Langsung ke konten utama

I wish they come with miscall feature

Huff...
sudah dua hari nih aku kehilangan jam tanganku. Jadi, pergi kemana-mana sekarang tanpa mengenakan jam tangan. Dan sebagaimana lazimnya barang yang hilang. aku baru sadar betapa pentingnya jam tangan tersebut.

Jam tangan itu sudah seperti bagian dari keseharianku. Dia bukan cuma penanda waktu, tapi sekaligus juga penanda arah buatku.
Hmm.. iya, aku sering lupa arah kiri kanan, itu sebabnya letak jam tanganku sejak aku memakainya pertama kali dulu (ketika duduk di kelas 4 SD) tidak pernah berubah, selalu ada di pergelangan tangan kanan. Itulah penanda tangan kanan, arah kanan.
Kehilangan jam tangan selama dua hari ini membuatku merasa ada yang hilang dan kurang dari diriku. Hiks.. I miss my Watch.




Gara-gara kejadian ini, aku jadi berharap... seandainya saja jam tanganku ada fasilitas bisa di mis call sebagaimana handphone. Ya, ya, ini karena aku teledor dan lupa menaruhnya dimana. jika dia bisa di miscall pasti sudah ketemu deh.

Nah, berikut ini, adalah 5 benda yang aku selalu berharap punya fasilitas mis call:

1. Jam Tangan.

(foto diambil dari gerai jam tangan seiko... jam tanganku yang belum ketemu itu)

2. Dompet.

 (foto diambil dari http://avipd.indonetwork.co.id/1243362)
3. Kunci rumah

(foto diambil dari http://keyproperty.indonetwork.co.id/3626330/rumah-taman-griya-jimbaran-bali.htm)

4. Daleman jilbab

(foto diambil dari http://www.aieshabutik.com/search/label/CIPUT%20ANTI%20TEMBEM)



5. Pasangan kaos kaki yang baru diangkat dari jemuran dan masih terselip di tengah tumpukan setrikaan...(hahahahaha)

(foto diambil dari http://webgambar.blogspot.com/2010/12/kaos-kaki.html)




Komentar

  1. jd inget status sy beberapa hari lalu "Sayang yg bs di miss call cuma hp.. Itu juga kl gak habis batterenya #balada sering lupa dimana naro kunci, remote sm dompet" :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahahahaha.... senasib rupanya kita ya

      Hapus

Posting Komentar

karena banyak sekali spam, jadi untuk sementara aku moderasi ya komennya. Makasih

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Postingan populer dari blog ini

30 jenis aneka makanan dan minuman khas Betawi

Setiap tanggal 22 Juni, kota tempatku tinggal, yaitu Jakarta merayakan ulang tahunnya. Usianya kota Jakarta sudah cukup tua, sudah ratusan tahun. Nah, ketika kota Jakarta sedang merayakan ulang tahunnya tersebutlah kami warga kota Jakarta bisa dengan mudah menemukan aneka makanan dan minuman yang menjadi khas kota Jakarta dan diakui sebagai bagian dari budaya kota Jakarta, yaitu budaya kuliner.  Tulisan ini diikutkan pada 8 Minggu Ngeblog bersama Anging Mammiri, minggu kedua  dengan tema: Rasa Lokal.
Berbicara tentang rasa lokal maka itu artinya berbicara tentang budaya setempat. Salah satu budaya yang menjadi ciri khas suatu wilayah adalah makanannya. Berikut ini adalah beberapa makanan dan minuman yang menjadi budaya kuliner khas kota Jakarta yang saya suka (hehe, makanan dan minuman khas kota Jakarta itu banyak tapi yang saya sukai itu terbatas jumlahnya. Jadi, yang saya tulis disini hanya yang saya sukai saja).
1. Kerak Telor.

Bulan Madu yang Tak Terlupakan

Jujur saja, di tahun 1994, yaitu tahun ketika aku memutuskan setuju untuk menikah aku belum pernah sekalipun menginjakkan kaki di kota Solo.
Kota Solo itu seperti apa?
Apakah seperti kota Kendal? hahaha.... ini satu-satunya kota yang berada di wilayah Jawa Tengah yang pernah aku kunjungi dan sependek ingatanku bisa mengingat "bepergian ke wilayah Jawa Tengah".

Dulu, waktu aku masih kecil (pake banget) katanya sih aku pernah diajak jalan-jalan oleh keluarga besarku ke Yogyakarta (ini termasuk wilayah Jawa Tengah kan ya?). Ada foto-foto aku masih kecil dengan  memakai topi super lebar dan tentu saja gayanya centil banget yang sedang beraksi pose-pose di depan Stupa Budha di Candi Borobudur. Tapiiiii... aku sama sekali tidak ingat gimana suasana jalan-jalan kala itu. Jadi, kalau tiba-tiba ada yang ngaku-ngaku bahwa ketika ke Yogyakarta itu antara orang tuaku dan orang tuanya sudah melakukan perjanjian untuk menjodohkan aku dengan dia.. mmm.... pasti aku akan percaya saja. HAHAH…