.
ini link tempat aku ambl gambar dan resep cara bikinnya

30. Nastar
Sebenarnya, aku kurang suka kue ini. Apalagi jika yang dijual amat murah sehingga pas digigit selai nanasnya terasa sudah tengik. Tapi, nyaris semua orang suka. Trbukti dari kue ini selalu ada di semua meja rumah yang merayakan lebaran.

ini link tempat aku mengambil gambar di atas sekaligus ada resep cara bikinnya disana

Yaaa... alhamdulillah sudah 30 macam jenis makanan yang sering aku temui di hari raya Idul Fitri. Bagaimana dengan di tempat kalian?

13 komentar:

  1. Wow banyak masakan palembangnya :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya..krn aku orang palembang jadi banyak berkunjung ke rumah orang palembang

      Hapus
  2. Bagi 1 dong

    http://lintasgaul.blogspot.com

    BalasHapus
  3. aku kangen tekwan, mbak. dulu di gresik ada dua orang yang jual tekwan, enak banget. mereka asli palembang seh. tapi dah pada nggak jual sekarang. ada yang jual, tapi ngga terlalu enak kaya dua orang itu,
    *kok jadi cuecol ya?*

    BalasHapus
    Balasan
    1. waahh.... itu ada link buat beli tekwan langsung dari palembang sana loh.. tapi ya emang lebih enak kalo orang yang dah ahli mengolahnya sih meski bumbunya sudah diracik dan tinggal nambahin air saja.

      Hapus
  4. Yang ada di Rumah aku lebaran kali ini cuma : tekwan, opor, sambal goreng ati, nastar aja. Tapi yang lainnya bisa cicip di rumah teman ^^ kecuali yang khas palembang kayak Pempek dll belum kecicipan nih mbak.

    SElamat Idul Fitri mbak Ade

    BalasHapus
    Balasan
    1. selamat lebaran juga Mak Haya... aku juga boleh nyicip tuh di rumah-rumah orang lain.. hehehe... maklum, suamiku anak bungsu jadi kami yang keluar rumah, bukan yang kedatangan tamu.

      Hapus
  5. waaahhh aku kan hobi makan. baca postingan ini malah jadi pengen nyicipin tumis lokio dan ayam kodoknya mbak! haduh...

    BalasHapus
  6. kalo ketupat sama opor udah jadi makanan wajib pas hari raya :D

    BalasHapus

karena banyak sekali spam, jadi untuk sementara aku moderasi ya komennya. Makasih

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...