Langsung ke konten utama

Pemberian Penuh Cinta

Setelah beberapa hari merasa malas mengetik karena alasan gaptek berat dimana aku sering merasa ternyata mengetik di notebook itu ternyata tidak senikmat dulu karena:
- notebookku sering hang mendadak dan aku gaptek untuk mencari tahu penyebabnya.
- tidak ada fasilitas chrome padahal aku udah merasa amat nyaman dengan chrome (dan belum terbiasa dengan FOX yang menurutku gak bisa diatur sesuka seleraku yang gaptek)
- selalu kesulitan memfungsikan fasilitas control panel karena entah mengapa control panel di notebookku yang baru ini "kok berbeda" ya dengan notebookku sebelumnya.
- kesulitan untuk memindahkan data dari handphone karena notebook ini hanya mengenal memory card HP saja, tapi tidak mengenal HPnya (aneh kan? jangan tanya kenapa karena aku gaptek)
- tidak pernah berhasil men-sinkronisasikan isi hp dengan isi notebook (padahal, aktifitasku terbesar dilakukan di HP, barulah jika sudah 60% aku pindahkan ke notebook)
-  keyboard notebook yang suka berubah sendiri. Jadi, aku lagi ngetik eh... tiba-tiba saja dia pindah ke paragraf yang tidak semestina sendiri.... waaa.. ini amat merepotkan buatku yang terbiasa mengetik cepat karena harus mindahin cursor ke tempatnya semula lagi lalu kembali melanjutkan pengetikan lagi.




akhirnya, pagi ini suamiku memintaku untuk mengetes notebookku dan aku pun mencoba... hasilnya:
waaaaa.... asyikkkk... alhamdulillah... notebookku sudah direset ulang oleh suamiku (hehehe, ini memang notebook bekas pakai suamiku. Masih baru sebenarnya notebooknya, tapi berhubung suamiku seorang gadget maniak, dia membeli notebook baru lagi dan jadilah aku menerima lungsuran notebook kerennya. Sayangnya, notebook hibahannya itu diberikan utuh, belum dikembalikan ke defaultnya semula jadilah aku tidak terbiasa dengan beberapa program yang sepertinya crash di dalamnya.
Nah..... semalam, suamiku mengembalikan notebook ini ke defaultnya, lalu menginstal ulang semua program yang benar-benar sesuai dengan kebutuhanku saja (hehehe, aku orangnya sederhana; yang penting bisa : menulis, baca e-book, main game, facebookan, blog walking, dengerin lagu, nonton film gratis. Udah. Gak pernah nyoba program yang aneh-aneh atau rumit-rumit). Hasilnya: TRARAAAAA... horeeee...
NOtebookku sekarang keren dan enak banget dipakenya.
Alhamdulillah.
Terima kasih Cintaku.....






Komentar

  1. sama banget mb, kalo udah urusan gadget, langsung pasrah sama suami
    pokoknya terima beres aja maunya
    hehehe

    BalasHapus
  2. waaah.... hahaha... bener... mau belajar juga bingung, lelet banget pentium di otakku buat belajar teknologi kayak gini.. qiqiqiqiiqiqiqiq

    BalasHapus

Posting Komentar

karena banyak sekali spam, jadi untuk sementara aku moderasi ya komennya. Makasih

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Postingan populer dari blog ini

30 jenis aneka makanan dan minuman khas Betawi

Setiap tanggal 22 Juni, kota tempatku tinggal, yaitu Jakarta merayakan ulang tahunnya. Usianya kota Jakarta sudah cukup tua, sudah ratusan tahun. Nah, ketika kota Jakarta sedang merayakan ulang tahunnya tersebutlah kami warga kota Jakarta bisa dengan mudah menemukan aneka makanan dan minuman yang menjadi khas kota Jakarta dan diakui sebagai bagian dari budaya kota Jakarta, yaitu budaya kuliner.  Tulisan ini diikutkan pada 8 Minggu Ngeblog bersama Anging Mammiri, minggu kedua  dengan tema: Rasa Lokal.
Berbicara tentang rasa lokal maka itu artinya berbicara tentang budaya setempat. Salah satu budaya yang menjadi ciri khas suatu wilayah adalah makanannya. Berikut ini adalah beberapa makanan dan minuman yang menjadi budaya kuliner khas kota Jakarta yang saya suka (hehe, makanan dan minuman khas kota Jakarta itu banyak tapi yang saya sukai itu terbatas jumlahnya. Jadi, yang saya tulis disini hanya yang saya sukai saja).
1. Kerak Telor.

Bulan Madu yang Tak Terlupakan

Jujur saja, di tahun 1994, yaitu tahun ketika aku memutuskan setuju untuk menikah aku belum pernah sekalipun menginjakkan kaki di kota Solo.
Kota Solo itu seperti apa?
Apakah seperti kota Kendal? hahaha.... ini satu-satunya kota yang berada di wilayah Jawa Tengah yang pernah aku kunjungi dan sependek ingatanku bisa mengingat "bepergian ke wilayah Jawa Tengah".

Dulu, waktu aku masih kecil (pake banget) katanya sih aku pernah diajak jalan-jalan oleh keluarga besarku ke Yogyakarta (ini termasuk wilayah Jawa Tengah kan ya?). Ada foto-foto aku masih kecil dengan  memakai topi super lebar dan tentu saja gayanya centil banget yang sedang beraksi pose-pose di depan Stupa Budha di Candi Borobudur. Tapiiiii... aku sama sekali tidak ingat gimana suasana jalan-jalan kala itu. Jadi, kalau tiba-tiba ada yang ngaku-ngaku bahwa ketika ke Yogyakarta itu antara orang tuaku dan orang tuanya sudah melakukan perjanjian untuk menjodohkan aku dengan dia.. mmm.... pasti aku akan percaya saja. HAHAH…