badge

Minggu, 04 Agustus 2013

10 Tips Blogging Agar Mendatangkan Manfaat

Menulis Blog sepertinya sudah menjadi sebuah kegiatan tersendiri deh buatku. Mungkin, karena aku memang orang yang senang menulis segala macam yang aku lihat-dengar-amati-renungi-dan sebagainya. Malah, pada sebuah kesempatan kumpul keluarga, dimana ada sesi curahan hati alias curhatnya, di penutup acara kakak ipar tertuaku berkomentar begini:

"Ya, kita sudah mendengar semua omongan mulai dari masa lalu, juga sumbang saran, juga pengalaman pribadi yang semula tidak diketahui hingga akhirnya diketahui sekarang, dan sebagainya. Baik buruknya tentu saja kembali pada kalian semua. Apakah ingin mengambil pelajaran dari sana atau tidak. Tapi yang pasti, semua cerita yang kita dengar hari ini, mau yang buruk atau yang baik, yang rahasia atau yang biasa, yang diuntungkan dalam hal ini pastilah si novelis kita. Dia pasti cepat atau lambat akan menulisnya."



Hahahaha... awalnya aku terperajat loh dengar kalimat penutup pertemuan itu. Tapi lalu tertawa geli. Yang dia katakan itu benar banget. Meski aku tidak aktif atau cerewet tapi semua yang terjadi selama proses curhat itu otakkku langsung merekamnya dan lalu memindai beberapa informasi dengan sebuah rencana baru: "aku mau tulis ah.". hehehehe. Jadi berasa tertangkap basah lagi mikirin sesuatu.

Tapi, hasil dari menulis itu ternyata lumayan. Dan ini beberapa hadiah yang aku dapat dari kegiatanku menulis selama dua bulan terakhir. Setidaknya, aku bisa mendapatkan handphone baru, buku baru (yang ini sampai bertumpuk), jilbab baru, perhiasan baru, dan barang-barang lain. Alhamdulillah. Ini belum termasuk yang tidak terlihat seperti transferan pulsa karena memenangkan pulsa.

Aku amat menikmati proses menulis di blog. Kelihatannya seperti remeh temeh tapi ternyata menulis di blog itu tidak bisa dianggap sesuatu yang sepele. Dia mendatangkan manfaat yang beragam. Seperti: aku terhindar dari menggunjingkan orang lain. Bayangkan jika aku memiliki sebuah prasangka pada seseorang lalu aku membaginya dengan tetangga atau teman. Yang pasti  prasangkaku itu akan berujung pada pergunjingan bukan? Nah, tapi jika aku menuliskannya maka prasangka itu hanya menjelma menjadi sebuah cerita fiksi saja (bisa dilihat di blogku yang satu lagi yaitu "mengkhayal itu asyik"). Jika kebetulan ada event menulis dengan tema yang kebetulan sama dengan tulisan fiksiku itu, maka aku bisa mengirimkannya. Jika sudah jodoh dengan selera juri, insya Allah bisa menghasilkan sesuatu lagi nantinya. Jadi bonusnya berlipat.

Dengan menulis di blog, aku juga bisa merekam banyak kejadian yang selama ini mungkin berlalu begitu saja bagi orang kebanyakan. Jadi, jika suatu hari aku butuh sebuah informasi dari sesuatu di masa lalu yang aku butuhkan di masa yang akan datang, aku bisa membuka blogku ini. Dulu, aku pernah lupa kapan tepatnya aku mendapatkan pengalaman blighted Ovum atau kantong kosong dalam rahim yang kemudian beberapa tahun kemudian dikenal orang dengan sebutan "anak diambil jin", ternyata aku pernah mengalaminya di bulan september 2007. Jadi aku bisa memberitahu orang-orang yang bertanya dengan pengalamanku sendiri cukup dengan membuka file lama. Jadi bukan sekedar asbun biasa. Sharing pengalaman ini insya Allah bermanfaat bagi orang lain, setidaknya aku bisa mencegah sebuah kemunkaran terjadi (karena memang tidak mungkin sih jin bisa mengambil anak dalam kandungan kita).

Ada beberapa Tips agar kegiatan Blogging bisa mendatangkan manfaat.

1. Tulis sesuatu sesuai jujur. Saya (ade anita) benci mereka yang mengisi blog mereka hanya dengan cara meng-copy paste saja. Ini masuk case plagiat sebenarnya. Yaitu mengaku-aku bahwa tulisan itu miliknya padahal sebenarnya tulisan orang lain  secara keseluruhan. Curang ya.

2. Niatkan kegiatan menulis itu untuk ibadah. Ya, mau bagaimana lagi, karena sesungguhnya kehidupan di dunia ini hanya sementara saja. Pada akherat-lah semua manusia akan kembali. Nah, untuk itu kita hendaknya mengumpulkan semua amal kebaikan dan amat ibadah sebanyak-banyaknya di muka bumi ini. Termasuk dengan meniatkan kegiatan menulis ini sebagai bagian dari ibadah (yaitu beramal shaleh dengan berbagi ilmu pengetahuan dan pengalaman).

3. Rajin ikut peluang lomba menulis yang bertebaran di internet yang terkait dengan lomba menulis di blog. Jika sudah bertemu, baca ketentuannya baik-baik dan pelajari juga bagaimana selera juri yang akan memberi penilaian itu tentunya.

4. Jangan lupa melakukan kunjungan balik ke blog para pemberi komentar. Jika di dunia nyata kita dianjurkan untuk bersilaturahim, maka demikian juga di dunia perbloggan.

5. Jangan membuka aib orang lain dalam tulisan kita. Camkan baik-baik dalam hati kita, bahwa jika kita menutupi aib orang lain maka Insya Allah, Allah akan membantu kita untuk menutupi aib kita dari orang lain. Pertolongan Allah untuk menutupi semua aib kita dari penglihatan orang lainlah yang membuat kita terlihat "baik-baik saja" atau "layak mendapat pujian" selama ini.

6. Jangan menulis sesuatu yang berpotensi menyebarkan fitnah bagi diri sendiri atau pihak lain. Fitnah itu lebih kejam daripada pembunuhan. Jika kita memang ingin menulis sesuatu yang sudah tidak tertahankan lagi di dalam hati, lebih baik salurkan saja dalam bentuk fiksi. Bisa dalam bentuk novel, cerpen, cerbung, atau kalau tidak punya energi untuk menulis panjang, tuangkan dalam bentuk Flash Fiction. Nanti, semua nama dan lokasi kembangkan dalam sebuah bingkai imajinasi dan rekaan. Jangan terlalu memperlihatkan pengarahan pada figur seseorang yang dituju banget. Ih, itu mah namanya biografi atuh.

7. Ikut serta dalam wadah dimana sesama blogger atau penulis yang memiliki blog berkumpul. Ada banyak kok saat ini wadah seperti ini. Ada KEB (kumpulan emak blogger), ada warung blogger, Blog of Friendship (bloffers), be a writers indonesia (BAW), dan sebagainya. Di dalam wadah ini kita bisa menjalin hubungan dengan sesama blogger sekaligus bisa up date aneka macam lomba kepenulisan di blog.

8. Tulislah segala sesuatunya itu dengan ikhlas. hmm, kayaknya klise ya nasehat ini. Tapi, sebuah tulisan yang ditulis dengan basa basi itu terasa sih di hati pembaca. Mereka jadi pingin buru-buru saja membacanya. Aksi Skip-Skip-nya cepat sekali. Dan apa yang disampaikan tidak berkesan bagi mereka alias manfaatnya akhirnya percuma saja karena tidak sampai ke hati para pembacanya.

9. Nah, ini nasehat yang mungkin akan disangkal oleh beberapa orang, yaitu: Tulisan di Media Social itu Tidak sama dengan  Diary. Saya tidak menyarankan untuk menulis segala macam uneg-uneg di media yang dipublish untuk umum. Termasuk disini adalah status Facebook dan tulisan kita di Twitter. Karena biar bagaimanapun ada bermacam-macam latar belakang yang dimiliki oleh para pembaca kita dengan berbagai macam niat. Ada yang kebetulan lagi super duper sensitif dan mereka jadi meradang ketika membaca tulisan curhat kita di media social (blog, facebook, twitter). Atau ada yang menanggapi secara berbeda curhat kita sehingga malah menghasilkan sesuatu yang di luar harapan.

10. Jangan menulis sesuatu yang mengandung Pornoaksi dan Pornografi atau Perilaku Menyimpang secara terang-terangan. Ingat, ini media sosial dimana jejak tulisan kita akan langsung direkam oleh mesin pencari. Mesin pencari ini tidak pernah memiliki filter berdasarkan usia, gender, suku, agama dan sebagainya alias siapa saja bisa mengaksesnya. Tidak terkecuali orang-orang yang baru belajar ngeblog atau baru kenal internet atau anak-anak yang masih di bawah usia 17 tahun. (duh, gak kebayang seramnya jika kita harus mempertanggung jawabkan tulisan kita ini di alam kubur nanti, hanya gara-gara kita menulis secara detil sebuah perilaku hubungan seksual, hanya karena prinsip kebebasan berekspresi dan menyatakan pendapat).
Nah. Itulah 10 tips blogging agar mendatangkan manfaat dari a la Ade Anita.


---------------

16 komentar:

  1. I really love Blogging mbak Ade :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. terlihat kok rahmah.. terlihat banget. Aku juga banyak belajar dari dirimu tentang aneka tips dan trik ngeblog. Makasih ya.

      Hapus
  2. Assalamualaikum mbak, saya fans blog mbak loh. Banyak dapet inspirasi kalo udah baca blog mbak. hehe Salam kenal ya mbak ade anita :) Tips blogging nya sangat bermanfaat.

    BalasHapus
    Balasan
    1. alhamdulillah, terima kasih banyak ya ukhti Okto Revi. Insya Allah doakan saja

      Hapus
  3. Jazakillah khairan katsiran atas tipsnya, Bunda.. :D
    #sering-sering bagi ilmunyaa, yaa

    BalasHapus
  4. menulis kegiatan sehari-hari saya kebanyakan mbak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, mama Calvin produktif banget meng-update blognya

      Hapus
  5. My hobby is blogwalking now, so that true if writing is very important in a whole lifes :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. iyaaa.... aku melihat dirimu ada dimana-mana sekarang. Terus semangat ya

      Hapus
  6. setuju, Mbak. Kl nulis di socmed jgn semua hal diumbar :)

    BalasHapus
  7. Satu hal, nge-blog kudu happy mbak. Nge-blog butuh perawatan, ditengok, dibenahi, diisi. Kadang capek jua kalo blog gak ada yg nyamperin, gak ada yg komen. Pokoke always happy

    BalasHapus
    Balasan
    1. aku lebih suka menyebutnya ikhlas. Karena dengan ikhlas kita tidak mengharapkan apa2 dari orang lain insya Allah.

      Hapus
  8. Makasiiih tips-nya... mau juga aah, hape baru dari blogging.

    BalasHapus
    Balasan
    1. asyik. Ikutan audisi menulis yuk..

      Hapus

karena banyak sekali spam, jadi untuk sementara aku moderasi ya komennya. Makasih

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...