badge

Sabtu, 23 Oktober 2010

Bola Mata Penuh CInta

"Hei you...."

Aku menyapa pemilik sepasang bola mata itu. Sedari tadi aku tahu dia terus menerus memandangku diam-diam tapi tiada putus. Pemilik sepasang bola mata itu langsung tersipu-sipu malu. Wajahnya merona merah jambu, senyumnya langsung mengembang malu-malu. Menggemaskan.

"Ada apa sih, dari tadi ngeliatin terus?"

"Eh...nggg... Nggak papah."

Lalu wajah itu kembali terlihat dibuat serius melihat jalanan yang terbentang di depan. Aku tahu dia hanya berpura-pura serius menekuri jalanan.
Itu sebabnya tidak bertahan lama.
Beberapa menit kemudian, aku tahu mata itu sudah kembali menatapku diam-diam.

Uh.
Tidak bisa dibiarkan. Aku kan lama-lama penasaran ditatap diam-diam dengan pandangan sayu penuh kerinduan itu. Dalam hitungan detik, aku berbalik tiba-tiba dan memaksa agar bisa saling berhadapan dengan orang yang ada di sampingku sejak tadi ini. Yang diam-diam terus menatapku dengan pandangan yang membuat hati berdebar-debar dengan cara pandang yang sayu penuh kerinduan. Atau mungkin kekaguman. Atau... Apalah itu, yang pasti aku tahu itu tatapan penuh cinta. Atau....apakah ini cuma kege-eranku sajakah?

"Kenapa sih, dari tadi ngeliatin terus? Eh... Udah ketahuan, nggak boleh pura-pura nggak lihat. Ayo... Jujur? Kenapa?"

Aku bukan lagi berdiri berhadapan dengannya sekarang. Tapi sudah jongkok di pinggir jalan, agar bisa melihat langsung ke dalam bola matanya. Agar bisa menangkap semua kejujuran yang tersimpan di bola matanya.

"Aku...ngg... Aku sayang sama ibu. Terima kasih ya sudah jadi ibu aku."

Deretan kalimat jujur itu meluncur malu-malu. Bersamaan dengan rona merah yang memancar dari pipinya. Membuatku terpaku sejenak.
Terperangah.
Kehilangan kata-kata.

Lalu tiba-tiba hati ini melayang hingga ke langit ke tujuh. Mata ini spontan basah oleh haru.
Subhanallah.
Aku peluk saja dia, anak bungsuku yang punya wajah secantik bidadari dan isi kepala bersih seperti embun. Tak peduli bunyi klakson mobil yang tidak bisa lewat karena kami memang sedang berada di pinggir jalan kampung yang tidak lebar. Tak peduli dengan tatapan orang-orang yang kebingungan. "Ya ampun, bu ade, sama anak sendiri kok ya kayak gitu, lah tiap hari ketemu juga. Kenapa harus ganggu lalu lintas sih?"....

"Ibu juga sayang sama Hawna. Banget. Makasih juga ya nak." Lalu tubuh mungil itu aku rengkuh erat-erat. Sementara bunyi klakson akhirnya berhenti dan semua kepala menatap kami dengan senyum ikut bahagia

---------
Penulis: Ade Anita, ketika sedang menunggu saat Hawna harus therapy penguapan (inhalasi) lagi untuk yang kelima kalinya agar asmanya tidak kambuh lagi sepanjang musim hujan ini. Semoga anak-anakku jadi anak yang kuat dan sehat dan sholeh/sholehah kelak.

Catatan penulis: Seandainya dari dulu aku tahu betapa dasyat pernyataan cinta seorang anak pada orang tuanya, tentu sudah aku katakan pada orang tuaku almarhum/almarhumah dulu, betapa aku amat mencintai mereka. Karena ungkapan cinta ini ternyata bisa menghilangkan penat, sakit, pedih, lelah, dan juga menerbitkan semangat, semangat dan semangat, serta rasa berarti dan perasaan menjadi orang paling beruntung di dunia.

-----

Comment · Like · Share
Aisyah Dian, Fitri Gita Cinta, Nur Rahma Hanifah and 6 others like this.
Prima Sagita hm...
aku bisa merasakan indahnya, meski hanya membaca kisah ini..
semoga sehat selalu ya nak!
19 October at 16:24 · Unlike · 2 people
Elisa Trisnawati ungkapan cinta yg sederhana bisa menghapus semua derita, pedih dan lelah ya de............
btw anakku jg asma, terus dari TK aku masukkin les renang. selama 4 thn dia berenang rutin de, dan asmanya ga pernah kambuh lagi. Coba deh de pengobat...See more
19 October at 16:26 · Unlike · 1 person
Ade Anita iya... kemarin dokter juga nyuruh anakku ikut renang.. biar tulang dadanya berkembang dan paru2nya bisa lega... hehehe... cuma masih waiting list pas kemarin aku daftar..
19 October at 17:55 · Like
Qonita Musa menyentuhku Mbak Ade :)
19 October at 18:14 · Unlike · 1 person
Ade Anita makasih
19 October at 18:15 · Like
Ilham Q Moehiddin Naskah yang kuat...mengkisahkan anak sholeh yang juga sama kuatnya.

Gak usah nungguin tempat renang yang pake daftar-daftaran...Bawa ke tempat renang lain aja hehehehe. Moso' Hawna mesti nunggu gara2 tempat renangnya kepenuhan.

Bibi aku dulu...See more
19 October at 18:20 · Like
Ade Anita hmm... di jakarta pantai yg bersih sudah dikavling oleh mansion dan apartemen atau perumahan eksklusif (bisa dibeli, dgn cicilan 10 juta perbulan, harus cepat krn harga naik bulan depan katanya..hehehe)... sisanya pantai kotor tempat nelaya...See more
19 October at 18:36 via Facebook Mobile · Like
Arfianti Dwi Kusuma So sweet...anak sekarang lbh pintar mengekpresikan perasaannya ya de....semoga menjadi anak2 yg shaleh n sholehah...
19 October at 18:39 via Facebook Mobile · Unlike · 1 person
Lia Kiftia subhanallah....
Aq merasakan keharuan, smoga hawna diberikan kesembuhan dari Allah yg tidak mninggalkan bekas.
Aq aja masih gemetar klo tiap mo tidur lintang ucpkan aq sayang ibu.
Jzk de......
19 October at 18:47 via Facebook Mobile · Unlike · 1 person
Tyasti Aryandini Hawna..sungguh kemudahan itu milikmu..semoga Hawna selalu tumbuh kuat dan sehat dan sholihah pastinya ..Hawna berenang aja sedikit2, juga naik sepeda sedikit2, berenang dan naik sepeda dianjurkan bagi penderita asma...akhir2 ini saya banyak baca artikel ttg asma,trmasuk mengurangi kemungkinan asma utk janin,karena suami saya pengidap asma keturunan,semua kakak dan keponakannya punya bawaan asma, kalau sdh kambuh hrs di inhalasi spt Hawna..ayo Hawna berenang sama tante tyas nanti yaa..
19 October at 18:51 via Facebook Mobile · Like · 1 person
Faradina Izdhihary Aku dulu sampe bela2 in anak keduaku kubuatkan kolam kecil di halaman Mbak. Alhamdulillah sekarang sembuh asmanya.
Moga2 dikuatkan Say. Bener renang pilihan terbaik.
Sabar yaaa
19 October at 18:58 · Unlike · 1 person
Afifah Ahmad wow....mengembun aku di sini, sungguh. Selalu, cerita mbak ade punya kekuatan 'meremas' emosi....tfs ya
19 October at 19:36 via Facebook Mobile · Unlike · 1 person
Naqiyyah Syam Full mbak, aku kecil juga suka asma, alergi berat dengan dingin dan debu. Sekarang udah jarang kambuh.semoga lekas sembuh, ceritanya mengharukan:)
19 October at 20:37 · Unlike · 1 person
Ade Anita ‎@afifah: terima kasih ya... aku selalu semangat membaca apresiasimu.
@naqiyyah: iya, aku juga... tapi sampai sekarang masih suka kambuh asmaku.
Wednesday at 06:51 · Like
Ade Anita ‎@arfianti: iya.. anak sekarang lebih terbuka untuk mengungkapkan perasaannya ya... mungkin karena dulu, budaya orang tua kita mengajarkan untuk menyembunyikan hal2 pribadi seperti ini..semnatara sekarang, kita mengajarkan budaya yang lebih terbuka pada anak2 kita... tapi itu asli mengingatkan aku, bahwa seharusnya aku bilang I Love You ke kedua orang tuaku dahulu... hiks.
Wednesday at 06:52 · Like
Ade Anita ‎@mbak farad: wah.. kalo kolam kecil buat main2 aku sih punya mbak.. tapi dokter nyuruhnya untuk belajar renang gaya dada, ini bagus banget untuk penderita asma.
Wednesday at 06:53 · Like
Ade Anita ‎@lia: terima kasih lia.
Wednesday at 06:53 · Like
Ade Anita ‎@qonita: Terima kasih ya.
@tyasti: kata dokter, asma itu bukan penyakit keturunan. Tapi, yang diturunkan itu bentuk tulang dadanya dan bentuk tulang kerongkongan dan tenggorokannya. Nah, nanti ada faktor2 pencetusnya... bisa alergi, stress,...See more
Wednesday at 06:56 · Like
Ade Anita tapi memang aku menjadwalkan untuk mulai renang... harus sepertinya...
Wednesday at 06:56 · Like
Ade Anita ‎@prima, ilham dan elisa: makasih ya...
Wednesday at 06:58 · Like
Denny Herdy Ibu...."Terima kasih ya sudah jadi ibu aku"...Touching...heheh...Inget nyokap di kampung...Makasih udah di Tag....Salam
Wednesday at 07:24 via Facebook Mobile · Like
Dessy Aja momen2 indah itu datang seperti membasuh semua keringat kita ya mbak..
mei th ini saat selesai mempacking bingkisan ultah utk teman2 sekelasnya, putriku satu2nya tiba2 berucap : maaf ya ma..udah ngerepotin...
wuiih...hati seperti dihujani sal...See more
Wednesday at 07:24 · Like
Arfianti Dwi Kusuma Ade...terima kasih utk saling berbagi dan mengingatkan...semoga aku makin menyayangi n membahagiakan orangtuaku di hari tua mereka...mungkin malah aku hrs byk belajar dr ank2 bgmana mengungkapkan rasa sayang kita ke ortu...tdk hny mjd terba...See more
Wednesday at 07:37 via Facebook Mobile · Like
Tyasti Aryandini Mbak Ade, Mbak Tias and Mas Gola Gong lg mau bikin cerita keroyokan My Anger vs My Angel ttg kisah anak dan ayah ibu nya..sptnya kisah angel hawna ini sgt indah,bs dijadikan buku parenting ^_^ trimakasih info ttg asma nya ya Mbak Ade..smlm saya baru plg dr RS krn abi nya asma nya kambuh lg..smoga Allah selalu memberi kesehatan utk kita dan keluarga, amin ..
Wednesday at 08:00 via Facebook Mobile · Like
Nur Rahma Hanifah mbak ade, sangat terharu membaca kisah ini. dan sangat, sangat bisa kursakan. aku pun... dari kecil mengidap asma. aku tau persis apa yang hawna rasakan. tapi percayalah mbak ade, hawna anak yang kuat. aku yakin itu. apalagi dia punya cita-cita dan hebat seperti ibu ayahnya :) hawna pasti bisa melewati ini semua. asma... we have asthma, but asthma doesn't have us! :)
Wednesday at 10:15 · Like
Ade Anita ‎@herdi: makasih..
@tyasty: iya sih...pingin ikutan..tapi dilema sendiri mau dikutkan disana atau bikin proyek solo saja..masih menimbang-nimbang dan mengumpulkan...
Wednesday at 10:16 via Facebook Mobile · Like
Nur Rahma Hanifah dan, satu lagi yang sangat sangat penting. perhatian dan cinta yang bisa divisualisasikan oleh anak adalah bentuk treatment lain yang juga dibutuhkan oleh penderita asma. percayalah. tidak hanya renang, propolis, obat-obatan kimiawi, inhalasi, oksigen, atau yang lainnya. tapi cinta... treatment cinta, khususnya dari orang tua itu dahsyat sekali pengaruhnya :)
Wednesday at 10:18 · Like
Ade Anita ‎@dessy dan arfianti: nah itu dia...jujur, aku selama ini belajar amat sangat banyak dari kepolosan, kejujuran, keikhlasan dan kebersihan isi hati n kepala anak2ku..mereka aku angkat jadi guruku sejak mereka masih dalam kandungan... subhanallah, mereka itu calon penghuni surga (anak2 akan langsung masuk surga jika mereka meninggal di usia anak2..itu sebabnya mereka aku angkat jadi guruku, krn aku pingin banget masuk surga..hehehe)...
Wednesday at 10:20 via Facebook Mobile · Like
Ade Anita ‎@nur rahma hanifah: iya dear..amminn...semoga anak2ku bisa sehebat dirimu juga.. hmm..aku dulu juga bolak balik rumah sakit ditemani ibuku, tapi dulu aku lupa bilang terima kasih pada beliau almarhumah..jadi terharu aja denger hawna bilang itu, sekaligus menyesal, kenapa dulu aku tidak mengatakan kalimat cintaku pada ibuku....kan dia dulu juga sama lelah dan penatnya mengantar anaknya bolak balik ke rumah sakit..hmm...*sign
Wednesday at 10:24 via Facebook Mobile · Like
Ade Anita iya hanifah..betul..cinta...karena cinta akan menerbitkan semangat untuk melakukan perubahan untuk senantiasa sehat..dan cinta akan menghilangkan segala jenuh dan bosan dan lelah...
"ayo hawna, kita ke rumah sakit lagi."
"Ah, bosan aku. cap...See more
Wednesday at 10:31 via Facebook Mobile · Like · 1 person
Indria Auliani ‎:(
Wednesday at 10:42 via Facebook Mobile · Like
Nur Rahma Hanifah Subhanallah.... hawna pasti bisa sehat. i really believe that. keep semangat ya mbak ade dan hawna... :)
Wednesday at 11:03 · Like
Fitri Gita Cinta subhanallah... smg hawna selalu diberi kesehatan.... ^__^

anak sekarang keknya mudah bilang aku sayang ibu/ayah drpd aq hehehe.. paling cuman beliin barang atau ngajak makan biasanya itupun cuman bilang krn lg dpt bonus bukan krn pengen blg ...See more
Wednesday at 12:04 · Like
Ade Anita makasih fitri, hanifah...
@indri: kenapa say kok sedih?...oo...aku denger kabar tentang ayahmu...ikut duka cita ya sist...
Wednesday at 14:01 via Facebook Mobile · Like
Wisye Gazali subhanallah... aku ikut melayang ke langit ketujuh juga Mbak!
Wednesday at 15:52 · Like
Nurul Asmayani Mba Ade, dinihari ini berembun aku membacanya Mba.
Hawna, syafakillah ya.Semoga sehat dan jadi anak sholihah *peluk Hawna*
Thursday at 01:48 · Like
Ade Anita wisye dan nurul.. makasih ya..
A few seconds ago · Like

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

karena banyak sekali spam, jadi untuk sementara aku moderasi ya komennya. Makasih

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...