badge

Kamis, 12 Maret 2009

arti meninggal

Semalam, rasa rindu di hatiku sudah tidak tertahankan. Air mata ini selalu mengalir tanpa diundang. Selesai shalat maghrib, akhirnya tangis ini pecah. Aku menangis sesenggukan... lalu berlanjut setelah selesai membenahi peralatan shalat. Aku menangis di atas dada suamiku, di depan anak-anak yang hanya bisa diam membisu.

Merindukanmu

Hari ini, 12 hari sudah sejak ayah meninggal dunia. Matahari bersinar setiap pagi seperti biasanya. Burung-burungpun berkicau dengan riang seperti hari-hari kemarin. Anak-anak sudah kembali aktif bersekolah dan mulai menunjukkan prestasinya masing-masing. Juga... berat badan kembali menunjukkan fluktuasi yang menyebalkan seperti yang biasa terjadi saban bulan.

Rabu, 04 Maret 2009

Sekapur Sirih di hari kedua Berkabung Wafatnya Ayahanda

(Ucapan terima kasih dihari kedua Berkabung keluarga)

Ayah seorang muhammadiyah. Dalam wasiatnya sebelum dia meninggal dunia, tidak menginginkan ada acara tahlilan, talqin dan azan di kuburan, bangunan yang indah di kuburannya, acara peringatan tujuh hari, empat puluh hari, seratus hari, kegiatan memecahkan genteng tanah liat, kegiatan budaya berputar di bawah keranda jenazah, juga acara membagi-bagikan buku yasin yang indah kepada para penyelayat atau acara mubazir lain. Meski demikian, kami sekeluarga tetap membuka rumah selama tiga hari berturut-turut untuk para penyelayat yang akan datang menghibur sambil membaca surat Yassin beramai-ramai. DI hati pertama, setelah acara Yassinan selesai, ada penceramah yang datang. Sayangnya, penceramah ini berasal dari NU, sehingga ada beberapa perbedaan antara yang diyakini oleh penceramah tersebut dengan yang diyakini oleh ayah almarhum. Menurut dia kegiatan yang dilarang oleh ayah melakukannya, justru merupakan sebuah kegiatan yang bernilai sunnah dalam Islam. … Well, mungkin tidak usah diperpanjang masalah wilayah abu-abu ini. Karena itu, di hari kedua, ade berinisiatif untuk mengisi acara. BUkan ceramah, tapi lebih seperti pemberian sepatah dua patah kata bagi para penyelayat yang datang kerumah kami. Berikut isi materi yang ade berikan :

Pada Kecupan Terakhir

Ayah terkulai lemah. Matanya terlihat berat untuk terbuka tapi dengan senyum penuh cinta dia tetap berusaha menyapa.
'ayah, ini ade datang'
Kugenggam tangannya yg terasa dingin
Dengan sisa energi yg ada ayah berusaha meremas jemariku.
Aliran hangat terasa menjalari jemariku lamban.
Aku tahu itulah usaha ayah untuk menyatakan bahwa dia sayang aku.