Langsung ke konten utama

Bersyukur 2

Alhamdulillah lagi, naskahku yang diikut sertakan di lomba resolusi di tahun 2011 kembali terpilih. Pertanyaan selanjutnya yang aku ajukan pada diriku adalah, kapan mau mulai menjalankan resolusiku tersebut?? BIsmillah.. semoga berhasil menjalankannya.

Pengumuman Resolusi Diri 2011
by Hasfa Publisher on Wednesday, 19 January 2011 at 10:19
Pengumuman Resolusi Diri 2011

Sejak dilansirnya kegiatan menulis Resolusi Diri 2011, banyak respon dan
sangat beragam. Mulai dari yang langsung berminat, hingga yang berminat
tapi tidak tahu harus menulis apa. Ketika kegiatan ini mensyaratkan
hanya maksimal 333 karakter saja, hampir semua mempertanyakannya.

Alhamdulillah telah tersusun 111 resolusi diri 2011i. Maka tak ada alasan bagi kami untuk tidak mengucapkan
banyak terima kasih kepada mereka yang sudah mengirimkan resolusi dirinya sebelum pukul 11 hari Selasa 11 Januari 2011, dan kini akan menjadi bahan bacaan ini.

Setiap usaha tidaklah akan sia-sia, selama itu menjadi kesungguhan. Maka
setiap resolusi peserta kegiatan ini pun, kami berharap menjadi energi hingga menjadi sumbu yang terbakar.

Berikut daftar namanya:

Ade Anita
adew fatim
Agustina Leonita
agustini suciningtyas
Aliyah Azka
Annisa Septia
April Susiloningrum
Arien Ratih
Arif Zunaidi
Biolen F Sinaga
chaironnisa fitry
Daniel Hermawan
Desi Sachiko
Dewayanie
Dewi Chairani
Dila Saktika Negara
dini sari
Dreamyhollic Santi
dwi handoko
dwi harjanto
Dyah Prabaningrum
Eka Nur Susanti
Eka Putri Hapsari
Eka Rachma Kurniasi
elis homsini
Endang Ssn
Esha Amanita
Eva Syamsudin
Evi Syahida
Faricha Hasan
Faujiah Lingga
Fauziah Harsyah
Fitri Gendrowati
gadis puri rahayu
Galuh Kencono Wulan
Ghufron Cholid
I Putu Gede Pradipta
Ibnu Atoirahman
Inggar Saputra
Intan Hs
Isyana Devi Pram
Kiandra Aesha
Laksmi Laksmi Satiti
Lamhot
Linda Nurhayati
Mega Anindyawati
Mieny Angel
Muhammad Iqbal
Naqiyyah Syam
Nurul Ikoma Kristanti
Pik Parwati
Puput Happy/Futicha Turisqoh
Ratnadwi
Rezky Darozatus sholihin
Riawani Elyta
Rika Rusianum
Shabrina WS
shane_shane issabel_cute83
Shii Chan
Siska Indah Kurniawati
Sri Wahyuti
Sri Winarti
Sukimah
Syarifah Bachrum
ukhty dhea tazkiyatun afiffah/ Monita Dea Etika Saris
Ummu SaRah Bint Achmed
Vana Pinkerz
Veronica Gabriella
Winda Melanta Ginting
Woro Sri Ngudiastuti
Wulan Wahyuning Ratri
Yogi Ramadhanosta
yukie coriander
Yulia Fatmianeri
Yulli Riswati
Yunita Adawiah
Yuridista Putri Pratiwi
Zee Shabrina

Selamat menikmati 2011. Salam kebaruan.
Insya Allah akan diberitahukan segera jika e-book Revolusi Diri 2011 ini siap launching.

Komentar

Posting Komentar

karena banyak sekali spam, jadi untuk sementara aku moderasi ya komennya. Makasih

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Postingan populer dari blog ini

30 jenis aneka makanan dan minuman khas Betawi

Setiap tanggal 22 Juni, kota tempatku tinggal, yaitu Jakarta merayakan ulang tahunnya. Usianya kota Jakarta sudah cukup tua, sudah ratusan tahun. Nah, ketika kota Jakarta sedang merayakan ulang tahunnya tersebutlah kami warga kota Jakarta bisa dengan mudah menemukan aneka makanan dan minuman yang menjadi khas kota Jakarta dan diakui sebagai bagian dari budaya kota Jakarta, yaitu budaya kuliner.  Tulisan ini diikutkan pada 8 Minggu Ngeblog bersama Anging Mammiri, minggu kedua  dengan tema: Rasa Lokal.
Berbicara tentang rasa lokal maka itu artinya berbicara tentang budaya setempat. Salah satu budaya yang menjadi ciri khas suatu wilayah adalah makanannya. Berikut ini adalah beberapa makanan dan minuman yang menjadi budaya kuliner khas kota Jakarta yang saya suka (hehe, makanan dan minuman khas kota Jakarta itu banyak tapi yang saya sukai itu terbatas jumlahnya. Jadi, yang saya tulis disini hanya yang saya sukai saja).
1. Kerak Telor.

Bulan Madu yang Tak Terlupakan

Jujur saja, di tahun 1994, yaitu tahun ketika aku memutuskan setuju untuk menikah aku belum pernah sekalipun menginjakkan kaki di kota Solo.
Kota Solo itu seperti apa?
Apakah seperti kota Kendal? hahaha.... ini satu-satunya kota yang berada di wilayah Jawa Tengah yang pernah aku kunjungi dan sependek ingatanku bisa mengingat "bepergian ke wilayah Jawa Tengah".

Dulu, waktu aku masih kecil (pake banget) katanya sih aku pernah diajak jalan-jalan oleh keluarga besarku ke Yogyakarta (ini termasuk wilayah Jawa Tengah kan ya?). Ada foto-foto aku masih kecil dengan  memakai topi super lebar dan tentu saja gayanya centil banget yang sedang beraksi pose-pose di depan Stupa Budha di Candi Borobudur. Tapiiiii... aku sama sekali tidak ingat gimana suasana jalan-jalan kala itu. Jadi, kalau tiba-tiba ada yang ngaku-ngaku bahwa ketika ke Yogyakarta itu antara orang tuaku dan orang tuanya sudah melakukan perjanjian untuk menjodohkan aku dengan dia.. mmm.... pasti aku akan percaya saja. HAHAH…